Claim Missing Document
Check
Articles

Design and Programming of 5 Axis Manipulator Robot with GrblGru Open Source Software on Preparing Vocational Students’ Robotic Skills Marsono Marsono; Yoto Yoto; Agus Suyetno; Riana Nurmalasari
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 2, No 6 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.26134

Abstract

The rapid development of technology at the end of this decade, the industrial world is changing the human resources they have using the help of robot technology. The use of a robot was chosen because of the accuracy and precision that it can do in doing the job. In addition, robotic technology requires only one programming to do many things. Thus, there are many advantages for companies by using robotic technology in their production processes. This research aims to designing and building arm robot prototype to teach the robotics programming language. The result of this research is an arm robot prototype with Arduino Mega 2560 based programming. In addition, the robot movement programming uses the open source GrblGru software Grbl based. The GrblGru used for interpreting G-code and to convert pulse and direction information to control the stepper motor. This research concludes that there are 5 importance steps on develop the arm robot prototype, 1. Analyze; 2. Design; 3. Develop; 4. Evaluate; and 5. Implementation. With the GrblGru software the movements of arm robot prototype can work on simulation mode and control mode, there for students easier to study robotics programming language.
PEMBINAAN KETERAMPILAN UNTUK MENINGKATKAN SDM WARGA BINAAN LAPAS KELAS 1 MALANG Annisau Nafiah; Eddy Sutadji; Riana Nurmalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.364 KB)

Abstract

Abstract Penitentiary institutions have a great responsibility in fostering inmates to be productive. Various fields of self-reliance development are owned by the class 1 penitentiary of Malang. One of the highlights is sewing work guidance. Based on the information obtained in the field, the sewing field is constrained by the limited human resources who can sew shirts. Therefore, to overcome this, it is necessary to recruit human resources who will be equipped with skills in sewing shirts so that the need for human resources to produce these shirt products can be maximized and fulfilled. Not only do the inmates acquire skills, but they also gain knowledge that can be developed and at the same time equip the inmates in sewing which can later be useful for themselves when they are released from detention. They can open and create their business fields so that once they blend in with the community, they are ready and can create their jobs. Based on the results of the evaluation of training activities, it was shown that 60% of participants felt the material provided was very useful, 30% was useful, and 10% quite useful. Meanwhile, based on the material presented, 50% were very easy to understand, 40 % were easy to understand and 10% were quite easy to understand. Based on the results of the evaluation, it can be concluded that this shirt-making training activity provides benefits to the inmates of class 1 Malang penitentiar Abstrak Lembaga pemasyarakatan (Lapas) mempunyai tanggungjawab yang besar dalam membina warga binaan untuk dapat produktif. Berbagai bidang pembinaan kemandirian yang dimiliki oleh lapas Kelas 1 Malang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pada bimker menjahit. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan pada bidang jahit ini terkendala pada keterbatasan sumberdaya manusia yang dapat menjahit kemeja. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya diperlukan penjaringan SDM yang akan dibekali keterampilan dalam menjahit kemeja sehingga kebutuhan SDM untuk menghasilkan produk kemeja tersebut dapat dimaksimalkan dan terpenuhi. Tidak hanya bekal keterampilan saja yang didapatkan oLeh warga binaan tetapi mereka juga memperoleh pengetahuan yang dapat dikembangkan serta sekaligus membekali warga binaan dalam bidang menjahit yang nantinya dapat bermanfaat bagi mereka sendiri ketika sudah keluar dari tahanan. Mereka dapat membuka dan menciptakan lapangan usaha sendiri sehingga begitu membaur dengan masyarakat mereka sudah siap dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan, menunjukkan bahwa 60% peserta merasakan materi yang diberikan sangat bermanfaat, 30% bermanfaat, dan 10% cukup bermanfaat. Sedangkan berdasarkan materi yang disampaikan 50% sangat mudah memahami, 40% mudah dipahami dan 10% cukup mudah dipahami. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembinaan keterampilan ini benar-benar memberikan manfaat kepada Warga Binaan Lapas Kelas 1 Malang.
PELATIHAN PEMBUATAN SHIBORI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS WARGA BINAAN LAPAS KELAS 1 MALANG Sarjono; Annisau Nafiah; Eddy Sutadji; Riana Nurmalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.949 KB)

Abstract

Abstract The Class 1 penitentiary of Malang has several work guidance which is used as a forum to equip the inmate's skills during their sentence. One of the work guidance that is of concern at this time is the work guidance of shibori batik. Conditions in the field indicate that there is still a lack of knowledge possessed by the inmates which can be seen from the work produced in this work guidance. Information was also obtained from the person in charge of working guidance for shibori batik, in his explanation he said that there was still a lack of knowledge and techniques for making shibori. Therefore, it is very necessary to provide material in the form of knowledge and techniques for making shibori in more detail so that the insight of the inmates also develops and generates new creative ideas. The solution offered to solve these problems is to provide training in making shibori motifs and manufacturing techniques. The method was used in the form of lectures and demonstrations which were attended by 30 trainees. This activity was greeted with great enthusiasm by the inmates. Various techniques of making shibori were tried to produce a variety of motifs produced by each participant. The training activities ran smoothly and received support from various parties so that the training activities could be carried out optimally Abstrak Lapas Kelas 1 Malang memiliki beberapa bimbingan kerja yang digunakan sebagai wadah untuk membekali keterampilan warga binaan selama menjalani masa hukuman. Salah satu bimbingan kerja yang menjadi perhatian saat ini adalah bimbingan kerja batik shibori. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masih minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh warga binaan yang terlihat dari hasil karya yang dihasilkan pada bimbingan kerja ini. Informasi juga digali dari penanggungjawab bimbingan kerja batik shibori, dalam penjelasannya mengatakan memang masih minim untuk pengetahuan dan Teknik pembuatan shibori. Oleh karena itu sangat diperlukan pemberian materi berupa pengetahuan dan teknik pembuatan sibori lebih detail sehingga wawasan warga binaan juga berkembang dan memunculkan ide-ide kreatif baru. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan motif shibori dan teknik pembuatannya. Metode yang digunakan dalam pelatihan berupa ceramah dan demonstrasi yang diikuti oleh 30 peserta pelatihan. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh warga binaan. Berbagai teknik pembuatan shibori dicoba sehingga dapat menghasilkan beragam motif yang dihasilkan oleh setiap peserta. Kegitan pelatihan berjalan lancar dan mendapatkan support dari berbagai pihak sehingga kegiatan pelatihan dapat dilaksanakan dengan maksimal.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif “Petak Pintar” Sebagai Media Belajar Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 16 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Poppy Puspitasari; Avita Ayu Permanasari; Riana Nurmalasari; Aprilia Sari Yudha
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 2 No. 2 (2022): Literasi Media dan Promosi Kreatif dalam Kegiatan Kemasyarakatan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v2i2.1523

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah awal pada siswa Taman Kanak-kanak (TK) ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 16 Kota Malang dengan pemanfaatan media pembelajaran berupa alat permainan edukatif. Alat permainan edukatif ini bernama “Petak Pintar” yang mengambil konsep dari permainan tradisional engklek. Dengan sedikit modifikasi dan improvisasi, penggunaan alat permainan edukatif petak pintar ini dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan lembaga sekolah TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 16 Kota Malang sebagai mitra yaitu 6 orang guru dan 20 orang anak didik kelas B1, serta tim dari Universitas Negeri Malang. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatnya kemampuan mengenal huruf hijaiyah awal sesuai dengan yang ada dalam petak pintar tersebut. Kemampuan yang terdapat dalam pengembangan alat permainan edukatif petak pintar yaitu anak dapat mengenal warna (pada petak dan gaco), anak mampu mengenal macam-macam bentuk geometri (persegi panjang, persegi, dan setengah lingkaran), menyebutkan lambang huruf hijaiyah, menuliskan lambang huruf hijaiyah pada papan tulis yang telah disediakan, memasangkan 2 sampai 3 huruf hijaiyah sesuai perintah melalui gambar pada kartu.
Peningkatan kualitas SDM Guru SMK dalam penerapan budaya belajar Ergonomis pada masa pandemic COVID-19 Eddy Sutadji; Riana Nurmalasari; Annisau Nafiah; Blima Oktaviastuti
Al Tijarah Vol. 6 No. 3 (2020): Special Issue Seminar Nasional Manajemen & MADIC 6, 2020
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/tijarah.v6i3.5678

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu sekolah yang memiliki potensi resiko bahaya kerja lebih tinggi dibandingkan jenis sekolah yang lain. Hal ini diibaratkan bahwa SMK merupakan salah satu wujud pabrik sekolah dimana di dalamnya terdapat laboratorium, bengkel maupun workshop untuk aktivitas praktik siswa. Adapun potensi resiko bahaya yang terdapat di SMK salah satunya yaitu faktor ergonomi. Faktor ergonomi berkaitan dengan kebiasaan kerja oleh masing-masing individu. Oleh karenanya seluruh SDM di SMK sudah seharusnya memiliki pemahaman terkait ergonomi yang benar. Sehingga para SDM di SMK dapat menerapkannya secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pemahaman guru terkait dampak Covid-19 pada pendidikan di SMK, 2) mengetahui pemahaman guru terkait budaya belajar ergonomis untuk pencegahan Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yaitu guru SMK di Malang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa 1) secara garis besar guru memiliki pemahaman terkait dampak Covid-19 bagi pendidikan di SMK yang sangat berpengaruh pada tatanan sistem pembelajaran pada berbagai aspek, 2) guru memiliki pemahaman yang cukup terkait budaya belajar ergonomis untuk pencegahan Covid-19, namun masih diperlukan tindak lanjut secara nyata agar penerapan budaya belajar ergonomis lebih maksimal.
Pelatihan Pengolahan Jagung pada Ibu-Ibu PKK Desa Talok Malang Anggi M.J. Saputri; Nonny Aji Sunaryo; Wiwik Wahyuni; Riana Nurmalasari; Alief Lukman Syafi'i; Syamsudin Habibullah Djan Djanany
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Talok Kabupaten Malang merupakan salah satu desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian masyarakat. Salah satu potensi bahan pangan yang melimpah di Desa Talok adalah jagung. Dimana jika panen jagung, jagung hanya diolah direbus, dibakar dan di buat jenang. Kegiatan ini diinisiasi dari hasil wawancara dengan Kepala Desa, yang berharap adanya pelatihan mengolah jagung menjadi olahan pangan yang memiliki kandungan gizi dan nilai jual yang tinggi. Produk olahan jagung yang dibuat pada kegiatan ini adalah brownies kukus jagung, dan dawet jagung. Selain diajarkan mengolah produk, masyarakat khususnya Ibu-Ibu PKK Talok juga dibekali teknik menyimpan dan mengemas produk makanan.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Talok tentang pengolahan jagung. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Talok terampil membuat olahan dari jagung, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di desa Talok. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan jagung sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Edukasi Dan Pelatihan Makanan Asuh (Aman, Sehat, Utuh, Halal) Di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang Nonny Aji Sunaryo; Riana Nurmalasari; Anggi M.J Saputri; Lismi Animatul Chisbiyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkonsumsi makanan yang sehat berdampak pada kesehatan, faktanya anak sekolah cenderung beresiko mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Terbukti pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan banyak jajanan yang mereka konsumsi tenyata mengandung zat berbahaya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu edukasi berupa ceramah tentang konsep makanan ASUH, dan pelatihan berupa praktek membuat produk makanan berdasarkan konsep tersebut. Melalui kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh TIM Satgas Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, berupaya untuk mengedukasi siswa-siswi SMK Cendika Bangsa khususnya agar memahami konsep makanan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal). Harapannya, jika siswa-siswi paham, mereka akan lebih bijak dalam memilih makanan atau jajanan yang akan dikonsumsi. Selain edukasi, pada kegiatan PKM ini siswa-siswi juga diberikan pelatihan membuat makanan berupa Dessert Box Brownis Jasuke, untuk mengimplementasikan konsep yang sudah diajarkan. Pemilihan produk pelatihan berbahan dasar jagung, ditujukan untuk memanfaatkan salah satu hasil ladang SMK Cendika Bangsa. Produk pelatihan diharapkan dapat menjadi ide bisnis bagi siswa-siswi, dan juga sebagai produk unggulan SMK Cendika Bangsa. Kegiatan PKM ini berjalan lancar, para peserta sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Hasil dari PKM ini semua siswa-siswi SMK Cendika Bangsa yang mengikuti kegiatan ini pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan membuat produk makanan ASUH bertambah. Kata kunci—pengabdian kepada masyarakat, edukasi, pelatihan, makanan ASUH.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIFITAS KWT MENGOLAH KULINER BERBAHAN KOPI DI DESA WISATA KOPI SERAYU SRIGADING KABUPATEN MALANG Nonny Aji Sunaryo; Riana Nurmalasari; Anggi MJ Saputri; Ni'matul Istiqomah; Tiara estu amanda
BINA CIPTA Vol 2 No 2 (2023): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v2i2.19

Abstract

Keterampilan dan kreatifitas perlu dimiliki sumber daya manusia (SDM) yang mengelola destinasi pariwisata, tidak terkecuali perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Di Desa Wisata Kopi Serayu Srigading Malang, mereka sangat berperan dalam pengelolaan pariwisata. Pelaksanaan pengabdian masyarakt yang dilaksanakan Tim Satgas Universitas Negeri Malang bertujuan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreatifitas mereka dalam mengolah kuliner berbahan dasar kopi. Hal ini dikarenakan kopi sebagai sumber daya alam juga menjadi komoditas pariwisata, namun belum secara optimal dikembangkan. Produk kuliner yang dibuat adalah No Baked Dessert Box Coffee Based dan minuman kopi dengan teknik manual brew, dengan adanya pelatihan pembuatan makanan dan minuman ini diharapkan akan meningkatkan keterampilan dan kreatifitas KWT sehingga mendukung pengembangan wisata di desa mereka.
Peran Aplikasi Elemen Mesin sebagai Mobile Learning Interaktif untuk Optimasi Pembelajaran Digital pada Pendidikan Vokasi Riana Nurmalasari; Hakkun Elmunsyah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.703

Abstract

Berbagai model pembelajaran berbasis digital berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Terutama pasca pandemi, reformasi pembelajaran berbasis digital berkembang sangat pesat. Dunia pendidikan berlomba-lomba memanfaatkan teknologi komputer sebagai basis teknologi multimedia dalam pengembangan model media pembelajaran. Tanpa terkecuali pada tataran pendidikan tinggi seperti universitas. Universitas Negeri Malang (UM) menjadi salah satu universitas yang senantiasa terus mengembangkan media pembelajaran yang mampu menunjang pembelajaran pada abad 21 yang tidak terbatas ruang dan waktu. Salah satu program studi di UM yang perlu pengembangan media pembelajaran sebagai sarana penunjang pembelajaran yaitu D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur. Penggunaan sumber belajar pada perkuliahan elemen mesin pada program studi D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur sangat terasa urgensinya karena sejauh ini pada prodi D4 belum banyak sumber belajar multimedia interaktif yang digunakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran aplikasi MEA dalam pelaksanaan pembelajaran mata kuliah elemen mesin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini yaitu mahasiswa D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur Universitas Negeri Malang semester 1 pada tahun pembelajaran 2023/2024. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan skala likert. Uji coba istrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 5 kesimpulan. Pertama, kemudahan akses aplikasi MEA sebesar 78,6%. Kedua, kemudahan penggunaan aplikasi MEA untuk proses pembelajaran elemen mesin sebesar 82,1%. Ketiga, peran aplikasi MEA dalam membantu proses pembelajaran elemen mesin sebesar 75%. Keempat, kesesuaian teknologi penerapan MEA untuk pembelajaran jarak jauh pada mata kuliah elemen mesin sebesar 89,3%. Kelima, peran aplikasi MEA terhadap peningkatan hasil pembelajaran elemen mesin sebesar 82,1%. Sehingga secara garis besar aplikasi MEA memiliki peran yang sangat baik sebagai mobile learning interaktif untuk optimasi pembelajaran digital pada pendidikan vokasi.
IDENTIFIKASI DIMENSI SKILL LULUSAN PENDIDIKAN VOKASI DENGAN KEBUTUHAN KETERAMPILAN KERJA DI INDUSTRI ISNANDAR, ISNANDAR; MULIADI, MULIADI; NURMALASARI, RIANA; MAULA, PUTRINDA INAYATUL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i2.2903

Abstract

Economic development strategies often target high-skill, high-wage industries and jobs. However, the relationship between skills and wages is not always balanced. The skills needed by workers in industry today include dimensions of skills for the benefit of the industry in the future. The aim of this research is to analyze the dimensions of workers' current skills related to the competencies they possess and the position they occupy so that the relationship between the two is known. This research was conducted by doctoral education students majoring in vocational education. The method used is quantitative to understand the dimensions of skills possessed by vocational education graduates who are currently working in industry. The results of this research show that all of these competency dimensions are very much needed because all workers, managers and positions within the company agree 66.7% that these dimensions are very important and needed in the future. Dimensions of competency in individuals such as task skills, task management skills, contingency management skills, job role environment skills and transfer skills are very important for employees and workers in industry to have. ABSTRAKStrategi pembangunan ekonomi seringkali menyasar industri dan pekerjaan yang berketerampilan dan berupah tinggi. Namun hubungan antara keterampilan dan upah tidak selalu seimbang. Keterampilan yang dibutuhkan oleh pekerja di industri saat ini mencakup dimensi keterampilan untuk kepentingan industri dimasa depan. Tujuan penelitian  ini adalah menganalisis dimensi keterampilan pekerja saat yang berkaitan dengan kompetensi yang dimiliki dan jabatan yang diduduki sehinga diketahui keterkaitan antara keduanya. Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa pendidikan doktor jurusan pendidikan vokasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif untuk memahami dimensi skill yang dimiliki lulusan pendidikan kejuruan yag sedang bekerja di industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua dimensi kompetensi tersebut sangat dibutuhkan karena semua pekerja dan pegawai manager maupun posisi jabatan dalam perusahaan setuju 66,7% bahwa dimensi tersebut sangat penting dan dibutuhkan dimasa depan. Dimensi kompetensi dalam individu seperti task-skills, task management skills, contingency management skills, job role environment skills dan transfer skill sangat penting untuk dimiliki oleh pegawai maupun karyawan di industri.
Co-Authors Abdul Qolik Achmad Romadin Agus Suyetno Alief Lukman Syafi'i Amin Rais Andi Muhammad Irfan Andoko Andoko, Andoko Andrianto, Sis Nanda Kus Anggi M.J Saputri Anggi M.J. Saputri Anggi MJ Saputri Annisau Nafiah Aprilia Sari Yudha Athalla Sidharta, Rassya Autchariya Krautharot Avita Ayu Permanasari Bahari, Khairil Anuar Blima Oktaviastuti, Blima Buyung Adi Dharma Dewi Izzatus Tsamroh Didin Zakariya Lubis Djoko Kustono Eddy Sutadji Ely Siswanto Erwin Komara Mindarta Erwin Komara Mindarta Felda Nahdah Erfarras Fifi Damayanti Hakkun Elmunsyah Hanggara Budi Utomo Helmy, Abdullah Idkhan, A. Muhammad Irsyad Andhika Ariadi Isnandar Iswahyudi Indra Putra Jibril Maulana Kintan Desinta Kintan Desinta Lativa Hartiningtyas Lismi Animatul Chisbiyah M. Alfian Mizar Mardji Mardji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marsono Marsono Marsono Marsono MAULA, PUTRINDA INAYATUL Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Ilman Nur Sasongko Muliadi Nemesius Bambang Revantoro Ni'matul Istiqomah Nonny Aji Sunaryo Oktaviastuti, Blima P. P. S, Gladis Viona P.P.S, Gladis Viona Pranoto Pranoto Prasetyo, Abdul Rahman Retno Wulandari Riyanto, Obaja Eden Sentosa Rr. Poppy Puspitasari Saputri, Anggi MJ Sarjono Sh Mohd Firdaus Sh Abdul Nasir Sopingi Sopingi Sunardi Sunardi Sunardi Syamsudin Habibullah Djan Djanany Tiara estu amanda Tuwoso Viola Malta Ramadhani Viola Malta Ramadhani Viona P.P.S, Gladis Widiyanti Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wiwik Wahyuni Yoto Yoto Yoto Yoto, Yoto