Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PENGETAHUAN JURNALISME DATA PADA JURNALIS LINGKUNGAN DALAM PRODUKSI BERITA INVESTIGASI Sianturi, Hendry Roris P.; Simanungkalit, Sintha Fransiske
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27519

Abstract

Abstrak: Pengetahuan jurnalis lingkungan dalam pengaplikasian jurnalisme data untuk memproduksi berita investigasi, masih rendah. Karena itu dibutuhkan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk meningkatkan pengetahuan jurnalis lingkungan dalam memproduksi berita investigasi berbasis jurnalisme data. Metode kegiatan yang digunakan yaitu mentoring. Mitra PKM adalah Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) dengan sasaran kegiatan yaitu 6 jurnalis lingkungan nasional dan lokal yang mewakili media cetak, media televisi dan media siber (online). Untuk mengukur adanya peningkatan pengetahuan jurnalis lingkungan terhadap pengaplikasian jurnalisme data, digunakan hasil pre-test dan post-test yang telah diisi peserta. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, dengan nilai variabel pre-test memiliki nilai 0,078 > 0,05 dan post-test sebesar 0,473 > 0,05, yang menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Paired T-Test dan diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,017 atau sig. (2-tailed) < 0,05. Hasil ini menyimpulkan bahwa, ada perbedaan rata – rata nilai pre-test dan post-test, yang berarti ada pengaruh peningkatan pengetahuan jurnalis lingkungan terhadap pengaplikasian jurnalisme data dalam peliputan investigasi isu deforestasi, sebelum dan sesudah kegiatan.Abstract: The knowledge of environmental journalists in the application of data journalism to produce investigative news is still low. Therefore, community service (PKM) is needed to increase the knowledge of environmental journalists in producing investigative news based on data journalism. The activity method used is mentoring. PKM's partner is the Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) with the activity target is 6 national and local environmental journalists, representing print media, television media, and cyber media. To measure the increase in environmental journalists' knowledge of the application of data journalism, used the results of the pre-test and post-test that had been filled out by participants. The normality test used Shapiro-Wilk, with the value of the pre-test variable having a value of 0.078 > 0.05 and the post-test of 0.473 > 0.05, which indicates that the data is normally distributed. Data analysis was carried out by the statistical test of Paired T-Test and a sig. (2-tailed) value was obtained 0.017 or sig. (2-tailed) < 0.05. These results conclude that there is a difference in the average pre-test and post-test scores, which means that there is an effect of increasing the knowledge of environmental journalists on the application of data journalism in reporting on deforestation issues, before and after activities. 
PERBEDAAN INTENSI MENDAPATKAN VAKSIN HUMAN PAPILLOMAVIRUS UNTUK MENCEGAH KANKER SERVIKS DI ANTARA WANITA DENGAN BERBAGAI TIPE PENGAMBIL KEPUTUSAN Samaria, Dora; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v13i2.9788

Abstract

Despite the availability of cervical cancer prevention programs through Human Papillomavirus (HPV) vaccination in Indonesia, the overall immunization coverage remains limited. One of the main contributing factors is the low intention among the community to receive the HPV vaccine. Low intention may lead to limited vaccination uptake. This study aims to compare differences in intention to get HPV vaccination among three groups of female decision makers, namely, adult women who take their own vaccine decisions, adolescent girls who rely on their parents to decide on vaccination, and parents who help make decisions regarding HPV vaccination for their daughters. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. Each group of decision makers consisted of 147 people, with a total of 441 respondents. The data collected were analyzed using Kruskal-Wallis test. The statistical analysis confirmed significant differences in intention among the three groups (p<0.001). The highest mean intention rank was in the adult women group (mean-rank=273.55), followed by parents (mean-rank=214.37), and the lowest in adolescent girls (mean-rank=175.09). Women's intention to receive the HPV vaccine is influenced by their level of independence in decision-making. Adult women with full decision-making autonomy demonstrated the highest intention. These findings highlight the need for tailored approaches in promoting HPV vaccination based on decision-making roles to improve vaccination uptake. 
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Antropometri Untuk Deteksi Dini Balita Stunting di Desa Jatisura, Indramayu Nur Intania Sofianita; Iin Fatmawati; Sintha Fransiske Simanungkalit; Ikha Deviyanti Puspita; M. Ikhsan Amar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1914

Abstract

Efforts to improve nutritional status for the development of human resources quality begin as early as possible, through 1000 HPK activities, starting from the fetal life to 2 years of age. One of the activities that support early detection of stunting under-fives is measurement and weighing which is carried out every month by health cadres at Posyandu. The purpose of implementing training for Posyandu cadres was to increase the knowledge and skills of Posyandu cadres in anthropometric measurements, and to minimize mis-weighing, measurement errors that make the data invalid and cannot be reported. The implementation method is by providing anthropometric training 1 time, filling out questionnaires before and after the training, by giving measurement tutorial for 120 minutes, and direct monitoring is carried out 1 month after the training. The result of this showed that there was increments of knowledge and measuring skills by Posyandu cadres (P value:0,006). Suggestions for the Posyandu cadres should have training and workshop for maintaining their skill, to be able to carry out anthropometric training regularly every year.
The Relationship Between Nutritional Knowledge and Macronutrient Intake and Underweight Status Among Adolescents at SMPN 13 Depok Ega Anggie Pratama; Sintha Fransiske Simanungkalit; Avliya Quratul Marjan
Journal of Global Nutrition Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v6i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi kurang pada remaja usia 13-15 tahun di SMPN 13 Kota Depok. Penelitian ini bersifat analitik dengan metode cross-sectional yang menggunakan data sekunder dari hasil penelitian terdahulu. Data yang dianalisis meliputi tingkat pengetahuan gizi serta asupan protein, lemak, dan karbohidrat. Analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kejadian gizi kurang pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi kurang, serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, lemak, dan karbohidrat dengan status gizi kurang pada remaja di sekolah tersebut (p-value>0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa upaya perbaikan status gizi remaja perlu mempertimbangkan faktor lain di luar pengetahuan gizi dan asupan makan, seperti perilaku konsumsi, lingkungan, serta pengaruh sosial di sekitar peserta didik.
Co-Authors A'immatul Fauziyah Aliffanny Ayu Paraswati Angestya Verani Fahriza Aulia, Andini Rizky Avliya Quratul Marjan Ayu, Tasya Puteri Azzahra, Kesya Fadhilah Bernadin Dwi M Dian Putri, Dian Diani Sadiawati Dinda Anggita Mulia Dora Samaria Duma Lumban Tobing Dwi P O Ega Anggie Pratama Engelina, Bunga Ellen Fatmawati, Iin Fauziyah, A’immatul Firdaus Yuni Dharta Firlia A Arini Firlia Ayu Arini Gagar Milenianti Artadini Ghazalah, Dhiya Agis Gumilar, Egi Rivaldi Handini, Kania Noviyanti Hanifa, Raishi Amatullah Helsa Cynthia Hendry Roris P. Sianturi Ikha Deviyanthi Puspitasari Ikha Deviyanti P Ilmi, Ibnu Bahrul Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Jevon, Ariel Bintang Kencanaputri, Salma Aulia Khoirul Anwar Kiki Febri Ramadhan Kineisha, Phoebe Laily Hanifah Lia Awalia Majida Listiyawati, Margareta Dias Listyawati, Margareta Dias Mumtaz, Shabrina Olivia Mustika, Ajeng Nasrullah, Nanang Nasrulloh, Nanang Novi Tri Astuti Nur Intania Sofianita Nurhalizah, Aisyah Octaria, Yessi Crosita Oster Suriani Simarmata P, Ikha Deviyanti Pranita, Rani Fitri Pranita Prasetyo Hadi Pritha Maya Savitri Puspita, Ikha Deviyanti Putri, Anindita Sasikirana Putri, Devia Amanda Putri, Salsabila Athirah Putri, Tiara Kumala Rahadian, Fairy Amara Ramadenadia, Tasya Ramadhan, Kiki Febri Ramadhanty, Citra Ramadhany, Risya Amelia Rianda Dirkareshza Riskika, Febiani Rohmah, Lulu Mamluatur Rustiarini, Fabiola Shania Alicia Ruth M Bunga Wadu Safitri, Firda Nur Sairah, Nurul Amrina Sang Ayu Made Adyani Sianturi, Hendr Roris P. Simajorang, Chandrayani Sinaga, Christoper Sufyan, Dian Luthfiana Syafila Syah, Muh Nur Hasan Taufik Maryusman Ulfiyah, Ulfiyah Utami Wahyuningsih Wahyudi, Chandra Tri Widayani Wahyuningsih Widayani Wahyuningtyas Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang Wirayudha, Gibran Yasmin, Salwa Zahra, Nur Azimah Zaifa, Gilang Abi