Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Bungkil Kelapa yang Difermentasi dengan Ragi Tape dalam Ransum Terhadap Bobot Karkas Ayam Broiler Jantan Filawati, Filawati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 11 No 4 (2008): November 2008
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.611 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v11i4.493

Abstract

The experiment was conducted to determine the effect of using fermented coconut cake with tape yeast on dry metter intake, slaughtered weidht, carcass weight and carcass percentage. A hundred two days old male chicken was used in thiss study. This study was assigned into completely randamized design with 5 treatment and 4 replications.  The tretment was using 100% commercial feed, using 10% and 20% of coconut cake in commercial feed and using 10% and 20% of fermented coconut cake with tape yeast in commercial feed. Parameters measured dry matter intake, slaughtered weight, carcassweight and carcass persentage. It concluded that coconut cake and permented coconut cake with tape yeast can be mixed into the ration up to 20% to subtitute commercial feed.
Performans Ayam Pedaging yang Diberi Ransum Mengandung Silase Limbah Udang sebagai Pengganti Tepung Ikan Filawati, Filawati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 11 No 3 (2008): Agustus 2008
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.724 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v11i3.745

Abstract

Penelitian  bertujuan  untuk  melihat  pengaruh  penggunaan  asam  formiat  dalam pembuatan silase limbah udang terhadap kandungan zat-zat makanan produk yang dihasilkan serta melihat performans ayam pedaging yang diberi ransum mengandung silase limbah udang sebagai  pengganti  tepung  ikan. Penelitian  terdiri  dari  dua  tahap.  Tahap  pertama  adalah pembuatan  silase  limbah  udang  secara  kimiawi  dengan  menggunaka  asam  formiat  serta melihat  perubahan  kansungan  zat  makanan  limbah  udang  sebelum  dan  sesudah  dijadikan silase.  Penelitian  tahap  ke  dua  dilakukan feeding  trial terhadap    100  ekor  DOC  galur  MB-202 dengan  menggunakan  5  macam  ransum  perlakuan,  masing-masing  terdiri  dari  5  taraf pengunaan  silase  tepung  limbah  udang  (0%,  2,5%,  5%,  7,5%  dan  10%).  Peubah  yang  diamati adalah  performan  ayam  pedaging  yang  meliputi  konsusi  ransum,  pertambahan  bobot  badan, konversi  ransum,  retemsi  protein  kasar  dan  retensi  serat  kasar. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  tepung  silase  limbah  udang  hasil  fermentasi  dengan  asam  formiat  (asam  cuka)  dapat meningkatkan  kandungan  protein  kasar  dan  menurunkan  kandungan  kandungan  serat  kasar dan  lemak  kasar.  Penggunaan  tepung  silase  limbah  udang  memberikan  pengaruh  yang  nyata (P<0,05)  terhadap  konsumsi  ransum  dan  pertambahan  bobot  badan,  namun  tidak  nyata (P>0,05)  terhadap  konversi  ransum.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa bahwa  limbah  udang  dapat  ditingkatkan  nilai  nutrisinya  melalui  pembutan  silase  limbah udang  dengan  menggunakan  asam  formiat  (asam  cuka).    Tepung  silase  limbah  udang  dapat digunakan sampai taraf 2,5% dalam ransum ayam pedaging.
Pemanfaatan Kapang Aspergillus niger sebagai Inokulan Fermentasi Kulit Kopi dengan Media Cair dan Pengaruhnya Terhadap Performans Ayam Broiler Akmal, Akmal; Filawati, Filawati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 11 No 3 (2008): Agustus 2008
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.337 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v11i3.747

Abstract

During  the  study,  it  was  used      100  broiler  aged  7  days  and  5  treatment  ration  which  contain different fermented coffee pulp. The design used  in this study  was the block randomized design (BRD) with  5  treatmens.    Parameter  measured    were  ration  consumption,  weight  growth,  and  ration conversion. The  result  of  this  study  showed that  the  use  of  fermented  coffee  pulp  in  the  ration was  significantly effective (P<0,05)  on  the  weight  growth,  ration  consumption  and  ration  conversion.    It could be concluded  that fermented coffee pulp can be used up to 10% in the ration of the broiler
Pemanfaatan Limbah Udang Terfermantasi Sebagai Pakan Ternak Sapi: Utilization Fermented Shrimp Waste as Cattle Feed Filawati, Filawati; Mairizal, Mairizal; Suparjo, Suparjo
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 21 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.892 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v21i1.5760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level limbah udang terfermentasi dengan Probio – FM dalam ransum ternak sapi. Limbah udang terfermentasi dipergunakan sebagai pengganti konsentrat dengan level 0; 10; 20 and 30 % dari total konsentrat yang digunakan. Perbandingan hijauan dan konsentrat dalam ransum adalah 60:40. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Peubah yang diamati terdiri dari ransum masuk (nutrient feed intake) dan pertambahan bobot badan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap nutrient feed intake dan pertambahan bobot badan). Pemasukan tertinggi adalah 3.765 kg ekor-1 hari-1) dan pertambahan bobot badan (829.4 g ekor-1 hari-1) dapat dicapai dengan pemberian 10 % fermentasi limbah udang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa penggantian 10% konsentrat dengan limbah udang terfermentasi memberikan produksi tertinggi terhadap zat makanan masuk dan pertambahan bobot badan ternak sapi Kata Kunci : limbah udang terfermentasi, sapi, masukan makanan feed intake), pertambahan bobot badan
Pengaruh Penambahan Campuran Daun Glodokan Tiang(Polyalthia Longifolia) Dan Bawang Putih (Allium Sativum) Dalam Ransumterhadap Organ Dalam Dan Panjang Usus Halus Broiler Perdana, Affrian; Filawati, Filawati; Handoko, Heru; Sumadja, Wiwaha Anas
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 25 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.42 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v25i1.23238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran daun glodokan tiang (Polyalthia longifolia) dan bawang putih (Allium sativum) dalam ransum terhadap organ dalam dan panjang usus halus broiler.Materi yang digunakan yaitu 200 ekor DOC strain Lohman MB 202. Perlakuan yang diberikan yaitu P1= Ransum Basal, P2= Ransum Basal+ 2% tepung bawang putih (Allium sativum), P3= Ransum Basal+ 2% tepung daun glodokan tiang (Polyalthia longifolia), dan P4= Ransum Basal+ 2% campuran tepung daun glodokan tiang (Polyalthia longifolia) dan tepung bawang putih (Allium sativum) (3:1). Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Peubah yang diamati meliputi konsumsi ransum, bobot hidup, bobothati relatif,bobot jantung relatif, bobot pankreas relatif dan panjang usus halus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan campuran daun glodokan tiang (Polyalthia longifolia) dan bawang putih (Allium sativum) dalam ransum tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, bobot hidup, bobot hati relatif, bobot jantung relatif dan bobot pankreas relatif tetapi menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang usus halus.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penambahan campuran daun glodokan tiang dan bawang putih kedalam ransum tidak meningkatkan bobot organ dalam namun campuran 3:1 dapat meningkatkan panjang usus halus ayam broiler.
Pengaruh Perbedaan Waktu Penangkapan Terhadap Hasil Tangkapan Jaring Insang di Sungai Batanghari Yang Melintasi Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari Khairun Najah; Filawati Filawati; M. Hariski; Lisna Lisna; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa
Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i4.1693

Abstract

Batanghari Regency, Jambi Province, has fisheries potential supported by Batanghari River, the longest river in Sumatera Island. In Muara Tembesi District, especially Tanjung Pasir Village, some people use gill nets to catch fish in the morning and evening, although the optimal fishing time is not yet known. This study aims to determine the effect of different fishing times on the catch of gill nets in the Batanghari River which crosses Muara Tembesi District, Batanghari Regency. The research was conducted in Tanjung Pasir Village, Muara Tembesi District on December 26, 2024 to April 12, 2025. The method used was experimental fishing, the fishing gear used was two units of ¾ inch gill nets. The observed variables include the type, number, weight, length and height of fish, as well as environmental parameters such as temperature, pH, and depth. Data were analyzed using t-test. The results showed that the morning time produced a catch of 1,161 fish weighing 6,461 grams, an average of 77.40 fish weighing 430.73 grams per repetition. While the afternoon produced 454 fish weighing 2,571 grams, an average of 30.20 fish weighing 171.40 grams per repetition. The results of the t-test analysis showed that fishing time had a significant effect on the number and weight of catches (P<0.05). It can be concluded that the operation of gill nets in the morning produces higher catches, both in terms of number (tails) and total weight of the catch, compared to the afternoon time.