Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Mendengarkan Lantunan Ayat Suci-Al-Qur’an terhadap Penurunan Tekanan Darah BRSLU Gau Mabaji Gowa St. Halima Asrah; Sri Wahyu; Rasfayanah; Nurfachanti Fattah; Ida Royani; Zulfiyah Surdam
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i11.143

Abstract

Terapi bagi penderita tekanan darah tinggi dapat diberikan secara farmakolgi dan non farmakologi. Untuk terapi non farmakologi biasanya pasien penderita tekanan darah tinggi dianjurkan untuk bergaya hidup sehat juga mengurangi stress dengan berelaksasi. Mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran dapat menjadi sarana relaksasi religius yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lantunan ayat suci Al-Qur’an tehadap penurunan tekanan darah di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Gau Mabaji Gowa. Penelitian ini dilakukan di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Gau Mabaji Gowa pada bulan Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan metode desain quasy experimen dengan rancangan control grup pre-test post-test design. Terdapat 12 orang sampel yang menderita tekanan darah tinggi dimana 6 orang pada kelompok intervensi dan 6 orang pada kelompok kontrol, karena menggunakan 2 kelompok terapi yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tekanan darah diukur secara langsung menggunakan spigmomanometer. Hasil uji statistic yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Kesimpulan hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah sistol pada kelompok intervensi (p=0.034) dan diastol (p=0.025), pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan tekanan darah sistol dimana (p=1.000) dan diastol (0.317). Berdasarkan kesimpulannya ialah ada pengaruh mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran terhadap penurunan tekanan darah.
Pengaruh Pembelajaran Islam Disiplin Ilmu Kedokteran terhadap Kesehatan Jiwa Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Dwi Hikmah; Marliyanti N.R Akib; Sri Julyani; Ida Royani; Zulfitriani Murfat
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i11.147

Abstract

Masalah kejiwaan sering ditemukan pada mahasiswa kedokteran, meskipun tidak hanya pada mahasiswa kedokteran. Pada saat memulai kuliah kedokteran, mahasiswa memiliki kesehatan jiwa yang sama dengan mahasiswa di fakultas lain. Bagi seorang dokter Muslim adalah suatu kewajiban baginya untuk mempelajari dengan baik hal-hal yang terkait antara agama dan profesi kedokteran yang sedang digelutinya. Islam Disiplin Ilmu Kedokteran merupakan salah satu bagian pada program studi profesi dokter yang terintegrasi kedalam bagian – bagian klinik. Untuk meningkatkan kemampuan dokter muda, maka akan dibekali pengetahuan tentang Islam Disiplin Ilmu Kedokteran sehingga akan tercipta dokter-dokter Muslim yang berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlaqul karimah. Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IDIK terhadap kesehatan jiwa mahasiswa program profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang (Cross Sectional). Objek penelitian ini adalah Mahasiswa Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia dengan menggunakan kuisioner melalui google form. Analisa data menggunakan analisis bivariat untuk melihat pengaruh yang bermakna antara pembelajaran Islam Disiplin Ilmu Kedokteran (IDIK) dengan kesehatan jiwa mahasiswa program profesi kedokteran Fakultas Kedokteran UMI. Dari 90 responden, didapatkan hasil uji analisis bivariat pembelajaran IDIK terhadap Kesehatan Jiwa p-value sebesar 0,004 dengan p < 0,05. Terdapat pengaruh pembelajaran Islam Disiplin Ilmu Kedokteran (IDIK) terhadap Kesehatan Jiwa mahasiswa program profesi dokter fakultas kedokteran Universitas Muslim Indonesia sehingga berdasarkan hipotesis yang diajukan maka Ho ditolak dan H1 diterima.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Usia Reproduksi Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi Ahmad Agil; Masita Fujiko; Sri Wahyuni Gayatri; Anna Sari Dewi; Ida Royani
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i5.195

Abstract

Sebab minimnya kesuksesan program KB atau keluarga berencana mencakup wawasan perempuan umur subur serta faktor wawasan yang lain. Guna membagikan keyakinan jika wawasan menyusut sehingga ketaatan sebagai program KB menyusut pula, sehingga peneliti hendak membahas taraf pengetahuan usia subur sebab melalui teori Lawerence Gren dkk menyimpulkan jika sikap serta individu didampaki pada dua sifat, ialah perilaku (behaviour) serta diluar perilaku (nonbehaviour) lalu perilaku tersebut ditetapkan serta dibuat melalui tiga cakupan, meliputi faktor prediksi posisi (predisposing factor) yang mana berupa pengetahuan. Mengetahui Hubungan penggunaan alat kontrasepsi dengan kaita taraf pengetahuan ibu usia reproduksi terhadap pemeliham jenis alat kontrasepsi di BTN Tirassa, Sudiang Makassar pengkajian ini ialah pengkajian kuantitatif memakai deasin pengkajian analitik pada rangkaian cross sectional. Distirbusi data berdasarkan Irama didapatkan pada penelitian yang memiliki sinus Bradikardi sebanyak.3 (9,7%) Sinus dari 60 sampel yang digunakan pada penelitian ini diperoleh hasil 37 responden (61,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Dari 60 responden 27 responden (45%) memilih pil KB 17 responden (28,3%) memilih kondom, dan 16 responden (26,7%) memilih implant/susuk KB. Hasil iji bivariat didaptkan perolehan jika terdapatnya kaitan tingkat pengetahuan terhadap pemilihan jenis alat kontrasepsi. Adanya kaitan yang signifikan pada pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi
Hubungan Antara Obesitas Dengan Kadar Interleukin 6 (IL-6) Pada Populasi Anak Laki-Laki Di Kota Makassar. Nurika Sarah Medellu; Armanto Makmun; Nirwana Laddo; Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Ida Royani; Zulfahmidah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i7.249

Abstract

Obesitas terus meningkat di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Kondisi ini ditandai oleh peningkatan lemak tubuh yang berlebihan berdampak negatif pada kesehatan. Pengukuran obesitas menggunakan perhitungan IMT yaitu berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. Dikatakan obesitas jika IMT > 25kg/m2. Jaringan lemak pada orang dengan obesitas memiliki respons inflamasi rendah. Sel lemak yang meradang melepaskan sitokin pemicu rasa lapar seperti interleukin-6 (IL-6) dan tumor necrosis factor-alpha. Kadar IL-6 yang meningkat secara terus menerus dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Hubungan antara IL-6 dan obesitas adalah kompleks atau saling terkait dengan faktor lain. Obesitas merupakan kondisi multifaktorial yang dipengaruhi oleh genetik, gaya hidup, pola makan, dan lingkungan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kadar Interleukin-6 dan mengetahui apa penyebab peningkatan kadar Interleukin-6 pada populasi anak laki-laki di Kota Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan studi observasional yang memakai desain kohort untuk melihat hubungan dari kadar IL-6 terhadap kondisi obesitas. Pengukuran kadar IL-6 pada plasma menggunakan metode Roche- cobas 6000. Hasil analisis didapatkan bahwa kadar Interleukin 6 pada kondisi obesitas merupakan kriteria rendah dengan nllai kolerasi p= 0.372; p < 0.05. Sementara hubungan usia dengan kadar interleukin 6 diperoleh nilai kolerasi 0.096; p >0.05 artinya tidak terdapat hubungan diantara kedua variabel atau termasuk kriteria sangat rendah. Hubungan kadar interleukin-6 pada populasi anak laki-laki dengan kondisi besitas terbilang cukup rendah dimana tidak terjadi peningkatan signifikan diantara keduanya. Tetapi, semakin tinggi Indeks massa tubuh seseorang kadar interleukin 6 terus meningkat walaupun tidak secara drastis.
Efek Konsumsi Kurma Ajwa (Phoenix Dactyliferal) Terhadap Kuantitas Dan Kualitas Sperma Andi bayan Zhafirah; Nasruddin Andi Mappaware; Arni Isnaini Arfah; Ida Royani; Irna Diyana Kartika Kamaluddin
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i9.279

Abstract

Sperma adalah sel yang membawa DNA pasangan pria ke sel telur. Dehydroepiandrosterone (DHEA), hormon, dan testosterone, hormon, keduanya memainkan peran penting dalam produksi sperma. Pria dapat mengalami kemandulan karena berbagai sebab, salah satunya adalah kualitas spermatozoa yang buruk. Ekstrak buah kurma yang diminum telah diuji potensinya untuk meningkatkan kualitas DNA dan motilitas sperma dan dihitung menggunakan kurma yang mengandung bahan kimia fenolik dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mengkonsumsi kurma ajwa (Phoenix dactylifera l) dapat meningkatkan produksi sperma baik secara kuantitas maupun kualitas. Memanfaatkan desain tinjauan naratif dan metodologi penelitian tinjauan literatur. Menurut penelitian yang dipublikasikan di sejumlah jurnal, mengonsumsi kurma Ajwa (Phoenix dactylifera l) dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas sperma. Ini karena beberapa nutrisi kurma, seperti zat besi, lebih mudah diserap tubuh daripada yang ditemukan pada buah lain, dan ini, pada gilirannya, memperbaiki histopatologi sperma. Sebagai sumber energi sperma untuk melakukan perjalanan, keberadaan glukosa dan fraktosa dapat membantu motilitas sperma. Hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) yang sangat penting untuk pembentukan sperma dapat ditingkatkan oleh kandungan fenolik dan flavonoid kurma ajwa. Kandungan vitamin pada kurma ajwa juga dapat mengatur kualitas pembentukkan jumlah sperma. Mengkonsumsi Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera l) dapat mengatur jumlah sperma dan dapat meningkatkan hormon terpenting pada sperma yaitu hormon testosteron dan hormon dehydroepiandrosteron.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara pada Pegawai RS Ibnu Sina andi bulqis khaerunnisa; Shofiyah Latief; Febie Irsandi Syahruddin; Ida Royani; Reeny Purnamasari Juhamran
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i9.291

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan pada jaringan payudara yang dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulus. Ditinjau dari biomolekuler, kanker payudara merupakan penyakit akibat mutasi gen yang dipicu oleh multifaktor seperti faktor diet, faktor lingkungan, dan faktor keturunan yang dikenal sebagai faktor risiko. Dari data Global Burner of Cancer (GLOBOCAN) 2020, Penderita kanker payudara menempati urutan pertama kanker paling banyak pada wanita dengan presentasi kasus tertinggi dibanding dengan kanker lain yaitu 2,3 juta kasus dengan presentasi mortalitas sebesar 684,996 kasus pada wanita didunia, Berdasarkan data International Agency for Research on Cancer dari Word Health Organization (WHO) tahun 2020, penderita kanker tertinggi di Indonesia untuk wanita adalah kanker payudara yaitu sebesar 65.858 kasus dengan mortalitas sebesar 22.430 kasus. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap deteksi dini kanker payudara pada pegawai rumah sakit Ibnu Sina Makassar. Merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Dari 40 Responden didapatkan hasil berdasarkan kategori tingkat pengetahuan, dengan pengetahuan cukup sebanyak 16 responden (40%), dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 11 responden (27,5%), sikap kategori baik sebanyak 17 responden (42,5%) dan sikap kategori cukup sebanyak 11 responden (27,5%), dan deteksi dini kanker payudara yang tidak melakukan sebanayak 21 responden (52,5%), dan yang melakukan deteksi dini kanker payudara sebanyak 19 responden (47,5%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap deteksi dini kanker payudara p=0.002 dan terdapat Hubungan antara sikap terhadap deteksi dini kanker payudara p= 0.037 pada pegawai Wanita di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar
Hubungan Status Gizi dengan Konsentrasi Belajar Pada Anak di SDN 427 Malewong Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan Sumarni; Muh Alfian Jafar; Irna Diyana Kartika K; Nurul Fadilah Ali Polanunu; Ida Royani; Windy Nurul Aisyah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i8.334

Abstract

Usia sekolah merupakan salah satu masa yang mengalami tumbuh kembang yang cepat. Status gizi dan kesehatan yang optimal pada usia sekolah sangat penting dijaga untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan, berpikir, aktivitas fisik yang optimal serta menjaga daya tahan tubuh sehingga dapat menunjang kegiatan belajar di sekolah. Konsentrasi merupakan pemusatan pikiran dan perhatian terhadap suatu hal dengan menyampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan. Kemampuan anak dalam berkonsentrasi akan mempengaruhi kecepatan dalam menangkap materi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan konsentrasi belajar pada anak di SDN 427 Malewong. Menggunakan metode penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling menggunakan uji chi square. Hasil dari 32 responden dengan menggunakan uji chi square didapatkan nilai p-value =0,024 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan antara status gizi dengan konsentrasi belajar pada anak di SDN 427 Malewong.
Analisis Kandungan Mikronutrien pada Dangke andi putri salwa dita maharani; Asrini Safitri; Rezky Pratiwi L Basri; Ida Royani; Inna Mutmainnah Musa
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.350

Abstract

Makanan termasuk salah satu bagian kebudayaan dalam suatu daerah yang sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia. Salah satunya daerah di Indonesia tepatnya di Enrekang, Sulawesi Selatan terkenal dengan makanan dangke yaitu makanan diolah secara tradisional menggunakan susu kerbau. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa dangke memiliki kandungan gizi yang tinggi dimana terkandung lemak, protein dan air. Kajian ilmiah mengenai detail berapa persen kandungan mikronutrien seperti vitamin C, vitamin A, selenium dan zinc pada dangke sangat terbatas dan umumnya kebanyakan hanya memaparkan secara garis besar/makronutrien. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik meneliti mengenai “Analisis kandungan mikronutrien pada dangke”. Tujuan menganalisis kandungan mikronutrien yang terdapat di dalam dangke. Metode penelitian uji analisis dengan desain yaitu deskriptif observasional .. Hasil didapatkan dangke mengandung vitamin C 0,001988%, vitamin A 0,00613%, yang diuji menggunakan metode spektrofotometri. Untuk Kadar mineral yang didapatkan, mineral selenium 0,00000174%, mineral zinc 0,002729%, yang diuji menggunakan metode ICP-MS. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini kandungan vitamin A lebih tinggi daripada kadar parameter lainnya. Vitamin A mempunyai banyak manfaat bagi tubuh manusia, diantaranya dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi dan mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan.
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020 A. Adila Permata Abdullah; Ida Royani; Pratiwi Nasir Hamzah; Suliati P. Amir; Muhammad Alim Jaya
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.393

Abstract

Gangguan terhadap kebiasaan belajar dan prestasi akademis adalah akibat yang tidak dapat dihindari dari stres siswa. Sangat penting untuk memberikan perhatian yang cermat kepada siswa yang menderita stres berat atau putus asa. Khususnya bagi mahasiswa kedokteran, kehidupan pribadi dan profesional mereka akan terganggu jika mereka tidak mampu mengatasi stres selama bersekolah. Kajian Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan beban kerja. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian cross-sectional, yaitu pengumpulan data dari responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa tidak mengalami stres sama sekali (48,2%). Jika dilihat tingkat stres berdasarkan jenis kelamin, mayoritas adalah perempuan (84,7%), dan jika dilihat tingkat stres berdasarkan usia, mayoritas adalah kelompok usia 20 tahun (84,7%). lebih dari separuhnya, Stres dan beban kerja akademik tidak berhubungan secara signifikan pada penelitian mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini. Tingkat stres siswa tidak berhubungan secara signifikan dengan beban belajarnya, hal ini ditunjukkan dengan rendahnya nilai koefisien korelasi sebesar 3,117. Stres dan jumlah pekerjaan yang harus dilakukan siswa di sekolah tidak berkorelasi. Dengan demikian, mahasiswa tidak mengalami stres akibat beban kuliah yang berat karena terdapat korelasi positif antara keduanya
Hubungan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Angkatan 2021 Ida Royani; Khusnul Syafitri; Pratiwi Nasir Hamzah; Indah Lestari Daeng Kanang; Shulhana Mokhtar
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i3.410

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merujuk pada kondisi refluks isi lambung ke esofagus, yang dapat menimbulkan gejala khas seperti heartburn (sensasi terbakar di daerah epigastrium), regurgitasi asam (rasa pahit di mulut), mual, dan disfagia. Stres diketahui sebagai faktor risiko GERD karena dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pencernaan. Mahasiswa kedokteran, khususnya yang tergabung dalam angkatan 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI), menghadapi tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat umum. Hal ini disebabkan oleh tuntutan beban akademik seperti jadwal perkuliahan yang padat, seringnya ujian dan tugas kuliah, serta kurangnya waktu istirahat yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan konsentrasi belajar pada mahasiswa tahap akademik FK UMI Angkatan 2021. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil analisis bivariat antara GERD dan konsentrasi belajar menunjukkan nilai p = 0,029 (P < 0,05), menunjukkan adanya hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease dengan tingkat konsentrasi belajar pada mahasiswa FK UMI Angkatan 2021.
Co-Authors A. Adila Permata Abdullah Agung Dirgantara Ahmad Agil Ahmad Ardhani Pratama Andi Alamanda Irwan Andi bayan Zhafirah andi bulqis khaerunnisa Andi Husni Esa Darussalam Andi Mappaware, Nasrudin Andi Masdipa Andi Masipa andi putri salwa dita maharani Andy Visi Kartika Anindita Chairunnisa Mokoginta Anna Sari Dewi Anna Sri Dewi Aprianti Amalia Kartika Aridayanti Arifin Armanto Makmun Arni Isnaini Arfah Arni Isnaini Arfah Aryanti Bamahry Asrini Safitri As’ad, Suryani Chelsea Putri Ningsih Dahlia Dahlia Dahliah Dahliah Dian Amelia Abdi Dian Fahmi Utami Dwi Hikmah Eny Arlini Wello Erlin Syahril Erlin Syahril Farah Ekawati Mulyadi Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandi Syahruddin Fendy Dimartyono Hermiaty Nasruddin Indah Lestari Daeng Kanang Indah Lestari Daeng Kanang Inna Mutmainnah Musa Irmayanti Haidir Bima Irna Diyana Kartika K Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irwan Khusnul Syafitri Lisa Yuniati Lisa Yuniati M Hamsah M Hamsah M Hamsah M. Erwin Rachman Marliyanti N.R Akib Marlyanti Rahmah Akib Masita Fujiko Moch. Erwin Rachman Mona Nulanda Muh Alfian Jafar Muh. Mursyid Muhammad Alim Jaya Muhammad Tsaqib Ammarie Nasruddin Andi Mappaware Nasruddin Andi Mappaware Nasruddin Andi Mappaware Nasrudin Andi Mappaware Nesyana Nurmadila Ninadiyah Nurul Azizah Nirwana Laddo Nur Rezki, Nur Rezki Nurelly Noro Waspodo Nurfachanti Fattah Nurika Sarah Medellu Nurmadilla, Nesyana Nurul Fadhilah Ali Polanunu Nurul Fadilah Ali Polanunu Pratiwi Nasir Hamzah Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rahmawati Rahmawati Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Ratih Natasha Reeny Purnamasari Juhamran Reny Purnamasari Juhamran Rezky Pratiwi L Basri Rezky Putri Indarwati Abdullah Shofiyah Latief Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sigit Dwi Pramono Sri Irmandha Kusumardhani Sri Julyani Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri St. Halima Asrah Suliati P. Amir Sumarni Susiawaty Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Trisha Mel Anggun Koedoeboen Utomo Andi Pangnguriseng Windy Nurul Aisyah Yusriani Mangarengi Zarah Alifani Dzulhijjah Zulfahmidah Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulfiyah Surdam