Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi Komposter dan Digester untuk Optimasi Pengolahan Sampah Organik Bagi Warga Desa Tempursari Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Nurmalasari, Riana; Sutadji, Eddy; Aji Sunaryo, Nonny; Viona P.P.S, Gladis
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 1 No 3 (2023): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v1i3.78

Abstract

Environmental well-being is significantly impacted by public consciousness regarding waste management.   Households must be conscious of their ability to effectively utilize and manage waste before disposing of it in a landfill.   Tempursari Village, located in Donomulyo District, is a promising area in Malang Regency for implementing waste processing technology. This is due to the abundance of organic waste that remains unmanaged and underutilized.  The technologies in question are composters and digesters.   The implementation of composter and digester technology in Tempursari village results in a 55% reduction of organic waste generated by each household.   Previously unprocessed trash is now directly deposited into the composter bin for processing.   The application of composter technology extends beyond the management of organic waste.   Nevertheless, it is currently undergoing further development as a substrate for planting.   Using digester technology, it was discovered that each digester tube with a volume of 150-200 litres could produce biogas with a capacity of 500 litres. This biogas could be utilized for cooking purposes within a time frame of 60 to 120 minutes.   These findings significantly contribute to the community's endeavours to minimize the utilization of LPG gas.
Digitalisasi Kursus Produksi Patiseri Berbasis MOOC di Universitas Negeri Malang Sunaryo, Nonny Aji; Nurmalasari, Riana; Saputri, Anggi MJ; Prasetyo, Abdul Rahman
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1655

Abstract

Belajar secara online saat ini semakin mudah dan digemari oleh masyarakat dengan adanya pengembangan-pengembangan yang terus dilakukan oleh penyelenggara pendidikan. Tak ketinggalan Universitas Negeri Malang sebagai learning university berkomitmen untuk menyelenggarakan pembelajaran digital yang bermutu dan inovatif. MOOC adalah salah satu platform LMS yang dikembangkan oleh UM untuk pelaksanaan pembelajaran bagi masyarakat umum. Tujuan Penelitian ini untuk mengembangkan konten pembelajaran digital untuk kursus daring berbasis MOOC. Kegiatan ini juga mewujudkan RENSTRA UM sebagai penyelenggara pembelajaran digital yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Sasaran peserta merupakan masyarakat umum yang ingin mempelajari tentang seluk beluk produksi patiseri, sehingga pengetahuan dan keahlian mereka bertambah. Kursus produksi patiseri merupakan salah satu bidang kajian yang diminati masyarakat, ilmu dan keterampilan yang didapat bisa menjadi bekal mereka untuk mandiri dengan berwirausaha memproduksi produk patiseri yang dapat menjadi mata pencaharian mereka. Pengembangan konten yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan masayarakat kepada UM sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang profesional dan berkualitas.
Pengalaman Belajar Mandiri Mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga UM Menggunakan LMS SIPEJAR Matakuliah Manajemen Pelayanan Makanan Dan Minuman Sunaryo, Nonny Aji; Saputri, Anggi MJ; Nurmalasari, Riana; Bahari, Khairil Anuar
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1657

Abstract

E-learning telah menjadi pilihan beberapa institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterjangkauan pendidikan. Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu perguruan tinggi juga memiliki infrastruktur e-learning yang disebut SIPEJAR(Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan), yaitu merupakan Learning Management System berbasis Moodle. Moodle didesain dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan, proses kegiatan berbasis internet ini dapat melalui situs web dan mobile yang dibangun khusus dengan prinsip social constructionst pedagody yang dapat membantu pengajar dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalamannya belajar mandiri mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga UM pada SIPEJAR Matakuliah Manajemen Pelayanan Makanan Dan Minuman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, indikator pengalaman belajar mandiri yang diteliti diantaranya meliputi motivasi belajar, strategi belajar, peningkatan pengetahuan dan keterampilan setelah belajar. Hasilnya diharapkan dapat menjadi indikator pengembangan SIPEJAR sebagai media belajar mandiri mahasiswa.
PELATIHAN PENGELASAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA RAK BUNGA BESI KEKINIAN (INSTRAGRAMABLE) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA PHK DI MADIUN Widiyanti, Widiyanti; Nurmalasari, Riana; Marsono, Marsono; Yoto, Yoto
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p54-59

Abstract

Sektor perekonomian selama 1 tahun terakhir mengalami fase yang cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sejak wabah Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi di seluruh belahan dunia, banyak hal berubah. Mulai dari sektor kesehatan hingga sektor ekonomi. Masyarakat menengah kebawah menjadi salah satu korban yang paling awal. Hal ini dikarenakan banyaknya pemutusan hubungan kerja/ PHK di banyak sektor pekerjaan. Kondisi ini jelas membutuhkan solusi untuk memberikan peluang bagi para korban PHK untuk mampu bertahan dalam kondisi perekonomian seperti saat ini. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu usaha yang berkaitan dengan perkembangan yang ada. Sebagai contoh, selama masa pandemi banyak masyarakat memiliki hobi berkebun dengan menanam bunga atau tanaman. Hal ini dapat dijadikan peluang untuk usaha rak bunga yang diinovasi menjadi rak bunga kekinian dari besi dengan bentuk yang cantik dan beraneka ragam. Oleh karenanya, diperlukan pelatihan bagi warga korban PHK untuk memiliki keterampilan pengelasan agar mampu membuat kreasi-kreasi yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Berdasarkan hasil Pre-test kegiatan pelatihan diperoleh nilai rata-rata (R1) = 62,85 menunjukkan bahwa hasil pre-test masih dalam kualifikasi mehahami. Sedangkan hasil pos-test menunjukkan nilai rata-rata (R2) = 79,28 (masuk dalam kualifikasi memahami), terdapat kenaikan nilai rata-rata (K) = 16,43. Ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan pelatihan pengelasan, peserta menjadi memahami terkait pengelasan untuk pembuatan rak bunga besi kekinian. Dengan demikian maka pelatihan yang dilakukan oleh Tim pengabdian dari UM berhasil dalam melakukan pembinaan dan pelatihan tentang pelatihan pengelasan untuk pembuatan rak bunga besi.
Implementation of Environmental Education Through Adiwiyata Mandiri Program in Vocational High School 1 Boyolangu Tulungagung Hartiningtyas, Lativa; Nurmalasari, Riana
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 43, No 2: September 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v43i22020p119-123

Abstract

Currently, there are many environmental damages caused by human activities. Environmental damage can cause harm to humans, for example, floods, landslides, and air and water pollution, which are examples of environmental damage caused by human activity. Education is one of the means to raise awareness for students to preserve their environment. The government seeks to apply environmental insights through formal education. One of the government programs in environmentally sound education is the Adiwiyata Program. The purpose of this study was to determine the application of environmental education at SMK Negeri 1 Boyolangu to get the Adiwiyata Mandiri award. This study used a qualitative approach with one type of case study site. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation. The results of the study were an explanation of the application of environmental education at SMK Negeri 1 Boyolangu to get the Adiwiyata Mandiri award, a description of the steps taken by the school to anticipate obstacles to the implementation of environmental education, and exposure to the efforts made by schools in maintaining these achievements and always developing students' awareness to protect the environment.
Pelatihan Penggunaan Teknologi Tepat Guna Mesin Penggiling Tepung Minimalis di Kabupaten Gowa Achmad Romadin; Idkhan, A. Muhammad; Irfan, A. Muhammad; Putra, Iswahyudi Indra; Nurmalasari, Riana
Jurnal ETAM Vol. 4 No. 3 (2024): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v4i3.938

Abstract

Bentuk pengimbasan keilmuan pada pendidikan tinggi kepada masayarakan adalah Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Melalui Pelatihan Penggunaan Mesin Penggiling Tepung Sederhana di Kabupaten Gowa pada masyarakat meliputi kegiatan: (1) Memperkenalkan alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), (2) Memberikan pengetahuan tentang alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), (3) Memberikan tambahan pengetahuan mengoperasionalkan tentang alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), dan (4) Memberikan tambahan keterampilan mengoperasionalkan alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan). Hasil program kemitraan masyarakat (PKM) Mesin Penggiling Tepung Sederhana di Kabupaten Gowa (mitra) yakni: (1) Mitra dapat mengenal alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), (2) Mitra mendapatkan pengetahuan tentang alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), (3) Mitra mendapatkan tambahan pengetahuan mengoperasionalkan alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan), dan (4) Mitra mendapatkan tambahan keterampilan mengoperasionalkan alat/mesin penggiling tepung sederhana (rumahan).
Inovasi Pengusir Hama Tenaga Surya untuk Optimalisasi Hasil Pertanian di Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang Nurmalasari, Riana; Tuwoso, Tuwoso; Sutadji, Eddy; Sunaryo, Nonny Aji; P.P.S, Gladis Viona
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 3 (2024): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i3.141

Abstract

One of the things that prevents harvest outcomes from being as good as expected is the pests. Making a pest repellent with solar power is one attempt to tackle pests. The purpose of this tool is to lessen crop losses brought on by pests such as birds, insects, and rats. This device uses eco-friendly frequency sounds to ward off pests without jeopardizing the ecosystem's ability to sustain itself. This study sought to determine how using pest repellents could improve agricultural output while maintaining the sustainability of the surrounding ecosystem. Based on data analysis findings, it was determined that pest repellents and agricultural productivity had a significant positive relationship for the sustainability of the environmental ecosystem (R 0.662 and sig.0,000).
Teknologi Smart Digester untuk Mengembangkan Budaya Mandiri Energi Bagi Warga Desa Banjarsari Kabupaten Madiun Nurmalasari, Riana; Siswanto, Ely; Sunaryo, Nonny Aji; P. P. S, Gladis Viona
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 3 (2024): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i3.143

Abstract

One of the areas in Madiun where the majority of the population has livestock is Banjarsari Village. Unfortunately, the large number of residents who have livestock has not adequately balanced with managing or processing animal waste. If managed and processed correctly, livestock waste has benefits and can produce economic value. One of the efforts to manage and process sound livestock waste is to utilize it as an energy source, such as biogas. Biogas produced from livestock waste can be used to meet the daily energy needs of the community. To produce good quality biogas, technology is needed to process and process it, namely a digester. Based on the results of livestock waste processing, the digester barrel's capacity is 150 - 200 litres. The capacity of the biogas bag is 500 litres. When complete, the biogas bag can produce gas for 60 to 120 minutes of cooking. This condition allows the community to produce energy independently by utilizing livestock waste for daily needs.
Perajang Rempah Otomatis Untuk Mengembangkan Usaha Minuman Sehat Berbasis UMKM di Malang Widiyanti; Nurmalasari, Riana; Ramadhani, Viola Malta; Romadin, Achmad
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 3 (2024): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i3.147

Abstract

MSMEs in Malang that are engaged in the food and beverage industry still carry out the process of chopping ingredients using simple equipment. Most MSMEs chop ingredients using a blender or manually using a knife. This condition clearly causes culinary production on a MSME scale not maximized. It is necessary to develop technology that can help MSMEs to improve the quality and quantity of their production. Based on the results of community service activities by developing automatic spice chopping technology for healthy drink businesses, MSMEs can produce much more varied products. This is because the role of technology makes the production process much faster and can be easy to innovate. Technology functions as an important element in the development of MSMEs, encouraging innovation, increasing operational efficiency, and expanding market access. Although challenges still exist in the form of limited resources and skills, targeted support from the government and educational institutions can empower MSMEs to utilize the potential of technology to the maximum. As the business landscape continues to evolve, the ability of MSMEs to adapt and innovate through technology will be very important for their sustainability and growth.
KONSEP SMART LIVING PADA DESAIN INTERIOR RUANG TUNGGU PELANGGAN SEBAGAI INOVASI PERAWATAN BANGUNAN BENGKEL GAMA JAYA MOTOR Ramadhani, Viola Malta; Nurmalasari, Riana
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gama Jaya Motor is a car repair and maintenance workshop located in Surabaya. As a business entity, Gama Jaya Motor needs to manage its property to support its operations, one of which is building maintenance. In a workshop business, the customer waiting room is one of the most important aspects of property management, as it is directly used by customers. The interior of the customer waiting room should be designed to be attractive and aesthetically pleasing while maintaining customer comfort. This can be achieved by implementing an interior design concept based on smart living. This concept integrates various smart devices based on the Internet of Things (IoT) into the interior or building design, not only to enhance customer comfort but also to improve the operational efficiency of the workshop. This study employs a design-based case study method. The design process is carried out through field observations, interviews, and an analysis of spatial and technological requirements that can be integrated. The smart devices applied in the design include automatic lighting systems, CCTV, smart switches, smart sockets, and IoT-based temperature control systems. In addition to enhancing customer comfort, the implementation of the smart living concept is also expected to improve energy efficiency and the security of the workshop environment.
Co-Authors Abdul Qolik Achmad Romadin Agus Suyetno Alief Lukman Syafi'i Amin Rais Andi Muhammad Irfan Andoko Andoko, Andoko Andrianto, Sis Nanda Kus Anggi M.J Saputri Anggi M.J. Saputri Anggi MJ Saputri Annisau Nafiah Aprilia Sari Yudha Athalla Sidharta, Rassya Autchariya Krautharot Avita Ayu Permanasari Bahari, Khairil Anuar Blima Oktaviastuti, Blima Buyung Adi Dharma Dewi Izzatus Tsamroh Didin Zakariya Lubis Djoko Kustono Eddy Sutadji Ely Siswanto Erwin Komara Mindarta Erwin Komara Mindarta Felda Nahdah Erfarras Fifi Damayanti Hakkun Elmunsyah Hanggara Budi Utomo Helmy, Abdullah Idkhan, A. Muhammad Irsyad Andhika Ariadi Isnandar Iswahyudi Indra Putra Jibril Maulana Kintan Desinta Kintan Desinta Lativa Hartiningtyas Lismi Animatul Chisbiyah M. Alfian Mizar Mardji Mardji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marsono Marsono Marsono Marsono MAULA, PUTRINDA INAYATUL Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Ilman Nur Sasongko Muliadi Nemesius Bambang Revantoro Ni'matul Istiqomah Nonny Aji Sunaryo Oktaviastuti, Blima P. P. S, Gladis Viona P.P.S, Gladis Viona Pranoto Pranoto Prasetyo, Abdul Rahman Retno Wulandari Riyanto, Obaja Eden Sentosa Rr. Poppy Puspitasari Saputri, Anggi MJ Sarjono Sh Mohd Firdaus Sh Abdul Nasir Sopingi Sopingi Sunardi Sunardi Sunardi Syamsudin Habibullah Djan Djanany Tiara estu amanda Tuwoso Viola Malta Ramadhani Viola Malta Ramadhani Viona P.P.S, Gladis Widiyanti Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wiwik Wahyuni Yoto Yoto Yoto Yoto, Yoto