p-Index From 2021 - 2026
8.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners Indonesia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Abdi Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Jurnal Lentera Jurnal Pepadu Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Keperawatan Bunda Delima JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Journal for Quality in Public Health Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Health Science Community Journal of Global Research in Public Health Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Journal for Quality in Women's Health Journal of Tropical Diseases and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kadar Gula Darah pada Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2 di Desa Kopang Lombok Tengah Purqoti, Dewi Nur Sukma; Amrullah, Muhammad; Fatmawati, Baiq Rully; Khairani, Fuji
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.373

Abstract

  Diabetes Mellitus dikenal sebagai penyakit seumur hidup dan membutuhkan ketelatenan dalam mengendalikan kadar gula tetap stabil dan normal. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kadar gula darah pada penyandang diabetes mellitus tipe 2 di desa kopang Lombok tengah. Metode Penelitian yang digunakan bersifat Deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectiona dengan populasi sebanyak 113 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pada setiap variable. Data yang terkumpul kemudian di analisis secara univariat.  Hasil dari penelitian ini yaitu data karakteristik menunjukkan penyandang Diabetes mellitus terbanyak pada rentan usia 51-60 tahun sejumlah 33 orang (61.1%), Sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 42 orang (77.8%), Pendidikan terbanyak adalah SD sebanyak 24 orang (44.4%), Sebagian besar adalah IRT sebanyak 22 orang (40.7%) dan Kadar gula darah  terbanyak dalam kategori sedang sebanyak 43 responden (79,6%). Kesimpulan: Kadar gula darah penyandang diabetes mellitus tipe 2 di desa Kopang Lombok tengah terbanyak yaitu dalam kategori sedang sejumlah 43 orang (79,6%) di ikuti yang mengalami kadar gula darah dalam kategori rendah sebanyak 3 orang (5,6%) dan dalam kategori tinggi sebanyak 8 orang (14,8%). Sangat dianjurkan pada penyandang diabetes mellitus lebih teratur dalam menghindari faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya kadar gula darah seperti rutin melaksanakan 5 pilar dalam tatalaksana penyakit diabetes mellitus.
Health Belief Model yang Berkembang di Masyarakat pada Kasus Paliatif Care (DM Tipe 2) Dewi Nur Sukma Purqoti; Baiq Ruli Fatmawati; Amrullah, Muhammad; Baiq Heni Rispawati; Harlina Putri Rusiana; Ernawati; Erwin Wiksuarini
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.447

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang belum bisa disembuhkan secara medis sehingga penyakit ini merupakan penyakit degenratif yang biasa disebut dengan lifelong disease.  Hal tersebut menjadi faktor utama pentingnya pendekatan perawatan paliatif (palliatif care) pada pasien dengan DM. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi Health Belief Model (HBM)  pada masyarakat terkait dengan penanganan penyakit DM secara paliatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel iaitu   Accidental Sampling  menggunakan kriteria sampel iaitu responden dengan usia 40 tahun ke atas yang berasal dari Desa Kopang. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan analisis data secara   univariat. Berdasarkan hasil penelitian,  Tingkat kepatuhan terhadap pengobatan yang berkembang di masyarakat pada kasus paliatif care (DM) terdapat 15 (46%), Persepsi kerentanan  sebanyak 28 (84%), Persepsi keparahan kemungkinan responden jatuh dalam kategori parah yakni sebanyak 19 (57%), Persepsi manfaat ialah ketika  responden mempunyai  persepsi manfaat yang lebih tinggi apabila mengikuti program pengobatan DM yaitu sebanyak 20 (61%), Persepsi hambatan sebagian responden memiliki persepsi hambatan yang rendah saat mengikuti program pengobatan DM yaitu sebanyak 18 (54%), Persepsi efikasi diri iaitu terkait dengan adanya kemampuan responden untuk melakukan perilaku mengikuti program pengobatan DM tertinggi yaitu pada kategori tinggi sebanyak 22 (66%), Distribusi isyarat untuk bertindak Terhadap Pencegahan Komplikasi Penyakit DM sebanyak 22 (66%).
Pengaruh Kompetensi Komunikasi Interpersonal Perawat terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Harlina; Irwan Hadi; Lalu Dedy Supriyatna; Dewi Nur Sukma Purqoti; Gusti Ayu Putu Intan
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i2.2023.536

Abstract

Puskesmas memiliki peran penting dalam peningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai pelayanan dasar, perawat harus memiliki skill terapeutik sehingga pasien puas pada perawatan yang diberikan salah satunya adalah kompetensi komunikasi interpersonal. Namun karena keluhan pasien ringan dengan jumlah yang banyak, sehingga perawat kadang mengabaikan komunikasi interpersonal. Pengukuran kemampuan komunikasi interpersonal perawat penting untuk meningkatkan kepuasan pasien rawat inap di puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan memaksimalkan kemampuan komunikasi interpersonal perilaku perawat saat memberikan asuhan keperawatan pasien. Sampel sebanyak 30 perawat rawat inap dengan sebelumnya dilakukan observasi awal penelitian dan setelah diajarkan kompetensi komunikasi interpersonal. Hasil analisis Paired T Test p-value 0,002 dengan demikian ada pengaruh antara komunikasi interpersonal perawat terhadap kepuasan pasien di puskesmas.
Diagnosis Keperawatan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa ilham, ilham; Arifin, Zainal; Fatmawati, Baiq Ruli; Purqoti, Dewi Nursukma; Purwandari, Baiq Mariatun
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i1.2025.760

Abstract

Penyakit ginjal kronik ditandai dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk mempertahankan homeostasis, disertai dengan uremia dan insufisiensi fungsi ginjal. Dalam rangka meminimalisir dampak dari gagal ginjal konik dan hemodialisa, maka perlu pengelolaan pasien dengan penerapan proses keperawatan guna membantu pasien mencapai kesehatan yang optimal. Pemberian asuhan keperawatan melalui penerapan proses keperawatan yang berkelanjutan. pada pasien diperlukan komunikasi antar professional keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan. Bentuk komunikasi berkelanjutan yang dapat menggambarkan kondisi pasien adalah melalui diagnosis keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi diagnosis keperawatan yang ditemukan pada pasien dengan GGK yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) di ruang hemodialisa. Sampel pada penelitian ini adalah pasien GGK yang sedang menjalani Hemodialisa pada bulan September 2023 dengan teknik pengambilan sampel melalui consecutive sampling dengan jumlah sebanyak 44 responden. Hasil penelitian didapatkan diagnosis keperawatan yang paling banyak ditemukan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa adalah yang terkait dengan subkategori nutrisi dan caiaran yaitu sebanyak 75,71% yang terdiri dari gangguan keseimbangan elektrolit, dan kelebihan volume cairan.
BUERGER ALLEN EXERCISE ON THE RISK OF INJURY IN THE FEET OF DIABETES MELLITUS TYPE 2 Hapipah; Heriawan; Istianah; Dewi Nur Sukma Purqoti; Zaenal Arifin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 7 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v7i3.6437

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease that requires medical care and self-management to prevent complications of diabetic ulcers. The Buerger Allen Exercise is a specific exercise that aims to increase circulation to the legs by using changes in gravity and using muscle contraction through active movements of the legs to increase circulation of peripheral blood vessels. The Inlow's 60-second Diabetic Foot Screen Tool is an indicator for assessing the risk of foot injuries. This study aims to determine the effect of Buerger Allen Exercise on the risk of foot injuries in patients with diabetes mellitus type 2 at Masbagik Health Center. The research design used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest design. The sampling technique was purposive sampling with a sample of 18 respondents who met the inclusion criteria. Data analysis used univariate and bivariate analysis. The mean value of the risk of foot ulcers in diabetes mellitus respondents before the intervention was 9.00 with a standard deviation of 1.328 and after the intervention the mean value was 8.54 with a standard deviation of 1.286. The results of the Wilcoxon test show a p value: 0.000 which means that there is an effect of Buerger Allen Exercise on the risk of foot injuries in patients with diabetes mellitus type 2 and is hoped that the Buerger Allen Exercise intervention can be applied as an effort to prevent complications of diabetic foot ulcers in patients with DM type 2. Keywords: Diabetes Mellitus; Buerger Allen Exercise; Foot Wound Risk
SKRINING FAKTOR RISIKO DAN RIWAYAT PENYAKIT TIDAK MENULAR Arifin, Zaenal; Dewi Nursukma Purqoti; Baiq Ruli Fatmawati; Ilham; Dian Istiana
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.432

Abstract

Non-communicable diseases [NCDs] have now become one of the most common causes of death, namely around 73% of all deaths. Non-communicable diseases can be influenced by non-modifiable risk factors and modifiable risk factors. Efforts to prevent and control NCDs can be carried out through promotive and preventive means. The purpose of this community service is to find out the risk factors and history of NCDs of the participants. The community services is implemented through identification of risk factors and history of NCDs through examination of several NCD indicators and preparation of a NCD risk factor monitoring book. The results of the implementation of community service activities [PkM] on risk factors and history of non-communicable diseases [PTM] obtained the results of the examination of one of the NCD indicators in several individuals, it was found that the average cholesterol level was above normal. And based on the results of the identification of the history of non-communicable diseases that are most commonly experienced in the family is hypertension, which is 41.9%. Based on the results of the implementation of this PKM activity, it is hoped that participants are able and willing to make efforts to prevent NCDs through early detection or regular screening using the NCD risk factor monitoring book.
Perbedaan Efektivitas Latihan Handgrip Isometrik dan Relaksasi Autogenik terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Heri Bahtiar; Maelina Ariyanti; Dewi Nur Sukma Purqoti; Bq Nurainun Apriani Idris
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/0tefxj65

Abstract

Introduction: non-communicable diseases group that are very common and easy to detect in society is hypertension. Hypertension is a non-communicable disease which is often called the silent killer disease and serious problem that needs to be watched out for. Hypertension is a condition where there is an increase on blood pressure above normal which can result in increased morbidity and mortality. Purpuse: the aimed of this research  was to identify the effect of soaking feet in warm water with red ginger mixture on blood pressure in hypertensive patients. Method: the research design used was Pre-Experiment with the One Group Pretest – Posttest approach. The population and sample used in this research were 16 people with 6 patients with mild hypertension and 10 people with moderate hypertension. Data analysis using the T-Test test. Result: the results of this research show that P value of 0.00 <0.05, meaning that there is an effect of soaking feet in warm water with red ginger and salt mixture toward blood pressure in hypertensive patients at Lingsar Public Health Center. Suggestion: This research shows that soaking feet in warm water with red ginger and salt mixture can reduce blood pressure on hypertension so that it can be done routinely and without having to use drugs.  
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Prilaku Pencegahan Skabies Pada Santriwan Di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mustafid Supriyadi; Dewi Nur Sukma Purqoti; Muhammad Aozai
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/79zahv65

Abstract

Pandahuluan: Skabies termasuk penyakit yang mendunia dengan prevalensi yang bervariasi karena dapat mengenai semua kelas sosial ekonomi, usia, ras, dan jenis kelamin. Prevalensi scabies lebih tinggi pada anak-anak dan remaja dibandingkan dengan dewasa, kejadian skabies sering terjadi pada masyarakat yang tinggal bersama dengan kepadatan hunian, pondok pesantren merupakan salah satu tempat tinggal bersama dengan kepadatan hunian tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap prilaku pencegahan skabies pada santriwan di pondok pesantren tarbiyatul mustafid. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 santriwan di pondok pesantren Tarbiyatul Mustafid. Teknik sampling dengan cara Non Probability Sampling jenis Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 44 santriwan. Hasil: Analisis Uji t-test menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap prilaku pencegahan skabies pada santriwan Pondok Pesantren Tarbiyatul Mustafid dengan nilai p value 0.00 Kesimpulan : Dengan demikian, pendidikan kesehatan dapat dijadikan sebagai upaya  pencegahan skabies pada santriwan di pondok pesantren.
Upaya Pencegahan Penyakit Scabies melalui Edukasi Kesehatan Dengan Metode Team Games Turnamen (TGT) Pada santriwati di Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy Di Desa Sesela Lombok Barat Baik Heni Rispawati; Dewi Nursukma Purqoti; H.Muhammad Dimyati; Ernawati; Dika Kartika Sari
Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v5i1.1540

Abstract

Scabies is a contagious skin disease, this disease is caused by an infestation of mites namely sarcoptes scabiei humoris variation, the spread of this disease is caused by several factors one of which is poor environmental hygiene and sanitation as well as lack of knowledge. In this community service aims to find out Scabies Prevention Efforts through health education with the Teams games tournament (TGT) method at the Ridwan Anwarul Halimy Islamic boarding school for girls, Sesela village, West Lombok. The method used in this community service is by identifying students who are affected by scabies and then conducting health education about scabies. and after being given counseling about education on the diet of hypertensive clients through supportive education, the community understands how to control themselves so that their hypertension does not recur. Respondents in this community service were 30 female students in class VIII of the Ridwan Anwarul Halimy Islamic Boarding School for Girls. The conclusion of this study is the influence of health education using the (TGT) method on knowledge of scabies prevention at the Ridwan Anwarul Halimy Islamic Boarding School for Girls, Sesela Village, West Lombok. After being given education about scabies prevention, the students understood how to control themselves so as not to get scabies. With this community service activity, it is hoped that health workers and teachers can provide education about scabies prevention to female students to increase knowledge to avoid infectious diseases.
EDUKASI DIIT YANG TEPAT UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA DI DESA NARMADA LOMBOK BARAT Dewi Nur Sukma Purqoti; Zaenal Arifin; Dian Istiana; Baiq Rulli Fatmawati; Ilham; Zuliardi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i1.614

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) are currently the biggest cause of death. According to WHO, NCDs are the leading cause of death in the world, where in 2016 as many as 71% of deaths were caused by non-communicable diseases. Based on the type of disease causes of death include cardiovascular disease (31%), cancer (16%), chronic respiratory disease (7%) and diabetes mellitus (3%).WHO data also shows that the mortality rate due to non-communicable diseases in the Southeast Asian region is quite high, which is around 23% when compared to European countries (17%) and America (15%), proper control of diit can reduce the incidence of NCDs. Method: This method of community service is carried out in the form of providing education about the right diit for non-communicable disease control by means of lectures and distributing leflets followed by questions and answers and discussion. Conclusion: from the results of the service, it can be concluded that the education provided can increase public knowledge about non-communicable diseases, so that the community is expected to be able to prevent and handle NCDs themselves with the right diit arrangements
Co-Authors Abdillah, Alvin Ade Mely Rosmiatun Agus Supinganto Albayani, Melati Inayati Amrullah, Muhammad Ariyanti, Maelina Aryanti, Maelina Aswati Baik Heni Rispawati Baiq Heni Rispawati Baiq Heni Rispawati Baiq Rulli Fatmawati Baiq Rulli Fatmawati Baiq Rulli Fatmawati Baiq Rully Fatmawati Baiq Rully Fatmawati Bq Nurainun Apriani Idris Budiana, Irwan DEWI RAYANI Dewi Rayani Dian Istiana Dian Istiana Dian Istiana Dian Istiana Dian Istiana Dika Kartika Sari Elisa Oktaviana Elisa Oktaviani Elisa Oktaviani Ema Safitri Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Erwin Wiksuarini Erwin Wiksuarini Fatmawati, Baiq Ruli Fatmawati, Baiq Rulli Fatmawati, Baiq Rully Fatmawati, Nurul FITRI ROMADHONIKA Fitri Romadhonika Gusti Ayu Putu Intan H.Muhammad Dimyati Halid, Sopian Hapipah Harlina Harlina Putri Rusiana Heny Marlina Riskawati Heri Bahtiar Heriawan Herlina Putri Rusiana Hidayati, Baiq Nurul Idris, Bq Nurainun Apriani idyawati, susilia ILHAM Ilham Ilham Ilham Ilham Indah Wasliah Irwan Budiana Irwan Hadi Istiana Istiana ISTIANAH Istianah Istianah Jurnal Pepadu Kaeleen Dingle Khairani, Fuji Kurniati Prihatin Lalu Amri Yasir Lalu Dedy Supriyatna Maria Sarlina Darumba Marieta KS Bai Mega Rahmawati Sucipto Menik Aryani Mfuh Anita Y. Lukong Mira Utami Ningsih Mita Pusparini Muhammad Amrullah Muhammad Aozai Muhammad Aozai Mulia, Sri Musmuliadin Musmuliadin Ni Made Sukerti Ni Putu Eka Mustikawati Nurul Fatmawati Oktaviana, Elisa Oktaviani, Elisa Pramudita, Eka Avina Purwandari, Baiq Mariatun Pusparini, Mita Raimunda Woga Rias Pratiwi Syafitri Rias Pratiwi Syafitri Riskawaty, Heny Marlina Rispawati, ernawati Romadonika, Fitri Rusiana, Harlina Putri Rusiana, Herlina Putri Safitri, Rias Pratiwi Suprayitna, Marthilda Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi susilia idyawati Syafitri, Rias Pratiwi Syamdarniati Syamdarniati Syamdarniati Syamdarniati Syamdarniati Thoyibah, Zurriyatun Winda Nurmayani M Yesvi Zulviana Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zainal Arifin Zuliardi, Zuliardi Zulviana, Yesvi zurriyatun thoyyibah