Claim Missing Document
Check
Articles

Struktur Komunitas Mangrove di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo Faqih, Ahmad; Muh. Arfah Syam; Ardiyanto Saleh Modjo; Fuad Pontoiyo; La Alio; Dewi Wahyuni K. Baderan; Ramli Utina; Hasim, Hasim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7073

Abstract

Eksistem mangrove merupakan ekosistem yang banyak memiliki fungsi ekologi bagi wilayah pesisir, keragaman jenis mangrove menandakan bahwa ekosistem ini sangat perlu untuk dijaga dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat struktur komunitas mangrove di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, yaitu metode pengumpulan data secara langsung. Hasil penelitian Jenis mangrove yang ditemukan pada lokasi penelitian Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo yakti terdiri dari 7 spesies yaitu Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata, Rhizhopora apiculata, Ceriops tagal, Calotropis gigantea dan Cerbera manghas. Dari ketujuh jenis mangrove diatas terdiri dari 5 spesies mangrove sejati dan 2 spesies mangrove asosiasi. Indeks keanekaragaman jenis pada lokasi penelitian menunjukkan keanekaragaman sedang (H’ < 3) berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman jenis dimana pada stasiun I yakni 1,01 dan pada stasiun II yakni 1,45. Indeks kekayaaan jenis di lokasi penelitian yaitu pada stasiun I yakni DMg = 0,72 dan stasiun II yakni DMg = 1,19, dengan kriteria indeks kekayaan jenis dikedua lokasi penelitian yakni masuk dalam kategori kekayaan jenis rendah, karena nilai DMg lebih kecil dari 3,5. Indeks kemerataan jenis di lokasi penelitian yaitu pada stasiun I yakni E = 1 dan stasiun II yakni E = 0,90. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Kecamatan Biluhu masih terjaga dengan baik.
Analisis Pemetaan Bibliometrik: Filsafat ilmu dalam bidang Lingkungan Alio, La Alio; Hasim, Hasim; Baruadi, Mahludin H.; Musa, Weny J.A
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan perkembangan penelitian filsafat lingkungan dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan melalui perangkat lunak Publish or Perish (PoP) dari basis data Google Scholar dengan kata kunci "Environmental Philosophy" untuk periode 2020–2024. Sebanyak 20 artikel jurnal yang relevan dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan keterkaitan antara filsafat lingkungan dengan konsep-konsep seperti antroposentrisme, ekosentrisme, keberlanjutan, etika, dan pendidikan ekologis. Visualisasi bibliometrik mengungkapkan bahwa istilah-istilah tersebut saling terhubung secara kuat, menyoroti relevansi filsafat lingkungan dalam berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam merangkum tren penelitian dan menawarkan arah bagi studi mendatang yang berfokus pada pendekatan interdisipliner untuk mengatasi tantangan ekologi global.
FILSAFAT DALAM PENGEMBANGAN ORGANISASI DI ERA 4.0: MENGHADAPI PERUBAHAN DENGAN PEMIKIRAN KRITIS DAN ETIS Hasim, Hasim; Margareth I. R. Rantung; Jeane Mantiri; Elvis Lumingkewas
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9097

Abstract

Penelitian ini menegaskan peran penting filsafat dalam pengembangan organisasi di era Revolusi Industri 4.0, yang ditandai oleh kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, dan otomatisasi. Pendekatan etika, epistemologi, dan pragmatisme menjadi landasan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan teknologi dan sosial yang kompleks. Etika membantu organisasi bertindak secara bertanggung jawab dalam isu privasi data dan keberlanjutan. Epistemologi memastikan validitas pengambilan keputusan berbasis data, mencegah interpretasi yang bias. Sementara itu, pragmatisme mendorong inovasi adaptif yang relevan dengan kebutuhan dinamis. Penelitian ini juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi, nilai-nilai kemanusiaan, dan keberlanjutan. Integrasi filsafat memberikan panduan bagi organisasi untuk mengelola teknologi dengan bijaksana, menciptakan strategi yang mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Rekomendasi utama adalah menerapkan pendekatan filsafat secara mendalam untuk memastikan teknologi menjadi alat yang mendukung, bukan menggantikan, nilai-nilai manusia
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BIOTON TERHADAP LAJU PENINGKATAN POPULASI (Dapnhia magna) Pontoh, Nuryana; Hasim, Hasim; Syamsuddin, Syamsuddin
Gorontalo Fisheries Journal Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v8i1.4393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan menambahkan pupuk organik cair Bioton dalam wadah budidaya dapat berpengaruh terhadap laju peningkatan populasi Daphnia magna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Analysis of Varians ANOVA, selain itu dilakukan uji tambahan yaitu uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 (tiga) kali sehingga secara keseluruhan menghasilkan 12 unit wadah dan masing-masing diisi air sebanyak 1 liter, padat tebar Daphnia magna sebanyak 20 ekor, dengan perlakuan pemberian dosis A (kontrol), B (dosis poc Bioton 2 ml/l), C (dosis poc Bioton 5 ml/l) dan D (dosis poc Bioton 8 ml/l). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu perlakuan yang diberikan memiliki pengaruh sangat nyata terhadap peningkatan populasi Daphnia magna. Pemberian dosis yang efektif untuk peningkatan populasi tertinggi diperoleh pada perlakuan C (5 ml/l) yaitu sebanyak 437 ind/l dengan nilai 60%, perlakuan B (2 ml/l) sebanyak 367 ind/l dengan nilai 48%, perlakuan D (8 ml/l) sebanyak 280 ind/l atau 33% dan perlakuan A (kontrol) sebanyak 143 ind/l dengan nilai 18%.
Pengaruh Penambahan Dedak Padi dengan Fermentasi Probiotik EM4 terhadap Peningkatan Populasi Daphnia magna Daeng, Widiawati; Hasim, Hasim; Lamadi, Arafik
The NIKe Journal VOLUME 11 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v11i3.21988

Abstract

This research aims to determine the effect of adding organic rice bran material through the EM4 (Effective Microorganism) probiotic fermentation process with different doses on increasing the Daphnia magna population. This research was carried out from June to July 2018, which took place at the UPTD Multipurpose Entrepreneur Fish Seed Center, Gorontalo City. This research used the Experimental Method with a Completely Randomized Design (CRD) for three treatments and three replications, namely treatment A (5gr rice bran + 1 ml of fermented EM4), treatment B (5gr of fermented rice bran + 3 ml of fermented EM4), treatment C (5gr rice bran + EM4 5 ml fermented). The results of this research show that organic rice bran fermented using EM4 probiotics has an effect on Daphnia magna population growth. The research results showed that the best value was in treatment A, fermented rice bran produced the highest peak population on the eighth day with a density of 171 individuals/liter.
Status Keberlanjutan Banggai Cardinalfish di kabupaten Banggai Laut Hasim, Hasim; Hamzah, Sri Nuryatin; Sunani, Muh. Raziq Faruki H.
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.Vol.8.No.3.476

Abstract

Banggai Islands-Central Sulawesi-Indonesia holds one of the endemic marine biodiversity, the Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni). The Banggai Cardinalfish has been listed as Endangered on the IUCN (International Union for the Conservation of Nature) Red List since 2007, and the 17th CITES CoP in appendix II of CITES in 2016. There are two main threats to the species, namely utilisation as ornamental fish and habitat degradation. This study aims to determine the sustainability status of Banggai cardinalfish in Banggai Laut Regency. This research was conducted from January to March 2024 in three villages (Popisi Village, Tolisetubono Village and Bonebaru Village) in North Banggai District, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province. This research uses descriptive qualitative methods, which uses primary and secondary data to assess the five dimensions of sustainability of Banggai Cardinalfish management: ecological, social, economic, policy and institutional dimensions and technology and infrastructure. Each data obtained will be scored to get the median value of each attribute. The scoring data obtained from each attribute was analysed with RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) to reflect the sustainability position with a scale score of 0% (poor) to 100% (good). The results showed that the multidimensional sustainability index of Banggai Cardinalfish management is 54.70 which means that the sustainability status of Banggai Cardinalfish management is quite sustainable, with the value of each dimension showing the value of ecology (70.05), social (64.12), economy (43.34), policy and institutions (36.92) and technology and infrastructure (58.06).
Diversity and Conservation Status of Gelodok Fish (Perciformes: Gobiidae) in East Pohuwato Coastal Area, Gorontalo Province, Indonesia Cono, Titi Hawanda Metania; Hasim, Hasim; Hamidun, Marini Susanti; Baderan, Dewi Wahyuni. K; Dunggio, Iswan
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 10, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v10i2.23114

Abstract

This study aims to determine the diversity and conservation status of Gelodok fish in the Pohuwato Coastal Mangrove Area. Data collection techniques were carried out by surveying the location to see the conditions and determine the sampling site. Sampling was done by cruising method using 3x3 meter size net. The fish found then analyzed the level of diversity and conservation status. The results showed that the spadefish found in the mangrove area of East Pohuwato Village consisted of two species of spadefish, namely Periophthalmus malaccensis and Periophthalmus argentilineatus with a diversity value of 0.17016 classified as low diversity. The conservation status of Periophthalmus malaccensis is included in the Data Deficient (DD) category and Periophthalmus argentilineatus is included in the Least Concern (LC) category based on the IUCN Red List of Threatened Species (IUCN)
PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI SOSIALISME, KAPITALISME, DAN EKONOMI SYARIAH: SEBUAH ANALISIS KRITIS TERHADAP PRINSIP, IMPLEMENTASI, DAN DAMPAK SOSIAL Adam, Moh. Nasrul Arief Setiawan; Hamin, Dewi Indrayani; Hasim, Hasim
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 2 (2024): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i2.27698

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis perbandingan mendalam dari tiga sistem ekonomi utama: sosialisme, kapitalisme, dan ekonomi syariah. Penelitian ini meneliti prinsip-prinsip dasar yang mendasari masing-masing sistem, mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam konteks dunia nyata serta dampaknya pada aspek-aspek penting seperti keadilan sosial, distribusi kekayaan, dan stabilitas ekonomi. Studi ini menekankan bagaimana setiap sistem menangani atau gagal menangani tantangan sosial dan ekonomi utama. Kapitalisme, yang ditandai dengan penekanan pada kepemilikan pribadi, persaingan pasar, dan maksimalisasi keuntungan, efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi. Namun, sistem ini sering kali menyebabkan ketimpangan pendapatan yang signifikan dan distribusi kekayaan yang tidak merata. Sebaliknya, sosialisme menganjurkan kepemilikan kolektif sumber daya dan bertujuan untuk mengurangi disparitas pendapatan melalui intervensi negara dan distribusi sumber daya yang adil, meskipun ekonomi sosialis secara historis menghadapi masalah efisiensi dan dinamisme ekonomi yang terbatas. Ekonomi syariah muncul sebagai sistem unik yang memadukan elemen-elemen sosialisme dan kapitalisme, namun berlandaskan pada pertimbangan etika yang berdasarkan hukum syariah. Sistem ini mempromosikan kesetaraan sosial dan keadilan melalui mekanisme seperti Zakat (amal wajib) dan transaksi keuangan bebas bunga, dengan tujuan memastikan bahwa aktivitas ekonomi menguntungkan seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir individu. Sistem ini berusaha menggabungkan tujuan kesejahteraan sosial dari sosialisme dengan efisiensi produktif dari kapitalisme, menawarkan pendekatan alternatif yang berpotensi mengatasi kekurangan dari kedua sistem tersebut.
The Application of The Maritime Ethnoscience Approach in Science Education: A Systematic Literature Review Junus, Nur Azizah Dj.; Sriastuti, Nyoman; Panyo, Risna Harun; Hasim, Hasim; Sidik, Abubakar
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i2.710

Abstract

This study aims to examine the application of a maritime ethnoscience approach in science learning through a systematic literature review (SLR) of publications from 2017 to 2025. Of the 60 articles searched through Google Scholar and Scopus, 21 passed the selection process based on the inclusion criteria. The analysis shows that most studies focused on junior high school students, utilizing direct ethnoscience learning models, 4D development, and Problem-Based Learning (PBL). This review confirms that the application of maritime ethnoscience is effective in improving students' conceptual understanding, scientific literacy, critical thinking skills, and awareness of the marine environment. However, the limited concentration of research on a single educational level suggests opportunities for further study at the elementary, high school, and tertiary levels. These findings emphasize the urgency of integrating maritime local wisdom into science learning, not only to strengthen cultural identity but also to equip students with 21st-century competencies.
Efektivitas Penggunaan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Tahsinul Qira’ah Peserta Didik Hasim, Hasim; Marhani, Marhani; Akib, Muh.
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan tahsinul qira’ah peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanre Assona Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes kemampuan tahsinul qira’ah, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai tahsinul qira’ah dari pra-siklus ke siklus I dan meningkat secara signifikan pada siklus II.
Co-Authors A. Mohamad, Ria Ekawaty Abubakar Sidik Adam, Moh. Nasrul Arief Setiawan Aditya Pratama Aghnia, Diya Agus Setiyono Ahmad Faqih Ahmad Haromaini Ahmad, Indra G Ajis, Pendi Akase6, Andres Akhmad Endang Zainal Hasan Akib, Muh. Alio, La Alio Amatullah, Shofa Amelia, Suci Amelia, Suci Anwar, Anas Iswanto Apon Zaenal Mustopa Apriliani, Prisnurulia Arafik Lamadi Ardiansyah, Teuku Taufik Ardiyanto Saleh Modjo Aslihatul Rahmawati Baderan, Dewi Wahyuni. K Bambang Pramudya Baruadi, Mahludin H. Bumulo, Frahmawati Cono, Titi Hawanda Metania Daeng, Widiawati Dai, Rahmawaty Dewi Indrayani Hamin Dewi Wahyuni K. Baderan DIMAS ANDRIANTO Diny Fitriawati, Diny Djaini, Siti Khairunnisa Elvis M. C. Lumingkewas fahmi, faiz fikri Faiz Fikri Al Fahmi Fatimah, Ayu Firdiyani, Fitria Fuad Pontoiyo Gintulangi, Sabriana O. Gobel, Riyani Noviawijaya Habi, Muhlis HALUTI, FARID Hapsari , Dinna Nurdiani Hardiantini, Rika Hasan, Rusni Heni Pujiastuti Henri Peranginangin Hunawa, Kiki Nurrizki Husain, Jildan Husain, Lina A. Indra, Jhoni Iswan Dunggio Jeane Mantiri Junus, Nur Azizah Dj. Kandi, Rizky Putra Kelpin Pakude, Kelpin La Alio La Alio LAKSMI AMBARSARI Lamali, Dani Irfan A. Lamusu, Nur Fadhilah H. Lestari, Ella Deffi Lisahidah, Aulia Mahludin H. Baruwadi Mano, Debby Hariyanti J. Margareth I. R. Rantung Marhani Marhani Maridji, Asriyanti Marini Susanti Hamidun Mediaty Mohamad Zainudin Usman Mohamad Zubaidi Mohamad, Nurdin Muh. Arfah Syam Muhajir Muhajir, Muhajir MUHAMMAD YUSUF Neni Nuraeni, Neni Nurhayati Abdullah Nurislamiah, Siti Nursobah, Achmad Pakaya, Risna H. Panyo, Risna Harun Patilima, Dani Reza Pontoh, Nuryana Putra, Sudarmadi Ramadhan, Putri Utami Ramli Utina Rivai, Risnawaty Rizal Fahmi Roni, Roni Rosbandi, Rosbandi Rosmeriani, Rosmeriani Salihi, Irvan Abraham Satifali, Utrika Setyawati, Ariesta Sherlina, Lina Siti Munawati Slameut, Fitria SM, Farid Sri Budiarti Poerwanto Sri Nuryatin Hamzah Sriastuti, Nyoman Sulila, Moh. Kelvin Sunani, Muh. Raziq Faruki H. Syam S. Kumaji Syam, Muh Arfah Syam, Muh. Arfah Syamsuddin Syamsuddin Syarini, Fitria Tangahu, Wahyuningsi Taufik, Cevi Mochamad Taufik, Herman Toiyo, Frandika K. Utami, Wanda Yulia Wahidji, Sintian Wantogia, Misnawaty Winahyu Ariadini, Sekar