Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Physicochemical Profile of Red Ginger (Zingiber officinale) SNEDDS as Potential Antidiabetic Sumantri Abdullah, Surya; Sudewi, Sri; Antasionasti, Irma; Rezky Putri Indarwati Abdullah
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i2.64731

Abstract

This study developed a Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) of red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) to enhance its stability and bioavailability. 8 formulations (F1–F8) were tested with varying Tween 80 : PEG 400 ratios (Smix 4.5 mL). Formula F7 (2.8 : 1.8 mL) produced a water-clear emulsion with pH 5.20 ± 0.02 and excellent stability for 28 days. PSA results showed droplet size 20.33 ± 0.57 nm, PDI 0.430 ± 0.053, and zeta potential −19.58 ± 1.50 mV. These findings indicated that F7 is the optimum, physicochemically stable SNEDDS formulation, potentially improving solubility and oral bioavailability of red ginger’s active compounds as a phytopharmaceutical antidiabetic candidate Keywords: red ginger, SNEDDS, nanoemulsion, physicochemical stability
PKM Pelatihan dan Pendampingan Produksi Sabun Organik Pala Kelompok Ibu Dusun Kema III dan Ibu Majelis Ta’lim Al Munawarah di Minahasa Utara Abdullah, Surya Sumantri; Antasionasti, Irma; Masengi, Angelina Stevany Regina; Jayanto, Imam; Abdullah, Rezky Putri Indarwati
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/vnfax265

Abstract

Mata pencaharian masyarakat Desa Kema III kabupaten Minahasa Utara sebagian besar adalah nelayan. Sebagian besar perempuan di desa Kema III adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja terdiri dari komunitas majelis taklim dan kelompok ibu dusun. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan hasil tangkapan tidak menentu. Kelompok Ibu di Desa Kema III menganggur dan tidak punya penghasilan. Hal ini tentu sangat memberatkan beban ekonomi keluarga terutama ditambah dengan inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang harus tetap dipenuhi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan produk sabun dengan tetap memperhatikan kualitas yang memenuhi standar kesehatan dengan memanfaatkan bahan organik minyak Pala. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali perempuan di Desa Kema III dengan ketrampilan pembuatan produk sabun yang dapat digunakan sebagai rintisan usaha untuk menopang ekonomi keluarga. Kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan, dan tahap pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, peserta pelatihan mendapatkan keterampilan untuk memproduksi produk sabun yang dapat dapat dipasarkan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Efektivitas terapi musik dalam menurunkan gejala kecemasan pada pasien gangguan jiwa: A literature review Amkar, Musvirah Safitri; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Bakhtiar, Ilma Khaerina Amaliyah; Ismail, Muhammad Wirasto; Azis, Uyuni
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2244

Abstract

Background: Mental disorders are chronic conditions with symptoms of anxiety that often arise and impact patients' quality of life. The high prevalence of mental disorders in Indonesia demands effective interventions to manage anxiety. Pharmacological therapy and music therapy are safe and easy-to-apply non-pharmacological options that have been proven to reduce anxiety in various patient groups. Purpose: To describe the mechanism of action of music therapy in reducing anxiety, evaluate previous research findings on music therapy in patients with mental disorders, and provide recommendations for the application of music therapy in psychiatric clinical practice. Method: The literature review study used the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) method. The article search design was formulated using PICOS, namely P (problem, patient, or population), I (intervention, prognostic factor, or exposure), C (comparison or control), O (outcome), and S (study). The literature search was conducted using Google Scholar, PubMed NCBI, ScienceDirect, and Elsevier with the keywords “music therapy” AND “anxiety disorder” AND “psychiatric patients” AND “mental disorder” AND “music intervention” AND “anxiety reduction”. A total of 323 articles were identified and then screened according to the topic of discussion, resulting in 15 selected articles. Results: Music therapy has been proven effective in reducing anxiety symptoms in patients with mental disorders through neurobiological and neuroendocrine mechanisms, namely by decreasing amygdala activation, increasing prefrontal cortex activity, and lowering cortisol levels. Research shows a moderate to large effect (Cohen’s d = 0.74) that is consistent across various diagnoses and ages, with benefits that can last up to 12 months. This therapy is recommended to be conducted 2–3 times per week for a minimum of 8 weeks, combined with conventional therapy and tailored to the patient's preferences and culture. Conclusion: Music therapy is effective in reducing anxiety in patients with mental disorders through neurobiological and neuroendocrine mechanisms. Research shows consistent moderate to large clinical effects across various diagnoses and ages, which can last up to 12 months. This therapy is recommended as a complementary therapy alongside conventional therapy, tailored to the patient's preferences and culture.   Keywords: Anxiety Disorders; Mental Disorders; Music Therapy; Therapeutic Intervention.   Pendahuluan: Gangguan jiwa merupakan kondisi kronis dengan gejala kecemasan yang sering muncul dan berdampak pada kualitas hidup pasien. Tingginya prevalensi gangguan jiwa di Indonesia menuntut adanya intervensi efektif untuk mengelola kecemasan. Terapi farmakologis, terapi musik menjadi pilihan nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan, serta terbukti menurunkan kecemasan pada berbagai kelompok pasien. Tujuan: Untuk mendeskripsikan mekanisme kerja terapi musik terhadap penurunan kecemasan, mengevaluasi hasil penelitian terdahulu mengenai terapi musik pada pasien gangguan jiwa, memberikan rekomendasi penerapan terapi musik dalam praktik klinis psikiatri Metode: Penelitian literature review menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Desain pencarian artikel dengan merumuskan PICOS yaitu P (problem, patient, or population), I (intervention, prognostic factor, or exposure), C (comparison or control), O (outcome) dan S (study). Pencarian literatur yang digunakan berasal dari Google Scholar, PubMed NCBI, ScienceDirect, dan Elsevier dengan kata kunci “music therapy” AND “anxiety disorder” AND “psychiatric patients” AND “mental disorder” AND “music intervention” AND “anxiety reduction”. Mengidentifikasi 323 artikel selanjutnya dilakukan penyaringan sesuai dengan topik bahasan mendapatkan 15 artikel yang dipilih. Hasil: Terapi musik terbukti efektif menurunkan gejala kecemasan pada pasien gangguan jiwa melalui mekanisme neurobiologis dan neuroendokrin, yaitu menurunkan aktivasi amigdala, meningkatkan aktivitas prefrontal cortex, serta menurunkan kadar kortisol. Penelitian menunjukkan efek sedang hingga besar (Cohen’s d = 0.74) yang konsisten pada berbagai diagnosis dan usia, dengan manfaat yang dapat bertahan hingga 12 bulan. Terapi ini direkomendasikan dilakukan 2–3 kali per minggu selama minimal 8 minggu, dikombinasikan dengan terapi konvensional dan disesuaikan dengan preferensi serta budaya pasien. Simpulan: Terapi musik efektif menurunkan kecemasan pada pasien gangguan jiwa melalui mekanisme neurobiologis dan neuroendokrin. Penelitian menunjukkan efek klinis sedang hingga besar yang konsisten pada berbagai diagnosis dan usia, serta dapat bertahan hingga 12 bulan. Terapi ini direkomendasikan sebagai terapi komplementer bersama terapi konvensional dengan penyesuaian terhadap preferensi dan budaya pasien.   Kata Kunci: Gangguan Jiwa; Gangguan Kecemasan; Intervensi Terapeutik; Terapi Musik.
Hubungan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di Perusahaan Rezky Putri Indarwati Abdullah
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i1.103

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat oleh suatu perusahaan untuk mencegah timbulnya kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja dengan cara menganalisis suatu pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta dapat memberikan tindakan apabila terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kelelahan kerja memberi kontribusi 50% terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Mengetahui hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja pada pekerja PT. Semen Tonasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan pekerja bagian unit QC PT. Semen Tonasa, berjumlah 43 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data digunakan data primer yakni wawancara melalui kuesioner. Didapatkan beban kerja mental kategori ringan 3 orang, sedang 35 orang, berat 5 orang. Hasil uji chi-square tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja (p= 0,140 lebih dari a = 0,05). Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja.
Hubungan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di Perusahaan Rezky Putri Indarwati Abdullah
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i1.103

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat oleh suatu perusahaan untuk mencegah timbulnya kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja dengan cara menganalisis suatu pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta dapat memberikan tindakan apabila terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kelelahan kerja memberi kontribusi 50% terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Mengetahui hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja pada pekerja PT. Semen Tonasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan pekerja bagian unit QC PT. Semen Tonasa, berjumlah 43 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data digunakan data primer yakni wawancara melalui kuesioner. Didapatkan beban kerja mental kategori ringan 3 orang, sedang 35 orang, berat 5 orang. Hasil uji chi-square tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja (p= 0,140 lebih dari a = 0,05). Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdullah, Fatamorgana Abdullah, Surya Sumantri Aining Rezkyana Amkar, Musvirah Safitri Andi Dwi Wahyuni Andi Retno Afifah Angelina Stevany Regina Masengi Anggita, Dwi Annisa Nabila, Annisa Antasionasti, Irma Arifin Bando, Achmad Syafii Aritzah, Nur Azis, Uyuni Bakhtiar, Ilma Khaerina Amaliyah Bamahary, Aryanti R Cahyani, Putri Aulia Daeng Kanang, Indah Lestari Dahlia Dahlia Dahliah, Dahliah Darussalam, A. Muh Nurdiansyah Dewi, Ridha Kurnia Sulistiawati Diennillah, Naufal Ilmi Elly Suoth Febie Irsandy Syahruddin Fendy Dwimartyono Gani, Aziz Beru Habibasari, Mila Haris, Haslianti H. Hawaidah, Hawaidah Hidayat, Lujna Adharani Ida Putri Ihsani Ida Royani Ihsani, Ida Putri Indah Lestari Daeng Kanang Irma Nur Afiah Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ishak, Muh. Fadlurrahman Ismail, Muhammad Wirasto Jayanto, Imam K, Irna Diyana Kartika M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdi Umar Moudyana Lukman Muhajir, Agung Musa, Inna Mutmainnah N, Hermiaty Nasaruddin, Hermiaty Natsir, Pratiwi Nevi sulvita karsa Nur Azizah Palloge, Salahuddin A. Palloge, Salahuddin Andi Pranomo, Sigit Dwi Prema Hapsari Purnomo, Sigit Dwi Putri Reni Ramadhani, Karlinda Novira Rasfayanah, Rasfayanah Reni, Putri Rizqi, Ain Tajriani Rundengan, Gerald Rundengan, Gerald Edward Safitri, Asrini Sam, A. Dhedie Prasatia Shofiyah Latief Sigit Dwi Purnomo Sommeng, Faisal Sri Sudewi, Sri Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Sumantri Abdullah, Surya Usman Musa, Muflih Wiriansya, Edward Pandu Yanti, Andi Kartini Eka Yuniati, Lisa