Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Improving the quality and safety of fish paste through education and implementation of CPPOB in Situbondo Regency Cecilia Eny Indriastuti; Dewi Sarastani; Ima Kusumanti; Tetty Barunawati Siagian; Brigitta Indah Permata
Community Empowerment Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10719

Abstract

One of the major challenges in maintaining the quality of food products at the micro, small, and medium enterprise (MSME) scale today is meeting food safety standards. Food safety encompasses the entire process from preparing raw materials to production and reaching consumers. However, some MSME players still lack an understanding of food quality and safety standards, which can directly impact product quality and safety. The aim of the community service activities is to gather data and provide an understanding of food safety knowledge. Methods used include data collection, education, focus group discussions (FGD), as well as pre-test and post-test evaluations of members of the Panarukan MSME group in Wringinanom Village, Panarukan District, Situbondo Regency, East Java. The results of this community service activity include data on the business scale, with the majority being micro businesses, as well as an 11.11% increase in food safety knowledge.
EFEKTIVITAS BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN RECIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM (RAS) DI SUJAFISH FARM, KECAMATAN CIKOLE, KOTA SUKABUMI Indriastuti, Cecilia Eny; Kusumanti, Ima; Ramadhani, Dian Eka; Tunisa, Risma Arafah; Maulana, Achmad Zidan Akmal; Sasmita, Galih Amar Taufiqurrahman; Rizky, M. Fizry Alnur; Wiyoto, Wiyoto; Adycha, Pricila Aurora; Ihsan, Muhammad Fajar Maulana; Firdausi, Amalia Putri
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 11 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v11i1.51105

Abstract

Ikan lele mulai dibudidayakan oleh UMKM Sujafish Farm Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada awal tahun 2023. Lahan budidaya perkotaan yang semakin sempit, biaya pakan semakin mahal, dan ketersediaan air yang terbatas menjadi kendala pengembangan budidaya ikan air tawar di Kota Sukabumi. Salah satu solusi untuk menyiasati hal tersebut adalah pengembangan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS). RAS adalah teknologi budidaya dimana air dapat digunakan kembali setelah difilter secara mekanis dan biologis. Wadah pemeliharaan menggunakan bak bulat berdiameter 2 m dan diisi air dengan ketinggian 0,8 m berjumlah 6 bak. Volume air dalam setiap bak yaitu 2.152 L air. Benih yang digunakan berukuran 8–10 cm dengan kepadatan per bak 318 ekor/m2. Parameter pengamatan yang dilihat adalah suhu, pH, DO, amoniak, nitrit, nitrat, dan pertumbuhan ikan. Aplikasi RAS membuktikan dapat menjaga kualitas air suhu, pH, DO, dan amoniak. Nilai pertumbuhan dan kelangsungan hidup sistem RAS lebih tinggi dibandingkan sistem sirkulasi, sehingga teknologi RAS dapat menjadi alternatif solusi teknologi budidaya ramah lingkungan di daerah perkotaan.
Strategi Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan Petis Ikan di Desa Kliensari Panarukan-Situbondo Sarastani, Dewi; Indriastuty, Cecilia Eny; Kusumanti, Ima; Barunawati Siagian, Tetty; Permata, Brigitta Indah
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 1 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0601.754-758

Abstract

Strategi yang ditempuh untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan petis ikan dari desa Kliensari-Panarukan diawali dengan melakukan pendataan dan penyuluhan terkait program ”Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT)” kepada para pelaku usaha skala rumah tangga. CPPB merupakan salah satu faktor penting untuk memenuhi standar mutu atau persyaratan keamanan pangan yang ditetapkan untuk pangan menurut Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia. Pendampingan secara berkelanjutan diperlukan untuk penerapan CPPB-IRT di unit pelaku usaha. Melalui penerapan CPPB, industri pangan dapat menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi, dan aman bagi kesehatan. Keberhasilan penerapan CPPB-IRT akan menjadi hal yang memudahkan untuk pemenuhan persyaratan penerbitan SPP-IRT (Sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga). SPP-IRT merupakan jaminan tertulis yang diberikan oleh Bupati/Walikota cq. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota terhadap pangan IRT di wilayah kerjanya yang telah memenuhi persyaratan pemberian SPP-IRT dalam rangka peredaran pangan IRT. Nomor P-IRT adalah nomor pangan produksi IRTP yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari SPP-IRT dan wajib dicantumkan pada Label Pangan. Dengan demikian SPP-IRT merupakan bukti penyampaian komitmen pelaku usaha akan menjamin keamanan, mutu, dan gizi pangan yang diproduksi untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran di wilayah Indonesia. Dengan menghasilkan pangan bermutu, aman dikonsumsi, niscaya kepercayaan masyarakat akan meningkat, dan industri pangan bersangkutan akan berkembang pesat.
Karakteristik fisika kimia perairan dan pengaruhnya terhadap hasil pembenihan ikan nila Jatimbulan Tilapia (Oreochromis sp.) di instalasi perikanan budidaya Punten, Jawa Timur Umaya, Indriani; Kusumanti, Ima; Hendriana, Andri; Pitono, Joko
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9245

Abstract

POTENSI AKUAPONIK UNTUK KETAHANAN PANGAN DI DESA MULYAHARJA Indriastuti, Cecilia Eny; Mulya, Muhammad Arif; Wiyoto, Wiyoto; Kusumanti, Ima; Iskandar, Andri; Permatasari , Sheny; Priatna, Moh. Fahri Aulia; Fachrezi, Muhammad Hafidz; Maha, Indah Permata Sari Br; Firdausi, Amalia Putri; Ramadhani, Dian Eka; Kurniawinata, Mohamad Iqbal; Hendriana, Andri; Wahyudi, Imam Tri; Rangkuti, Gavrilan Hafiz; Anassyahtira, Aliffia; Rivasa, Varel Raihan
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60358

Abstract

Perikanan budidaya di Desa Mulyaharja memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan melalui penerapan sistem akuaponik, yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem. Namun, tantangan seperti rendahnya pengetahuan masyarakat, keterbatasan dana, dan kurangnya dukungan infrastruktur menghambat optimalisasi sistem ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan akuaponik sebagai alternatif solusi untuk ketahanan pangan di Desa Mulyaharja. Metode analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Beberapa strategi diusulkan, termasuk edukasi, pengembangan infrastruktur, penerapan teknologi pemantauan kualitas air, serta kerjasama dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuaponik dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan dukungan pelatihan teknis, pengelolaan limbah, dan diversifikasi sumber pendapatan. Dengan strategi ini, Desa Mulyaharja memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas, menekan penggunaan lahan dan air, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara ekonomis dan ekologis.
Community Empowerment Through Fish Farming Household Scale As An Effort To Increase Animal Protein Consumption Kusumanti, Ima; Herawati, Tin
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 2 (2023): May 2023 (Indonesia - Malaysia )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i2.187

Abstract

Family food security can be obtained from the environment closest to where we live, namely by using the right method, one of which is through cultivating fish on limited land or better known as cultivating fish in buckets (budikdamber). This simple cultivation technique is carried out with the concept of planting fish and plants in the same container. So that the results from budikdamber can be the best alternative in meeting the needs of vegetable protein and animal protein in Situgede Village, Bogor-West Java, especially during the Covid-19 pandemic. In addition to meeting protein needs, this activity aims to be an alternative to creating jobs, if done with a good cropping pattern. So that fish and cultivated plants can be continuously obtained to meet consumer demand. As a result of the activities carried out, the Budikdamber activity is very good for the community in Situgede Village to continue to develop, because harvesting fish and vegetables can be done at once and repeatedly. This activity also opens up new job opportunities for the community that can be applied to other yards around Situgede Village.
Manipulation of the aquatic environment to optimize the natural spawning of sunu grouper (Plectropomus leopardus) in controlled tanks Mubarrak, M. Deni Feraro; Kusumanti, Ima; Wiyoto, Wiyoto; Muzaki, Ahmad
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 13, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.1.32394

Abstract

Aquaculture within culture techniques is needed to support the optimization of a number of juveniles which sunu grouper natural spawning techniques. To optimize the natural spawning of Sunu Grouper (Plectropomus leopardus) its is needed to know in details about the environment condition. Random design method by using several treatments consisted of one factor, temperature, and consisted of four treatments which are 26, 28, 30, and 32 which were repeated five times. Five steps were conducting start with the preparation, acclimatization of the eggs, stocking, and hatching of the eggs, and larval maintenance. Good quality feed is required to support gonad development and egg quality during brood stock-rearing. Environmental management of culture within culture techniques is needed to support the optimization of the number of juveniles. Temperature changes made by raising and lowering the temperature are a form of stimulation that trigger spawning to occur naturally.Keywords:aquacultureaquatic environmentsunu grouper
Prospek Pengembangan Bisnis pada Budidaya Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) di Perairan Lampung Purnomo, Mareta Damayanti; Kusumanti, Ima; Wiyoto, Wiyoto; Firdaus, M.; Supriatna, Edi
Akuatika Indonesia Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v10i1.45270

Abstract

Ikan bawal bintang merupakan salah satu komoditas ikan laut yang sudah dapat dibudidayakan pada air laut maupun air payau. Pemeliharaan ikan bawal bintang dilakukan pada bak beton dan bak fiber. Pakan yang diberikan berupa pakan alami berupa Nannochloropsis sp., Brachionus pliatilis dan Artemia sp. untuk stadia larva dan pakan pelet untuk stadia benih hingga pembesaran. Pemijahan induk ikan bawal bintang dapat dilakukan seacara alami maupun semi alami. Pemijahan ikan bawal bintang berlangsung 8–12 jam setelah penyuntikan kedua dan akan menghasilkan fertilization rate sebesar 75,9%, hatching rate sebesar 75% dan survival rate sebesar 33,3% Telur ikan bawal bintang akan menetas setelah 18 jam setelah pemijahan. Larva kemudian dipelihara selama 2 bulan hingga berukuran 5 – 7 cm untuk siap dijual. Kegiatan pembesaran dilakukan pada keramba jaring apung. Pemberian pakan pada stadia pembesaran yakni pakan pelet dengan kandungan protein 37–48% Ikan yang ditebar berukuran 9–14 cm dipelihara selama 6 bulan. Ikan yang telah mencapai ukuran 500g/ekor dapat dipanen dan dilakukan pengiriman. Hasil perhitungan diperoleh bahwa aspek usaha kegiatan pembenihan bawal bintang membutuhkan biaya total sebesar Rp594.824.974 dengan luas lahan 500 m2, R/C Ratio 1,3 dan payback period selama 3,1 tahun. Sedangkan, untuk kegiatan pembesaran membutuhkan biaya total sebesar Rp1.448.445.079. R/C Ratio yang didapatkan yakni 1,3 dan payback period selama 2 tahun.
Manipulation of the aquatic environment to optimize the natural spawning of sunu grouper (Plectropomus leopardus) in controlled tanks Mubarrak, M. Deni Feraro; Kusumanti, Ima; Wiyoto, Wiyoto; Muzaki, Ahmad
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 13, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.1.32394

Abstract

Aquaculture within culture techniques is needed to support the optimization of a number of juveniles which sunu grouper natural spawning techniques. To optimize the natural spawning of Sunu Grouper (Plectropomus leopardus) its is needed to know in details about the environment condition. Random design method by using several treatments consisted of one factor, temperature, and consisted of four treatments which are 26, 28, 30, and 32 which were repeated five times. Five steps were conducting start with the preparation, acclimatization of the eggs, stocking, and hatching of the eggs, and larval maintenance. Good quality feed is required to support gonad development and egg quality during brood stock-rearing. Environmental management of culture within culture techniques is needed to support the optimization of the number of juveniles. Temperature changes made by raising and lowering the temperature are a form of stimulation that trigger spawning to occur naturally.Keywords:aquacultureaquatic environmentsunu grouper
Circular Economic Analysis of Black Soldier Fly Maggot Cultivation as Local Chicken Feed Nurindra, Namira Sukma; Sembada, Pria; Kusumanti, Ima; Ayuningtyas, Gilang; Priyambodo, Danang
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.3.483

Abstract

Waste management is still a significant challenge in Indonesia; organic waste is the most abundant type of waste on a national scale. A potential solution to this problem is to utilize black soldier fly (BSF) larvae as a bioconversion agent for organic waste. The purpose of this study is to determine how much organic waste is absorbed by BSF maggots, to determine the financial feasibility of BSF maggots as local chicken feed, and to analyze the efficiency value of BSF maggot cultivation in a circular economic system. The study utilized four distinct growing media: P0 = 100% kitchen organic waste (KOW); P1 = 100% cow dung; P2 = 50% KOW, 50% cow dung; and P3 = 50% KOW, 50% dairy waste. The analysis used in this study is descriptive-quantitative, and economic analysis is carried out by comparing the processes of drying, grinding, and mixing local chicken feed. The total amount of decomposable organic waste is 237 kg. Media grows P3, which is the most profitable for BSF maggot cultivation. Maggot meal production is worth developing based on the payback period and R/C. P1 can help the composting process, and production costs are efficient. The processing of maggot flour into local chicken feed is a lucrative venture, as evidenced by the potential profits it generates. This research underscores the significance of implementing a circular economy with BSF maggots in decomposing organic waste and its utilization as an ingredient in chicken feed. Keywords: BSF larvae, circular economy, organic waste
Co-Authors Addurrohim , Muhammad Febian Adycha, Pricila Aurora Ahmad Bohari Muslim Ahmad Muzaki Anassyahtira, Aliffia Andri Iskandar Anisa Istiqomah Annisa Eka Nur Syahfitri Antonya Rumondang Sinaga Arianto, Achib Dannar Asty Khairi Inayah Ayuningtyas, Gilang Brigitta Indah Permata Cecilia Eny Indriastuti Dewi Sarastani Dian Eka Ramadhani Eddy Supriyono Fachrezi, Muhammad Hafidz Fariz Am Kurniawan Fiha Nurfatharani Fikri Wibiksana Firdausi, Amalia Putri Gilang Ayuningtyas Hanna Maria Sitindaon Hendriana, Andri Hikmah, Poppy Nurul Ihsan, Muhammad Fajar Maulana Indriastuti, Cecilia Eny Indriastuty, Cecilia Eny Iqbal Kurniawinata, Mohamad Iskandar, Andri Joko Pitono Lesmana, Dudi M. Firdaus Maha, Indah Permata Sari Br Maha, Indah Permatasari Marcelita, Faldiena Maulana, Achmad Zidan Akmal Muarif Muarif Mubarrak, M. Deni Feraro Muhammad Arif Mulya Muhammad Saifuddin Mulya, Muhammad Arif Noviyanti, Inna Nurindra, Namira Sukma Nurul Jannah Permata, Brigitta Indah Permatasari, Sheny Pria Sembada Priatna, Moh. Fahri Aulia Priatna, Mohamad Fahri Priyambodo, Danang Purnomo, Mareta Damayanti Ramadhani, Dian Eka Rangkuti, Gavrilan Hafiz Rivasa, Varel Raihan Rizky, M. Fizry Alnur Rozak , Dedi Abdul Sari Putri Dewi Sasmita, Galih Amar Taufiqurrahman Satrio Yudha Wisesa Sheny Permatasari Sholihah, Walidatush Siagian, Tetty Barunawati Supriatna, Edi Syifa Sesaria Tunisa, Risma Arafah Umaya, Indriani Vita Rumanti Kurniawati Wahyudi, Imam Tri Wida Lesmanawati Wildan Nurussalam Wina Yulianti Wiyoto Wiyoto Wiyoto Wiyoto, Wiyoto Yopi Novita Yuni Puji Hastuti