Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENENTUAN SUHU DAN WAKTU OPTIMUM PENYEDUHAN BATANG TEH HIJAU (Camelia Sinensis L.) TERHADAP KANDUNGAN ANTIOKSIDAN KAFEIN, TANIN DAN KATEKIN Nurul Mutmainnah; Sitti Chadijah; Muhammad Qaddafi
Lantanida Journal Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.76 KB) | DOI: 10.22373/lj.v6i1.1984

Abstract

Tea is one of kind drink that most be preferred and consumed the tea community around the world, even most common of the community utilized tea as a healthy drink because it contains antioxidants. Antioxidants can protect cells from damage that caused by the unstable molecules. The determination of tea temperature and optimum time were aimed to know how the influence of the caffeine content of antioxidants, tannin and chatecine. In a flood expected to contain low caffeine levels with high polyphenols.The method in this research was an extraction method that analyzed by using UV-Vis a spectrophotometer. The results showed that the lowest caffeine level was at a temperature 70°C for 15 minutes of 0.51 %, the highest levels of tannin was at the brewing temperature 70°C for 5 minutes of 4.783 %, the highest cetacean levels were at the brewing temperature 85°C for 5 minutes of 1.14 %. So that, the optimum condition was obtained at the brewing temperature70°C for 5 minutes, which have antioxidant activity about 56.75%.
Penggunaan Epiklorohidrin Dalam Meningkatkan Stabilitas Adsorben Kitosan Berikatan Silang Dan Kitosan Tercetak Ionik Kobal Muhammad Qaddafi; Abd. Wahid Wahab; Nursiah La Nafie; Paulina Taba
Al-Kimia Vol 2 No 2 (2014): Desember
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.956 KB) | DOI: 10.24252/al-kimia.v2i2.1641

Abstract

The use of epichlorohydrin to improve the stability of chitosan adsorbent has been carried out. The purpose of this study was to determine the stability of the chitosan adsorbent after modified into epichlorohydrin cross-linked chitosan and ionic cobalt imprinted adsorbent chitosan cross-linked epichlorohydrin. Adsorbent prepared by homogeneous gel formation of chitosan in acetic acid medium and then modified into epichlorohydrin cross-linked chitosan beads and ionic cobalt imprinted adsorbent chitosan cross-linked epichlorohydrin. Stability of the adsorbent was determined by calculating the percentage of insoluble material after stirring the adsorbent in nitric acid medium at pH 1, 2, and 3 for 12 hours. The results of FTIR spectra show a shift of the absorption band of chitosan were compared with epichlorohydrin cross-linked chitosan and ionic cobalt imprinted adsorbent chitosan cross-linked epichlorohydrin. The use of epichlorohydrin as cross-linked agent may increase the stability of the adsorbent to maintain the percentage of insoluble material by 89% at pH 3 for epichlorohydrin cross-linked chitosan adsorbent and 96% at pH 3 for ionic cobalt imprinted adsorbent chitosan  cross- linked epichlorohydrin.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PERMAINAN FINDING ANSWER WITH BARRICADE DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS IX MTSN GOWA Qisthi Amaliah; St Syamsudduha; Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Vol 5, No 1, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.969 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i1.2989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah  terdapat perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam permainan finding answer with barricade dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah  quasi eksperiment yang membandingkan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Desain penelitian   menggunakan  the matching posttest onlycontrol group design.Sampel penelitian berjumlah 80 orang yang dipilih dari dua kelas. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif dan inferensial.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar siswa di kelas eksprimen dan kelas kontrol setelah penelitian sebesar 81,75 dan 76,125. Hasil analisis dengan menggunakan  uji t 2 sampel independent diperoleh thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat perbedaan hasil belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam  finding answer with barricade dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Kolaborasi Rangkaian Gaya Gerak Listrik Induksi dengan Hukum Orsted dalam Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMP Negeri 6 Bulukumpa Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Qaddafi; Jusman Jusman
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 1 (2014): Vol 2, No 1, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.907 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v2i1.3034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa SMP Negeri 6 Bulukumpa dengan menggunakan kolaborasi rangkaian gaya gerak listrik induksi dengan hukum orsted. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IXc, kelas ini digunakan sebagai sampel karena kelas ini belum pernah diberikan praktikum dan juga prestasi belajar yang rendah. Model penelitian ini yaitu one group pretest posttest design. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh bahwa t tabel lebih kecil daripada t hitung. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa setelah melakukan pelatihan praktikum tentang kolaborasi rangkaian ggl induksi dengan hukum orsted terjadi peningkatan kreativitas dan hasil belajar fisika pada kelas IXc
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIMULASI DAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X MA AL-URWATUL WUTSQAA Eka Sriwahyuni Sriwahyuni; Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 4 No 1 (2016): Vol 4, No 1, 2016
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v4i1.3259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran simulasi pada kelas X MA Al-Urwatul Wutsqaa, untuk mendeskripsikan pemahaman hasil belajar peserta didik yang tanpa diajar dengan model pembelajaran simulasi atau yang diajar dengan model pembelajran direct instruction pada kelas X MA Al-Urwatul Wutsqaa, dan untuk menguji perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran simulasi dan diajar tanpa model pembelajaran simulasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas X MA Al-Urwatul Wutsqaa dengan jumlah 78 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak dua kelas yaitu kelas X.2 dan X.3 dengan jumlah 40 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif gain menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik diperoleh nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 33,61 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 21,25, untuk hasil analisis inferensial pada uji hipotesis dengan menggunakan uji t 2 sampel independen diperoleh thitung= 4,85 dan ttabel= 2,02. Berdasarkan ketentua, dimana thitung lebih besar dari pada ttabel (thitung>ttabel), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik Kelas X.2 dan Kelas X.3.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KANCING GAMERINCING TERHADAP PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Safril Tiangka; Muhammad Qaddafi; Suhardiman Suhardiman
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.487 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v6i1.3587

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimen Design yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Minat dan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka, 2) Minat dan hasil belajar peserta didik yang tidak diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka, 3) peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik antara yang diajar dan yang tidak diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP N Negeri 1 Baraka. Desain penelitian yang digunakan adalah Intac-Group Comparison Design. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik antara kelas yang diajar dan yang tidak diajar dengan model pembelajaran koopeartif pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka Kabupaten Enrekang.
PENGGUNAAN SOFTWARE SIMULASI ELEKTRONIKA SEBAGAI MEDIA BELAJAR POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN Ali Umar Dani; Muhammad Qaddafi; Syamsul Hidayat
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Vol 5, No 2, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.156 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i2.3683

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan  software simulasi elektonika sebagai media belajar pada pokok bahasan listrik dinamis terhadap keterampilan peserta didik Kelas X1 SMA Negeri 2 Polombangkeng Utara Kab. Takalar.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dengan menggunakan software simulasi elektronika diperoleh nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 79,02. Jika dikategorikan, 100,00% berada pada kategori keterampilan proses sains diatas rata-rata. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 5,29. Jika dibandingkan dengan nilai t tabel sebesar 1,171 maka dapat dinyatakan bahwa 5,29 > 1,171. Hal ini menunjukkan bahwa Ha pada penelitian ini diterima. Dari hasil ini maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik kelas X1 mengalami peningkatan dari nilai standar KKM 75.
Penerapan Pendekatan SSI (Socio-Scientifict Issues) dengan Menggunakan Media Power Point terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Mahasiswa Baru Angkatan 2015 Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Fitrian Andryani; Hamsiah Djafar; Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 4 No 2 (2016): Vol 4, No 2, 2016
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.243 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v4i2.3705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pendekatan SSI (socio-scientifictissues) pada mahasiswa baru angkatan 2015 Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyahdan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, mengetahui kemampuanberpikir kritis mahasiswa baru angkatan 2015 Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyahdan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan mengetahui perbedaankemampuan berpikir kritis sebelum dan setelah penerapan pendekatan SSI (socio-scientifictissues) dengan menggunakan media power point mahasiswa baru angkatan 2015 JurusanPendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri AlauddinMakassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dan instrumendalam penelitian dengan tes essay dan observasi langsung. Menggunakan analisis deskriptifdan analisis inferensial. Hasil kemampuan berpikir kritis mahasiswa diperoleh H1 diterimakarena thitung>ttabel atau 11,28>2,00. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatanyang tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis setelah penerapan pendekatan SSI(Socio-Scientifict Issues) pada mahasiswa baru angkatan 2015 Jurusan Pendidikan FisikaFakultas tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 28 BULUKUMBA Andi Ilham Badawi; Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 2 (2015): Vol 3, No 2, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.38 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i2.3716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar peserta didik Kelas VII A SMP Negeri 28 Bulukumba setelah diajar menggunakan modul berbasis lingkungan dan untuk mengetahui seberapa besar keefektifan penggunaan modul berbasis lingkungan terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII A SMP Negeri 28 Bulukumba. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 28 Bulukumba tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah peserta didik 77, sampel sebanyak 24 sampel yang bertempat di kelas VII A. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu instrumen respon peserta didik terhadap modul dan instrumen tes hasil belajar. Skala yang digunakan untuk respon peserta didik terhadap modul yaitu skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil belajar peserta didik dengan modul fisika berbasis kontekstual mencapai nilai rata-rata 81,25. Rata-rata hasil belajar peserta didik termasuk kategori tinggi melebihi standar KKM yakni 70. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung > ttabel maka H0 ditolak sehingga Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul berbasis lingkungan efektif digunakan karena nilai hasil belajar peserta didik sebanyak 75% mencapai standar KKM.
PERBANDINGAN TINGKAT KEDISIPLINAN DAN KARAKTER BELAJAR ANTARA SISWA SMAN 1 KELARA DAN MA RAHMATULLAH KABUPATEN JENEPONTO Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.962 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i1.4097

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kedisiplinan dan Karakter belajar siswa SMAN 1 Kelara dan MA Rahmatullah sekaligus untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat kedisiplinan dan karakter belajar siswa SMAN 1 kelara dan MA Rahmatullah Kabupaten Jeneponto.Jenis penelitian ini tergolong expost facto dengan pendekatan penelitian melalui metode angket skala likert. Angket didistribusikan kepada Siswa SMAN 1 Kelara dan MA Rahmatullah Kelas XII.IPA Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial.Berdasarkan hasil pengolahan data angket yang terdistribusi pada skala 20 – 79, maka diperoleh Kedisiplinan Siswa SMAN 1 Kelara berada pada kategori tingg dengan nilai rata-rata  67,16. Untuk Karakter Belajar,  berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 58.3. Sedangkan  Kedisiplinan MA Rahmatullah  berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 60,5. Untuk Karakter Belajar berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 49.8 Melalui analisis inferensial maka terdapat perbedaan yang signifikan antara Kedisiplinan  Fhitung 4.01 > FTabel 2.00. Demikian pula halnya terdapat perbedaan yang signifikan antara karakter Belajar SMAN 1 Kelara  dengan MA Rahmatullah dengan Fhitung 4.77 > FTabel 2.00.Hasil penelitian ini diharapkanpkan dapat dijadikan referensi bagi jurusan untuk senantiasa mempertahankan atau meningkatkan Kedisiplinan dan Karakter  Belajar Siswa dalam upaya memperkuat nilai-nilai social dan disiplin dalam proses pembelajaran dikelas.