p-Index From 2021 - 2026
7.956
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Jurnal Perikanan dan Kelautan NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi JURNAL BIOLOGI INDONESIA Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Gorontalo Fisheries Journal FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Jambura Journal of Food Technology Jambura Agribusiness Journal TRITON : Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Islamika : Jurnal Agama, Pendidikan dan Sosial Budaya Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Mozaic : Islam Nusantara Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) eScience Humanity Journal Journal Of World Science JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge World Psychology Student Journal of Community Education PENANOMICS: INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS Jurnal Pengabdian Masyarakat Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Indonesian Research Journal on Education Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Social and Humanities KOMUNIKA BANGSA, JURNAL ILMU KOMUNIKASI Jurnal Perikanan dan Kelautan PESHUM Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Status Keberlanjutan Banggai Cardinalfish di kabupaten Banggai Laut Hasim, Hasim; Hamzah, Sri Nuryatin; Sunani, Muh. Raziq Faruki H.
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.Vol.8.No.3.476

Abstract

Banggai Islands-Central Sulawesi-Indonesia holds one of the endemic marine biodiversity, the Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni). The Banggai Cardinalfish has been listed as Endangered on the IUCN (International Union for the Conservation of Nature) Red List since 2007, and the 17th CITES CoP in appendix II of CITES in 2016. There are two main threats to the species, namely utilisation as ornamental fish and habitat degradation. This study aims to determine the sustainability status of Banggai cardinalfish in Banggai Laut Regency. This research was conducted from January to March 2024 in three villages (Popisi Village, Tolisetubono Village and Bonebaru Village) in North Banggai District, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province. This research uses descriptive qualitative methods, which uses primary and secondary data to assess the five dimensions of sustainability of Banggai Cardinalfish management: ecological, social, economic, policy and institutional dimensions and technology and infrastructure. Each data obtained will be scored to get the median value of each attribute. The scoring data obtained from each attribute was analysed with RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) to reflect the sustainability position with a scale score of 0% (poor) to 100% (good). The results showed that the multidimensional sustainability index of Banggai Cardinalfish management is 54.70 which means that the sustainability status of Banggai Cardinalfish management is quite sustainable, with the value of each dimension showing the value of ecology (70.05), social (64.12), economy (43.34), policy and institutions (36.92) and technology and infrastructure (58.06).
Strategi Komunikasi Pemasaran Scoop dan Skoop Dalam Membangun Brand Image Hasim, Hasim; Apriliani, Prisnurulia
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.781 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i01.70

Abstract

Komunikasi pemasaran mempunyai fungsi  sebagai alat untuk mempengaruhi calon konsumen, perusahaan melakukan promosi secara aktif dengan tujuan menarik sebanyak mungkin konsumen, jika melihat di halaman akun perusahaan-perusahaan yang lain pada umumnya dapat dijumpai berbagai macam bentuk penawaran, iklan, promosi, dan sebagainya yang tujuannya adalah untuk memasarkan produknya dan menarik pengunjung atau konsumen. Scoop & skoops perusahaan dibawah kepemilikan Brownies Amanda yang bergerak dalam bidang makan ringan yaitu es krim dan sudah memiliki  5 cabang yang tersebar di Kota Bandung. Tidak hanya es krim scoop & skoops juga memiliki menu lain mulai dari appetizer hingga dessert dan minuman namun scoop & skoops menjadikan es krim sebagai menu utamanya. Scoop & Skoops merupakan pelaku usaha besar maka dari itu strategi komunikasi pemasaran mempunyai peran yang sangat penting untuk  mencapai tujuan scoop & skoops dan juga dalam menggembangkan usahanya. Semakin ketatnya persaingan bisnis es krim di Indonesia menumbuhkan persaingan perusahaan dalam menawarkan produk dengan berbagai varian kepada para konsumen, hal ini tentunya untuk meningkatkan penjualan dan mendorong pemilik Scoop & Skoops semakin kencang dalam mempromosikan produknya tersebut. Scoop & Skoops merupakan toko es krim yang menyediakan penjualan online menggunakan media sosial instagram sebagai media untuk aktivitas promosi dengan memanfaatkan unggahan foto produk-produk dan juga untuk membangun kepercayaan konsumen agar tetap membeli produk Scoop & Skoops. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akun media sosial Instagram Scoop & Skoops dalam membangun brand image. Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan paradigma pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dokumentasi dan internet searching. Narasumber dalam penelitian ini adalah Marketing Scoop & Skoops dan followers aktif akun Instagram @scoop.and.skoops. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Scoop & Skoops lebih berfokus mempromosikan melalui media sosial Instagram saja, dan strategi komunikasi pemasarannya lebih banyak berkaitan dengan menggunakan bauran pemasaran (Marketing Mix).
Diversity and Conservation Status of Gelodok Fish (Perciformes: Gobiidae) in East Pohuwato Coastal Area, Gorontalo Province, Indonesia Cono, Titi Hawanda Metania; Hasim, Hasim; Hamidun, Marini Susanti; Baderan, Dewi Wahyuni. K; Dunggio, Iswan
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 10, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v10i2.23114

Abstract

This study aims to determine the diversity and conservation status of Gelodok fish in the Pohuwato Coastal Mangrove Area. Data collection techniques were carried out by surveying the location to see the conditions and determine the sampling site. Sampling was done by cruising method using 3x3 meter size net. The fish found then analyzed the level of diversity and conservation status. The results showed that the spadefish found in the mangrove area of East Pohuwato Village consisted of two species of spadefish, namely Periophthalmus malaccensis and Periophthalmus argentilineatus with a diversity value of 0.17016 classified as low diversity. The conservation status of Periophthalmus malaccensis is included in the Data Deficient (DD) category and Periophthalmus argentilineatus is included in the Least Concern (LC) category based on the IUCN Red List of Threatened Species (IUCN)
PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI SOSIALISME, KAPITALISME, DAN EKONOMI SYARIAH: SEBUAH ANALISIS KRITIS TERHADAP PRINSIP, IMPLEMENTASI, DAN DAMPAK SOSIAL Adam, Moh. Nasrul Arief Setiawan; Hamin, Dewi Indrayani; Hasim, Hasim
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 2 (2024): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i2.27698

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis perbandingan mendalam dari tiga sistem ekonomi utama: sosialisme, kapitalisme, dan ekonomi syariah. Penelitian ini meneliti prinsip-prinsip dasar yang mendasari masing-masing sistem, mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam konteks dunia nyata serta dampaknya pada aspek-aspek penting seperti keadilan sosial, distribusi kekayaan, dan stabilitas ekonomi. Studi ini menekankan bagaimana setiap sistem menangani atau gagal menangani tantangan sosial dan ekonomi utama. Kapitalisme, yang ditandai dengan penekanan pada kepemilikan pribadi, persaingan pasar, dan maksimalisasi keuntungan, efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi. Namun, sistem ini sering kali menyebabkan ketimpangan pendapatan yang signifikan dan distribusi kekayaan yang tidak merata. Sebaliknya, sosialisme menganjurkan kepemilikan kolektif sumber daya dan bertujuan untuk mengurangi disparitas pendapatan melalui intervensi negara dan distribusi sumber daya yang adil, meskipun ekonomi sosialis secara historis menghadapi masalah efisiensi dan dinamisme ekonomi yang terbatas. Ekonomi syariah muncul sebagai sistem unik yang memadukan elemen-elemen sosialisme dan kapitalisme, namun berlandaskan pada pertimbangan etika yang berdasarkan hukum syariah. Sistem ini mempromosikan kesetaraan sosial dan keadilan melalui mekanisme seperti Zakat (amal wajib) dan transaksi keuangan bebas bunga, dengan tujuan memastikan bahwa aktivitas ekonomi menguntungkan seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir individu. Sistem ini berusaha menggabungkan tujuan kesejahteraan sosial dari sosialisme dengan efisiensi produktif dari kapitalisme, menawarkan pendekatan alternatif yang berpotensi mengatasi kekurangan dari kedua sistem tersebut.
AKSIOLOGI HUKUM DAN KEBIJAKAN KELAUTAN: TELAAH FILSAFAT ATAS TATA KELOLA DAN PERENCANAAN WILAYAH PESISIR INDONESIA Monoarfa, Febrianingsih; Hasim, Hasim
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 21 No 2 (2025): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/TRITONvol21issue2page115-125

Abstract

Indonesia, as a maritime nation, possesses significant marine wealth while facing challenges in coastal zone governance. Maritime development often prioritizes economic and technocratic aspects, resulting in moral values, ecological justice, and ethical responsibility being frequently overlooked. This study aims to examine the axiological dimensions in Indonesian maritime law and policy by highlighting moral values, ecological justice, and ethical responsibility as the philosophical basis for coastal zone management. This study employs a qualitative method with a normative-philosophical approach, analysing national maritime regulations, legal literature, and theories of axiology and environmental ethics. Data collection was conducted through literature review and analysis of relevant legal documents. The results indicate that Indonesian maritime law and policy are still dominated by an anthropocentric approach, treating the sea solely as an economic resource rather than as an ecological entity with intrinsic value. The study emphasizes that the maritime law paradigm needs to adopt an axiological approach integrating moral values (justice and responsibility), social values (coastal community participation), and ecological values (preservation and balance of the marine environment). These three dimensions form the ethical foundation for fair and sustainable maritime laws and policies. The conclusion highlights that coastal area development and governance based on legal axiology not only reflect regulatory effectiveness but also manifest public morality that upholds the sustainability of marine ecosystems. Consequently, Indonesia’s maritime law paradigm must transform from an economistic approach to an ethical-ecological approach to achieve social justice and ecological balance sustainably. ABSTRAK Indonesia sebagai negara maritim memiliki kekayaan laut yang besar sekaligus menghadapi tantangan dalam tata kelola wilayah pesisir. Realitas pembangunan kelautan seringkali mengedepankan aspek ekonomi dan teknokratis, sehingga nilai moral, keadilan ekologis, dan tanggung jawab etis kerap terabaikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji dimensi aksiologis dalam hukum dan kebijakan kelautan Indonesia dengan menyoroti nilai moral, keadilan ekologis, dan tanggung jawab etis sebagai dasar filosofis tata kelola wilayah pesisir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-filosofis melalui analisis terhadap regulasi kelautan nasional, literatur hukum, serta teori aksiologi dan etika lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum dan kebijakan kelautan Indonesia masih didominasi oleh pendekatan antroposentris, yang menempatkan laut semata sebagai sumberdaya ekonomi, bukan entitas ekologis yang memiliki nilai intrinsik. Kajian ini menegaskan bahwa paradigma hukum kelautan perlu diarahkan pada pendekatan aksiologis yang mengintegrasikan nilai moral (keadilan dan tanggung jawab), nilai sosial (partisipasi masyarakat pesisir), dan nilai ekologis (kelestarian dan keseimbangan alam laut). Ketiga dimensi tersebut menjadi dasar etis bagi pembentukan hukum dan kebijakan kelautan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pembangunan dan tata kelola wilayah pesisir yang berlandaskan aksiologi hukum tidak hanya mencerminkan efektivitas regulatif, tetapi juga menjadi manifestasi moralitas publik yang menjunjung keberlanjutan ekosistem laut. Dengan demikian, paradigma hukum kelautan Indonesia perlu bertransformasi dari pendekatan ekonomistik menuju pendekatan etik-ekologis agar kebijakan yang dihasilkan mampu mewujudkan keadilan sosial dan keseimbangan ekologis secara berkelanjutan. Kata Kunci: Aksiologi hukum, kebijakan kelautan, keadilan ekologis, etika lingkungan, tata kelola pesisir
PERAN INSTITUSI DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN EKONOMI BIRU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI INDONESIA Alfiah, Alfiah; Hasim, Hasim
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 21 No 2 (2025): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/TRITONvol21issue2page126-134

Abstract

This study aims to philosophically analyze the role of institutions in implementing blue economy policies as an effort to empower coastal communities in Indonesia. The background of this research arises from the gap between the idealism of blue economy policies and their practical implementation, which still faces institutional challenges such as weak coordination, lack of moral legitimacy, and low community participation. This research employs a qualitative method with a normative-descriptive philosophical approach through literature study, focusing on institutionalism theory and Hans Jonas’s ethics of responsibility. The results show that institutions serve a dual role: as policy implementers and as moral entities responsible for balancing economic, social, and ecological interests. The implementation of blue economy policies in Indonesia remains economically oriented, while values of justice and sustainability have not been fully internalized within institutional practices. The discussion emphasizes the need for a paradigm shift toward a collaborative institutional model that upholds transparency, participation, and ethical responsibility. In conclusion, the effectiveness of blue economy policies depends on the institution’s ability to instill values of responsibility and ecological justice. Therefore, the blue economy should be understood as a moral movement integrating social, ecological, and humanitarian dimensions toward the genuine empowerment of coastal communities. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis peran institusi dalam implementasi kebijakan ekonomi biru sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia. Latar belakang kajian ini didasari oleh adanya kesenjangan antara idealisme kebijakan dengan praktik di lapangan yang masih menghadapi kendala kelembagaan, seperti lemahnya koordinasi, kurangnya legitimasi moral, dan rendahnya partisipasi masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filsafat normatif-deskriptif melalui studi pustaka yang berfokus pada teori institusionalisme dan etika tanggung jawab Hans Jonas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusi memiliki peran ganda, yaitu sebagai pelaksana kebijakan dan sebagai entitas moral yang bertanggung jawab terhadap keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologis. Implementasi kebijakan ekonomi biru di Indonesia masih dominan berorientasi pada aspek ekonomi, sementara nilai keadilan dan keberlanjutan belum terinternalisasi secara kuat dalam praktik kelembagaan. Pembahasan menegaskan perlunya transformasi paradigma kelembagaan menuju model kolaboratif yang transparan, partisipatif, dan beretika tanggung jawab. Kesimpulannya, efektivitas kebijakan ekonomi biru bergantung pada kemampuan institusi menanamkan nilai tanggung jawab dan keadilan ekologis. Dengan demikian, ekonomi biru harus dipahami sebagai gerakan moral yang mengintegrasikan dimensi sosial, ekologis, dan kemanusiaan menuju pemberdayaan sejati masyarakat pesisir. Kata Kunci: Filsafat kelembagaan, ekonomi biru, etika tanggung jawab, pemberdayaan masyarakat pesisir
The Application of The Maritime Ethnoscience Approach in Science Education: A Systematic Literature Review Junus, Nur Azizah Dj.; Sriastuti, Nyoman; Panyo, Risna Harun; Hasim, Hasim; Sidik, Abubakar
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i2.710

Abstract

This study aims to examine the application of a maritime ethnoscience approach in science learning through a systematic literature review (SLR) of publications from 2017 to 2025. Of the 60 articles searched through Google Scholar and Scopus, 21 passed the selection process based on the inclusion criteria. The analysis shows that most studies focused on junior high school students, utilizing direct ethnoscience learning models, 4D development, and Problem-Based Learning (PBL). This review confirms that the application of maritime ethnoscience is effective in improving students' conceptual understanding, scientific literacy, critical thinking skills, and awareness of the marine environment. However, the limited concentration of research on a single educational level suggests opportunities for further study at the elementary, high school, and tertiary levels. These findings emphasize the urgency of integrating maritime local wisdom into science learning, not only to strengthen cultural identity but also to equip students with 21st-century competencies.
Efektivitas Penggunaan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Tahsinul Qira’ah Peserta Didik Hasim, Hasim; Marhani, Marhani; Akib, Muh.
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan tahsinul qira’ah peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanre Assona Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes kemampuan tahsinul qira’ah, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai tahsinul qira’ah dari pra-siklus ke siklus I dan meningkat secara signifikan pada siklus II.
Phytochemicals and Lipase Inhibition of Citronella, Galangal, and Sand Galangal: In Vitro–In Silico Approaches Aghnia, Diya; Hasim, Hasim; Ambarsari, Laksmi; Faridah, Didah Nur; Slameut, Fitria; Kandi, Rizky Putra
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 36 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia bekerjasama dengan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB University Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6066/jtip.2025.36.2.264

Abstract

Obesity is a major global health concern, often treated by inhibiting pancreatic lipase to reduce fat absorption. While chemical-based medicine is a widely used synthetic inhibitor, its side effects highlight the need for safer, natural alternatives. This study aimed to characterize the total phenolic content (TPC), total flavonoid content (TFC), antioxidant activity, and pancreatic lipase inhibition of citronella leaf (Cymbopogon nardus), galangal rhizome (Alpinia galanga), and sand galangal rhizome (Kaempferia galanga) through in vitro and in silico analyses and to identify the potential phytochemical compounds responsible for the activity. Citronella showed the highest TPC, TFC, and FRAP values (14.20±0.21 mg GAE/g, 17.36±9.51 mg QE/g, and 92.01±1.88 µmol TE/g, respectively), indicating strong antioxidant potential. Galangal exhibited the highest extraction yield (21.86±5.34%) and DPPH activity (1.09±0.27 µmol TE/g). In vitro lipase inhibition assays revealed galangal and sand galangal had moderate inhibitory effects (IC50= 401.2±18.24 and 374±11.24 µg/mL), while citronella showed weak activity. LC-MS/MS analysis of galangal identified eight compounds, including galangin, eugenol, and galanganol C. Molecular docking showed galangin had the strongest binding affinity (ΔG= -10.239 kcal/mol), interacting with catalytic residues Ser152 and His263 of pancreatic lipase via hydrophobic and electrostatic interactions. These findings suggest that citronella, galangal, and sand galangal possess potential as natural pancreatic lipase inhibitors, with galangal particularly galangin showing the most promising activity for obesity prevention and management.  
Pengaruh Ekonomi Orang Tua, Lingkungan Sosial, dan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Tolangohula Gobel, Riyani Noviawijaya; Hasim, Hasim
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekonomi orang tua, lingkungan sosial, dan dukungan keluarga, baik secara parsial maupun simultan, terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Tolangohula Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa mata pelajaran Ekonomi, dengan sampel sebanyak 106 siswa yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi orang tua, lingkungan sosial, dan dukungan keluarga memiliki pengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap motivasi belajar siswa. Meskipun demikian, variabel dukungan keluarga menunjukkan pengaruh yang paling dominan dibandingkan kedua variabel lainnya.
Co-Authors A. Mohamad, Ria Ekawaty Abubakar Sidik Adam, Moh. Nasrul Arief Setiawan Aditya Pratama Aghnia, Diya Agus Setiyono Ahmad Faqih Ahmad Haromaini Ahmad, Indra G Ajis, Pendi Akase6, Andres Akhmad Endang Zainal Hasan Akib, Muh. Al-Fahmi, Faiz Fikri alfiah alfiah Alio, La Alio Amatullah, Shofa Amelia, Suci Amelia, Suci Anwar, Anas Iswanto Apadjulu, Silcenak Apon Zaenal Mustopa Apriliani, Prisnurulia Arafik Lamadi Ardiansyah, Teuku Taufik Ardiyanto Saleh Modjo Aslihatul Rahmawati Baderan, Dewi Wahyuni. K Bambang Pramudya Baruadi, Mahludin H. Bumulo, Frahmawati Cono, Titi Hawanda Metania Daeng, Widiawati Dai, Rahmawaty Dewi Indrayani Hamin Dewi Wahyuni K. Baderan DIMAS ANDRIANTO Diny Fitriawati, Diny Djaini, Siti Khairunnisa Elvis M. C. Lumingkewas fahmi, faiz fikri Falikhatun Falikhatun, Falikhatun Fatimah, Ayu Firdiyani, Fitria Fuad Pontoiyo Gintulangi, Sabriana O. Gobel, Riyani Noviawijaya Habi, Muhlis HALUTI, FARID Hapsari , Dinna Nurdiani Hardiantini, Rika Hasan, Rusni Heni Pujiastuti Henri Peranginangin Hunawa, Kiki Nurrizki Husain, Jildan Husain, Lina A. Indra, Jhoni Iswan Dunggio Jeane Mantiri Junus, Nur Azizah Dj. Kandi, Rizky Putra Kelpin Pakude, Kelpin La Alio La Alio LAKSMI AMBARSARI Lamali, Dani Irfan A. Lamusu, Nur Fadhilah H. Layyinatus Syifa, Liftia Lestari, Ella Deffi Lisahidah, Aulia Mahludin H. Baruwadi Mano, Debby Hariyanti J. Margareth I. R. Rantung Marhani Marhani Maridji, Asriyanti Marini Susanti Hamidun Mediaty Mohamad Zainudin Usman Mohamad Zubaidi Mohamad, Nurdin Monoarfa, Febrianingsih Muh. Arfah Syam MUHAMMAD YUSUF Neni Nuraeni, Neni Nurhayati Abdullah Nurislamiah, Siti Pakaya, Risna H. Panyo, Risna Harun Patilima, Dani Reza Pontoh, Nuryana Putra, Sudarmadi Ramadhan, Putri Utami Ramli Utina Rivai, Risnawaty Rizal Fahmi Rizal Fahmi Roni, Roni Rosbandi, Rosbandi Rosmeriani, Rosmeriani Salihi, Irvan Abraham Samlia, Wa Ode Santoso, Arif Lukman Satifali, Utrika Setyawati, Ariesta Sherlina, Lina Siti Munawati Slameut, Fitria SM, Farid Sri Budiarti Poerwanto Sri Nuryatin Hamzah Sriastuti, Nyoman Sulila, Moh. Kelvin Sulistyono, Dwi Sunani, Muh. Raziq Faruki H. Sune, Nawir Syam S. Kumaji Syam, Muh Arfah Syam, Muh. Arfah Syamsuddin Syamsuddin Syarini, Fitria Tangahu, Wahyuningsi Taufik, Cevi Mochamad Taufik, Herman Tirtoprojo, Susanto Toiyo, Frandika K. Ulit, Muh. Umar, Olpin Utami, Wanda Yulia Wahidji, Sintian Wantogia, Misnawaty Winahyu Ariadini, Sekar