This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Indonesia Majalah Keperawatan Unpad Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jurnal NERS Jurnal Elemen Journal of Research and Advances in Mathematics Education IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Belitung Nursing Journal IndoMath: Indonesia Mathematics Education Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kesehatan Manarang Media Ilmu Kesehatan Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Ensiklopedia of Journal International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal JKFT Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Syntax Idea Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Kesehatan Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Kesehatan Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Journal of Public Health and Pharmacy JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Journal on Mathematics Education Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Perawatan dalam Penanganan Tindak Kekerasan Pada Wanita dan Keluarganya Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 2 No 6 (1999): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v2i6.89

Abstract

Perkembangan dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia telah menimbulkan berbagai dampak baik yang positif maupun yang negative. Situasi ini telah mengakibatkan peningkatan angka kekerasan. Sesuai dengan definisinya, kekerasan merupakan pelecehan dan penyalahgunaan seksual terhadapa wanita tanpa memandang usia. Kekerasan merupakan situasi yang amat kompleks dan multidimensi yang memerlukan beberapa pendekatan dan intervensi yang spesifik serta terfokus. Hal ini juga berlaku untuk penanganan bagi korban-korban perkosaan atau penyalahgunaan/ kekerasan seksual.Para perawat yang bekerja di garis terdepan telah diperhitungkan sebagai sumber-sumber penting yang mampu menyelesaikan masalah ini secara professional. Mereka juga perlu dilibatkan dalam upaya pencegahan primer, sekunder dan tertier. Development in various aspects of life in Indonesia has produced not only positive impacts but also negative impact of human life which leads to increasing number of violence.According to its definition, violence refers to sexual abuse to women regardless of their age. Violence is a complex and multifacet situation that needs specific approaches and intervention. It applies also in the intervention for victims of rape or sexual abuse.Nurse who are working in the front line are considered to be important resources to professionally solve this problem. They also need to be involved in primary, secondary, and tertiary prevention.
Pengembangan Nilai Florence Nightingale Dalam Pendidikan Keperawatan Di Indonesia Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1 No 3 (1997): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i3.80

Abstract

Florence Nightingale dikenal sebagai perawat dan theorist pertama yang memiliki body of knowledge keperawatan. Nightingale menekankan fokus intervensi keperawatan adalah membuat lingkungan yang kondusif bagi manusia unntuk hidup sehat. Sebagian besar dari pemikiran Nightingale masih relevan dengan pendidikan keperawatan di Indonesia pada masa sekarang maupun yang akan datang. Florence Nightingale has been recognized as the first nurse theorist in development of nursing as a profession which its nursing body of knowledge. Nightingale emphasizes that the focus of nursing intervention is to make the environment to be conducive for healthy living of individuals. Most of Nightingale’s thoughts are still relevance to present and even for future nursing education in Indonesia.
Terapi Spesialis Keperawatan Jiwa terhadap Klien dan Keluarga Winda Ratna Wulan; Achir Yani S. Hamid; Novy Helena
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 18 No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v18i1.399

Abstract

Sejak Juli 2013, Rumah Sakit Provinsi Jawa Barat membuka Poli Konseling Psikiatri di Grha Atma yang melibatkan perawat spesialis keperawatan jiwa. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan penelitian survei dengan metode kuantitatif dan menggunakan rancangan cross sectional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik klien dan keluarga yang berkonsultasi di Poli Konseling, terapi spesialis keperawatan jiwa yang banyak digunakan dan keberhasilan terapi spesialis keperawatan jiwa terhadap klien dan keluarga. Sebagian besar klien dan keluarga yang melakukan konseling dengan datang langsung berdasarkan rujukan dari dokter spesialis kesehatan jiwa kepada klien rawat jalan di Grha Atma. Pada penelitian ini didapatkan bahwa kelompok terbesar adalah kelompok jenis kelamin perempuan usia 20-40 tahun, berpendidikan SMU, jumlah yang bekerja hampir sama dengan yang tidak bekerja, didiagnosis skizofrenia, sebagian besar klien mengalami harga diri rendah, sedangkan koping keluarga inefektif dialami oleh seluruh keluarga yang mendampingi klien saat konseling. Faktor predisposisi sebagian besar faktor herediter, kegagalan, dan faktor ekonomi, sedangkan faktor presipitasi sebagian besar diakibatkan oleh putus obat antipsikotik, kegagalan, dan faktor ekonomi. Terapi spesialis keperawatan jiwa individu yang paling banyak dilakukan adalah Cognitive Therapy, sedangkan terapi spesialis keperawatan jiwa yang paling banyak dilakukan adalah terapi Family Psycho Education. Jumlah klien yang tuntas melakukan terapi hampir sama dengan yang tidak tuntas melakukan terapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran karakteristik klien dan terapi spesialis yang dilakukan serta untuk membuat suatu bentuk pemberian terapi spesialis keperawatan jiwa yang optimal terhadap kendala-kendala yang ada. Abstract Therapy Specialist Nursing Psychiatric Specialist Therapy. Mental Hospital of West Java province since July 2013 opening poly psychiatric counseling at Grha Atma involving nurse specialist psychiatric nursing. Research conducted using survey research with a quantitative method using cross sectional. The purpose of this study was to identify the characteristics of the client and family are consulted in poly counseling, psychiatric nursing specialist therapy that is widely used and successful psychiatric nursing specialist therapy to clients and families. Most of the client and family counseling based on those referrals come from mental health specialists in outpatient clients at Grha Atma. In this study it was found that the largest group is the age group 20—40 years, female gender, the majority of high school educated, almost the same amount of work with that are not work, the majority of diagnosed schizophrenia, most clients experience low self-esteem while ineffective family coping experienced by the whole family who accompany clients when counseling. Predisposing factors largely hereditary factors, failure and economic factors, while most of the precipitation factor due to antipsychotic drug withdrawal, failures and economic factors. Therapeutic nursing specialist individual soul is the most widely performed while therapy Cognitive Therapy specialist psychiatric nursing is the most widely performed therapy Family Psycho Education. Number of clients who completed therapy similar to incomplete therapy. This study is expected to provide an overview of client characteristics and treatment specialists who performed as well as the constraints that exist to make a form of therapy specialist psychiatric nursing optimal. Keywords: polyclinic counseling, client and family characteristic, psychiatric nursing specialist ther  
Logoterapi Meningkatkan Harga Diri Narapidana Perempuan Pengguna Narkotika Sri Maryatun; Achir Yani S. Hamid; Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 17 No 2 (2014): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v17i2.441

Abstract

Penyalahgunaan narkotika setiap tahunnya mengalami peningkatan termasuk pada kelompok perempuan. Seseorang dapat terjerumus pada penyalahgunaan narkotika ini karena sebelumnya mengalami masalah psikologis. Ketika mereka menjalani hukuman masalah psikologis tersebut dapat memburuk termasuk harga diri rendah. Logoterapi bertujuan meningkatkan harga diri melalui proses penemuan makna hidup. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi pengaruh logoterapi terhadap harga diri narapidana perempuan pengguna narkotika di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA. Penelitian quasi experimental pre-post test with control group ini dilakukan pada 56 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan harga diri (kognitif, perilaku, afektif) yang signifikan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan logoterapi. Logoterapi oleh perawat professional perlu dipertimbangkan sebagai tindakan untuk mengatasi masalah psikologis seperti harga diri rendah, termasuk di lingkungan lembaga pemasyarakatan.                              Abstract Logotherapy Improving Self Esteem of Femaleprisoner’s Narcotics Users. Every year drug abused has increased, including women's groups. An inividu can be involved with drug abuse is because previous experience of psychological problems. When they are in jail the psychological problems may worsen, including low self-esteem. Logotherapy aims to increase self-esteem through the discovery of the meaning of life process. The purpose of this study was to identify the effect of logotherapy to self-esteem of women inmates at the Correctional Institution drug users IIA class. This quasi-experimental pre-post test with control group study was conducted on 56 respondents. The results showed that there were differences in self-esteem (cognitive, behavioral, and affective) significantly in the intervention group before and after logotherapy intervention. Logotherapy by professional nurses need to be considered as measures to overcome psychological problems such as low self-esteem, including within prisons. Keywords:  female prisoner, logotherapy,low self esteem, substance abused
Kesehatan Jiwa Wanita Usia Pada Usia Produktif: Suatu Kajian Masalah Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1 No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.71

Abstract

Kesehatan jiwa wanita sangat mempengaruhi kesehatan wanita. Pada usia produktif gangguan kesehatan jiwa wanita sering berhubungan dengan: perannya sebagai istri, ibu dan pekerja; kondisi kesehatan fisik terutama kondisi bagian tubuh yang menjadi simbol kewanitaan; serta penganiayaan fisik atau mental. Proses berduka, kemurungan, psikosa paska melahirkan, bunuh diri merupakan reaksi negatif dari gangguan terhadap kesehatan jiwa. The status of woman mental health gives a lot of influences to the whole of her health condition. On productive age, the alteration of woman’s mental health  could be induced by her role as wife, mother and worker, her physical condition mainly the condition of sexual organ; as well as physical and mentaly abused. Grieving process, depression, psicosa after labour and suicide are negative responses that was triggered by those alterations.
Pengalaman Perempuan Bekerja Dalam Melaksanakan Tugas Kesehatan Keluarga di Wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi Henny Permatasari; Achir Yani S. Hamid; Setyowati Setyowati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 1 (2008): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i1.195

Abstract

AbstrakPenelitian fenomenologi yang berperspektif perempuan ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman perempuan bekerja berkeluarga dalam melaksanakan perawatan keluarga. Partisipan ditetapkan dengan metode purposif berjumlah enam orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan metode Collaizz’s. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan tema utama dan satu tema tambahan yaitu alasan perempuan bekerja, kekhususan perempuan bekerja, kemampuan manajerial perempuan bekerja, dukungan sosial, kemampuan melaksanakan tugas kesehatan keluarga, kesenjangan antara harapan pekerja dan dukungan institusi kerja, diskriminasi gender, kebutuhan pekerja terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan bekerja mampu melaksanakan tugas kesehatan keluarga dengan dipengaruhi pengetahuan tentang masalah kesehatan, dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan profesional serta hak pekerja untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Perempuan bekerja juga memiliki kebutuhan khusus terhadap pelayanan kesehatan. Perawat kesehatan kerja diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keperawatan yang bersifat promotif untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan perempuan bekerja. AbstractThere is evident that the working women experience numerous problems. The purpose of this feminine perspective phenomenological research was to describe the experience of married working women in carrying out family’s health tasks. There were six women purposively selected to participate in this study. Data was collected using in-depth-interview, exploring the experience of working women in carrying out family’s health tasks and issues related to the experience. Collaizz’s method was utilized to analyse the corrected qualitative data. The result of this study revealed nine themes were the reason for women to work, specification of social support, ability to carry out family health tasks, gap between expectation and insitution’s supporting, working women perception of gender discrimination, women’s need to health care. The research concluded that the working women were capable to carry family health taks which is influenced by their knowledge on health problems, the support of family and professional health providers and the right of providers to have health insurance. The working women also have the special needs of health care services. It is recommended that occupational health nurses should provide nursing care including health promotion and maintenance of health status of working women.
Pengalaman Keluarga dan Nilai Anak Tunagrahita: Metode Penelitian Kualitatif dalam Perseptif Keperawatan Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1 No 3 (1997): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i3.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana pengalaman dan nilai anak tunagrahita yang dipersepsikan oleh ibu. Desain penelitian deskriptif eksploratif dengan metode penelitian kualitatif digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Seratus tiga puluh enam orang ibu yang mempunyai anak tunagrahita telah dipilih secara purposive dan acak untuk memberikan data kualitatif tentang nilai anak tunagrahita yang dipersepsikan ibu, serta sebelah orang ibu dipilih juga secara acak dari 136 sampel tersebut untuk memperoleh informasi tentang pengalaman ibu.Melalui analisis isi teridentifikasi beberapa tema yang merupakan jastifikasi terjadinya tunagrahita, yaitu keinginan Tuhan, hukuman Tuhan dan keturunan. Respons psikologik yang dipersepsikan ibu meliputi syok, denial, marah, depresi dan penerimaan. Kekhawatiran ibu tentang masa depan anak, stigma yang meleket pada anak dan keluarga selalu mengikuti perjalanan hidup keluarga, sementara ibu tetap berupaya mencari alasan mengapa mereka mempunyai anak tunagrahita. Data tentang pengalaman orang tua mempunyai anak tungrahita diklasifikasikan dan diuraikan dalam empat kategori, yaitu pengalaman awal mengasuh anak tunagrahita, pengalaman tanpa akhir, dampak tunagrahita terhadap keluarga dan kekhawatiran utama terhadap anak tunagrahita.Implikasi untuk keperawatan adalah: 1) kebutuhan untuk memberikan informasi sedini mungkin kepada keluarga tentang antisipasi kelainan yang dialami anak; 2) pengembangan program intervensi krisis kepada keluarga; 3) pengembangan program intervensi dini bagi anak tunagrahita; dan 4) pelatihan untuk orang tua. The purpose of this study was to answer the research question how is the experience and value of mentally retarded child as perceived mothers. This descriptive exploratory research design with the qualitative research method were used to answer research question. One hundred thirty-six mothers were purposively and randomly selected to give qualitative data about parent’s value of mental retardation, and eleven of 136 mothers were randomly selected to share their experiences on having a mentally retarded child.The content analysis revealed several themes on mothers justification of having a mentally retarded child, God’s will, God’s punishment, heritage from family. Psychological responses as expressed by mothers identifies as shock, denial, anger, depression, and acceptance. The mothers concern were also emerged : concern about the child future, stigma and searching for reason. Qualitative data on mothers experiences was describe into four categories: 1) the need for providing early information to the family concerning the anticipated disability of the children; 2) development of crisis intervention program for the families; 3) development of early intervention program for the special children; and 4) parenrs training.
Pengalaman Spiritual Perempuan dengan Kanker Serviks Dwi Dahlia Susanti; Achir Yani S Hamid; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14 No 1 (2011): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v14i1.52

Abstract

Studi kualitatif fenomenologi ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman spiritualperempuan dengan kanker serviks dalam konteks asuhan keperawatan kanker serviks dan bagaimana perempuan dengan kankerserviks memaknai pengalaman tersebut. Partisipan dipilih dengan metode purposif sebanyak enam perempuan dengan kankerserviks yang dirawat di sebuah RS di Jakarta. Data diperoleh dengan melalui wawancara mendalam dan dilengkapi catatanlapangan. Analisis data dengan teknik Colaizzi menghasilkan sepuluh tema. Hasil penelitian ini mengungkapkan kehidupanperempuan dengan kanker serviks diawali dengan ketidakpastian dan mengalami penderitaan sepanjang hidupnya tetapisemangat, keyakinan akan Tuhan, dan harapan menjadikan kehidupannya lebih pasti. Hasil penelitian ini memberikan implikasiterhadap pelayanan keperawatan untuk meningkatkan pelaksanaan asuhan keperawatan yang holistik terhadap klien dengankanker serviks.
Peningkatan Pemahaman Perawat Pelaksana dalam Penerapan Keselamatan Pasien Melalui Pelatihan Keselamatan Pasien Sri Yulia; Achir Yani S Hamid; Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 3 (2012): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i3.26

Abstract

AbstrakUpaya membangun budaya keselamatan pasien memerlukan komitmen yang dipengaruhi pengetahuan perawat. Tujuan penelitianquasi experiment ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan keselamatan pasien terhadap pemahaman perawat pelaksanamengenai penerapan keselamatan pasien. Hasil penelitian pada 83 perawat pelaksana di RS XX (kelompok eksperimen) dan83 perawat pelaksana di RS XY (kelompok kontrol) menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pemahaman perawat pelaksanasebelum dan setelah mendapatkan pelatihan pada kelompok eksperimen (p= 0,000; α= 0,05) dan tidak ada perbedaan padapemahaman perawat pelaksana sebelum dan setelah pada kelompok kontrol (p= 0,417; α= 0,05). Rumah sakit perlu melakukanprogram pelatihan keselamatan pasien secara berkelanjutan dan mengembangkan standar kinerja untuk memfasilitasi transferpengetahuan perawat.Kata Kunci: keselamatan pasien, pelatihan, pemahaman, perawat pelaksanaAbstractEfforts to build a culture of patient safety required commitment is influenced by knowledge of nurses. This quasi-experimentalstudy aimed to describe the influence of patient safety training for nursing staff’s comprehension of the implementation ofpatient safety’s procedure. Results for 83 nursing staffs XX Hospital (experimental group) and 83 nursing staffs XY Hospital(control group) showed no significant differences in understanding nursing staffs before and after receiving training in theexperimental group (p= 0.000; α= 0.05) and no difference in understanding nursing staffs before and after in the controlgroup (p= 0.417; α= 0.05). Hospitals need to make patient safety training program on an ongoing basis and develop performancestandards as a facilitation of transferred of nursing staff’s knowledge.Keywords: comprehension, nursing staffs, patient safety, training
Kinerja Perawat Berdasarkan Komitmen Pada Organisasi dan Lingkungan Kerja Perawat Muliyadi Muliyadi; Achir Yani S. Hamid; Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 13 No 1 (2010): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v13i1.225

Abstract

AbstrakKomitmen pada organisasi dan lingkungan kerja perawat merupakan faktor yang ada dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit. Penelitian deskriptif dengan desain potong lintang bertujuan mendapatkan hubungan antara komitmen pada organisasi dan lingkungan kerja perawat dengan kinerja perawat pelaksana. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana, dengan sampel adalah seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu 107 perawat. Analisis melalui uji korelasi partial dan regresi linier ganda untuk analisis faktor dominan. Hasil penelitian terdapat hubungan signifikan komitmen pada organisasi dengan kinerja perawat pelaksana setelah dipengaruhi karakteristik perawat (p=0,0005, α=0,05). Lingkungan kerja berhubungan dengan kinerja perawat pelaksana setelah dipengaruhi karakteristik perawat (p=0,0005, α=0,05). Komitmen afektif adalah faktor paling dominan berhubungan dengan kinerja perawat pelaksana. AbstractNurses’ commitment on organization and nurse’s working condition is an organizational factor in hospital nursing services. This study used descriptive design with cross sectional. The Purpose of the study was to describe the relationship between commitment to organization and nurses’ working condition with the performance of nurse provider. The sample of this study was consisted of total population meeting the inclusive criteria of 107 nurses. Analysis of variable correlation utilized partial correlation test, for while analysis the determinant factor used multiple linear regression test. The result of the study showed that there was a significant relationship between commitment to organization with nurse provider’s performance after affected by nurse’s characteristics (p= 0,0005, α= 0,05). Nurses working condition had a significant relationship with the performance nurse providers after affected by the characteristic of nurses (p=0,0005, α=0,05). The most determinant factor related to nurse providers’ performance was affective commitment.
Co-Authors Abdul Gowi Abdul Wakhid Agung Waluyo Agus Setiawan Agus Waluyo Agus Waluyo, Agus Ahmad Watik Pratiknya Anggoh, Sophia Euodia Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anton Surya Prasetya Apri Rahma Dewi Arianti, Diana Arini, Larasuci Awatiful Azza Azhari, Nanang Khosim Bambang Budi Siswanto Beni Utomo Budi Anna Keliat Dahlia, Debie - Dewi Gayatri DEWI IRAWATI Dwi Dahlia Susanti Dwi Heppy Rochmawati Dwiyantoro, Dwiyantoro E.P., Yossie Susanti Ede Surya Darmawan Edi Purnomo Edy Wuryanto Ellya Qolina Emi Wuri Wuryaningsih Emilia Puspitasari S Endar Cahyawati Erti Ikhtiarini Dewi Erwina, Ira Etty Rekawati Evi Martha Fajriyati Nur Azizah Fauzan Alfikrie Fauziah Fauziah Feri Fernandes Fernandes, Feri Ferry Efendi Firman Hidayat Gipta Galih Widodo Giyaningtyas, Ika Juita Guzon, Angela Fatima H. Hapsah Hapsah Hargiana, Giur Helen, Helen Henny Permatasari Herni Susanti Hongki Julie I Ketut Budaya I Ketut Suada Ice Yulia W Ice Yulia W Ice Yulia Wardani Imami Nur Rachmawati Jovitha Indah Gisbtarani Junaiti Sahar Kartikasari, Ida Ayu Kusnadi, Rudi Kuswantoro Rusca Putra Laksono Trisnantoro Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri MARIA BINTANG Maria Suci Apriani Maria Turnip Muhamad Irfanudin Muhamad Irfanudin Muhammad Anshari Muhammad Anshari, Muhammad Muhammad Hadi Muhammad Syafwani Mujahidah, Zakiyah Muliyadi Muliyadi Muri Cahyono Purba Mustikasari - Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari, Nasrah Halim Noor, Mahdian Norsehan Norsehan Norsehan, Norsehan Novy H.C. Daulima Novy Helena Chatarina Daulima Nur Azizah, Fajriyati Nur Oktavia Hidayati Nurhalimah Nurhalimah Nurmagandi, Boby Nursalam Nursalam P, Yossie Susanti E Pardede, Jek Amidos Purwadi Purwadi Rahmawati, Rahmawati Ratna Aryani Reflin Mahmud Reza Fajar Amalia Ria Utami Panjaitan Riris Ocktryna Silitonga Rislah Dibah Royani Royani Rudhito, Marcellynis Andy S, Emilia Puspitasari Safitri, Aisyah Safitri, Aisyah Sari, Ni Luh Putu Dian Yunita Setyowati Setyowati Silitonga, Riris Ocktryna Sitti Maesuri Patahudin Sri Burhani Putri Sri Endriyani Sri Maryatun Sri Yulia Stephani Rangga Larasati Stephani Rangga Larasati, Stephani Rangga Sudijanto Kamso Susanti Niman Sutoto Sutoto Suyatno, S Syafwani, M Syafwani, M. Syarli, Setiadi Tati Suryati Tengku Riza Zarzani N Titin Ungsianik Tiveni Elisabhet Toar JM Lalisang Tuti Nuraini Tutik Sri Hariyati Wicaturatmashudi, Sukma Widyatuti Winahayu, Neng Esti Winda Ratna Wulan Winiarty, Yayoe Wiwin Wiarsih Yanti Apriyanti Yati Afiyanti Yossi Susanti Eka Putri Yossie Susanti E P Yossie Susanti E.P. Yossie Susanti Eka Putri zakiyah mista Zulhaini Sartika A. Pulungan