Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

UJI COBA ALAT EKSPERIMEN HUKUM HOOKE PADAPENENTUAN KONSTANTA PEGAS DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA Ruslan Iswandi; Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.06 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5325

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kreativitas siswa melalui pembuatan perangkat Melde kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 kali pertemuan.Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu Hukum Hooke sebagai variabel bebas dan peningkatan kreativitas siswa sebagai variabel terikat.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 41 orang. Kemudian sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 21 orang. Pedoman observasi merupakan bentuk instrumen yang dikembangkan oleh peneliti. Dengan menggunakan teknik analisa statistik deskriptif dan statistik inferensial (analisa uji t).Berdasarkan hasil penelitian dengan analisa deskriptif untuk instrumen dalam bentuk lembar observasi tanpa perlakuan menggunakan alat eksperimen Hukum Hooke diperoleh skor rata-rata 42,35, sedangkan skor rata-rata setelah diberikan perlakuan menggunakan alat eksperimen Hukum Hooke adalah 90,38. Adapun analisa inferensial untuk instrument dalam bentuk lembar observasi menunjukkan nilai thitung 46,67, sedangkan ttabel pada taraf signifikan 5% dan 1% berturut-turut 2,09 dan 2,84. Dengan demikian, nilai thitung jauh lebih besar daripada ttabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kreativitas siswa setelah diberikan perlakuan melalui penggunaan alat eksperimen Hukum Hooke pada penentuan konstanta pegas kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO BASED LABORATORY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Ulfi Saharsa; Muhammad Qaddafi; Baharuddin Baharuddin
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.199 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5725

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep yang tidak diajarkan dan diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan video based laboratory . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen bentuk Quasi Eksperimen yang memiliki kelompok kontrol  tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah “Nonequivalen (Pretest-Posttest) Control Group Desain”.Populasi peneliti adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. Sampel peneliti yaitu kelas VIII.A sebagai kelas kontrol  dan kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman konsep yang berupa Pretes dan Posttes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menunjukan pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning sebagai model belajar berada pada kategori tinggi, dengan presentase 80% Sedangkan untuk kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konfensional berada pada kategori sedang, dengan presentase 60%. Kedua dari hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thit = 13,97 dan nilai ttab= 2,02 dengan dk 52. Dimana nilai thit > ttab sehingga H-0 ditolak, H1 diterima,  dengan demikian terdapat peningkatan pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar melalui model Problem Based Learning berbantuan Video Based Laboratory.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARING BERBANTUAN LEARNING MANAJEMEN SYSTEM EDMODO TERHADAP HASIL BELAJAR Lorna Ichnatun; muhammad Qaddafi; Andi Ferawati Jafar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.161 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v7i2.10368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA 1 SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls. untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA 2 SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls. untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMA TRI Tunggal 45 Makassar yang diajar dan tidak diajar dengan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo dan model konvensional pada pokok bahasan momentum dan impuls Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian the matching only postes only control group design. Hasil penelitian ini diperoleh t_hitung= 3,464 > t_tabel= 1,67. Hal ini menunjukan bahwa H₀ ditolah dan H₁ diterima sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang diajar dan tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran blended learning berbantuan learning manajemen system (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI FLUIDA STATIS, ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE Suarti Suarti; Muhammad Qaddafi; Immawati Nur Aisyah Rivai; Andi Jusriana
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v8i1.12509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis profil Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan saintifik pada materi fluida statis, elastisitas, dan hukum hooke yang valid dan reliabel. (2) Menganalisis penilaian guru dan respon peserta didik terhadap Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan saintifik pada materi fluida statis, elastisitas, dan hukum hooke.Model yang digunakan yaitu model4-D (Define, Design, Develop, Disseminate).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian pada tim ahli/pakar menunjukkan bahwa rata-rata skor perangkat LKPD sangat valid dan reliablel,hal ini dapat dilihat berdasarkan skor rata-rata yaitu 3,94 dengan koefisien validasi sebesar 98,5 % dan koefiseien konsitensi internal 95,8%, hal ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan secara konseptual sudah layak untuk digunakan. Hasil penelitian juga menunjukkan persentase penilaian kualitas LKPD oleh guru menunjukkan kriteria sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 85% artinya guru dapat menggunakan dan menerima LKPD tersebut untuk digunakan dalam proses pembelajaran, begitupun dengan persentase hasil respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan  menunjukkan kriteria sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 82% yang artinya peserta didik memberikan respon postif terhadap LKPD yang dikembangkan. Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan saintifik pada materi fluida statis, elastisitas, dan hukum hooke layak digunakan dalam proses pembelajaran.
An Analysis of the 2019’s National Physics Exam Questions Using the Taxonomy of Introductory Physics Problem Muhammad Qaddafi; Muh. Syihab Ikbal; Rahmi Indah Sari
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 8 No 1 (2022): January-June
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v8i1.2634

Abstract

The study aims at describing the composition of the cognitive system within the national exams of high school physics questions in 2019. The theoretical framework applied in analysing the exam refers to Taxonomy of Introductory Physics Problem (TIPP). Then, this study applies a quantitative descriptive design by conducting document analysis towards the aforementioned exam, which consists of 40 item questions. Interestingly, the findings indicate that the analysed questions have be designed based on the TIPP principles, referring to the categories of remembering, understanding, analysing, and utilising knowledge with 3, 2, 15, and 20 questions respectively. It indicates that the questions for each category are not evenly distributed as the categories of remembering and understanding have lower number questions compared to others. Such evidence could truly become essential insights for the national exam question development team to consider the portion comparison of the question items for the four categories within TIPP.
Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Dasar untuk Mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Winda Arianti; Muhammad Qaddafi; Zulkarnaim Zulkarnaim
Jurnal Biotek Vol 5 No 2 (2017): Desember
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.154 KB) | DOI: 10.24252/jb.v5i2.4279

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perlunya mengkorelasikan praktikum Kimia Dasar dengan matakuliah Biologi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi membutuhkan praktikum Kimia Dasar yang berkaitan dengan Biologi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu mengembangan penuntun praktikum kimia dasar untuk Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (Researh and Development) yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Model Pengembangan penuntun yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan dari Tjeerd Plomp yang terdiri dari beberapa fase yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fese desain, (3) realisasi, dan (4) fase tes, evaluasi dan revisi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Faktor yang diletiti adalah kevalidan, keefektifan dan kepraktisan Penuntun. Data hasi penelitian menunjukkan Penuntun Praktikum Kimia Dasar yang dikembangkan dengan model Plomp memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi (skala 1 menurut uji Gergory). Efektif digunakan karena nilai dan respon Mahasiswa menunjukkan sangat positif dan juga praktis digunakan karena keterlaksanaan praktikum terlaksanan sebagian besar. Kesimpulan penelitian ini yaitu penuntun praktikum Kimia Dasar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif digunakan pada Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
The Application of Student Worksheets Based on PhET Simulation to Increase the Concept Understanding in Hooke's Law Sudirman Sudirman; Muhammad Qaddafi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2023): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v11i1.9505

Abstract

This study aims to find out: 1) the overview of students ' concept understanding before being taught by using student worksheets based on PhET simulation, 2) the overview of students' conceptual understanding after being taught using student worksheets based on PhET simulation, 3) the increase of conceptual understanding before and after being taught using students’ worksheet based on PhET simulation. This pre-experimental study was carried out with one group pretest-posttest design. The subjects of this study were all of the students of class XI MIA 2 Madrasah Aliyah Lita, Bone Regency. The sampling technique used was purposive sampling. The instruments used was a test to measure understanding of the concepts learned. The results of the descriptive analysis show that the average scores of understanding concepts before using the student worksheet based on PhET simulation is 28.10, while the average value after being taught using the students worksheet based on PhET simulation is 75.71. It indicates that there is an improvement in students’ concept understanding before and after using the student worksheet based on PhET simulation. Meanwhile, the t-count obtained is 5.43 and the t-table obtained is 2.08. Thus, there is a significant difference between the understanding of the physics concept of class XI MIA 2 Madrasah Aliyah Lita Bone regency before and after applying PhET-based worksheets simulation.
Analisis Keterampilan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Fisika pada Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Sonia, Mita; Qaddafi, Muhammad; Jamilah, Jamilah
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v5i1.42539

Abstract

This research is a quantitative descriptive study. The subjects in this study were Physics Education students, Class of 2021. The research instrument used was the Introduction to School Environment 2 (PLP 2) assessment instrument. Furthermore, the data analysis technique used in this study was quantitative descriptive analysis which included mean scores, diagrams, and categorization. The results of the study showed that the teaching skills of Physics Education students, Class of 2021 had met the criteria as good prospective educators, as seen from the preliminary stage, core stage, closing stage and the personality of prospective educator students in the learning process. This is evidenced by the average preliminary stage assessment obtained of 28.22 which is in the very good category, then the average core stage assessment of 165.86 which is in the very good category, and the average closing stage assessment of 36.19 which is in the very good category, and the average personality assessment of 167.91 which is in the very good category. Based on this, it can be concluded that the teaching skills of Physics Education students are in the very good category, and have met the criteria as good prospective educators.
Pengaruh Metode Pembelajaran Mind Mapping Berbantuan Tiktok pada Materi Global Warming terhadap Hasil Belajar Peserta di Kelas X SMA Negeri 6 Takalar Akbar, Tri Nur; Qaddafi, Muhammad; Syahriani, Syahriani; Anggereni, Santih; Inayah, SuartGhina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30803

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan TikTok terhadap hasil belajar materi Global Warming pada peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Takalar, karena pembelajaran fisika di sekolah tersebut cenderung membosankan dan materi Global Warming sulit dipahami, terutama oleh peserta didik dengan gaya belajar visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Takalar tahun ajaran 2024 (175 siswa), dengan sampel 120 peserta didik yang diambil melalui teknik purposive sampling, dibagi menjadi kelompok eksperimen (60 siswa) dan kontrol (60 siswa). Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar (pascates) dan modul ajar, dengan validitas diuji menggunakan uji Gregory. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas, dan uji hipotesis Mann-Whitney U) dengan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi uji Mann-Whitney U sebesar 0,033 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan Mind Mapping berbantuan TikTok terhadap hasil belajar peserta didik. Simpulan, model pembelajaran ini efektif meningkatkan hasil belajar materi Global Warming.
The Application of Student Worksheets Based on PhET Simulation to Increase the Concept Understanding in Hooke's Law Sudirman, Sudirman; Qaddafi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 11 No. 1 (2023): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v11i1.9505

Abstract

This study aims to find out: 1) the overview of students ' concept understanding before being taught by using student worksheets based on PhET simulation, 2) the overview of students' conceptual understanding after being taught using student worksheets based on PhET simulation, 3) the increase of conceptual understanding before and after being taught using students’ worksheet based on PhET simulation. This pre-experimental study was carried out with one group pretest-posttest design. The subjects of this study were all of the students of class XI MIA 2 Madrasah Aliyah Lita, Bone Regency. The sampling technique used was purposive sampling. The instruments used was a test to measure understanding of the concepts learned. The results of the descriptive analysis show that the average scores of understanding concepts before using the student worksheet based on PhET simulation is 28.10, while the average value after being taught using the students worksheet based on PhET simulation is 75.71. It indicates that there is an improvement in students’ concept understanding before and after using the student worksheet based on PhET simulation. Meanwhile, the t-count obtained is 5.43 and the t-table obtained is 2.08. Thus, there is a significant difference between the understanding of the physics concept of class XI MIA 2 Madrasah Aliyah Lita Bone regency before and after applying PhET-based worksheets simulation.