Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Geogebra Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Bedilius Gunur; Apolonia Hendrice Ramda; Anjelina Riska; Maximus Tamur
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.16102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem solving berbantuan Geogebra dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan dengan teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Solving berbantuan geogebra lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional
WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MGMP MATEMATIKA SMP KABUPATEN MANGGARAI Meryani Lakapu; Gabariela Purnama Ningsi; Dominikus Arif Budi Prasetyo; Maximus Tamur; Aloysius Joakim Fernandez; Bryan Marthinus Waruru
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1693

Abstract

Kesulitan dalam mengajarkan konsep matematika merupakan salah satu masalah mendasar bagi guru. Kegiatan workshop pengembangan perangkat berbasis etnomatematika ini bertujuan untuk membekali para guru agar menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini terlaksana secara daring melalui zoom dan kegiatan synchronous dan asynchronous menggunakan Learning Manajemen System. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas pada akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah 80% guru termotivasi untuk menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga dapat menambah wawasan siswa tentang materi matematika yang diajarkan dan objek budaya yang digunakan dalam mengajar.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS ETNOMATEMATIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA PGSD Maximus Tamur; Yaya S. Kusumah; Dadang Juandi
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v1i1.45237

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis mahasiswa PGSD tergolong rendah. Di antaranya disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan konteks budaya dalam pembelajaran. Potensi budaya menjadi menarik untuk dijadikan sebagai masalah kontekstual dalam perkuliahan matematika karena budaya lebih dikenal, dilakukan dan terkait dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis dan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa PGSD melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis etnomatematisa (PKSBE). Penelitian ini melibatkan mahasiswa PGSD STKIP St. Paulus Ruteng semester II tahun akademik 2011/2012 yang terdiri dari dua kelas, satu kelas ekperimen dan satu kelas kontrol. Pemilihan kelas tersebut dilakukan secara acak kelas dari 10 kelas yang ada. Mahasiswa kelas eksperimen mendapat pendekatan PKSBE dan mahasiswa kelas kontrol mendapat pembelajaran kooperatif tipe STAD (PKS). Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara tidak tertruktur, pretes dan postes, lembar observasi, dan angket respon mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis secara  kualitatif, uji-t dan uji Mann-Whitney U. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis mahasiswa yang mendapat pembelajaran menggunakan PKSBE memperoleh peningkatan yang secara signifikan lebih tinggi daripada mahasiswa yang menggunakan PKS. Peningkatan tersebut masuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis terhadap data observasi dan respon mahasiswa menunjukkan bahwa PKSBE dapat meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa dan menumbuhkan sikap positif mereka terhadap mata kuliah Konsep Dasar Matematisa dan terhadap dosen. Abstract: The conceptual understanding and mathematics communication of the primary teacher training students can be classified as in the low level. This phenomenon is highly affected by insufficient utility of culture perspective in teaching and learning process; however, cultural value becomes interesting issues in mathematics instruction because culture has been well-known, practiced, and been strongly associated to the students’ daily life. The aim of this study is to develop students’ understanding of competence and mathematical communication through the implementation of cooperative learning of STAD techniques on the ethnomathematic basis.There were two classes of primary teacher training college students at St. Paul college of education at second semester in the academic year 2011/2012 as the sample. One class was as the experiment group and another one class was as the control group using proportional random sampling from 10 classes. The experiment group was taught by using cooperative learning STAD techniques on the ethnomathematic basis, whereas control group was taught by using cooperative learning STAD techniques without ethnomathematic basis. Instruments used in this study were unstructured interview, test, observation sheet, and questionnaire. Qualitative data analysis were t-test and Mann-Whitney U test. Based on research result can be concluded that almost the students’ understanding of mathematics and mathematical communication of the experiment group was significantly higher than those of the control group. This significant development categorized as high level. Data analysis of observation sheet and questionnaire indicated that cooperative learning STAD technique on ethnomathemtic basis could develop students’ mathematics learning activities and their positive attitudes toward the course of basic concept of mathematics and toward their lecturer.
WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MGMP MATEMATIKA SMP KABUPATEN MANGGARAI Meryani Lakapu; Gabariela Purnama Ningsi; Dominikus Arif Budi Prasetyo; Maximus Tamur; Aloysius Joakim Fernandez; Bryan Marthinus Waruru
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1693

Abstract

Kesulitan dalam mengajarkan konsep matematika merupakan salah satu masalah mendasar bagi guru. Kegiatan workshop pengembangan perangkat berbasis etnomatematika ini bertujuan untuk membekali para guru agar menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini terlaksana secara daring melalui zoom dan kegiatan synchronous dan asynchronous menggunakan Learning Manajemen System. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas pada akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah 80% guru termotivasi untuk menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga dapat menambah wawasan siswa tentang materi matematika yang diajarkan dan objek budaya yang digunakan dalam mengajar.
Global trend of ethnomathematics studies of the last decade: A bibliometric analysis Deda, Yohanis Ndapa; Disnawati, Hermina; Tamur, Maximus; Rosa, Milton
Jurnal Infinity Vol 13 No 1 (2024): VOLUME 13, NUMBER 1, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v13i1.p233-250

Abstract

This study aims to investigate ethnomathematics research trends through bibliometric analysis on widely distributed Google Scholar (GS) and Scopus databases. One thousand seventy-seven papers were reviewed from GS and Scopus databases searched using Harzing's Publish on 9 January 2023. A descriptive study approach was used to investigate the data. The result of this study is that the number of ethnomathematics studies has increased over the last decade (2012-2022). The most productive author based on GS is Rosa from Brazil, and the full author based on Scopus is Widada from Indonesia. The principal authors with the highest citations are Ascher, based on GS, and Muhtadi, based on Scopus, with the highest citations. The Journal of Physics: Conference Series (JPCS) in the last decade is the most crucial source of ethnomathematics documents. Based on VosViewer visualization, Rosa is the author who has the most co-authorship papers and total link strength. The VosViewer displays four clusters related to Ethnomathematics: mathematics education, skills, ethnomathematics studies, and geometry. Our strong recommendations regarding this study are ethnomathematics research related to literacy, numeracy, technocracy, and mathematical abilities. The results can assist relevant researchers in understanding trends in ethnomathematics research and recommend guidelines for other studies.
ANALYSIS OF STUDENTS’ MATHEMATICAL CRITICAL THINKING ABILITY REVIEWED IN SOLVING MATHEMATICS PROBLEMS FROM GENDER DIFFERENCES Sugiarti, Lana; Tamur, Maximus; Jehadus, Emilianus; Jundu, Ricardus; Limur, Matilda
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol6iss2pp108-113

Abstract

This study aims to determine students' mathematical critical thinking skills in terms of gender differences. This research was conducted in March 2023 in class VII junior high school. The subjects of this study consisted of 6 people, including 3 male students and 3 female students. Based on the gender of each student, they are then grouped into 2 people with high ability categories, 2 people with medium ability categories, and 2 people with low ability categories. This type of research is a descriptive research. Data collection techniques were carried out using a written test consisting of 2 questions, by interview and documentation. Data analysis techniques consist of three stages, namely data is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data using method triangulation techniques and data source triangulation. The results showed that students with high abilities could work on critical thinking test questions and covered all the indicators. In contrast, students with moderate abilities still needed to be able to work on mathematical critical thinking test questions well according to the criteria for critical mathematical thinking. Students with low abilities have yet to be able to do well on the mathematical critical thinking test according to the criteria of critical mathematical thinking. No significant difference exists between how to solve the test questions for male and female students in each ability category
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKAS MATEMATIS SISWA SMP Naldi, Lisna; Tamur, Maximus; Jehadus, Emilianus
JOURNAL OF SONGKE MATH Vol. 6 No. 1 (2023): June
Publisher : UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jsm.v6i1.2154

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Geogebra dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII SMPN 5 Langke Rembong Manggarai NTT dengan jumlah 152 orang pada tahun ajara 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan random kelas. Sampel penelitian pada kelas eksperimen yaitu kelas VIII B dan kelas VIII A yang berjumlah 29 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Dari analisis data ditemukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan geogebra berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Pembahasan tentang temuan baru dan kelemahan penelitian disajikan sebagai ide dasar untuk penelitian lebih lanjut. (This research was conducted to analyze differences in mathematical communication skills between students who were taught using the STAD type cooperative learning model assisted by Geogebra and students who received conventional learning. The method used is quasi-experimental research using a posttest-only control group design. The population in the study were all Grade VIII students of SMPN 5 Langke Rembong Manggarai NTT with a total of 152 people in the 2022/2023 academic year. Sampling was done by random class. The research samples in the experimental class were class VIII B and class VIII A, totaling 29 students as the control class. The instrument used in this study is a description test. The analysis technique used is the t-test. From the data analysis it was found that the STAD type cooperative learning model assisted by Geogebra had a positive effect on students' mathematical communication skills. A discussion of the new findings and research weaknesses is presented as a basic idea for further research).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Jemamun, Maria Erfiani; Tamur, Maximus; Makur, Alberta P
JOURNAL OF SONGKE MATH Vol. 6 No. 2 (2023): December
Publisher : UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jsm.v6i2.2813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang memperoleh model pembelajaran berbasis masalah (PBL) berbantuan geogebra dan kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional kelas VIII SMP Widya Bhakti Ruteng Tahun Ajaran 2022/2023. Metode eksperimen semu dengan desain posttest only control grup design digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Sampel penelitian untuk kelas eksperimen berjumlah 20 siswa dan kelas kontrol berjumlah 21 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk uraian sebanyak lima nomor soal. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji t dengan menggunakan rumus polled varians. Hasil analisis data penelitian diperoleh kelompok eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 73 sedangkan kelompok kontrol mendapatkan nilai rata-rata 65. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model PBL berbantuan geogebra lebih tinggi dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil ini menunjukkan tren positif dari pembelajaran yang mengkondisikan siswa untuk menyelesaikan masalah dengan bantuan teknologi seperti geogebra. Temuan ini menjadi salah satu rujukan untuk mempertimbangkan penggunaan model PBL berbantuan geogebra pada konsep dan materi matematika SMP lainnya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBASIS GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMK Lesing, Viane; Tamur, Maximus; Jundu, Ricardus
JOURNAL OF SONGKE MATH Vol. 6 No. 2 (2023): December
Publisher : UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jsm.v6i2.2815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) berbasis Geogebra terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Santu Petrus Ruteng tahun pelajaran 2022/2023. Metode eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol posttest only diterapkan untuk mencapai tujuan ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan sampelnya adalah siswa kelas X TKJ4 dan siswa kelas X TKJ7 yang berjumlah 63 orang. Kelas eksperimen berjumlah 31 orang dan kelas kontrol berjumlah 32 orang. Statistik parametrik dengan uji-t diterapkan untuk menguji hipotesis penelitian dan perangkat lunak SPSS digunakan untuk membantu perhitungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbasis Geogebra lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran biasa. Temuan ini memberikan wawasan ilmiah bagi guru dan peneliti selanjutnya untuk menggunakan model yang sama dengan bantuan aplikasi Geogebra pada materi terkait lainnya.
SPEKTRUM RESPONS MAHASISWA PADA MASALAH PERSAMAAN DIFERENSIAL Nendi, Fransiskus; Tamur, Maximus; Jehadus, Emilianus; Pantaleon, Kristianus Viktor; Murni, Viviana
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v6i1.3688

Abstract

Mahasiswa pada umumnya memiliki respons bervariasi terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien konstan non homogen. Spektrum respons diperlukan untuk mengetahui level pemahaman mahasiswa pada suatu masalah PD non homogen. Dalam literatur telah dijelaskan bahwa spektrum respon siswa dapat dipahami dengan berbagai cara. Meski demikian, penggunaan Taksonomi SOLO untuk memahami spektrum respon mahasiswa belum banyak dijelajahi. Sebagai upaya mengisi kesenjangan ini maka kami melakukan penelitian deskriptif kualitatif ini untuk mendeskripsikan spektrum respons mahasiswa terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien kontan non homogen berbasis taksonomi SOLO. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika yang memprogramkan mata kuliah persamaan diferensial (PD) tahun akademik 2020/2021. Seluruh subjek penelitian ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan yang setara pada mata kuliah ini. Masalah PD yang diberikan kepada subyek penelitian tentang PD non homogeny yang diselesaikan menggunakan metode koefisien tak tentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spektrum respons mahasiswa terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien kontan non homogen berbasis taksonomi SOLO, antara lain: mahasiswa menjelaskan masalah menggunakan kalimat sendiri tanpa mengubah arti, menggunakan beberapa informasi yang didapat melalui pembentuk solusi partikular, kemudian informasi tersebut untuk menyelesaikan masalah, memadukan penggalan-penggalan informasi yang terpisah untuk menghasilkan penyelesaian dari suatu masalah, memecahkan masalah secara bertahap, dan memberikan solusi masalah dengan benar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa respons mahasiswa  terhadap masalah PD koefisien kontan non homogen berada pada tingkat relational
Co-Authors Aan Hasanah Adem, Angela Merici G Adem, Angela Merici G. Adi Nurjaman Adi Nurjaman, Adi Agustina Muliati Muhut Alberta Parinters Makur ALOYSIUS JOAKIM FERNANDEZ Ananias Erlita Mamu Angela Merici G Adem Angela Merici G Adem Anjelina Riska Antonius Gahung Antonius Gahung Arsenius Sudirahman Baharuddin Paloloang Bedilius Gunur Belos, Maria Adventyana Bryan Marthinus Waruru Castulo, Nilo Jayoma Chen Jihe Chen Jihe Chen, Jihe Dadang Juandi Deda, Yohanis Ndapa Desideria F Sutrani Diaz, Laura Daniela Victoria Dominikus Arif Budi Prasetyo Dominikus Arif Budi Prasetyo Edwin Musdi Eliterius Sennen Emilia Stefani Nurung Emilianus Jehadus Erni Puji Astuti Fedi, Sebastianus Fransiskus Hardi Fransiskus Nendi Fransiskus Nendi Fransiskus Nendi Fulgensius Efrem Men Gabariela Purnama Ningsi Guzman, Princess De Habibi R. P. Negara Hamu, Aleksander Handayani, Reza Septia Hawi, Fransiskus M. Hendrice Ramda, Apolonia Hermina Disnawati, Hermina Hermita Neni Ignasius Kevin Rinta Jackaria, Potchong M. Jamun, Yohannes Marryono Jem, Yosefina Helenora Jemamun, Maria Erfiani Jerito Pareira Jerito Pereira Jerito Pereira Jianlan Tang Jihe Chen Jundu, Ricardus Kalista Entika Ermi KANISIUS MANDUR . Kanisius Supardi Kristiamita, Angel Kristianus Viktor Pantaleon Kristianus Viktor Pantaleon Kurnila, Valeria Suryani Lana Sugiarti Laurensia Lidia Jedia Lesing, Viane Limur, Matilda Maharani, Prita Adelia Makur, Alberta P Maria A L Belos Maria Angela Banggut Maria Suci Apriani Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Matilda Limur Meryani Lakapu Milton Rosa Muardi, Antonius Muhammad Daut Siagian Muhammad Fachri B Paloloang Murni, Valeriani Astika Murni, Viviana Murniyati, Florensiana Naldi, Lisna Ndiung, Sabina Neni Hermita Ngao, Ayubu Ismail Nil, Afrarina Nonong Amalita Oschar Algianok Lay Pantaleon, Kristianus Viktor Par, Leonardus Parung, Aleksander Rizky Anugrah Paulus Roldin Ganas Perbowo, Krisna Satria Pereira, Jerito Prasetyo, Dominikus Arif Budi Ramda, Apolonia H Ramda, Apolonia Hendrice Rensiana Nunang Ricardus Jundu Rini Sulastri Risaningsih, Agnes Dwi Rivaldo Prisno Mensi Robert Weinhandl Robert Weinhandl Rofina Kurniyati Rosa, Milton Sabina Ndiung Sada, Maria Ayentasia Sari, Yulina Kartika Sennen, Eliterius Silfanus Jelatu Stanislaus Sepi Defrino Subaryo, Subaryo Sugiarti, Lana Suparman Suparman Suparman Suparman Susanti, Nipa Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Tommy Tanu Wijaya Tommy Tanu Wijaya Tommy Tanu Wijaya Valeria Suryani Kurnila Vaz, Feliciana Maria Weinhandl, Robert Wibisono, Yudi Wijaya, Tommy Tanu Xinxin Li Yaya S. Kusumah Ying Zhou Ying Zhou Yohanes E W Lagam Yohannes Yohannes Yongxing Huang Yongxing Huang Yosefus Januarisky Berchmans Yunita Yunita Yunita Yunita Zephisius Rudiyanto Eso Ntelok