Claim Missing Document
Check
Articles

Pengabdian Masyarakat Kolaboratif di Gubug Lanceng, UKM Produsen Madu Lanceng: Identifikasi Potensi Produk Turunan Indah Hartati; Willie C Buclatin; Veronica P Penaflorida; Khanifah Khanifah; Farikha Maharani; Agung Nugroho; Ernawati Budi Astuti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.19440

Abstract

Background: Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam skema " Enhancing Quality in Higher Education through Guest Lecture Series and Collaborative Community Services" antara Universitas Wahid Hasyim dan Cavite State University adalah kolaborasi pengabdian masyarakat di Usaha Kecil Menengah (UKM) Gubug Lanceng. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dalam menciptakan produk turunan dari budidaya lebah lanceng. Metode: Aktivitas pengabdian masyarakat dilakukan dengan alur sebagai berikut: (i) identifikasi profil usaha UKM Gubug Lanceng, (ii) penentuan potensi produksi produk turunan dari lebah lanceng, dan (iii) pemberian edukasi kepada UKM Gubug Lanceng terkait potensi produksi produk turunan lebah lanceng. Hasil: Selama pelaksanaan, kegiatan ini berhasil mengumpulkan informasi mengenai profil usaha Gubug Lanceng. Kegiatan layanan masyarakat ini juga mengidentifikasi berbagai produk turunan yang dapat dihasilkan dari budidaya lebah, termasuk madu, propolis, royal jelly, pollen lebah, lilin lebah, dan roti lebah. Selain itu, madu serta produk sampingan lainnya dapat dijadikan bahan baku untuk berbagai produk turunan. Kesimpulan: Edukasi dan sosialiasi yang diberikan mengenai potensi produk turunan ini memberikan wawasan dan informasi penting mengenai berbagai jenis produk yang dapat dihasilkan dari budidaya lebah.
Bibliometric Analysis of Natural Photoprotective Agents for Sustainable Cosmetic Applications Sri Mastuti; Indah Hartati; Farikha Maharani; Laeli Kurniasari
Journal of Chemical Process and Material Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jcpmt.v5i1.15542

Abstract

Ultraviolet (UV) radiation is a critical environmental stressor that accelerates oxidative damage, photoaging, and elevates the risk of skin malignancies. Although conventional sunscreens remain widely used, their drawbacks—including chemical safety concerns, limited photostability, and ecological impact—have intensified the search for natural alternatives. This study conducts a bibliometric exploration of natural photoprotective agents in cosmetic science, analysing publications from 2020 to 2025 indexed in Scopus. Using VOSviewer for co‑word mapping, 66 studies were examined to reveal thematic trends and highlight emerging compounds. The analysis points to the rising significance of polyphenols alongside marine-derived resources like seaweed. These agents are increasingly recognized for their antioxidant, anti-inflammatory, UV-protective, and pigmentation-modulating properties. Keyword clustering further illustrates the interdisciplinary nature of this research, linking cosmetic applications with toxicological and natural product studies, and emphasizing the balance between efficacy and safety. Overall, the findings indicate that polyphenols are increasingly recognized as sustainable, multifunctional ingredients poised to shape the future of cosmetic formulations.
Pelatihan Produksi Kombucha sebagai Inovasi Pangan Fungsional untuk Kesehatan dan Kewirausahaan Komunitas di Desa Bocor Kebumen Chasanah, Siti Nur; Hartati, Indah; Maharani, Farikha; Mulangsri, Dewi Andini Kunti; Hidayati, Devi Nisa; Nugroho, Agung; Priangkoso, Tabah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20905

Abstract

Pendahuluan: Kombucha merupakan minuman fermentasi berbasis teh yang semakin populer sebagai produk pangan fungsional karena kandungan probiotik dan senyawa bioaktifnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas pemuda di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen dalam memproduksi kombucha secara higienis dan bernilai ekonomi. Metode: Pelatihan meliputi edukasi mengenai manfaat kesehatan kombucha, teknik produksi yang aman, serta strategi pemasaran berbasis potensi lokal. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan menerapkan proses produksi kombucha dengan baik, serta menunjukkan minat terhadap pengembangan usaha berbasis fermentasi pangan. Kesimpulan: Kombucha dinilai memiliki potensi besar sebagai produk kewirausahaan komunitas yang mendukung gaya hidup sehat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya SDGs 3.
Optimasi Proses Heat Moisture Treatment Menggunakan Response Surface Methodology dan Evaluasi Karakteristik Fisikokimia serta Potensi Prebiotik Tepung Biji Teratai (Nymphaea pubescens) sebagai Pangan Fungsional Farikha Maharani; Laeli Kurniasari; Indah Hartati
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v9i1.16393

Abstract

Pangan fungsional merupakan salah satu jenis pangan yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan pangan biasa, karena pangan fungsional memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai pangan fungsional adalah biji teratai. Biji teratai yang diproses menjadi tepung mengandung oligosakarida yang bersifat prebiotik yang baik untuk pencernaan. Penggunaan secara langsung tepung biji teratai tidak dapat dilakukan secara maksimal sehingga perlu dilakukan modifikasi pati. Modifikasi pati yang paling aman bagi bahan pangan adalah modifikasi secara fisik yaitu dengan metode HMT. Metode HMT yang sudah dilakukan hanya menggunakan satu variabel dalam satu waktu dan tidak ada perubahan pada variabel lainnya sehingga nilai optimasinya masih kurang, oleh karena itu perlu dilakukan optimasi menggunakan aplikasi Response Surface Methodology (RSM). Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan metode modifikasi HMT yang ada menjadi lebih meningkat dengan membuat optimasi rancangan proses percobaan menggunakan aplikasi RSM. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu kadar air, suhu dan waktu pemanasan dengan mengambil level atas untuk kadar air 30% dan level bawah 25%. Suhu pemanasan yang diambil untuk level atas 95°C dan level bawah 85°C dan waktu pemanasan yang diambil untuk level atas 270 menit dan level bawah 210 menit. Hasil penelitian diketahu bahwa suhu merupakan variabel yang berpengaruh secara signifikan, sedangkan variable waktu dan kadar air tidak berpengaruh secara siginfikan terhadap nilai swelling power. Kadar air pati termodifikasi yaitu pada range 4,470 – 4,680%, sedangkan kadar abu sebesar 0,773 – 1,099%. Hasil analisis potensi prebiotic menunjukkan pertumbuhan bakteri pada penambahan 4% tepung sebanyak 1,5 X 104 cfu.
Penerapan IPAL Berbasis Proses Penjerapan Bertingkat Pada Proses Pengolahan Limbah di Produsen Batik Grobogan KUB Srikandi Mochamad Subchan Mauludin; Indah Hartati; Darmanto; Laeli Kurniasari
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v1i2.15582

Abstract

Mitra pada kegiatan ini adalah KUB Srikandi yang berlokasi di Dusun Cabean Kelurahan Ngraji Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh KUB Srikandi adalah mitra belum memiliki instalasi pengolahan limbah dan belum memiliki wawasan mengenai dampak negatif limbah batik terhadap lingkungan. Solusi yang ditawarkan kepada mitra berupa penerapan IPAL berbasis proses penjerapan bertingkat serta penyuluhan mengenai dampak negatif limbah industri batik bagi lingkungan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menerapkan IPAL pada usaha bersama pembuatan batik di KUB srikandi. Penerapan IPAL dilakukan melalui penyusunan desain, pembuatan instalasi IPAL, evaluasi parameter warna pada effluent IPAL serta penyuluhan di lokasi mitra mengenai dampak negatif limbah industri batik bagi lingkungan. Penerapan IPAL berbasis proses penjerapan bertingkat pada proses pengolahan limbah produksi batik di KUB Srikandi berhasil menurunkan kadar pewarna berdasarkan parameter warna dari effluent IPAL.
Penerapan Press Hidrolik Multi Gawang di Kelompok Usaha Produksi Slondok Dan Puyur Darmanto; Indah Hartati; Laeli Kurniasari; Tabah Priangkoso; Ernawati Budi Astuti
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v1i2.15583

Abstract

Penggunaan alat press konvensional berbahan kayu pada proses pengepressan parutan singkong di industri slondok puyur menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kualitas produk dan lingkungan. Solusi bagi permasalahan tersebut adalah penerapan alat press hidrolik multi gawang di Klaster Industri Slondok Puyur di desa Sumurarum, Grabag, Kabupaten Magelang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tahapan yang terdiri dari: perancangan, pabrikasi, uji penggunaan, penerapan alat dan tahap pendampingan. Alat press hidrolik yang dirancang dan dipabrikasi memiliki 3 gawang dengan kapasitas masing masing 400kg. Uji penggunaan alat menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dengan baik. Penerapan alat press hidrolik multi gawang pada usaha produksi slondok puyur berhasil meningkatkan produktifitas produksi slondok puyur, meningkatkan kualitas produk, meningkatkan kebersihan sarana kerja serta berpotensi memunculkan diversifikasi produk dari limbah cair proses pengepresan. Hasil analisa ekonomi menunjukkan jika penerapan alat press hidrolik multi gawang pada usaha produksi slondok puyur dapat menaikkan kapasitas produksi sebesar 50%.
Co-Authors . Widayat Achmad Wildan Aditya Alfan Marzuki Agung Nugroho Aisyah Hana Rifiani Aji, Bayu Prasetyo Anggun Titi Nurcahyati Aniq, Nur Anita Dwi Puspitasari Annisa Risdiany Aprilia Putri Sulistianingrum Aqnes Budiarti Ardi, Pradipta Risma Rukma Ari Yuniastuti Arie Setya Putra Arifah, Difa Al Ariyani, Sinta Aryanti, Desi Rahma Auviatita, Faeza Azzahra Aulia Hanifa Azzahra Aulia Hanifah Bella Paramaeshela Broto, R. T. D. Wisnu Chandra Pribadi Chasani, Failasufia Maulida Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Dea Ayu Ade Arisma Deddy Kurniawan Wikanta Deddy Prihadi Devi Endah P. Devi Nisa Hidayati Devina Ingrid A. Devita Hardianti Dewi Andini Kunti Mulangsri, Dewi Andini Kunti Dewi Susanti Dewi Susanti Dewi, Cindy Aurellia Ratna Dian Risdianto Dita Desti D_Khilyati Diyono Ikhsan Dwi Handayani Dwi Kurnia Indar Dyah Puspa Arum Dyah Yuliana Zulfa Efa Firmania Eflita Yohana Endah Lestari Endah Subekti Ernawati Budi Astuti Ernawati Budi Astuti Ernawati Budi Astuti Fachry Abda El Rahman Fahmi Arifan Faizin, Safaah Nur Farikha Maharani Farikha Maharani Faris Hermawan, Faris Farizki, Bangkit Fatnawati Nur Hidayah Februana Hutavia Purba Caraka Fifi Kurniasari Fitriani, Dea Syifa fitriyani, Ulfa Fuji Utami Habib Abdun Nafik Hamid Aqil Hamid Aqil Hani Haswati Hardiyanti Amalia Harianingsih, Harianingsih Hary Sulistyo Hary Sulistyo Hary Sulistyo Hasan, Hasan Haswati, Hani Helmy Purwanto Hendriyanto Hendriyanto Hidayatun Natijah Imam Syafaat Indro Sumantri Irawan, Bei Harira Ismi Yatun Ismiyatul Kholisoh Ismiyatul Kholisoh Ismiyatul Kholisoh Julianto, Mohamad Endy Khanifah Khanifah Khasanah, Vina Nafidzatul Khornia Dwi Lestari Lailatul Firdaus Laeli Kurniasari Laeli Kurniasari Laeli Kurniasari Laeli Kurniasari Laeli Kurniasari Laeli Kurniasari Lailatul Fitriyah Latif, Abdullah Maharani Kusumaningrum Malikah, Anna Irdatul Maria Ulfah Marlina, Lala Adetia Mauluddin, M. Subchan Mauludin, Mochamad Subchan Mega Kasmiyatun Milzam, Muhammad Mira Nurhayani Mochamad Arif Budihardjo Mochamad Subchan Mauludin Moh Fahrurrozi Mohamad Endy Y Yulianto Mohammad Endi Yulianto Mr. Darmanto Muhammad Dzulfikar Muhammad Mufti Azis Munifilia Ekasari Mustagfirin Mustagfirin Mustaghfirin Mustaghfirin Nafik, Habib Abdun Nazaruddin Sinaga Novika Aszyiamilatul Utami Nugroho Widiasmadi Nur Aniq Prihastuti, Putri Putry, Cindyana Renan Subantoro Renan Subantoro Reviana Inda Dwi Suyatno Rita Ade Lasria Pardede Rita Dwi Ratnani Safaah Nurfaizin Salsa Erna Setiawati Sari, Ratmi Rahma Sarmi Sarmi Sekar Apriana Sinta Ariyani Siti Faizatul Mutiqoh Siti Nur Chasanah, Siti Nur Siti Soimah Siti Sudarmiseh Sofa Rohmania Sri Mastuti Sufrotun Khasanah Supriyadi Supriyadi Sury Widiyanti Suwardiyono Suwardiyono Suwardiyono Suwardiyono Suwarno Suwarno Tabah Priangkoso Tabah Priangkoso Tandang Patria Tama Tisa Lazuardy Titis Puspitasari Titis Puspitasari Udin Bahrudin, Udin Veronica P Penaflorida vifta, rissa laila Vita Paramita Vita Paramita Vita Paramita Wahyudi Budi Sediawan Wahyudi Budi Sediawan Wahyudi Budi Sediawan Widarti Widarti Willie C Buclatin Wulan Budi Astuti Yance Anas Yapan, Ulfa Fitriyani Zahroh El Baidho Zakiyyatut Darojah Zakka Athoo’ Illah Zulfa, Dyah Yuliana