Articles
Potential Impact of Anemia on BALB/c Mice Exposed to an Extremely Low Frequency 50 Hz Magnetic Field with an Intensity of 100 μT and 500 μT
Sudarti Sudarti;
Trapsilo Prihandono;
Revi Restanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.6501
Exposure threshold values (ELF MF) according to WHO, 100 μT for the public and 500 μT for workers, are still being debated. This study examines the potential impact of anemia in BULB/C mice exposed to ELF MF intensities of 100 μT and 500 μT. The research design used a completely randomized design with intensity and duration of exposure to ELF MF as factors. A sample of 60 male Bulb/C mice were divided into 6 groups, 2 groups exposed to ELF MF 100 μT, 2 groups exposed to ELF MF 500 μT, and 2 control groups. Indicators of anemia include the number of erythrocytes, hemoglobin levels and hematocrit using the complete blood count (CBC) method. Two Way Anova analysis (α = 5%), proved that the intensity factor had a significant effect (p < 0.05) on the number of erythrocytes, hemoglobin levels and hematocrit levels, while the length of exposure factor had no effect (p > 0.05). Conclusion: Exposure to ELF MF intensity of 100 μT for 30 days has the potential to cause anemia in BULB/c mice, but there appears to be an adaptive response due to exposure to ELF MF 500 μT
Analisis Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember Terkait Bahaya Radiasi Laptop Terhadap Kesehatan
Hilda Zannah;
Hildatul Zannah;
Sudarti Sudarti
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3479
Radiasi adalah proses dimana energi merambat dari sumber ke lingkungan tanpa perantaraan. Laptop adalah salah satu perangkat elektronik yang sering digunakan oleh mahasiswa dalam pembelajaran dan juga merupakan sumber radiasi. Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember mempelajari mata kuliah fisika radiasi di semester enam, yang mencakup pengetahuan tentang radiasi. Penting bagi mahasiswa untuk memahami bahaya radiasi laptop terhadap kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Fisika tentang bahaya radiasi laptop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui tes berupa 10 soal pilihan ganda yang dilakukan melalui google form, dan ditujukan kepada 70 mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap bahaya radiasi laptop tergolong baik, dengan presentase 57%, yang berarti nilai rata-rata total adalah 57. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember memiliki pemahaman yang cukup tentang bahaya radiasi laptop, namun perlu peningkatan pemahaman lebih lanjut.
MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN
Nafilah Azaria Rahma;
Sudarti Sudarti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i1.15435
Angin siklon dan angin antisiklon merupakan sumber energi dengan mekanisme yang melibatkan banyak tahapan dan dapat mempengaruhi kecepatan angin dan arah angin, angin terbentuk karena perbedaan suhu dan tekanan udara, fenomena alam tersebut memiliki dampak besar terhadap cuaca dan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk memahami dinamika atsmosfer dan paham tentang dampak angin terhadap lingkungan maupun perilaku manusia yang berdampak kepada angin. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yang dapat didefinisikan sebagai data yang didapatkan berasal sumber-sumber yang terdahulu dari peneliti. Peneliti mengumpulkan data dari jurnal terdahulu tentang terjadinya proses angin siklon dan angin antisiklon, serta mempelajari dampak yang ditimbulkan dari angin siklon dan angin antisiklon. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mekanisme angin siklon dan angin anti siklon tersebut sangat kompleks lalu memiliki dampak-dampak yang berbahaya untuk alam sekitar hingga mempengaruhi ekonomi warga yang terkena angin tersebut
MEKANISME TERJADINYA HUJAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN
Gina Ayu Windari;
Sudarti Sudarti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.15466
Hujan merupakan suatu proses penguapan yang terjadi di permukaan bumi baik dari air, tumbuhan, maupun tanah. Proses terjadinya hujan berkaitan dengan siklus air. Siklus ini menyebabkan air turun dari atmosfer ke permukaan bumi. Keberadaan hujan ini dapat memberikan dampak pada kehidupan serta lingkungan di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis mekanisme terjadinya hujan dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah tinjauan terhadap referensi atau tinjauan pustaka dari berbagai penelitian sebelumnya berkaitan dengan mekanisme hujan beserta dampaknya terhadap lingkungan, yang diseleksi, dikumpulkan, dan dipadukan hingga menghasilkan suatu simpulan yang diinginkan. Berdasarkan hasil penelitian melalui kajian literatur sebanyak 14 artikel, didapatkan bahwa mekalnisme curah hujan diurnal, baik untuk skala regional, puncak perpindahan curah hujan dari laut ke darat berhubungan dengan angin darat dan angin laut, dan hujan memiliki dampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah menyebabkan tanah longsor, yang merupakan contoh khas erosi berbasis gravitasi.
Pengembangan E-Modul Agrofisika Untuk Mendukung Pertanian Industrial Berkelanjutan
Firdha Kusuma Ayu Anggraeni;
Trapsilo Prihandono;
Sudarti Sudarti;
Alex Harijanto;
Dyah Arum Arimurti;
Habibah Khusna Baihaqi;
Niswatul Kariimah;
Tyas Nisa Fadilah
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/jk.v12i1.19626
This study aims to develop an Agrophysics e-module using the Articulate Storyline application and to evaluate its validity and feasibility as a teaching material to support sustainable industrial agriculture. A research and development method based on the 4D model was employed, encompassing the define, design, and develop stages. The research instruments included material and media expert validation sheets as well as user response questionnaires. Validation was conducted by three experts, and user trial responses were collected from 28 students. The data were analyzed using descriptive statistical techniques. The results of the material expert validation yielded an average score of 3.63, categorized as highly feasible, while media validation produced an average score of 3.33, also classified as highly feasible. Preliminary trial results indicated user responses with an average score of 3.70, falling within the highly feasible category. Consequently, the Agrophysics e-module was deemed feasible for use as a teaching material. The module was designed to integrate recent developments in the application of physics concepts in agriculture. Therefore, the developed e-module contributes to multidisciplinary physics learning within the context of supporting sustainable industrial agriculture.
The Effect of Experimental-Based Problem-Based Learning on Undergraduate Students’ Scientific Writing and Presentation Skills in a Basic Physics Course
Lutfiana Ditta Sari;
Sudarti Sudarti;
Bea Hana Siswati
Integrated Science Education Journal Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/isej.v7i1.2454
Purpose of the study: This study aims to examine the effect of experimental-based Problem-Based Learning (PBL) on students’ scientific writing and presentation skills in a Basic Physics course. Methodology: The study employed a quasi-experimental posttest-only control group design involving 73 undergraduate students from the Biology Education program. Participants were divided into an experimental group receiving experimental-based PBL instruction and a control group receiving conventional learning. Data were collected using validated rubrics for scientific writing and scientific presentation skills. Data analysis was conducted using descriptive statistics, independent samples t-tests, One-Way ANOVA, and the Mann–Whitney U test. Main Findings: The results show that students in the experimental group achieved significantly higher scientific writing scores (M = 562.97) than those in the control group (M = 518.19), with significant differences across most writing components (p < 0.05). One-Way ANOVA results indicate a very large effect size (Partial Eta Squared = 0.970). In addition, scientific presentation skills were significantly higher in the experimental group across all assessed indicators, including contribution, collaboration, confidence, content mastery, and communication (p = 0.000). Novelty/Originality of this study: This study provides empirical evidence that experimental-based PBL effectively enhances both scientific writing and presentation skills in an interdisciplinary Basic Physics learning context. The findings highlight the role of inquiry-oriented and experimental learning in strengthening scientific communication skills and offer practical implications for improving scientific literacy in higher education.
Potential Effect of Mobile Phone Electromagnetic Wave Radiation on Health
Yushardi Yushardi;
Sudarti Sudarti;
Muhammad Najih Hamdi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa, South Sulawesi, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiksh.v11i2.529
Introduction: Mobile phones are currently undergoing development, with a variety of conveniences that they can do. Cell phones, or what is known as smartphones or smartphones at this time, produce electromagnetic wave radiation that affects the health of the human body. Purpose: Knowing the effect of mobile phone electromagnetic radiation on human brain health. Method: Research using narrative-type Literature Review, journals, and books nationally and internationally. Electromagnetic radiation from mobile phone use affects several human health disorders. Results: Indications of these health problems can be in the form of tumors and cancer in the brain, which can cause stress, and disruption of sperm, gliomas, and red blood cells. Interference caused by the electromagnetic radiation of mobile phones to health is still a polemic. Conclusion: Electromagnetic radiation from mobile phone use can cause some health disorders.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEMAMPUAN NUMERASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA PADA MATERI ALJABAR
Defi Nurdiana Aprilia;
Sudarti Sudarti;
Ike Lusi Meilina
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 3 No 2 (2024): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/ijpe.v3i2.110
Pendidikan adalah pilar penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan individu, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan seperti fisika. Dalam konteks pendidikan fisika, pemahaman konsep adalah salah satu sasaran utama yang harus dicapai oleh mahasiswa. Namun, untuk mencapai pemahaman konsep yang optimal, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain motivasi dan kemampuan numerasi. Untuk mengukur pengaruh motivasi dan kemampuan numerasi terhadap pemahaman konsep mahasiswa, uji regresi linier dapat digunakan sebagai metode analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kemampuan numerasi terhadap pemahaman konsep mahasiswa pendidikan fisika pada materi aljabar. Penelitian ini melibatkan populasi mahasiswa program Pendidikan Fisika, dengan sampel yang terdiri dari 30 mahasiswa. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data metode deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini, mahasiswa diberikan soal atau tugas praktik. Analisis dilakukan menggunakan software SPSS untuk mengevaluasi apakah motivasi dan kemampuan numerasi mempengaruhi hasil belajar mahasiswa Pendidikan Fisika pada materi aljabar. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengujian SPSS dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh antara H1 terhadap Y, tidak ada pengaruh H2 terhadap Y dan tidak ada pengaruh pengaruh H1 dan H2 terhadap Y secara simultan. Kemampuan numerasi merupakan komponen penting dalam memahami aljabar, maka perlu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pemahaman konsep mahasiswa. Pada penelitian sebelumnya pemahaman konsep hanya dihubungkan dengan motivasi dan minat belajar.
ANALISIS MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA PADA MATERI INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
M. Miftu Khurizil Albis;
Sudarti Sudarti;
Ike Lusi Meilina
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 3 No 2 (2024): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/ijpe.v3i2.112
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan minat belajar terhadap pemahaman konsep Pendidikan Fisika pada materi induksi elektromagnetik. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan dari 30 mahasiswa Pendidikan Fisika Angkatan 2023 melalui kuesioner, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda menggunakan perangkat SPSS. Dari hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa baik motivasi maupun minat belajar tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep mahasiswa secara individual maupun simultan. Nilai R square sebesar 0,035 mengindikasikan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen hanya sebesar 3,5%. Pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, sehingga hipotesis pertama (pengaruh X1 terhadap Y), hipotesis kedua (pengaruh X2 terhadap Y), dan hipotesis ketiga (pengaruh X1 dan X2 terhadap Y) semuanya ditolak.
Pengaruh Medan Magnet Extremely Low Frequency (ELF) pada Pertumbuhan Vegetatif Tanaman
Putri Indah Ramadhani;
Sudarti Sudarti;
Trapsilo Prihandono
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30869/jtpg.v7i1.885
Indonesia terletak di daerah tropis sehingga sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah. Komoditas pertanian global sebagian besar dapat hidup di Indonesia. Salah satu cara untuk untuk meningkatkan hasil pertanian yaitu dengan menggunakan paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF). Medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) merupakan medan magnet yang termasuk ke dalam spektrum gelombang elektromagnetik dengan frekuensi rendah antara 0 sampai 300 Hz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan vegetatif apa saja yang dihasilkan oleh tanaman ketika diberikan paparan medan magnet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur dengan menggunakan analisis deskriptif. Tanaman yang menjadi fokus pembahasan pada artikel ini yaitu tanaman tomat ranti, tanaman sawi, tanaman edamame, jamur kuping, dan jamur tiram. Pemilihan tanaman ini dipilih secara acak dan bervariasi untuk mengetahui perbedaan besar paparan medan magnet yang cocok dan bagus untuk tanaman tertentu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan pada tanaman tomat ranti dengan intensitas 300 µT selama 60 menit berpengaruh terhadap proses pertumbuhan. Pada tanaman sawi dengan intensitas paparan sebesar 600 µT selama 60 menit berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah, dan bobot kering tanaman. Pada tanaman edamame dengan intensitas 300 µT selama 120 menit berpengaruh signifikan terhadap biomassa. Pada tanaman jamur kuping dengan intensitas 600 µT selama 70 menit berpengaruh terhadap proses pertumbuhan. Pada tanaman jamur tiram dengan intensitas 500 µT selama 50 menit dapat meningkatkan pertumbuhan jamur. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa besar intensitas dan lama waktu paparan di setiap jenis tanaman memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman.