Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KETERAMPILAN GURU PADA PEMBELAJARAN Isna Oktadiani; Helmy Fitriawan; Muhammad Nurwahidin; Riswandi Riswandi; Herpratiwi Herpratiwi
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membawa perspektif baru pada tatanan kehidupan, terutama dunia pendidikan yang dituntut dapat mengikuti perubahan dan perkembangan tersebut. Kemampuan guru diharapkan dapat menyampaikan pembelajaran secara kolaboratif, dengan metode yang bervariatif dan mendapatkan hasil yang optimal pada peserta didik. salah satu komponen yang mendukung dalam penyampaian pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran. Keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi informasi yang baik dan efektif menjadi tantangan bagi guru. Metode penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review) terkait efektivitas pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi terhadap keterampilan guru pada pembelajaran. Pendekatan pencarian informasi berupa artikel melalui laman Google Scholar atau Google Cendikia, dengan kata kunci “Efektivitas Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Terhadap Keterampilan Guru Pada Pembelajaran”. Hasil literature review  bahwa dengan mengikuti pelatihan, keterampilan guru dalam mengembangkan media dapat mengikuti pesatnya perkembangan teknologi menjadi  lebih update, sehingga menarik minat serta semangat motivasi peserta didik dalam belajar, dan terciptanya pembelajaran interaktif, efektif, dan efisien. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pelatihan, Teknologi Informasi, Keterampilan Guru
PELATIHAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNTUK SEKOLAH Sri Sudaryanti; Muhammad Nurwahidin; Riswandi Riswandi
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar dikemas sederhana dan mendalam yang difokuskan pada esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan tingkatan fasenya. Kenyataan dilapangan kesiapan guru dalam hal merancang pembelajaran sangatlah minim pengetahuan hal ini dapat diketahui dari kesiapan guru dalam merancang modul pembelajaran dalam mencapai tujuan dari kurikulum merdeka penelitian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan modul pembelajaran berbasis teknologi pembelajaran untuk sekolah.Metode systematic literature review (SLR) dipakai pada kaji ini. Semua artikel dan dokumentasi yang relevan dipakai pada proses pengumpulan data. Simpulan dari penelitian ini berdasakan literature yang dianalisis didapatkan hasil bahwa pelatihan modul pembelajaran berbasis teknologi pembelajaran untuk sekolah sangat dibutuhkan, mengingat dengan majunya tekologi informasi dan komunikasi tentunya peranan guru sangatlah diharapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Development of a Model of Transformational Leadership Behavior and Ethical Leadership of Elementary School Principals in Creating Excellent Schools Devi Ariani; Riswandi Riswandi; Dina Maulina
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 5 No. 4 (2024): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v5i4.614

Abstract

Objective: This research aims to demonstrate elementary school principals' transformational and ethical leadership behavior. Method: This research is a type of research and development (R&D) research, and the development carried out refers to the Borg & Gall theory. The population of this study was school principals in Cluster 1 Diponegoro, Kasui District, Way Kanan Regency. The sample for this research was determined using a total sampling technique based on the research objectives: nine school principals in Gugus 1 Diponegoro. The data collection tool uses a valid and reliable questionnaire instrument. The data analysis technique uses a practicality test and questionnaire feasibility test with a calculated average value of 90 in the practical category. Results: The research results show that the model of transformational leadership behavior and ethical leadership of elementary school principals is practical. This is because the model of transformational leadership behavior and ethical leadership of school principals can significantly influence the quality and performance of teaching staff to create superior schools. Novelty: This research studies the topic further, showing that the model of transformational leadership behavior and ethical leadership of school principals greatly influence the quality and performance of teachers.
Pelatihan Merancang Sekolah Hijau (Green School) pada Sekolah Dasar di Kabupaten Pesawaran Riswandi; Lungit Wicaksono; Mujiyati; Fadhilah Khairani
Nuwo Abdimas Vol. 1 No. 1 (2022): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta kesiapan yang harus dirancang oleh kepala sekolah dan guru-guru untuk mencapai sekolah hijau (Green School) pada sekolah dasar di Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu: (1) ceramah; menyajikan analisis berbagai peraturan pemerintah terkait sekolah hijau; (2) brainstorming dan diskusi; menggali informasi terkait pemahaman peserta dan upaya yang telah dilakukan; (3) bermain peran; meningkatkan kemampuan leadership peserta; dan (4) analisis dokumen yang diperlukan untuk merancang sekolah hijau (Green School). Sasaran kegiatan adalah kepala sekolah dan guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Pesawaran. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah kepala sekolah dan guru mengetahui dan memahami peraturan, konsep, leadership dan hal teknis yang berkaitan dengan merancang sekolah hijau (Green School). Hasil analisis kegiatan pelatihan merancang sekolah hijau bagi guru-guru sekolah dasar di kabupaten Pesawaran menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase antara nilai pre-test dengan nilai post-test pada peserta pelatihan yaitu sebesar 51,44%, dengan nilai rata-rata pre-test peserta pelatihan adalah 53,67 dan rata-rata nilai post-test peserta pelatihan adalah 80,33. Hal ini dapat disimpulkan bahwa persentase peningkatan menunjukkan pelatihan merancang sekolah hijau bermanfaat bagi guru-guru sekolah dasar di kabupaten Pesawaran, sehingga melalui pelatihan ini diharapkan guru-guru dapat menciptakan sekolah hijau di tempat bekerjanya masing-masing.
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Iin Kurniawati; Handoko Handoko; Riswandi Riswandi; Herpratiwi Herpratiwi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2025: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru di sekolah dasar 2) mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru di sekolah dasar 3) mengetahui pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah dah lingkungan kerja terhadap kinerja guru di sekolah dasar. Penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan korelasi dengan desain penelitian ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah guru di SD Negeri Se-Gugus Melati Kecamatan Metro Pusat, dengan sampel 86 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 1) terdapat pengaruh positif antara kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar yang ditunjukkan berdasarkan nilai Fhitung = 80,018 > Ftabel 1,46 dengan kontribusi sebesar 48,8% terhadap kinerja guru. 2) terdapat pengaruh positif antara lingkungan kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar yang ditunjukkan berdasarkan nilai Fhitung = 87,779 > Ftabel 1,46 dengan kontribusi sebesar 51,1% terhadap kinerja guru. 3) terdapat pengaruh positif antara kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar yang ditunjukkan berdasarkan nilai Fhitung = 72,052 > Ftabel = 1,46 dengan kontribusi sebesar 62,6% terhadap kinerja guru sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
The Effect of Teacher Professional Competence on Education Quality: A Literature Review Hasan Hariri; Mohamad Thobi; Sowiyah Sowiyah; Riswandi Riswandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.6051

Abstract

Many aspects affect the quality education, one of which is the professional competence of teachers. Teacher competence is interesting topic to learn. This article aims to examine the effect of teacher professional competence on quality education. The articles used in this literature review were those obtained through Google Scholar by using the keywords teacher professional competence and quality oeducation. Based on the results of the literature review, the authors found that the professional competence of teachers has a positive and significant effect on the education quality. Keywords: teacher professional competence, quality education, literature review.
The Influence of Elementary School Principal's Transformational Leadership Behavior in Cultivating Entrepreneurial Character of the Millennial Generation Riswandi Riswandi; Aradatullah Dita Illahiyah; Deviyanti Pangestu; Nur Ridha Utami
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6506

Abstract

The rapid and complex changes in education today demand the presence of leaders who are able to overcome the challenges. Principals who practice transformational leadership encourage millennial teachers to have a clear vision, flexibility and the ability to cope with changes in education. The purpose of this study was to analyze and determine the effect of transformational leadership behavior of elementary school principals on building the entrepreneurship character of the millennial generation in Tanjung Karang Barat Sub-district, Bandar Lampung City. This research uses a quantitative approach. The population in this study was 131 elementary school educators in Tanjung Karang Barat District, Bandar Lampung City so that 56 educators. Data collection was carried out using a questionnaire. Data analysis used simple regression which had previously been carried out regression prerequisite tests, namely normality test and linearity test. The results of this study indicate that there is a positive and significant effect of transformational leadership behavior of elementary school principals on the entrepreneurial character of the millennial generation in Tanjung Karang Barat District, Bandar Lampung City with the acquisition of the namely 5.276> 2.005. The conclusion in this study is that with inspirational and empowering leadership, principals can motivate and influence millennial educators to build an attitude of entrepreneurship, innovation and independence needed to face real-world challenges and contribute positively to the world of education and society at large.
Situational Leadership in Schools: A Literature Review Fransiska Pangestuti; Hasan Hariri; Sowiyah Sowiyah; Riswandi Riswandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan kepemimpinan situasional di sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Metode yang digunakan yaitu studi literatur yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel yang berkaitan dengan penerapan kepemimpinan situasional di sekolah. Penulis mengumpulkan artikel berbahasa Inggris dan Indonesia dari Google Scholar untuk melengkapi penelitian ini, yang diterbitkan dari tahun 2020 hingga 2024. Dari berbagai artikel tersebut, penelitian menyortir 23 artikel yang relevan dengan kata kunci "kepemimpinan situasional", "kepala sekolah", dan "sekolah". Selanjutnya, artikel tersebut dianalisis dan disusun menjadi sebuah pembahasan yang ditulis dalam artikel ini. Dalam menjalankan peran dan tanggungjawabnya, setiap kepala sekolah memiliki karakter atau gaya kepemimpinan yang khas. Salah satu gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan oleh seorang pemimpin (kepala sekolah) adalah gaya kepemimpinan situasional (Situasioanal Leadership) yang dikembangkan oleh Paul Hersey dan Ken Blanchard. Hersey dan Blanchard mengidentifikasi gaya kepemimpinan situasioanal dalam empat dimensi yaitu telling, selling, participating, dan delegating. Melalui empat dimensi kepemimpinan situasional tersebut, pada kajian literatur ini penulis menemukan bahwa penerapan kepemimpinan situasional di sekolah dapat mempengaruhi 1) peningkatkan mutu sekolah, 2) tingkat motivasi berprestasi guru, 3) komitmen guru terhadap organisasinya, 4) kinerja guru, 5) profesional guru, 6) motivasi kerja guru, 7) iklim sekolah terhadap integritas guru, 8) budaya sekolah terhadap disiplin kerja guru, 9) komitmen afektif guru, dan 10) komitmen guru terhadap organisasi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kepemimpinan situasional dapat menjadi pendekatan yang relevan dan efektif untuk diterapkan oleh kepala sekolah. Namun hasil tinjauan penulis menunjukkan bahwa kajian literatur dan penelitian yang berkaitan dengan penerapan kepemimpinan situasional kepala sekolah di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif masih sangat jarang dilakukan bahkan belum pernah dilakukan di wilayah Lampung, maka perlu dilakukan kajian lebih lanjut berkaitan dengan hal ini
Situational Leadership Towards Teacher Performance A Literature Review Ayu Oktarina; Hasan Hariri; Sowiyah Sowiyah; Riswandi Riswandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8721

Abstract

Kepemimpinan situasional sangat penting, terutama jika diterapkan di institusi pendidikan. Namun, penelitian mengenai kepemimpinan situasional, khususnya di bidang pendidikan, masih sangat terbatas. Kepemimpinan situasional adalah pola perilaku yang ditunjukkan oleh seorang pemimpin ketika memimpin dan mempengaruhi aktivitas orang lain, baik secara individu maupun kelompok. Teori kepemimpinan situasional didasarkan pada hubungan antara: Tingkat bimbingan dan pengarahan (perilaku tugas) yang diberikan oleh pemimpin. Tingkat dukungan emosional (perilaku hubungan) yang diberikan oleh pemimpin. Dengan menggunakan tinjauan literatur, tujuan ini menguji pengaruh kepemimpinan situasional terhadap kinerja guru. Artikel-artikel yang telah dikumpulkan pada subjek yang sama dan diterbitkan dari tahun 2003 hingga 2023 ditinjau secara sistematis untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan 14 artikel jurnal nasional dan internasional dari Google Scholar dan Science Direct sebagai sumber referensi. Berdasarkan hasil temuan: (1) kepala sekolah menerapkan kepemimpinan situasional dalam merangkul semua pihak untuk melaksanakan tugasnya seperti memberitahu, menjual, berpartisipasi, mendelegasikan, (2) faktor pendukung penerapan kepemimpinan kepala sekolah berupa arahan dan motivasi kepada guru, karyawan, bersikap adil terhadap apa yang harus dilakukan, (3) dampak penerapan gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dapat dilihat dari tingkat kemampuan dan kedewasaan kepemimpinan situasional kepala sekolah dapat dilihat dari tingkat kemampuan dan kedewasaan yang dimiliki kepala sekolah