Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Prosedur Pemeliharaan Arsitektural Bangunan Bengkel Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/Prt/M/2008 Ramadhani, Viola Malta; Nurmalasari, Riana; Athalla Sidharta, Rassya; Amin, Rais
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i7.4514

Abstract

Workshop is one type of building that accommodates unusual activities and requires special handling. Therefore, in carrying out workshop building maintenance, a guideline is needed. One of them is SOP (Standard Operating Procedure). SOP is useful for ensuring consistency and efficiency in workshop building maintenance. Maintenance activities will be recorded properly. In addition, the existence of SOP can be a guideline for building maintenance according to applicable provisions. One of the provisions related to building maintenance is Permen PU No. 24/PRT/M/2008 concerning Guidelines for Building Maintenance and Care. This study aims to compile a Standard Operating Procedure (SOP) for workshop building maintenance based on Permen PU No. 24/PRT/M/2008. The research method used in this study is descriptive qualitative. Data collection was carried out through observation and interviews. Observations were made in the workshop building to see the construction specifications. Meanwhile, interviews were conducted with users and building managers to find out the activities in the building. The results of this study are SOPs for building maintenance that can be applied to workshops.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN PKK RT. 27/RW. 03 PERUMAHAN PAKIS HASANAH MALANG Tsamroh, Dewi Izzatus; Nurmalasari, Riana; Lubis, Didin Zakariya; Maulana, Jibril; Sasongko, Muhammad Ilman Nur; Riyanto, Obaja Eden Sentosa; Andrianto, Sis Nanda Kus
Jurnal Graha Pengabdian Vol 7, No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v7i12025p%p

Abstract

Perumahan Pakis Hasanah Malang merupakan kawasan hunian baru dengan lebih dari 100 kepala keluarga (KK). Namun, pengelolaan sampah di lingkungan ini masih menghadapi kendala, terutama dalam frekuensi pengambilan sampah yang hanya dilakukan dua kali seminggu. Akibatnya, terjadi penumpukan sampah pada hari-hari tertentu yang berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan dan kesehatan. Selain itu, sampah rumah tangga di wilayah ini belum dipilah berdasarkan jenisnya, sehingga peluang untuk pengelolaan yang lebih berkelanjutan belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK RT.27/RW.03 dalam memilah serta mengelola sampah rumah tangga melalui edukasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dan pelatihan praktik pembuatan eco-enzyme sebagai salah satu solusi pengelolaan limbah organik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta terkait pentingnya pemilahan sampah serta manfaat eco-enzyme dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan konsep pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat
Digitalisasi Kursus Produksi Patiseri Berbasis MOOC di Universitas Negeri Malang Sunaryo, Nonny Aji; Nurmalasari, Riana; Saputri, Anggi MJ; Prasetyo, Abdul Rahman
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1655

Abstract

Belajar secara online saat ini semakin mudah dan digemari oleh masyarakat dengan adanya pengembangan-pengembangan yang terus dilakukan oleh penyelenggara pendidikan. Tak ketinggalan Universitas Negeri Malang sebagai learning university berkomitmen untuk menyelenggarakan pembelajaran digital yang bermutu dan inovatif. MOOC adalah salah satu platform LMS yang dikembangkan oleh UM untuk pelaksanaan pembelajaran bagi masyarakat umum. Tujuan Penelitian ini untuk mengembangkan konten pembelajaran digital untuk kursus daring berbasis MOOC. Kegiatan ini juga mewujudkan RENSTRA UM sebagai penyelenggara pembelajaran digital yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Sasaran peserta merupakan masyarakat umum yang ingin mempelajari tentang seluk beluk produksi patiseri, sehingga pengetahuan dan keahlian mereka bertambah. Kursus produksi patiseri merupakan salah satu bidang kajian yang diminati masyarakat, ilmu dan keterampilan yang didapat bisa menjadi bekal mereka untuk mandiri dengan berwirausaha memproduksi produk patiseri yang dapat menjadi mata pencaharian mereka. Pengembangan konten yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan masayarakat kepada UM sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang profesional dan berkualitas.
Pengalaman Belajar Mandiri Mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga UM Menggunakan LMS SIPEJAR Matakuliah Manajemen Pelayanan Makanan Dan Minuman Sunaryo, Nonny Aji; Saputri, Anggi MJ; Nurmalasari, Riana; Bahari, Khairil Anuar
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1657

Abstract

E-learning telah menjadi pilihan beberapa institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterjangkauan pendidikan. Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu perguruan tinggi juga memiliki infrastruktur e-learning yang disebut SIPEJAR(Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan), yaitu merupakan Learning Management System berbasis Moodle. Moodle didesain dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan, proses kegiatan berbasis internet ini dapat melalui situs web dan mobile yang dibangun khusus dengan prinsip social constructionst pedagody yang dapat membantu pengajar dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalamannya belajar mandiri mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga UM pada SIPEJAR Matakuliah Manajemen Pelayanan Makanan Dan Minuman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, indikator pengalaman belajar mandiri yang diteliti diantaranya meliputi motivasi belajar, strategi belajar, peningkatan pengetahuan dan keterampilan setelah belajar. Hasilnya diharapkan dapat menjadi indikator pengembangan SIPEJAR sebagai media belajar mandiri mahasiswa.
Penerapan Teknologi Smart Cultivator untuk Meningkatkan Efisiensi Petani dalam Perawatan Tanaman Tebu di Kabupaten Kediri Marji Marji; Widiyanti Widiyanti; Erwin Komara Mindarta; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Muhammad Idris Effendi; Irsyad Andhika Ariadi; Riana Nurmalasari; Kintan Desinta
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.140

Abstract

Perawatan tanaman tebu secara manual menjadi kendala utama yang dihadapi petani di Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Keterbatasan mekanisasi mengakibatkan tingginya biaya operasional, waktu kerja yang panjang, dan kelelahan fisik yang menurunkan produktivitas usaha tani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perawatan tanaman tebu melalui penerapan teknologi Smart Cultivator berbasis mesin bensin 7 PK yang dilengkapi pisau cultivator multifungsi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026 di lahan demonstrasi seluas 5 hektar bersama 25 petani anggota Kelompok Tani Guyub Rukun. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan alat, pelatihan, demonstrasi lapangan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan petani dari 42,9 menjadi 78,0 (peningkatan 81,8%). Efisiensi waktu perawatan meningkat sebesar 45,5%, dari 22 HOK menjadi 12 HOK per hektar, sementara biaya perawatan berkurang 33,3% dari Rp2.640.000 menjadi Rp1.760.000 per hektar. Tingkat kelelahan kerja turun 37,2% berdasarkan skala persepsi subjektif petani. Tingkat kepuasan mitra mencapai rata-rata 4,53 dari skala 5, menunjukkan penerimaan yang sangat baik terhadap teknologi yang diterapkan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap SDGs 1, 8, dan 17 melalui peningkatan pendapatan petani, pekerjaan yang lebih layak, dan penguatan kemitraan institusi
Penerapan Teknologi Smart Cultivator untuk Meningkatkan Efisiensi Petani dalam Perawatan Tanaman Tebu di Kabupaten Kediri Marji Marji; Widiyanti Widiyanti; Erwin Komara Mindarta; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Muhammad Idris Effendi; Irsyad Andhika Ariadi; Riana Nurmalasari; Kintan Desinta
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.140

Abstract

Perawatan tanaman tebu secara manual menjadi kendala utama yang dihadapi petani di Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Keterbatasan mekanisasi mengakibatkan tingginya biaya operasional, waktu kerja yang panjang, dan kelelahan fisik yang menurunkan produktivitas usaha tani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perawatan tanaman tebu melalui penerapan teknologi Smart Cultivator berbasis mesin bensin 7 PK yang dilengkapi pisau cultivator multifungsi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026 di lahan demonstrasi seluas 5 hektar bersama 25 petani anggota Kelompok Tani Guyub Rukun. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan alat, pelatihan, demonstrasi lapangan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan petani dari 42,9 menjadi 78,0 (peningkatan 81,8%). Efisiensi waktu perawatan meningkat sebesar 45,5%, dari 22 HOK menjadi 12 HOK per hektar, sementara biaya perawatan berkurang 33,3% dari Rp2.640.000 menjadi Rp1.760.000 per hektar. Tingkat kelelahan kerja turun 37,2% berdasarkan skala persepsi subjektif petani. Tingkat kepuasan mitra mencapai rata-rata 4,53 dari skala 5, menunjukkan penerimaan yang sangat baik terhadap teknologi yang diterapkan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap SDGs 1, 8, dan 17 melalui peningkatan pendapatan petani, pekerjaan yang lebih layak, dan penguatan kemitraan institusi
Learning from Cognitive Slips: Reflective Mentoring and Error-Driven Informal Learning in Internship Contexts Sopingi Sopingi; Riana Nurmalasari; Hanggara Budi Utomo; Buyung Adi Dharma; Autchariya Krautharot
Journal of Nonformal Education Vol. 12 No. 1 (2026): Community empowerment and Adult education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v12i1.39127

Abstract

Background: In the VUCA era, internships function as critical learning spaces bridging academic preparation and professional practice, exposing students to complex cognitive demands where errors shape learning trajectories. Research urgency: While experiential and informal learning are widely discussed, limited attention has been given to how interns learn from cognitive errors, particularly attention and memory slips, and how these challenges can be addressed through internship design. Research objective: This study examines how attention and memory slips operate as cognitive thresholds in interns’ informal learning, explores the role of reflective practice in transforming these slips into adaptive learning opportunities, and proposes an integrated internship design model. Research method: A qualitative interpretivist–constructivist approach was employed involving 30 undergraduate interns across corporate, creative, and educational sectors. Data were collected through interviews, reflective journals, and field observations and analyzed using thematic analysis with cross-case comparison. Research findings: Attention slips were linked to cognitive overload and task fragmentation, while memory slips were associated with procedural disruption, fatigue, and the absence of cognitive aids. Supported by psychological safety, reflective supervision, and tools such as digital checklists, these slips became catalysts for informal learning and metacognitive regulation. Research conclusion: Attention and memory slips function as developmental thresholds that, when reflectively scaffolded, strengthen cognitive resilience, procedural fluency, and professional judgment. Research novelty: This study advances a cognitive scaffolding framework that positions attention and memory slips as interconnected triggers for reflective mentoring and error-driven informal learning in internship contexts.
Rancang Bangun Smart Oven untuk Penguatan Industri Kuliner di Kota Malang Widiyanti; Riana Nurmalasari; Achmad Romadin
MASALIQ Vol 6 No 5 (2026): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i5.11576

Abstract

The technological utilization gap continues to limit the efficiency and consistency of baking processes in culinary micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This community service program aims to design, implement, and evaluate a smart oven as an appropriate technology for a culinary MSME partner in Malang City, which was purposively selected because it still used a conventional oven. The program implementation included surveys, interviews, problem analysis, training, equipment development, handover, operational assistance, and monitoring. Data were obtained through observation, technical testing, interviews, and documentation and were subsequently analyzed descriptively and comparatively based on temperature stability, baking time, energy consumption, and product success rate. The implementation results showed that the smart oven was able to maintain temperature stability through automatic set-point and time controls, increase baking efficiency by 15–20%, reduce energy consumption by up to 12%, and achieve a product success rate of 98%. These findings indicate that the application of an automatic control system accompanied by operational assistance can improve production process standardization, reduce baking failures, and maintain consistent product quality. This program contributes to providing a replicable model for implementing appropriate technology to strengthen the productivity, efficiency, and competitiveness of local culinary MSMEs.
Inovasi Teknologi Smart Pelletizer Ramah Lingkungan untuk Produksi Pakan Ikan Efisien dan Berkelanjutan bagi Warga Bulupitu Widiyanti; Riana Nurmalasari; Muhammad Idris Effendi
Al-DYAS Vol 5 No 3 (2026): Al-DYAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i3.11557

Abstract

The high cost of commercial feed, which accounts for 60–70% of total operating costs, is a major constraint for fish farmers in Bulupitu Village, Gondanglegi Subdistrict, Malang Regency. This condition has prompted some farmers to use food waste as an alternative feed, despite its low nutritional content and its tendency to accelerate the deterioration of pond water quality. This community service program aims to implement an appropriate technological innovation in the form of a smart pelletizer to improve the efficiency of fish feed production using local raw materials. This technology integrates mixing with a capacity of 20 kg per batch, molding, and drying in a heating chamber to produce floating pellets. The implementation results show that the use of the smart pelletizer increased feed production capacity and rate compared with conventional methods and reduced the partner’s feed costs by 40–50%, from Rp12,000–Rp14,000/kg for commercial feed to Rp6,500–Rp7,500/kg. The application of this technology contributes to improving the efficiency of fish farming enterprises through the use of local raw materials and reduced dependence on commercial feed. The sustainability of the program requires the implementation of stock storage methods to anticipate fluctuations in raw material availability and regular assistance with laboratory testing to maintain the consistency of the feed’s nutritional content.
Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Masyarakat Bulupitu melalui Inovasi Smart Eco-Incubator Marji; Riana Nurmalasari; Erwin Komara Mindarta
Al-DYAS Vol 5 No 3 (2026): Al-DYAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i3.11575

Abstract

Dependence on natural incubation methods continues to limit the productivity of chicken farming enterprises and efforts to strengthen food security in Bulupitu Village. This community service program aims to empower the local economy and improve community food security through the implementation of the Smart Eco-Incubator innovation to support sustainable chicken farming. This technology was designed with an automatic temperature and humidity control system, an energy-efficient Positive Temperature Coefficient (PTC) heating element, natural thermal insulation materials, and a passive ventilation system. The program implementation included the application of appropriate technology, field trials, and assistance in developing business models and digital marketing. The implementation results showed that the Smart Eco-Incubator increased the egg-hatching success rate to 80–90%, which was higher than the 50–60% achieved through natural incubation methods. The stable microclimate inside the incubator also accelerated the production cycle of high-quality poultry chicks without imposing an excessive electricity cost burden on the community. Post-implementation assistance through the development of independent business models and digital marketing strategies also expanded the market reach of community livestock products. Thus, the integration of environmentally friendly egg-incubation technology and modern business management can increase farmers’ productivity, promote business independence, and strengthen the local economic chain and food security in Bulupitu Village.
Co-Authors Abdul Qolik Achmad Romadin Agus Suyetno Alief Lukman Syafi'i Amin Rais Andi Muhammad Irfan Andoko Andoko, Andoko Andrianto, Sis Nanda Kus Anggi M.J Saputri Anggi M.J. Saputri Anggi MJ Saputri Annisau Nafiah Aprilia Sari Yudha Athalla Sidharta, Rassya Autchariya Krautharot Avita Ayu Permanasari Bahari, Khairil Anuar Blima Oktaviastuti, Blima Buyung Adi Dharma Dewi Izzatus Tsamroh Didin Zakariya Lubis Djoko Kustono Eddy Sutadji Ely Siswanto Erwin Komara Mindarta Erwin Komara Mindarta Felda Nahdah Erfarras Fifi Damayanti Hakkun Elmunsyah Hanggara Budi Utomo Helmy, Abdullah Idkhan, A. Muhammad Irsyad Andhika Ariadi Isnandar Iswahyudi Indra Putra Jibril Maulana Kintan Desinta Kintan Desinta Lativa Hartiningtyas Lismi Animatul Chisbiyah M. Alfian Mizar Mardji Mardji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marsono Marsono Marsono Marsono MAULA, PUTRINDA INAYATUL Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Ilman Nur Sasongko Muliadi Nemesius Bambang Revantoro Ni'matul Istiqomah Nonny Aji Sunaryo Oktaviastuti, Blima P. P. S, Gladis Viona P.P.S, Gladis Viona Pranoto Pranoto Prasetyo, Abdul Rahman Retno Wulandari Riyanto, Obaja Eden Sentosa Rr. Poppy Puspitasari Saputri, Anggi MJ Sarjono Sh Mohd Firdaus Sh Abdul Nasir Sopingi Sopingi Sunardi Sunardi Sunardi Syamsudin Habibullah Djan Djanany Tiara estu amanda Tuwoso Viola Malta Ramadhani Viola Malta Ramadhani Viona P.P.S, Gladis Widiyanti Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wiwik Wahyuni Yoto Yoto Yoto Yoto, Yoto