Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri untuk Meningkatkan Kualitas Data Gizi Anak Makassar Irma Nur Afiah; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Andi Dwi Wahyuni
Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/svargapena.v2i1.123

Abstract

Posyandu in Paropo Subdistrict, Makassar City, plays a crucial role in community health services, particularly in child growth monitoring. However, Posyandu cadres face challenges in applying proper anthropometric principles due to limited knowledge and skills in conducting static and dynamic anthropometric measurements. This condition affects the accuracy of children's weight and height data and leads to the lack of follow-up from local authorities in addressing nutritional issues. This Community Service Program (PKM) aims to enhance the competencies of Posyandu cadres in anthropometric measurements through ergonomics-based training. The evaluation results indicate a significant improvement in Posyandu cadres' understanding and skills in performing accurate anthropometric measurements. This competency enhancement contributes to better-quality anthropometric data, which can be utilized as a basis for child health policies. This program is expected to be sustainable with the support of local government to improve community health services.Keywords: Anthropometry, Posyandu cadres, ergonomics, static and dynamic measurement, child health.
Gambaran Faktor Penyebab Stres Psikologi pada Penderita Tuberkulosis yang Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Ramadhani, Karlinda Novira; Sommeng, Faisal; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Anggita, Dwi; Ismail, Muhammad Wirasto
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i2.9485

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan sosial. Peningkatan kasus TB di Indonesia, termasuk di Makassar, disertai dengan stigma dan tekanan ekonomi, yang dapat memicu stres pada penderita. Durasi pengobatan yang panjang serta efek samping obat turut memperburuk kondisi psikologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres psikologi pada penderita tuberkulosis yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Ibnu Sina YW UMI Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pekerjaan, pendapatan, dan dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan dengan tingkat stres pada pasien tuberkulosis paru yang menjalani rawat inap. Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling berpengaruh, dengan mayoritas penderita mengalami stres ringan. Sementara itu, faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan kepatuhan minum obat tidak berhubungan dengan tingkat stres. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam mengurangi stres pada pasien tuberkulosis paru. Upaya peningkatan dukungan sosial dan ekonomi dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien.
HUBUNGAN MIKROBIOTA USUS DENGAN POLA MAKAN PADA ANAK STUNTING Dewi, Ridha Kurnia Sulistiawati; Bamahary, Aryanti R; Abdullah, Rezky Putri Indarwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.49185

Abstract

Stunting (pendek) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Komposisi mikrobiota usus terbentuk dalam tahun pertama kehidupan dan bertransformasi ke mikrobiota tipe dewasa yang diakibatkan oleh faktor inang dan faktor eksternal, termasuk efek dari mikrobiota itusendiri, perubahan perkembangan di lingkungan usus, dan transisi ke diet orang dewasa. Pola makan adalah kebiasaan makan seseorang yang mencakup jenis dan frekuensi konsumsi makanan. Gizi kurang disebabkan olehrendahnya asupan energi dari protein makanan serta terjadi secara kronis. Penelitian ini menggunakan metode Literatur Review, dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data dengan menggunakan penelusuran jurnal pada GoogleScholar, PubMed, Gale dan akses pencarian literatur lainnya yang berhubungan dengan topik penelitian menggunakan kata kunci yang dipilih yakni: Mikrobiota Usus, Stunting, Pola Makan. Penelitian ini menggunakan 8 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional.
Characteristics of Heart Failure Patients Undergoing Intensive Care at Ibnu Sina YW-Umi Makassar Hospital in 2023 Darussalam, A. Muh Nurdiansyah; Sommeng, Faisal; Abdullah, Rezky Putri Indarwati
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7287

Abstract

Heart failure is a non-communicable disease which is the number one cause of death every year. Heart failure is caused by several avoidable and unavoidable factors. The prevalence of heart failure patients fluctuates from year to year. Considering the high incidence of heart failure, this research was conducted to identify the characteristics of heart failure patients at Ibnu Sina Hospital Makassar in 2023. The type of research is descriptive observational. Data were analyzed via Microsoft EXCEL and presented in table form. The research results showed that the majority of heart failure patients were aged 46 – 65 years in the adult category and were male. Heart failure patients have no history of smoking, no history of diabetes mellitus, and no hypertension. The majority of patients have a history of the cause category Coronary Artery Desease (CAD). Description of the death rate in heart failure patients as many as 9 people. The conclusion is that heart failure occurs at the age of 46 – 65 years and the majority are male with factors causing Coronary Artery Disease (CAD). Further studies need to be carried out in order to obtain fairly representative data.
PENGARUH KADAR HbA1c PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI MAKROVASKULAR DAN MIKROVASKULAR DI RUMAH SAKIT IBNU SINA YW UMI MAKASSAR Cahyani, Putri Aulia; Rasfayanah, Rasfayanah; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Natsir, Pratiwi; Irmayanti, Irmayanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.26963

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kencing manis yang disebabkan oleh peningkatan gula darah akibat penurunan sekresi insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas. Diabetes Melitus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan kadar glukosa darah dan HbA1c. Tes hemoglobin A1c digunakan untuk mengevaluasi tingkat kontrol glukosa darah seseorang. Komplikasi yang terjadi akibat penyakit DM dapat berupa gangguan pada pembuluh darah baik makrovaskular maupun mikrovaskular, serta gangguan pada sistem saraf atau neuropati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar HbA1c pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular di Rumah Sakit Ibnu Sina YW UMI Makassar. Metode yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross sectional dimana data diperoleh data sekunder yang berupa rekam medis penderita. Hasil penelitian dari 57 data yang diambil, perempuan lebih banyak mengalami komplikasi daripada laki-laki dan mayoritas kadar HbA1c yang diperoleh > 7% sebanyak 96,5%. Komplikasi makrovaskular yang terbanyak adalah ulkus diabetik sebanyak 78,9%, dan komplikasi mikrovaskular yang terbanyak adalah neuropati diabetik sebanyak 78,3%. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar HbA1c dengan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular dengan nilai signifikansi sebesar 0,947. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar HbA1c dengan pasien DM tipe 2 dengan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular di Rumah Sakit Ibnu Sina YW UMI Makassar dengan nilai signifikansi sebesar 0,947 (> 0,05).
LAPORAN KASUS : RINOSINUSITIS KRONIS DENGAN POLIP HIDUNG PADA PASIEN PEREMPUAN USIA 58 TAHUN Diennillah, Naufal Ilmi; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Habibasari, Mila
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33268

Abstract

Rinosinusitis adalah terjadinya inflamasi di mukosa cavum nasi dan sinus paranasalis yang memenuhi kriteria seperti rasa tersumbat area hidung, keluar cairan, nyeri tekan, dan indra penciuman berkurang. Seorang wanita berusia 58 tahun mendatangi poliklinik THT-KL RSUD H. Andi Daeng Radja, Bulukumba. Pasien mengeluhkan hidung tersumbat yang dirasakan sejak setahun yang lalu dan memperparah sebulan terakhir. Gejala disertai keluarnya cairan bening yang tidak berbau, penurunan indra penciuman, sakit kepala berulang, nyeri pada wajah, serta sering mengalami bersin dan hidung tersumbat saat terkena debu. Pemeriksaan rhinoskopi anterior ditemukan benjolan berwarna putih pucat dan mengkilap, halus, dapat dengan mudah digerakkan, memiliki tangkai, dan tidak nyeri saat disentuh di kedua rongga hidung. Penatalaksanaan pasien dilakukan dengan pemberian kortikosteroid dan tindakan polipektomi operatif. Peradangan kronis pada rongga hidung adalah faktor pemicu yang dapat menyebabkan terbentuknya polip hidung. Penanganan dini terhadap peradangan ini dapat mencegah terbentuknya polip hidung. Pengobatan awal melibatkan kortikosteroid intranasal dan irigasi hidung. Kortikosteroid efektif dalam meredakan gejala, memperkecil polip, dan mencegah komplikasi serta kekambuhan. Untuk kasus yang lebih parah atau berulang, pembedahan mungkin diperlukan. Terapi medikamentosa lebih diutamakan untuk kasus polip sedang, sedangkan pembedahan di bawah anestesi umum dilakukan untuk kondisi lebih parah atau yang melibatkan anosmia dan infeksi berulang.
Effectiveness Of Layer Leaves In Reducing Uric Acid Levels Putri Reni; Dahlia, Dahlia; Rezky Putri Indarwati Abdullah
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout disease has emerged recently, affecting the majority of people, not only the elderly but also young people. This is based on an unhealthy lifestyle that triggers the emergence of various diseases, one of which is gout. This study aims to determine the effectiveness of consuming boiled water from bay leaves (Syzygium polyanthum) in reducing uric acid levels. This research was carried out by collecting data from various sources, research journals conducted previously. The research results show that boiled bay leaf water can reduce uric acid levels because it contains several compounds such as essential oils, flavonoids and tannins. Flavonoids are secondary metabolite compounds that have the ability to prevent the formation of the xanthine oxidase enzyme. From these results, bay leaves are effective in reducing uric acid levels
Comparison of the reduction in blood glucose levels of mice (mus musculus) given boiled water from ginger (zingiber officinale) with metformin Ida Royani; Aining Rezkyana; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Irmayanti Haidir Bima; Febie Irsandy Syahruddin
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elevated blood sugar levels that exceed the established normal limits are a typical symptom of diabetes, a metabolic disorder. Traditional medicine is said to have fewer side effects than modern medicine, which has led to its long history of being favored by many people diagnosed with diabetes. People often use ginger as an herbal remedy for hypoglycemia. Ginger can be used as a natural antidiabetic drug due to the antiglycemic effect of its flavonoid content. To determine the comparison of blood glucose levels of mice (Mus musculus) given water decoction of ginger (Zingiber officinale) with metformin.Experimental research with pre and post test randomized controlled group design There was a decrease in the average blood glucose level of mice (Mus musculus) given water decoction of ginger (Zingiber officinale), from ±185.5 mg/dL to ±136.17 mg/dL, but not as good as metformin, which decreased from ±191 .17 mg/dL to ±108.67 mg/dL. Water decoction of ginger (Zingiber officinale) can reduce fasting blood glucose levels in mice (Mus musculus) although not as well as mice (Mus musculus) given metformin.
Hubungan Antara Gula Darah Puasa dan Proteinuria Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Hidayati, Prema Hapsari; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Budiman, Budiman
Wal'afiat Hospital Journal Vol 1 No 1 (2020): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.513 KB) | DOI: 10.33096/whj.v1i1.4

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Kontrol glikemik yang buruk, dengan dapat meningkatkan kemungkinan kejadian gagal ginjal kronik yang ditandai dengan adanya proteinuria. Gula darah puasa sebagai salah satu indikator kontrol glikrmik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kadar glukosa darah puasa (GDP) dengan proteinuria pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasi, dengan pendekatan cross sectional dan tehnik consecutive sampling untuk pengambilan sampel. Pada penelitian ini didapatkan 32 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kadar GDP normal didapatkan pada 13 subjek penelitian dan GDP tinggi 19 subjek. Pada pemeriksaan proteinuria, tidak satupun sampel dengan GDP normal yang mengalami proteinuria. Sedangkan pada kelompok dengan kadar GDP tinggi didapatkan 8 orang yang mengalami proteinuria, dengan derajat proteinuria (+) sebanyak 4 orang, proteinuria (++) 1 orang, proteinuria (+++) 2 orang dan proteinuria (++++) didapatkan 1 orang. Setelah dilakukan analisis uji Chi-Square didapatkan hubungan yang signifikan antara GDP dengan kejadian proteinuria pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p value 0,010 (p kurang dari 0,05). Namun tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara GDP dengan derajat proteinuria pada pasien DM tipe 2 (p value 0,121). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara GDP dengan kejadian proteinuria pada pasien DM tipe 2. Namun tidak dengan derajat keparahan proteinuria.
Hubungan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di Perusahaan Abdullah, Rezky Putri Indarwati
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i1.103

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat oleh suatu perusahaan untuk mencegah timbulnya kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja dengan cara menganalisis suatu pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta dapat memberikan tindakan apabila terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kelelahan kerja memberi kontribusi 50% terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Mengetahui hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja pada pekerja PT. Semen Tonasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan pekerja bagian unit QC PT. Semen Tonasa, berjumlah 43 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data digunakan data primer yakni wawancara melalui kuesioner. Didapatkan beban kerja mental kategori ringan 3 orang, sedang 35 orang, berat 5 orang. Hasil uji chi-square tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja (p= 0,140 lebih dari a = 0,05). Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan beban kerja mental dengan kelelahan kerja.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdullah, Fatamorgana Abdullah, Surya Sumantri Aining Rezkyana Akbari, Ananda Hikmal Amkar, Musvirah Safitri Andi Dwi Wahyuni Andi Retno Afifah Angelina Stevany Regina Masengi Anggita, Dwi Annisa Nabila, Annisa Antasionasti, Irma Arifin Bando, Achmad Syafii Aritzah, Nur Azis, Uyuni Bakhtiar, Ilma Khaerina Amaliyah Bamahary, Aryanti R Budiman Budiman Cahyani, Putri Aulia Daeng Kanang, Indah Lestari Dahlia Dahlia Dahliah, Dahliah Darussalam, A. Muh Nurdiansyah Dewi, Ridha Kurnia Sulistiawati Diennillah, Naufal Ilmi Elly Suoth Febie Irsandy Syahruddin Fendy Dwimartyono Gani, Aziz Beru Habibasari, Mila Haris, Haslianti H. Hawaidah, Hawaidah Hidayat, Lujna Adharani Ida Putri Ihsani Ida Royani Ihsani, Ida Putri Indah Lestari Daeng Kanang Irma Nur Afiah Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ishak, Muh. Fadlurrahman Ismail, Muhammad Wirasto Jayanto, Imam K, Irna Diyana Kartika M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdi Umar Moudyana Lukman Muhajir, Agung Musa, Inna Mutmainnah N, Hermiaty Nasaruddin, Hermiaty Natsir, Pratiwi Nevi sulvita karsa Nur Azizah Nur, A. Ainun Wulandari Palloge, Salahuddin A. Palloge, Salahuddin Andi Pranomo, Sigit Dwi Prema Hapsari Purnomo, Sigit Dwi Putri Reni Ramadhani, Karlinda Novira Rasfayanah, Rasfayanah Reni, Putri Rizqi, Ain Tajriani Rundengan, Gerald Rundengan, Gerald Edward Safitri, Asrini Sam, A. Dhedie Prasatia Shofiyah Latief Sigit Dwi Purnomo Sommeng, Faisal Sri Sudewi, Sri Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Sumantri Abdullah, Surya Tasiam, Ezrani Usman Musa, Muflih Wiriansya, Edward Pandu Yanti, Andi Kartini Eka Yuniati, Lisa