Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 4 SIGI PADA MATERI PRISMA DAN LIMAS Teguh Purnomo; Anggraini; Mustamin Idris
Aksioma Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i1.122

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sigi pada materi prisma dan limas. Penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni (1) perencanaan, (2) tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi prisma dan limas, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran TGT, yakni: (1) penyajian materi, yaitu guru menyajikan materi yang akan dipelajari; (2) belajar kelompok, yaitu siswa belajar dengan mengerjakan butir-butir soal yang tersedia pada LKS secara berkelompok; (3) permainan, yaitu siswa melaksanakan permainan kartu yang terdiri atas kartu soal, kartu jawaban dan kartu skor; (4) kompetisi, yaitu siswa bertanding menghadapi anggota kelompok lain dengan kemampuan setara untuk menjawab soal-soal berkategori mudah, sedang, dan sukar yang termuat pada kartu soal dan (5) penghargaan. Kata kunci: Teams Games Tournament (TGT), hasil belajar, prisma, limas Abstract: The research aimed to descibe description of cooperative learning of TGT to improve students learning outcomes of prism and pyramid in VIII grade students at SMP Negeri 4 Sigi. In order to answer the problem statement, the researcher class action research (CAR) with used qualitative approach, the research was based on Kemmis and Mc. Taggart researh desain, namely (1) planing, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. The result of the research showed that using the cooperative learning model TGT improved. It was followed by TGT steps such as: (1) presentase, namely the teacher presents the material to be studied; (2) study group, the students learn by working on those items that are available on the worksheet in groups; (3) games, namely students carry a card game consisting of card questions, reply card and the score card; (4) tournament, the students competed facing members of other groups with similar ability to answer the questions categorized as easy, moderate and difficult matter that is contained on the card and (5) reward. Keywords: TGT, learning result, prism, pyramid
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA UNTUNG DAN RUGI DI KELAS VII SMP NEGERI 2 TANANTOVEA Triana Meida Sari; Mustamin Idris; Baharuddin Paloloang
Aksioma Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i1.186

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanantovea dalam menyelesaikan soal cerita untung dan rugi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian tindakan kelas Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanantovea pada materi untung dan rugi melalui tahap-tahap sebagai berikut : (1) Think, pada tahap ini guru memberikan soal dalam bentuk cerita mengenai materi untung dan rugi. Setelah itu siswa membaca dan memahami isi soal dalam LKPD, kemudian membuat catatan kecil secara individu sebagai panduan mempermudah diskusi pada tahap berikutnya; (2) Talk, pada tahap ini siswa mengerjakan soal dalam LKPD secara berkelompok, siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya membahas isi catatan kecil yang dibuatnya pada tahap think, sehingga dapat menghasilkan solusi atas soal yang diberikan; (3) Write, pada tahap ini siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan dari hasil diskusi ke dalam bentuk tulisan. Siswa menuliskan kesimpulan hasil diskusi dari tahap talk. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write; Hasil Belajar; Untung dan Rugi. Abstract: The objective of this research is to get a description of the appliction of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) type in an effort to improve the learning outcomes of student of VII 2 Junior High School Tanantovea in solving the story of profit and loss. This type of research is a classroom action research. This research program is refers to the design of classroom action research from Kemmis and Mc. Taggart model that is (1) planning, (2) implementation of action, (3) observation and (4) reflection. This study was conducted in two cycles. The results of this research indicate the application of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) type can improve student learning outcomes class VII 2 Junior High School Tanantovea in the material profit and loss through the stage as follows: (1) Think, at this stage the teacher gives the problem in the from of stories about the material profit and loss. Afterwards the student read and understand the content of the questions in LKPD, then make individual notes as a guide to facilitate discussion at a latter stage; (2) Talk, at this stage students work on questions in LKPD in groups, students discuss with their group friends discuss the contents of small notes made at the stage think, so it can produce solutions to the problem given; (3) Write, at this stage student are directed to draw conclusions from the results of discussion into written from. Student writes the conclusions of the discussion result from the talk stage. Keywords: Cooperative Learning Model Type Think Talk write; Learning Outcomes; Profit and Loss.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DIKELAS VIII SMP NEGERI 3 MEPANGA Masruri; Mustamin Idris; Muh. Rizal
Aksioma Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i2.192

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk memperoleh perbedaan hasil belajar siswa pada materi fungsi menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung di Kelas VIII SMP Negeri 3 Mepanga. 2) Untuk memperoleh model pembelajaran yang memberikan hasil belajar siswa yang lebih baik antara model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung pada materi fungsi di kelas VIII siswa SMP Negeri 3 Mepanga. Uji hipotesis menggunkan uji t pihak kanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mepanga yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018 dan terdiri dari 4 kelas yang berjumlah 111 siswa. ­Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah siswa kelas VIIIA sebagai kelas PBL yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas VIIID sebagai kelas pembelajaran langsung yang berjumlah 28 orang. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata kelas VIIIA 71,07 dengan standar deviasi 15,08 dan kelas VIIID 63,04 dengan standar deviasi 13,61. Berdasarkan perhitungan untuk uji hipotesis pihak kanan diperoleh thitung = 2,09 dan ttabel = 1,681 pada taraf signifikan 0,05, karena nilai thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga untuk hipotesis pihak kanan dapat disimpulkan model pembelajaran problem based learning memberikan hasil belajar siswa lebih baik pada materi fungsi kelas VIII SMP Negeri 3 Mepanga daripada model pembelajaran langsung. Kata Kunci: Model pembelajaran problem based learning, model pembelajaran langsung, hasil belajar. Abstract: The purpose of this study is 1). To obtain differences in student learning outcomes on functional materials using PBL learning model and direct learning model in Class VIII SMP Negeri 3 Mepanga. 2) To obtain a learning model that provides better student learning outcomes between the PBL learning model and the direct learning model on the functional material in class VIII students of SMP Negeri 3 Mepanga. Hypothesis test using right side t test. This research is a quantitative research experiment with research design using One-Shot Case Study Design. The population of this study is all students of class VIII SMP Negeri 3 Mepanga registered in the academic year 2017/2018 and consists of 4 classes amounting to 111 students. Teknik sampling technique is done by simple random sampling. The class that is the research sample is the students of class VIIIA as the PBL class which is 28 people and the students of class VIIID as the direct learning class which is 28 people. The result of data analysis obtained the average value of class VIIIA 71,07 with standard deviation 15,08 and class VIIID 63,04 with standard deviation 13,61. Based on the calculation for right side hypothesis test obtained thitung = 2.09 and ttable = 1.681 at significant level 0.05, because tcount> ttable, then H0 is rejected and H1 accepted. So for the right-handed hypothesis can be concluded that the learning-based model of learning-based learning gives better learning outcomes of students on the subject matter of class VIII SMP Negeri 3 Mepanga than the direct learning model. Keywords: Problem-based learning model, direct learning model, learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN PERSEORANGAN DAN PEMBELAJARAN KELOMPOK KECIL (PPKK) DAN KRITERIA PENILAIAN MUSTAMIN IDRIS
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2011): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.6 KB) | DOI: 10.21009/JEP.022.06

Abstract

The study is aimed at obtaining information about the effect of assessment criteria and models of instruction towards students’ achievement in mathematics. The research applied cluster random sampling and the 2 x 2 factorial designs. Findings of this study showed that: students who received Analytic Assessment achieved higher achievement than those who received Holistik Assessment, students who were taught through model of PPKK in which students were gathered in small group and individuals achieved higher achievement than those through Conventional Instructional method, assessments criteria and instructional model significantly affected students’ achievement differences in mathematics, students who were given PPKK and at the same time Analytic Assessment achieved lower achievement than those Holistik Assessment, students who were taught by using Conventional teaching and learning model in Holistik Assessment achieved higher achievement than those Holistik Assessment, students who were given Analytic Assessment and at the same time PPKK model achieved higher achievement than those in Conventional Instruction method, students who were given Holistik Assessment and at the same time PPKK model achieved higher achievement than those in Conventional Instruction model.
INSTRUMENT DEVELOPMENT OF MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES BY THE RASCH MODEL IN ELEMENTARY SCHOOL TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF THE 2013 CURRICULUM Dr. Ahmad S.Pd, M.Pd; Dasa Izmaimusah; Mustamin Idris
JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation Vol 7 No 2 (2021): JISAE (Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.753 KB) | DOI: 10.21009/jisae.v7i2.21830

Abstract

This research aims to produce a grid design of mathematics learning outcomes instruments at the elementary school level in implementing the 2013 Curriculum. This research is expected to bring about the availability of grid design and supporting devices for the implementation of elementary school mathematics learning outcomes instruments. Output which obtained in this study is to help teachers in the development system of assessment that is sustainable, focussing on aspect of the analysis of the level of difficulty gains and the level of ability of students to use the model of Rasch. The sustainability implementation of Curriculum 2013, which may involve the heads of schools, teachers and students and the other relevant. In terms of the effectiveness, fostering sustainable used as the focus of a major system development as an instrument to validate test by the teacher and doing test try limited to the four schools in Palu. At the first stage, the design of instrument is carried out in the form of lattice and grain instruments, pieces of observation and questionnaires, test the construct, and the revision of the group of teachers and students of the school elementary grade IV. Result of test respondents (elementary School students in Palu) obtained that the point about the difficulty is the question number 26 (S26) with a value logit 2,08. While the matter of the most easily is the matter of number 3 (S3) with a value logit -1,84. Result output tables obtained information that does not exist grain matter which does not meet all the requirements fit (oufit MNSQ, outfit ZSTD and Pt Mean Corr) so that the point about including category fit or appropriate.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Menerapkan Sikap Kemandirian Anak di TK Kosgoro Nupabomba Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala: Parenting Patterns in Implementing Children's Independent Attitudes at Kosgoro Nupabomba Kindergarten, Tanantovea District, Donggala Regency Ike A Budiman; Mustamin Idris; Fitriani Ayuningtias
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 5: MEI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i5.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pola asuh orang tua di TK Kosgoro Nupabomba, Kec.Tanantovea, Kab. Donggala dalam mengembangkan sikap kemandirian anak dan bagaimana upaya pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan pengambilan data. Agar yang diperoleh terjamin validitas dan kredibilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola asuh dalam menerapkan sikap kemandirian anak yang diterapkan di TK Kosgoro Nupabomba yaitu pola asuh demokratis, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif. Untuk menerapkan sikap kemandirian pada anak, pihak sekolah membuat peraturan yang dapat disepakati oleh guru dan orang tua dan ditaati oleh anak dengan cara membuat peraturan seperti masuk kelas tepat waktu, menggunakan seragam sesuai waktunya, anak dapat menyimpan kembali permainan pada tempatnya, anak dapat membuang sampah pada tempatnya, merapikan tempat bekal. keperluannya, melihat keperluan yang akan dia lakukan agar anak tersebut tidak manja.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MELALUI PENGGUNAAN GARIS BILANGAN DI KELAS V SDN NO. 1 TALAGA Annisa Marpudin; Mustamin Idris; Ibnu Hajar
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.903 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa kelas V SDN No. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan menggunakan garis bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan garis bilangan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDNNo. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Desain penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiriatas 4 komponen yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, siklus I membahas tentang penjumlahan bilangan bulat, siklus II membahas tentang pengurangan bilangan bulat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDNNo. 1 Talaga dengan jumlah siswa 35 orang yang terdiri dari 22 orang laki-laki dan 13 orang  perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data kualitatif yang di peroleh dari siswa dan guru serta data kuantitatif yang didapat dari hasil evaluasi. Dari hasil penelitian diperoleh hasil tes tindakan siklus I yaitu tuntas klasikal sebesar 88,57%. Selanjutnya hasil observasi aktifitas guru dan siswa pada siklus I masing-masing dalam kategori baik. Tindakan pada siklus II ketuntasan klasikal 91,42%. Sedangkan aktifitas guru dan siswa pada siklus II masing-masing masuk dalam kategori baik. Berdasarkan perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan garis bilangan dapa tmeningkatkan hasil belajar siswakelas V SDN No. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Kata Kunci: Hasil Belajar, Garis Bilangan, Penjumlahan dan Pengurangan
Penerapan Metode Proyek Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Di Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu: The Application Of Project Method To Early Childhood At Aisyiyah Bustanul Increase Creativities Of Athfal Kindergarten VII Palu Ramadhan Asilaka; Mustamin Idris; Arsyad Said
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 2: Mei 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode proyek dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini di Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu? Dan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode proyek di Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara bersiklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu data yang diperoleh diubah ke dalam bentuk persentase. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka melalui penerapan metode proyek dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini di Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu. Hasil pengamatan pra tindakan eksplorasi anak kategori BSB 0%, 20,00% yang masuk kategori BSH, 53,33% yang masuk kategori MB, dan 26,67% yang masuk kategori BB. Aspek bekerjasama, 0% BSB, 60,00% yang masuk kategori BSH, 40,00% yang masuk kategori MB, dan 0% yang masuk kategori BB. Aspek kerapian, 0% yang masuk BSB, 13,33% yang masuk kategori BSH, 66,67% yang masuk kategori MB, dan 20,00% yang masuk kategori BB. Berdasarkan hasil pengamatan siklus I pertemuan pertama dan kedua, bahwa belum ada anak yang mendapatakan kategori BSB, maka dilanjutkan kesiklus II penerapan metode proyek untuk meningkatkan kreativitas anak pembuatan sarang burung terdapat 12 orang anak yang mencapai kategori BSB dari 15 orang anak dengan pencapaian yang di dapatkan (80,00%) dan 3 orang anak mendapatkan kategori BSH sehingga pencapaian yang di dapatkan (20,00%).
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL DENGAN MEDIA APLIKASI KAHOOT DAN QUIZIZZ BAGI GURU MGMP MATEMATIKA SMA DI KOTA PALU Welli Meinarni; Dasa Ismaimuza; Mustamin Idris; Bakri M; Nurhayadi Nurhayadi; Rita Lefrida
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.4843

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan pembelajaran sebagai aktivitas evaluasi pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk merancang soal berbasis aplikasi yang bisa dijadikan media untuk pelaksanaan penilaian. Penggunaan penilaian yang berbasis aplikasi merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kelemahan penggunaan penilaian tradisional yang sifatnya offline. Terdapat berbagai aplikasi yang dapat digunakan untuk mendukung kesuksesan proses penilaian di masa pandemic covid-19 seperti Kahoot dan Quizizz. Permasalahan mitra adalah: a) Guru belum optimal dalam memahami makna, manfaat, dan cara penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran, b) Pengetahuan tentang teknologi informasi yang belum memadai menjadikan kemampuan guru dalam mengembangkan soal berbasis teknologi untuk kepentingan evaluasi pembelajaran perlu ditingkatkan, c) Pihak sekolah belum menyediakan media atau software komputer yang mendukung dalam pembuatan soal dengan aplikasi Kahoot dan Quizizz, d) Kurangnya narasumber yang bisa ditempati bertanya jika guru mengalami kesulitan untuk membuat soal dengan aplikasi Kahoot dan Quizizz. Berdasarkan analisis situasi yang terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian, tim pengabdi dapat menyimpulkan bahwa secara umum kegiatan pengabdian ini berjalan lancar dan baik. Namun tak dapat dipungkiri, ada beberapa kondisi yang menyebabkan hasil yang dicapai belum optimal. Hal tersebut disebabkan oleh waktu pelaksanaan pengabdian yang singkat serta kemampuan beberapa guru yang memang masih perlu bimbingan intensif. Selain itu kendala juga terdapat pada jaringan internet yang kurang stabil. Hal ini menyebabkan banyak waktu yang digunakan untuk menunggu proses selanjutnya. Kata Kunci: Kahoot; Quizizz; Pelatihan; Teknologi; Matematika
The Implementation of Lesson Study in Teaching Mathematics in Region 3, Cluster XI South Palu Renawati, Renawati; Idris, Mustamin; Jaeng, Maxinus
Jurnal Universitas Tadulako Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j25490192.2023.v7.i1.pp35-41

Abstract

This research is a descriptive study with a qualitative approach, which aims to describe the application of Lesson Study in mathematics learning to teachers and students in Region 3 Cluster XI Palu Selatan. Lesson Study is effectively applied in learning mathematics. This can be proven from the results of interviews which explain that the application of lesson study in learning mathematics can be understood by most of the teachers who are members of the 3 Cluster XI area of South Palu. In addition, the results obtained in the activity plan are lesson plans, media used in learning, learning modules, and observation sheets. In the activities carried out there are three important activities, namely the activities of the teacher carrying out mathematics learning in mixed arithmetic operations, observers observing learning, and students in learning. In the listening activity, the model teacher starts the discussion by conveying his impressions, experiences, opinions about the implementation of the learning he has carried out.
Co-Authors Abdul Munir Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Aisun, Putri Alfisyahra, Alfisyahra Amelia, Reski Amik, Zakiah Magfiratul Andryanto Tahir Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Annisa Marpudin Annisa, Marsiana Dwi Arsyad Said Aryanto Aryanto Asis, Nurasia Asri Hente Babe, Agustina Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bahraeni Bakri M Bakri Mallo Busra Busra, Busra Darmiati Darmiati Dasa Ismaimuza Dasa Izmaimusah Dewi, Arum Resiana DIAN APRIANI Didit Dermawan Djafar, Yuniarti H Eka Fachri Fajriani Fitriani Ayuningtias Gandung Sugit Gandung Sugita Gita Destiana Hamka Haryati Ruslan Holyness Nurdin Singadimedja I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Ibnu Hajar Ike A Budiman Indah Suarni Ira Kusnia Vani Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Kadong, Ekslesya Evangelin Karniman, Tegoeh S. Lembang, Ulvina Tangke Linawati Linawati Lumi, Jesica Lupna, Lupna Maisaroh Maisyarah Maisyarah Maisyarah Marinus Barra Tandiayuk Masruri Masruri Masruri Maxinus Jaeng Meilando, Reksy Meinarni, Welli Meldawati Simaa Mirnawati Mirnawati Mirnawati Muin Moh. Zain Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Azwar Muhammad Rivai Muin, Mirnawati Nisa, Ainun Norma Norma Norma Nur Awalia Nur Hayatin Nur Inayah Nur Safitri Nurhaeda Nurhaliza, Saripa Nurhayadi Nurhayadi Nurmala Nurmala Nurmasita M. Saahi Nurul Afiyah Nurul Agmita L Nurul Alfahira Nurul Hikmah Pathuddin Pildayani Pildayani, Pildayani Qitra Sandi Rahayu, Meggi Rahim, Nur Mei Sakin Ramadhan Asilaka Reksy Meilando RENAWATI, RENAWATI Rifai, Mohammad Rifal, Mohammad Riska Riska Riska Rita Lefrida Rizal, Muh Rizal, Muh Rohmah, Zakiah Ropang, Marlita Rosyidah, Anni Syakhiyatur Ruslan, Haryati Sali, Elisabet SANDY SAPUTRA Sari, Triana Meida SATRIYAS ILYAS SITTI ZAHRA Sri Mastuti Suarni, Indah Sukayasa Sutji Rochaminah Tahir, Andryanto Teguh Purnomo Teguh Purnomo, Teguh Triana Meida Sari Vani, Ira Kusnia Welli Meinarni Widiastuti, Ira Yuni Rahma Tanti Yuyun Selasti Zain, Moh. Zakiah Rohmah Zidan H.L, Moh. Zuhaina