p-Index From 2021 - 2026
5.524
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Variasi Bahasa Indoglish dan Idiolek Publik Figur di Instagram Afifah Nuur Qory'ah; Agus Tika Dwi Savira; Elen Inderasari
TRANSFORMATIKA Vol 3, No 2 (2019): Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.893 KB) | DOI: 10.31002/transformatika.v3i2.2158

Abstract

This study aims to describe the language variation phenomena in the form of indoglish and idiolect in the Girl Squad public figures on Instagram social media. This research is qualitative research with a qualitative descriptive method. The data in this study are in the form of captions or written expressions on Girl Squad’s Instagram uploads. Data sources were obtained from public social media Instagram of Girl Squad member figures. Data collection techniques are collected through documentation, listening, and note-taking. Data analysis was carried out in the interactive study by classifying data taken in written expressions on the Instagram caption of Girl Squad members who then organized and concluded indoglish languages and Idioms. The result of this study indicates the indoglish phenomenon that occurs in the upload of written expressions on the public Instagram figure of Girl Squad. Also, idiolect was found in several public members of the Girl Squad figure. Indoglish language patterns found include (1) prefix insertions, (2) suffix insertions, and (3) pronouns. Idiolect language patterns found include (1) word emphasis, (2) adaptation, (3) creation or formation of new words, and (4) contemporary language.
Fenomena Bilingualisme (Campur-Alih Kode) Bahasa dalam Percakapan Santri di Pondok Pesantren Al Manshur Popongan Klaten Nurul Yuwana Ning Tyas; Elen Inderasari; Wahyu Oktavia
SUAR BETANG Vol 15, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Balai Bahasa Kalimantan Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/surbet.v15i2.175

Abstract

This study aims to discuss one of the phenomena of bilingualism (code switching) and interference as well as the factors causing the phenomenon of language bilingualism in santri conversations in Islamic boarding schools. The forms of bilingualism and interference include Javanese, Indonesian and Arabic. The approach in this research is descriptive qualitative which describes the state of the object of research based on the facts that appear as they are. The subjects of this study were the students of Al Manshur Popongan Klaten. Data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The analysis technique during the field uses the model of Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion or verification. The results of the study note that there are 55 conversational data in the Al Manshur Popongan Islamic boarding school classified as follows; internal code 7 data transfer, external code 10 data transfer. Mix codes in linguistic elements that occur namely mixed code insertion of 12 data tangible elements, mixed code 5 data tangible codes, mixed code insertion elements in clause 7 data and mixed code insertion elements in the 5 word repetition element. Factors causing code switching and code mixing are the presence of speakers, interlocutors, prestige, changes in topic of conversation, identification of social roles, the desire to explain, and the habit of speakers.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas salah satu fenomena bilingualisme (campur-alih kode) bahasa serta faktor-faktor penyebab terjadinya fenomena bilingualisme bahasa dalam percakapan santri di Pondok Pesantren Al Manshur, Popongan, Klaten. Wujud bilingualisme meliputi bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Arab. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang memaparkan keadaan objek penelitian dengan berdasarkan fakta-fakta yang tampil apa adanya. Subjek dari penelitian ini adalah para santri Al Manshur, Popongan, Klaten. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis selama di lapangan menggunakan model Miles and Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 50 data percakapan di Pondok Pesantren Al Manshur, Popongan, Klaten, yang diklasifikasikan menjadi alih kode internal 7 data, alih kode eksternal 11 data, campur kode penyisipan unsur berwujud kata 12 data, campur kode berwujud frasa 5 data, campur kode penyisipan unsur berwujud klausa 7 data, dan campur kode penyisipan unsur berwujud perulangan kata 8 data. Adapun faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode ialah adanya penutur, lawan tutur, gengsi, perubahan topik pembicaraan, identifikasi peranan sosial, keinginan untuk menjelaskan, dan keterbiasaan penutur.
Representasi Akhlak dalam Novel I am Sarahza Karya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra serta Relevansinya dengan Pemelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Hilmi Mahya M.; Elen Inderasari
SUAR BETANG Vol 14, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Balai Bahasa Kalimantan Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/surbet.v14i2.136

Abstract

This study aims to represent the teachings of Islam on the moral aspects in the novel Iam Sarahza by Hanum Salsabiela and Rangga Almahendra published by Republika in 2018. Researchers also relevant the results of research by learning Indonesian in Madrasah Aliyah. This type of research is library research that is research conducted by collecting various literatures. Data collection techniques used are reading and note taking techniques. The validity of the data is obtained by using theory triangulation by collecting various relevant theories and then the researcher draws his conclusions, the researcher uses the perspective of more than one theory to discuss the problems examined in the form of intrinsic elements of literary works and Islamic teachings. the data analysis technique used is structuralism which is suitable for interpreting or describing Islamic teachings implicit in novel intrinsic elements. the results showed that the moral values contained in this novel include morals such as (1) polite, (2) sincere, (3) patient, (4) sympathizing orphans, (5) thanksgiving, (6) almsgiving, (7) advised, (8) throwing (9) trash in its place and (10) serving parents, and madzmumah's morals include (1) gossiping, (2) suicide, (3) drinking alcohol, (4) pessimism and (5) kufr. The results of the research related to the moral values can be implemented in learning Indonesian in madrasas.
PEMAKAIAN REGISTER BAHASA KRU BUS AKAP DI TERMINAL TIRTONADI SURAKARTA (Kajian Sosiolinguistik) Elen Inderasari; wahyu oktavia
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.008 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i2.7815

Abstract

Abstract: The research entitled “Pattern Register Language Bus Crews Inter City Inter Provincial (AKAP) at Terminal Tirtonadi Surakarta” aims to describe the form of the registers of the inter-provincial city bus crew in the Tirtonadi Terminal of Surakarta, patterns of language variations caused by social factors one of which registers, and the emergence of the frequent register of the bus crew. Register becomes something very interesting to be examined in terminal Tirtonadi, because often social communication language. The type of research used is descriptive qualitative method by doing observation directly and place is not bound. The results of the study showed 50 word register findings that were classified according to the register form, the bus crew language register pattern, the creation of new words with different meanings and special words in the community between bus crews.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud register bahasa kru bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Tirtonadi Surakarta, pola variasi-variasi bahasa yang disebabkan karena faktor sosial salah satunya register, dan kemunculan register yang sering dipakai kru bus. Register menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk diteliti di Terminal Tirtonadi karena seringnya komunikasi sosial yang dimunculkan dengan menggunakan pola bahasa komunikasi khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi secara langsung dan tempat tidak terikat. Hasil penelitian menunjukkan 50 temuan kata register yang diklasifikasi berdasarkan wujud register, pola register bahasa kru bus, penciptaan kata baru dengan makna yang berbeda dan kata khusus dalam komunitas antar kru bus. 
EXPERIENTIAL LEARNING DALAM KEMAMPUAN APRESIASI PUISI MAHASISWA TADRIS BAHASA INDONESIA FITK IAIN SURAKARTA Elen Inderasari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 1 (2017): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4374

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan apresiasi puisi serta kualitas proses dan hasil belajar dalam kegiatan apresiasi puisi mahasiswa semester 2 Tadris Bahasa Indonesia (TBI) FITK IAIN Surakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan non tes. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik 3 E (Experiencing, Enquiring, dan Examining). Analisis data dalam penelitian ini dilaksanakan secara deskriptif kualitatif yang terdiri dari (1) mengumpulkan data verbal dan nonverbal dari hasil kegiatan pembelajaran; (2) mencatat, menghimpun, dan menyeleksi data yang telah dikumpulkan; (3) mentranskrip data-data yang telah dikumpulkan; (4) menerjemahkan data temuan baik dari instrumen tes dan non tes; (5) melakukan deskripsi analisis data; dan (6) menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimental learning lebih mendasarkan dalam mengaktifkan pengalaman yang dimiliki mahasiswa sebagai dasar mengapresiasi puisi.
Karakteristik pemakaian register antarpramusaji rumah makan Ayam Penyet Surabaya (kajian sosiolinguistik) Elen Inderasari; Arina Mana Sikana; Diah Arum Hapsari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v6i1.11730

Abstract

Kemunculan variasi register di Indonesia saat ini berkembang pesat di seluruh sektor dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakeristik pemakaian register antarpramusaji rumah makan ayam penyet surabaya, serta makna dan fungsi register tersebut digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan kata dan kalimat antarpramusaji rumah makan dan dokumentasi daftar menu pelanggan. Sumber data berupa tuturan lisan melalui hasil rekaman antarpramusaji dan sumber tulis dari beberapa dokumen daftar menu. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi (1) sadap, (2) bebas simak bebas libat, serta (3) rekam dan catat. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif (interactive model of analysis) Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan kebaruan bahwa adanya kekhasan karakteristik register antarpramusaji di rumah makan ayam penyet surabaya. Kekhasan kemunculan register dapat diklasifikasikan menjadi lima macam, yaitu (1) register singkatan/akronim yang digunakan untuk mempersingkat nama menu, (2) register perubahan makna yang digunakan untuk merahasiakan kode yang ada di rumah makan ayam penyet surabaya, (3) register sindiran digunakan untuk memberikan kode halus antarpramusaji, (4) register tunggal digunakan sebagai wujud kata yang keadaannya dapat berdiri sendiri tanpa perlu adanya afiksasi, (5) serta register kompleks yang keadaannya tidak dapat berdiri sendiri.
Analisis penggunaan gaya bahasa iklan layanan masyarakat bijak bersosial media di radio Kota Surakarta Elen Inderasari; Diah Arum Hapsari; Farida Yufarlina Rosita; Chafit Ulya
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i2.17893

Abstract

Penggunaan sosial media dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup signifikan dan menjadikan banyaknya berita hoaks yang beredar. Hal tersebut menjadikan lembaga penyiaran radio berlomba untuk menyajikan pesan berupa iklan layanan masyarakat untuk mengimbau audiensnya agar lebih bijak dalam menggunakan sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa iklan layanan masyarakat bijak bermedia sosial di radio Kota Surakarta. Radio sebagai media audio nonvisual sebagai penyampai pesan dengan berpedoman pada teori milik Gorys Keraf. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini, yaitu rekaman audio dan transkrip dari audio iklan layanan masyarakat di RRI Pro-2 FM dan Solo Radio dengan data berupa frasa, kalimat dan ungkapan yang terdapat dalam iklan layanan yang ditemukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi teknik rekam, simak, catat, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah melalui pendekatan stilistika dilanjutkan dengan analisis interaktif milik Miles & Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa iklan layanan masyarakat bijak bermedia sosial di radio Kota Surakarta berdasarkan pilihan kata ditemukan penggunaan kata formal, nonformal, dan juga kata percakapan. Gaya bahasa berdasarkan nada ditemukan penggunaan nada sederhana, menengah, serta mulia dan bertenaga. Gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat ditemukan klimaks dan repetisi. Gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna ditemukan penggunaan gaya bahasa retoris; eufemismus, asindeton, asonansi, dan pertanyaan retoris, serta gaya bahasa kiasan; sarkasme dan personifikasi. Hasil tersebut membuktikan bahwa gaya bahasa yang hadir dalam iklan layanan masyarakat bijak bersosial media di radio Kota Surakarta sangat bervariasi dengan penggunaan kata, nada, struktur kalimat, dan majas-majas, sehingga iklan yang disajikan lebih menarik meskipun hanya disajikan menggunakan audio nonvisual.
Makna dan fungsi tuturan register dalam games online “mobile legend” serta pengaruhnya bagi gamers Elen Inderasari; Kalpika Cahya Buana; Riza Mar’atus Sholikhaha
BAHASTRA Vol 40, No 1 (2020): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.547 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v40i1.15608

Abstract

Mobile Legend is a type of online games that uses communication between players. The purpose of this study was to determine the form, meaning and function of register speech that gamers made when playing Mobile Legend games, and to determine the positive and negative impacts for gamers. This type of research is descriptive qualitative, which describes the data obtained. This research data is the form of speech used by gamers in Mobile Legend. Data obtained from listening, taking notes, and documentation. Data analysis in this research was done by collecting data, reducing data, classifying data, presenting data, and concluding data. Based on the results obtained that there are various types of register speeches, each of which contains a special meaning that has been agreed upon and understood by both parties between Games Mobile Legend players so that communication is effective. The speech function delivered is nothing but to establish communication so that the match runs smoothly. Based on its function, it can be classified based on its speech function, which is divided into 7 categories, namely speech that serves to warn the team because it is being attacked, invite to play Mobile Legend games, order the team to attack or retreat, praise the team or other players, criticize other teams or players , declare the team's victory, and declare the team's defeat. The good and bad effects of this game on players in terms of language, action, thinking, and social to the surrounding environment.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA) Menggunakan Pop Up (Learning Indonesian at Al-Qur`an Learning Center Using Pop Up) Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani; Elen Inderasari
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.6012

Abstract

The lack of teacher competence in making creative and informative learning media makes the learning atmosphere less pleasant. This study aims to describe the use of pop-ups in Indonesian language learning at the Al-Qur`an Learning Center (TPA). This research belongs to the type of descriptive qualitative using a classroom action research (PTK) approach. This research was conducted in August-November 2019. The stages of the research include: 1) introducing pop-ups and their manufacturing techniques, 2) the teacher applies them in Indonesian language learning activities at the TPA, and 3) describes the effectiveness of pop-up media in learning activities. The results showed that pop-up media was very effective to be applied in learning activities at the TPA. The increase in students' reading and writing skills occurs because pop-ups make students enthusiastic in learning activities.Kurangnya kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran yang kreatif dan informatif membuat suasana pembelajaran menjadi kurang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pop up pada pembelajaran bahasa Indonesia di Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA). Penelitian ini termasuk ke dalam jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan Agustus—November 2019. Tahapan penelitian, meliputi: 1) mengenalkan pop up dan teknik pembuatannya, 2) guru menerapkan dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia di TPA, dan 3) mendeskripsikan keefektifan media pop up dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop up sangat efektif diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di TPA. Peningkatan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis terjadi karena pop up membuat siswa antusias dalam kegiatan belajar.
BAHASA SARKASME NETIZEN DALAM KOMENTAR AKUN INSTRAGRAM “LAMBE TURAH” Elen Inderasari; Ferdian Achsani; Bini Lestari
Jurnal Semantik Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1, February 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.071 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v8i1.p37-49

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat menunjukkan bahwa masyarakat semakin canggih dalam pemanfaatan. Pemanfaatan media sosial sekarang seakan tanpa batas, pola ketergantungan yang tinggi memberikan dampak positif dan negatif, misalnya dapat kita temui di situs jejarang sosial  salah satunya Instagram. Melalui jejaring sosial Instagram, netizen dapat dengan mudah menyebar luaskan informasi dan memperoleh informasi secara cepat dan tepat. Namun tidak dapat dipungkiri berbagai dampak yang bisa ditimbulkan karena pola tanggapan masing-masing netizen selaku pengguna medsos yang berbeda-beda, misalnya munculnya penggunaan bahasa  sarkasme yang menyebabkan adanya pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa sarkasme komentar netizen dalam akun instragram Lambe Turah serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah komentar netizen dalam akun Instragram Lambe Turah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat, dengan mencatat setiap komentar yang melanggar penggunaan prinsip kesantunan berbahasa yang di munculkan netizen di dalam akun. teknik keabsahan data dalam penelitian ini berupa triangulasi teori, analisis data mengunakan analisis interaktif, pengumpulan data komentar netizen dari akun Lambe Turah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa sarkasme komentar netizen dalam akun instragram Lambe Turah menyebabkan adanya pelanggaran prinsip kesantuanan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, kemurahatian, penerimaan, kerendahatian, kecocokan dan kesimpatian. Faktor-faktor yang memengaruhinya yakni,  penutur ingin menunjukkan eksistensi diri, meluapkan ekspresi atau emosi, komunikasi searah, Kebebasan bersosial media, dan adanya kecenderungan sifat yang sama antara apa yang netizen tunjukkan di media sosial dengan perilaku keseharian mereka. 
Co-Authors Achsani, Ferdian Achsani, Ferdian Adi Nur Alfisyahri, Khoirul Afifah Nuur Qory'ah Agus Tika Dwi Savira Ali Kusno Ali Kusno Aminuddin Faryabi Amri Adi Nur Salam Ananto, Arif Anggraini, Nabila Syifa Anis Rahmawati Anisa Dimas Tutik Aqnasya Khairul Akhila Arif Setiawan Arina Mana Sikana Arina Mana Sikana Aulia, Zeniar Nur Bagus Wahyu Setyawan Bini Lestari Cahyarani, Chairunnisa Lintang Candra Alfiyani Chafit Ulya Chafit Ulya Choirurrohim, Anisa Danang Wahyu Triantoro Dede Nugraha Kurniawan Desti Nur Aini Hidayati Diah Arum Hapsari Diah Arum Hapsari Diah Arum Hapsari Dian Uswatun Hasanah Dwi Kurniasih Dwi Kurniasih Dwi Kurniasih Dwi Kurniasih Dwi Rahmawati Else Liliani Fajri Syafiah Farah Fauziyah Haqiqi Farida Yufarlina Rosita Faridhatun Nikmah Faryabi, Aminuddin Fatmi, Karisma Nabila Ferdian Achsani Ferdian Achsani Ferdian Achsani Gigit Mujianto Giyoto Hanafi, Dzulekha Isnawa Arpiya Hapsari, Diah Arum Harun Joko Prayitno Haryadi Hepy Delinasari Hilmi Mahya M. Hilmy Mahya Masyhuda Isah Cahyani Jayanti Nofiana Nur Kalpika Cahya Buana Kalpika Cahya Buana Khoirul Adi Nur Alfisyahri Kurniasih, Dwi Kurniawan, Dede Nugraha Kusmanto, Hari Lestari, Bini Lilik Untari Mahsusi Mahsusi marfu'ah nur jannah Masyhuda, Hilmy Mahya Nagari, Gandhi Putri Setya Nas Haryati Setyaningsih Nazulatur Rohmah Novianti, Rizky Nugraha, Dede Kurniawan Nur Fitriani Nurul Yuwana Ning Tyas Nuryani, Nuryani Oktavia, Wahyu Oky Yahya Aprilia Pangestuti, Aisyah Fitri Nur Puspitasari, Nisa Indah Rahayu, Cory Riza Mar'atus Sholikhah Riza Mar’atus Sholikhaha Setiawan, Muhammad Alvian Putra Setyaningrum, Rahmada Fitradewi Sikana, Arina Mana Siska Ayu Maharani Syahra, Putri Amelia Syihaabul Hudaa Tibyan, Imam Muhijuddin Tiya Agustina Tiya Agustina Tiya Agustina, Tiya Tri Santoso Ulfiana, Elita Utomo, Fatqia Rizki Amalia Wahyu Oktavia Widiyanti, Uma Latifa Yoshi Prapuji Ningthias Zeny Arisa Alfiyah Rofi