p-Index From 2021 - 2026
9.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Fisika Unand Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika UNEJ e-Proceeding FKIP e-PROCEEDING CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika JURNAL AGROHITA Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan FONDATIA JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Jurnal Kumparan Fisika JURNAL PEMASARAN KOMPETITIF Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Sains Riset KARST : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Jurnal Fisika dan Terapannya Madaniya Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Jurnal Ilmiah Publika Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian dan Pembelajaran Fisika Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Unram Journal of Community Service (UJCS) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Jurnal Pijar MIPA Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Jurnal Pembelajaran Fisika Journal Of Research and Education Chemistry (JREC) JURNAL SANITASI LINGKUNGAN International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS INTENSITAS MEDAN MAGNET PADA HANDPHONE DALAM MODE PANGGILAN DAN STAND BY Hisyam Yassar Abdullah; Sudarti Sudarti; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat, hampir seluruh peralatan yang digunakanmanusia saat ini menggunakan listrik sebagai sumber energinya, sehingga kemungkinan terpaparradiasi gelombang elektromagnetik sangat besar. Salah satunya adalah handphone sebagai mediakomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar intensitas medan magnet padahandphone dalam mode panggilan, stand by dan membandingkan medan magnet yang dihasilkanhandphone dan ambang batas aman yang ditetapkan WHO. Penelitian ini melibatkan 6 sampelhandphone dengan pembagian dua kondisi pengukuran dengan jarak 10 cm dan 30 cm dari titikpengukuran. Hasil rerata pengukuran menunjukkan pada jarak 10 cm mode panggilan besar medanmagnet 0,379 μT dan 0,153 μT jarak 30 cm, sedangkan dalam mode stand by adalah 0,161 μT jarak10 cm dan 0,106 μT jarak 30 cm. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan mode panggilanmenghasilkan medan magnet lebih besar dari pada mode stand by dan besarnya medan magnet yangdihasilkan oleh ponsel memiliki hubungan yang berbanding terbalik terhadap jarak, semakin dekatjarak pengukuran, maka semakin besar pula medan magnet yang dihasilkan. Besarnya medan magnetyang dihasilkan dari handphone masih berada pada batas aman paparan yang ditetapkan WHO untukkelompok umum maupun pekerja.Kata kunci: Medan magnet, handphone, mode panggilan, mode stand by
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP – KONSEP FISIKA POKOK BAHASAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PADA SISWA KELAS XII SMA Safirah Salsabillah; Sudarti Sudarti; Supeno Supeno
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan konsep adalah kemampuan dalam memahami makna secara ilmiah baik teori maupun penerapannya dalam kehidupan sehari – hari. Penguasaan konsep diperlukan agar siswa dapat menguasai materi sebelum melanjutkan ke materi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan konsep gelombang elektromagnetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan tempat penelitian ditentukan menggunakan purporsive sampling area yang diambil satu kelas pada kelas XII SMA semester genap pada tahun ajaran 2017/2018. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) penguasaan konsep berdasarkan materi gelombang elektromagnetik 17,72% siswa dapat menguasai konsep fisika pada materi gelombang elektromagnetik, 37,59% siswa cukup menguasai konsep fisika pada materi gelombang elektromagnetik, dan 44,69% siswa kurang menguasai konsep fisika pada materi gelombang elektromagnetik ; penguasaan konsep berdasarkan indikator penguasaan konsep mengingat (C1), memahami (C2),mengaplikasikan (C3), dan menaganalisis (C4) lebih unggul daripada indikator penguasaan konsep mengevaluasi (C5), dan membuat (C6) yang dapat dikatakan masih dalam kategori rendah atau siswa tidak menguasai konsep pada indikator tersebut . Keywords: Penguasaan Konsep, Gelombang Elektromagnetik, Taksonomi Bloom.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMA NEGERI 2 PONOROGO DAN SISWA SMA NEGERI 3 PONOROGO PADA MATERI LISTRIK STATIS Arganata Adji Kusuma; Sudarti Sudarti; Subiki Subiki
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik statis merupakan konsep yang sangat penting dipelajari karena salah satu penerapan dalam kehidupan sehari-hari yaitu kapasitor. Dalam mempelajari konsep fisika, siswa tidak hanya dituntut memahami konsep fisika, siswa harus mampu berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan masalah fenomena fisika dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah minat belajar siswa . Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis minat belajar siswa, kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan hubungan antar keduanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 di kelas XII MIPA SMAN 2 Ponorogo dan SMAN 3 Ponorogo. Penelitian ini berupa penelitian desktiptif yang dilakukan dengan pencarian data menggunakan metode tes dan metode angket. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa : (1) Skor rata-rata minat belajar siswa tertinggi diperoleh siswa SMAN 2 Ponorogo. Berdasarkan indikator minat belajar siswa SMAN 3 Ponorogo lebih senang dalam pembelajaran fisika ; (2) Skor rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi tertinggi diperoleh siswa SMAN 2 Ponorogo. Jika ditinjau berdasarkan indikator materi listrik statis , siswa SMAN 3 Ponorogo memperoleh persentase tertinggi pada materi energi potensial listrik. Berdasarkan indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi, persentase tertinggi diperoleh oleh siswa SMAN 2 Ponorogo ; (3) Adanya hubungan yang positif antara minat belajar siswa dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kata kunci: Minat belajar siswa, Kemampuan berpikir tingkat tinggi, Listrik statis
ANALISIS DAMPAK PAPARAN MEDAN MAGNET Extremely Low Frequency (ELF) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Fatholla Fuad; Sudarti Sudarti; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medan magnet Extremely Low Frequency ELF merupakan medan magnet dengan spektrumgelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi rendah antara 0–300Hz. Medan magnet ELFtelah mulai digunakan manusia untuk mempermudah pekerjaannya, salah satunya dalam bidangpertanian. Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mendeskripsikan danmengintrepetasikan informasi yang relevan tentang pemanfaatan paparan medan magnet ExtremelyLow Frequency ELF terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini merupakan studi literatur, yaitudengan merangkum dan mereview beberapa penelitian yang pernah dilakukan untuk lebih memahamidampak pengaruh paparan medan magnet Extremely Low Frequency ELF terhadap prosespertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan Extremely LowFrequency ELF dengan intesitas 500 μT selama 50 menit berpengaruh terhadap pertumbuhan jamurtiram. Paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) 300µT selama 60 dan 90 menitberpengaruh positif terhadap tinggi tanaman cabai merah besar (Capsicum annum L.). Intesitas medanmagnet Extremely Low Frequency ELF 300μT dengan lama paparan 60 menit merupakan dosis yangefektif untuk mempercepat laju pertumbuhan tanaman tomat ranti. Medan magnet ELF dapatmemaksimalkan pertumbuhan dan produksi jamur kuping apabila berada pada dosis yang tepat, yaitu600 μT dengan lama paparan 70 menit. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa paparanmedan magnet Extremely Low Frequency ELF memberi dampak yang signifikan terhadappertumbuhan tanaman.Kata Kunci: Extremely Low Frequency, Pertumbuhan Tanaman, Lama Paparan
ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH PADA MATERI RANGKAIAN ARUS SEARAH BERDASARKAN POLYA PADA SISWA KELAS XII IPA 4 SMA NEGERI 4 JEMBER Anggraining Widiningtyas; Sudarti Sudarti
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan siswa kelas XII IPA 4 SMA Negeri 4 Jember dalam menyelesaikan masalah pada materi Rangkaian Arus Searah berdasarkan Polya dan termasuk dalam penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah pada materi Rangkaian Arus Searah berdasarkan Polya. Responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 35 siswa kelas XII IPA 4 SMA Negeri 4 Jember. Instrumen yang digunakan ialah soal tes dari soal Ujian Nasional pada tahun sebelum penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian sebanyak 6 nomor. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan dalam memahami soal diperoleh adalah 99,76 % yang dalam kualifikasi kemampuan pemecahan masalah sangat baik. Kemampuan dalam menggunakan rumus fisika diperoleh adalah 94,05 % yang dalam kualifikasi kemampuan pemecahan masalah sangat baik. Kemampuan dalam menyelesaikan langkah–langkah penyelesaian diperoleh adalah 96,67 % yang dalam kualifikasi kemampuan pemecahan masalah sangat baik. Kemampuan dalam menentukan kesimpulan dan perhitungan diperoleh adalah 65,83 % yang dalam kualifikasi kemampuan pemecahan masalah cukup. Kata kunci: analisis, kemampuan pemecahan masalah, rangkaian arus searah, polya
ANALISIS INTENSITAS PAPARAN MEDAN MAGNET ELF OLEH SALURAN UDARA EKSTRA TINGGI (SUTET) 500 KV DI KABUPATEN PASURUAN Rio Dermawan; Sudarti Sudarti; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV telah menjadi issue yang sejak lama menjadi perdebatan di masyarakat. Hal ini terkait dengan kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan risiko efek kesehatan oleh radiasi medan magnet ELF yang di pancarkan oleh SUTET-500 kV. Mengingat medan magnet bersifat tidak terhalangi, mampu menembus materi biologis termasuk tumbuhan dan tubuh manusia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensitas paparan medan magnet ELF di sekitar SUTET-500 kV. Penelitian ini di lakukan dengan cara melakukan pengukuran medan magnet ELF di sekitar SUTET-500 kV, baik jarak vertikal 150 cm dari tanah dan pada jarak lateral 0 m, 50 m, 100 m, 150 m, 200 m, 250 m dari sumbu SUTET 500 kV. Sebagai kontrol, adalah medan magnet ELF alamiah, yaitu medan magnet yang diukur di hamparan tanah lapang pada pagi hari sebelum matahari terbit (jam 05.00). Pengukuran intensitas medan magnet ELF dilakukan dengan menggunakan alat ukur EMF-827. Hasilnya penelitian ini membuktikan bahwa intensitas paparan medan magnet ELF tepat di bawah SUTET-500 kV mencapai hampir 195 kali lebih besar di bandingkan medan magnet alamiah. Sementara intensitas medan magnet ELF pada jarak lateral 250 meter dari sumbu SUTET-500 kV meningkat 20 kali lebih besar di bandingkan kontrol. Kesumpulan: berdasarkan hasil analisis, dapat di simpulkan bahwa keberadaan SUTET-500 kV berpengaruh secara nyata terhadap peningkatan intensitas medan magnet ELF di sekitarnya. Kata Kunci: medan magnet ELF, SUTET 500 kV, jarak lateral
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SPEKTRUM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PADA SISWA SMA KELAS XII DI KABUPATEN BONDOWOSO Nurul Fitriyah; Alex Harijanto; Sudarti Sudarti
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemahaman konsep siswa kelas XII di Kabupaten Bondowoso. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa kelas XII di Kabupaten Bondowoso denganmateri sub bab pokok bahasan spektrum gelombang elektromagnetik. Penelitian ini dilakukan di tigaSMA Negeri yang berada di Kabupaten Bondowoso pada siswa kelas XII semester ganjil tahun ajaran2017/1018. Pemahaman konsep pada penelitian ini menggunakan tiga indikator berdasarkantaksonomi Bloom yang terdiri dari translasi, interpretasi dan ekstrapolasi. Nilai rata-rata pemahamankonsep siswa di SMA Negeri Bondowoso untuk indikator translasi 23,4 %, indikator interpretasi 53,9% dan indikator ekstrapolasi 78 %. Sedangkan nilai rata-rata pemahaman konsep siswa berdasarkanpredikanya 9,2 % memiliki pemahaman konsep tinggi dengan jumlah siswa sebanyak 7 orang, siswayang memiliki pemahaman konsep sedang senilai 89,4% dengan jumlah siswa sebanyak 68 orang dansiswa yang memiliki pemahaman konsep rendah senilai 1,3% dengan jumlah siswa 1 orang.Kata kunci: Pemahaman konsep, translasi, interpretasi, ekstrapolasi
EFEKTIFITAS MODEL COLLABORATIVE CREATIVITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Fina Puspitasari; Sri Astutik; Sudarti Sudarti
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Collaborative Creativity merupakan suatu model pembelajaran yang menekankanpada kreativitas dan kemampuan menyampaikan pendapat siswa. Siswa memiliki banyak kesempatanuntuk mengeksplorasi idenya berkaitan dengan permasalahan-permasalahan fisika. Pembelajaranmenggunakan model Collaborative Creativity ini menggunakan metode pembelajaran student centerlearning, sehingga dalam pembelajaran siswa lebih aktif dan guru hanya sebagai pemberi rangsangan saja.Guru memberikan pernasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan fisika sedangkan siswa menentukanhipotesis, lalu bereksperimen untuk menguji hipotesis, kemudian menjawab analisa data agar dapatmemberikan kesimpulan. Seluruh kegiatan dilakukan siswa melalui diskusi dengan temannya. Siswamelakukan diskusi dengan 2 tahap, yang pertama dengan kelompok kecil kemudian di diskusikan dengankelompok besar untuk mecapai kesepakatan. Melalui kegiatan diskusi berkali-kali dan bereksperimenlangsung siswa dapat lebih mudah memaknai dan memahami konsep, sehingga memudahkan siswa dalammenyelesaikan permasalahan-permasalahan fisika. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji peningkatanketerampilan pemecahan masalah siswa setelah mengikuti pembelajaran Collaborative Creativity.Penelitian ini dilakukan di SMKN 2 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperiman. Desainpenelitian yang digunakan adalah pre test post test control group design. Hasil penelitian menunjukan ratarata peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa sebesar 0,67.Kata Kunci : Collaborative Creativity, Keterampilan Pemecahan Masalah
ANALISIS MEDAN MAGNET ELF (EXTREMELY LOW FREQUENCY) DAN MEDAN LISTRIK GAME CENTER DI JEMBER Heru Sefrian Subandi; Sudarti Sudarti; Sri Handono Budi Prastowo
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game center sudah menjadi tempat bermain anak anak modern karna sudah jarang sekali tersedia lahan yang cukup untuk anak anak bermain. Dari anak anak hingga orang dewasa senang bermain di sana. Tampa disadari mereka terpapar radiasi medan magnet dan medan listrik disana. Dari hasil yang di dapat dari pengukuran terhadap mesin mesin game center yang ada di sana memancarkan medan magnet ELF dan medan listrik yang berbeda bedan. Untuk medan magnet ELF yang terpancar memiliki rentang antara 0.09 sampai 20 µT pada jarak pengukuran 30 cm dari mesin, kemudian pada jarak 50 cm dari mesin memiliki rentang 0.02 sampai 17.02 µT dan pada jarak 100 cm dari mesin memiliki rentang 0.00 sampai 7.25 µT. Untuk pada titik tengah ruangan memiliki nilai di bawah 2.00 µT. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih di bawah batas ambang paparan yang ditetapkan oleh WHO. Untuk medan listrik pada jarak pengukuran 30 sudah tidak terdeteksi nilai medan listrik yang terpancar. Kata kunci : medan magnet Elf, medan listrik, dan game center
UJI SIFAT MAGNETIK PASIR BESI PANTAI DI KABUPATEN LUMAJANG MELALUI INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Alfi Firman Syah; Sudarti Sudarti; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasir besi merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah di Provinsi Jawa Timur, khususnya di daerah pantai selatan. Salah satu lokasi yang memiliki potensi besar sebagai sumber pasir besi yaitu daerah di sekitar Kabupaten Lumajang. Namun hingga saat ini sumber daya pasir besi masih belum dieksplor dan dimanfaatkan secara maksimal, padahal pasir besi dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu, hal yang juga menjadi latarbelakang adalah masih minimnya riset terkait sifat magnetik pasir besi di daerah Jawa Timur yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai data ilmiah pendukung eksplorasi terhadap pasir besi. Bahan uji pasir besi yang digunakan diambil dari pantai Bambang dan pantai Watu Pecak, Lumajang. Bahan uji akan diuji sifat magnetiknya pada sebuah alat induksi elektromagnetik, untuk mengetahui kandungan besi pada bahan uji secara kualitatif. Bahan uji yang memiliki sifat megnetik lebih besar berarti memiliki kandungan besi yang lebih tinggi. Dari hasil uji dengan alat induksi elektromagnetik dihasilkan data ggl induksi. Besarnya ggl induksi yang dihasilkan bergantung pada masing-masing bahan uji. Nilai ggl induksi yang dihasilkan sebanding dengan nilai sifat magnetik (permeabilitas) bahan uji, karena pada alat induksi elektromagnetik ini memberikan arus dan tegangan yang tetap. Diperoleh hasil penelitian bahwa bahan uji pasir besi dari pantai Bambang memberikan nilai ggl induksi yang lebih besar (permeabilitas lebih besar) dibandingkan dengan nilai ggl induksi (permeabilitas lebih kecil) dari bahan uji pasir pantai Watu Pecak, menunjukkan bahwa kandungan besi pada bahan uji pasir besi pantai Bambang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan uji pasir pantai Watu Pecak. Hasil yang diperoleh dapat digunakan sebagai informasi ilmiah dalam eksplorasi pasir besi serta menghasilkan metode yang murah dan mudah bagi masyarakat untuk mengetahui potensi pasir besi. Kata Kunci: Pasir besi, sifat magnetik, permeabilitas, kumparan induksi elektromagnetik, ggl induksi
Co-Authors A D Lesmono A. Mafaza Kanzul Fikri Abd Rozak Adinda Rahma Huda Firdaus Aditya Kurniawan Agung Dwi Cahyono Agung Supriyono Akhmad Khanafi Albertus Djoko Lesmono Alex Harijanto Alfi Firman Syah Alfia Ulfa Amar Ma`ruf Al Bawani Ana Urifah Alwiyah Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Anggraining Widiningtyas Anis Fitria Arganata Adji Kusuma Arifuttajalli Arifuttajalli Arizal Mujibtamala Nanda Imron Badriyah Nur Laili Bilqis Adilah Detania Faridawati Devi Yustika Dwi Resta Maulita Sari Enik Wasiah Niati Eva Yuniarta F K Ayu Anggraeni Fadia Arisma Iswardani Fatholla Fuad Febi Navila Ella Firdani Febriana Tri Nursuliana Ferdi Ahmad Dani Fina Puspitasari Firdha Kusuma A A Fitri Amaliyah Fitri Amaliyah Fungki Oktaviati Galuh Rahma Eka Wati Helmi Alfiaturrohmah Heru Sefrian Subandi Hildatul Zannah Hisyam Yassar Abdullah Ike Lusi Meilina Indri Ratnasari Inggrid Ayu Amala Irene Widya Siswanti Isma Choiruhi Izzatul Lutfiyah Jamalludin Jamalludin Karina Laksmiari Kevin Andilla Unwaru Kharisma Suci Wulandari Kholifatus Amaliah Lailatul Firdausiah Lailatul Nuraini Lisa Listyo Wati Lisna Laylatul Afivah Lutfiana Ditta Sari Mamik Purbawati Maylinda Nur Azizah Muhammad Irham Maula Muhammad Khairul Umam Muhammad Najih Hamdi N M Dewi Nabila Ayu Rosyidah Nafiista Barkania Ayu Benani Nana Dwi Dharma Naurah Rizki Pujiarini Neta Dwi Wulandari Niken Nila Dewi Nikmatin Mabsutsah Nila Mutia Dewi Nilta Wahyuni Nor Indriyanti Nur Kasanah Nurul Fadhilatunnisa Nurul Faridah Nurul Fitriyah Nurul Mega Astutik Prastowo, Sri Handono Budi Putri Agviolita Putri Indah Ramadhani Ragil Martatino Rahma Dhiyaul Imaroh Rahmatul Ula Asshaumi Rena Maftu Hatul Khoiriyah Ria Arista Rif’ati Dina Handayani Rio Dermawan Rosdiana Afifah Rahman S Bektiarso Safirah Salsabillah Septania Nur Farida Sheika Ika Putri Silvia Yusiana Andarini Singgih Bektiarso Siti Anisa Hidayati Siti Hindun Hindiyati Siti Magfirah Siti Umayatul Khoiroh Nur Sri Astutik Sri Septi Dyah Pratiwi Subiki Subiki Subiki Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumarjono Sumarjono Supeno Syarifah Y Nur Azizah T Prihandono Trapsilo Prihandono Tri Choirul Nur Amaliaa Trspilo Prihandono Tsamratul Fuadiyah Ujang Fahmi Abdillah Ulfa Izza. k Umi Uswatun Violin Candra Prastyaningrum Wachju Subchan Wachju Subchan Wahyu Muldayani Wiji Rahayu Yushardi Yushardi