p-Index From 2021 - 2026
7.774
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Language Circle : Journal of Language and Literature Majalah Transformatika Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan KEMBARA Jurnal Pendidikan Islam IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature ETERNAL: English Teaching Journal AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Dinamika Ilmu Indonesian Journal of Education and Learning English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Journal of Research on Applied Linguistics, Language, and Language Teaching Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra ACITYA Journal of Teaching & Education Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cakrawala Linguista ASANKA: Journal of Social Science And Education Language and Education Journal TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Proceeding of International Conference on Islamic Education Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) LETS: Journal of Linguistics and English Teaching Studies RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies Haumeni Journal of Education Jurnal Cakrawala Ilmiah DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Journal of Legal and Cultural Analytics (JLCA) Journal of Language and Literature Studies Journal of Education, Language Innovation, and Applied Linguistics Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Ta'dib Interling : International Journal of English Language Teaching, Literature and Linguistics Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN SEKOLAH INKLUSI: INTEGRASI INOVASI MODEL DESAIN UNIVERSAL DI SEKOLAH KABUPATEN MAGELANG Astuty, Astuty; Herpindo, Herpindo; Farikah, Farikah; Nikmatullah, Miftahula Rizkqin; Sofi, Rizal Muh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28514

Abstract

Keragaman peserta didik di kelas inklusif merupakan keniscayaan. Keragaman dapat terjadi karena berbagai sebab, salah satunya keragaman karena siswa memiliki kebutuhan khusus. Pada konteks ini harus dilakukan proses adaptasi kurikulum agar dapat memenuhi keragaman peserta didik. Naskah ini menawarkan rujukan bagi guru dalam melakukan proses adaptasi kurikulum di kelas inklusif. Kerangka kerja adaptasi kurikulum didasarkan pada tiga prinsip pendidikan inklusif yaitu kehadiran, partisipasi dan prestasi. Ketiganya harus secara seimbang menjadi landasan kerja adaptasi kurikulum. Pelaksanaan adaptasi kurikulum dilakukan pada tiga dimensi yaitu kurikuler, instruksional dan lingkungan pembelajaran. Pada bagian akhir dijelaskan secara singkat strategi pengembangan rencana pembelajaran dari kurikulum yang diadaptasi dari integrasi model desain universal
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN DI ERA DIGITAL DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING Sukron Mazid; Anif Istianah; Farikah Farikah; Mimi Mulyani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.23073

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di era digital menghadapi tantangan dalam hal keterlibatan siswa, pemahaman konsep, serta relevansi materi dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Model pembelajaran konvensional yang berfokus pada hafalan dinilai kurang efektif dalam menumbuhkan karakter warga negara yang reflektif, kritis, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran PKn berbasis deep learning guna meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Kota Magelang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis deep learning yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan partisipasi aktif siswa. Model ini juga memperoleh penilaian “sangat layak” dari para ahli dan respon positif dari guru serta peserta didik. Dengan demikian, pendekatan deep learning terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk memperkuat pendidikan kewarganegaraan di era digital.
PENGARUH KOMPETENSI GURU DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD KELAS VI DI KECAMATAN BAYAN Widiastuti, Widiastuti; Farikah, Farikah; Permana, Septian Aji
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8897

Abstract

Students’ learning motivation is a crucial factor that encourages them to actively participate throughout the learning process; however, this motivation may descrease when teachers’ competence is low and the learning environment lacks sufficient support. The purpose of this study is to test the hypothesis regarding the impact of teacher competence and the learning environment on the learning motivation of sixth-grade elementary school students in Bayan District, Purworejo, both partially and simultaneously. This research employs a quantitative method with a cluster random sampling technique conducted in four elementary schools as research sites. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using t-tests, F-tests, and the coefficient of determination with SPSS version 25. The results indicate that: (1) teacher competence has a positive effect on learning motivation, with t-value of 6.568 > t-table 1.983 and a coefficient of determination of 33.8%; (2) the learning environment has a positive effect on learning motivation, with t-value of 6.986 > t- table 1.983 and a partial determination coefficient of 36.4%; and (3) teacher competence and the learning environment jointly have a positive effect on learning motivation, with F- value of 62.187 > F- table 3.09 and a coefficient of determination of 55.7%. Based on these findings, it can be concluded that the higher the influence of teacher competence and the learning environment, either individually or jointly, the higher the learning motivation of sixth-grade elementary school students in Bayan District. ABSTRAK Motivasi belajar siswa merupakan faktor yang dapat mendorong mereka untuk senantiasa berperan aktif selama proses pembelajaran berlangsung, tetapi hal ini dapat menurun apabila kompetensi yang dimiliki guru rendah dan kurangnya dukungan dari lingkungan belajar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh kompetensi guru dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar siswa SD kelas VI di Kecamatan Bayan, Purworejo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik cluster random sampling pada empat sekolah dasar sebagai lokasi penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran kuesiner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi pada aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian ini, yaitu: (1) terdapat pengaruh yang positif antara kompetensi guru terhadap motivasi belajar dengan nilai thitung 6,568 > ttabel 1,983 dan nilai koefisien determinasi sebesar 33,8%, (2) terdapat pengaruh yang positif antara lingkungan belajar terhadap motivasi belajar dengan nilai hasil thitung 6,986 > ttabel 1,983 dan nilai koefisien determinasi parsial sebesar 36,4%, dan (3) terdapat pengaruh positif antara kompetensi guru dan lingkungan berlajar terhadap motivasi belajar dengan hasil berupa nilai Fhitung sebesar 62,187 > dari Ftabel 3,09 dan nilai koefisien determinasi 55,7%. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengaruh yang diberikan oleh variabel kompetensi guru dan lingkungan belajar, baik secara mandiri maupun secara bersama-sama, maka semakin tinggi juga pengaruh yang diterima oleh motivasi belajar siswa SD kelas VI di Kecamatan Bayan.
KEGEMILANGAN BOROBUDUR SIMBOL TOLERANSI DUNIA SEBAGAI PENGUAT KARAKTER MASYARAKAT Sukron Mazid; Atsani Wulansari; Farikah; Mimi Mulyani
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v12i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegemilangan Candi Borobudur sebagai simbol peradaban toleransi dunia dan pembentuk karakter masyarakat. Borobudur melahirkan nilai-nilai luhur dari berbagai aktivitas dan rutinitas yang secara bertahap menjadi bagian dari pembudayaan dalam membentuk karakter baik masyarakat. Cerminan tersebut lahir dari keteladanan dan pembiasaan warga yang menginternalisasi nilai-nilai hidup melalui keberadaan Candi Borobudur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegemilangan Borobudur sebagai simbol toleransi dunia mampu memperkuat karakter masyarakat melalui dua hal utama: (1) Borobudur sebagai simbol toleransi dunia yang membentuk perilaku dan karakter masyarakat melalui kegiatan rutin dan kunjungan spiritual, serta menjadi contoh harmoni antarumat beragama; (2) Borobudur menjadi simbol yang menginspirasi pembentukan karakter baik di masyarakat sekitarnya melalui pesan toleransi yang tersirat. Secara keseluruhan, keberadaan Candi Borobudur tidak hanya berdampak pada pelestarian nilai sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki kontribusi signifikan dalam membangun karakter masyarakat yang inklusif, toleran, dan berkepribadian luhur.   This study aims to determine the splendor of Borobudur Temple as a symbol of world tolerance civilization and the formation of community character. Borobudur gives birth to noble values ​​from various activities and routines that gradually become part of the culture in forming good community character. This reflection is born from the exemplary behavior and habits of residents who internalize life values ​​through the existence of Borobudur Temple. The research method uses a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. Data validity is obtained through triangulation of sources and methods. Data analysis is carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the splendor of Borobudur as a symbol of world tolerance is able to strengthen community character through two main things: (1) Borobudur as a symbol of world tolerance that forms community behavior and character through routine activities and spiritual visits, as well as being an example of harmony between religious communities; (2) Borobudur becomes a symbol that inspires the formation of good character in the surrounding community through an implied message of tolerance. Overall, the existence of Borobudur Temple not only has an impact on preserving historical and cultural values but also has a significant contribution in building the character of an inclusive, tolerant and noble society.
Optimalisasi Kekuatan Tekan Paving dari Kombinasi Material LDPE dan Multilayer di Bank Sampah Sidoresik Nani - Mulyaningsih; Iqbal Maulana; Umam Nasrullah; Arif Rahman Saleh; Arbye; Farikah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.28794

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bank Sampah Sidoresik, Kabupaten Magelang, yang sebelumnya telah memproduksi paving block berbasis limbah plastik LDPE. Namun, produk yang dihasilkan belum memenuhi standar mutu karena memiliki massa jenis rendah dan kekuatan tekan yang belum memadai, sehingga tidak layak secara komersial. Permasalahan ini menjadi kendala utama dalam peningkatan nilai ekonomi limbah plastik di tingkat masyarakat. Sebagai solusi, tim pengabdian memperkenalkan inovasi formulasi material dengan mengombinasikan plastik LDPE dan limbah plastik multilayer (aluminium–plastik) melalui pendekatan teknis berbasis hasil penelitian terdahulu. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan pembuatan paving, pendampingan formulasi bahan, serta pengujian mutu produk. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana kuat tekan paving mencapai 18,2 MPa dengan massa jenis 2,05 g/cm³ dan tidak lagi terapung pada uji perendaman 24 jam. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 41%. Implikasi praktisnya, inovasi ini berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di tingkat kabupaten serta mendukung penguatan kinerja bank sampah.
Learning Case and Project-based Model Methods: Challenges and Opportunities Farikah, Farikah; Mulyani, Mimi; Astuty, Astuty; Cahyaningrum, Aulya
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.104 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.68120

Abstract

Transformation of English Language Teaching in Elementary Schools: Analysis of Teacher Pedagogical Competence through TPACK Farikah
LETS: Journal of Linguistics and English Teaching Studies Vol. 7 No. 2 (2026): LETS: Journal of Linguistics and English Teaching Studies
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/lets.v7i2.2299

Abstract

The digital transformation of English Language Teaching (ELT) requires elementary teachers to integrate technology with sound pedagogy rather than to add it as a surface-level enhancement. Yet little is known about how non-specialist teachers of young learners enact such integration, and conventional evaluations tend to assess technological and pedagogical competence in isolation. This exploratory study investigates the perceived and enacted pedagogical competence of elementary English teachers through the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework and a multimodal lens. A convergent mixed-methods design was applied, in which a descriptive quantitative strand (a self-report questionnaire) and a qualitative strand (interviews and structured observation) were collected concurrently and then merged for interpretation, with 55 elementary English teachers in Magelang Regency, Indonesia, selected through purposive sampling across three career stages. Data were collected through a 12-indicator self-report questionnaire (five-point Likert scale), semi-structured interviews with 15 teachers, and structured observations of 18 lessons coded against a TPACK-multimodal rubric; the quantitative and qualitative strands were merged through a joint display. Self-report means were uniformly high (4.0-4.4), with the lowest scores in the integrative dimensions Technological Pedagogical Knowledge (TPK) and Technological Content Knowledge (TCK, both 4.0). Observation evidence, however, diverged from these perceptions: in most lessons technology functioned as substitution (displaying static text or playing audio) rather than transformation, and only about one fifth of observed lessons showed simultaneous integration of technology, pedagogy, and language content. Multimodal practice was dominated by the visual mode, with audio and gestural modes used less and assessed inconsistently. The study contributes an evidence-based mapping of the gap between perceived and enacted TPACK in primary ELT and offers proportionate implications for sustained, practice-based teacher professional development. Because the findings rest on self-report and a bounded sample, they are interpreted as indicative rather than conclusive, and no claims are made about student learning outcomes.
Developing Community Culture-Based Storybooks Integrating QR Codes for Children’s Writing Narrative Skills and Digital Well-Being Jendriadi Jendriadi; Linda Eka Pradita; Musria Ekawati; Farikah Farikah; Asmendri Asmendri
Ta'dib Vol 29 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v29i1.16742

Abstract

Children are one of the market segments that use gadgets for. They choose the gadgets caused of their attractive features and various conveniences they provide. Parents' current concerns are because gadgets have many effects. starting from decreased social interaction and emotional instability in children. Actually, gadgets have a positive side as long as they are used for positive matters. This study focuses on designing learning media in the form of story books with barcodes by linking local traditions of the Magelang community to reduce the negative impact of these gadgets. In addition, it is hoped that children have good narrative writing skills by connecting local Magelang wisdom. Local culture will find a place in the hearts of children through storytelling activities. In addition, they are also able to retell what is in their minds through writing. This research is a Research and Development (R&D) by Thiagarajan, through four stages including: Defining, Designing, Developing, and Disseminating. Results show that the QR code-based storybook successfully captured children’s interest, encouraged more meaningful use of gadgets in learning, and improved participation in narrative writing. Moreover, the integration of cultural elements with interactive features helped guide children toward balanced digital experiences that support both literacy development and digital well-being.
Students’ Needs and Motivation in ESP: Insights from Islamic-Oriented Learning Contexts Devansa Riski Indrasara; Farikah; Umi Rachmawati
Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Vol. 9 No. 2 (2025): Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/metathesis.v9i2.3042

Abstract

This study investigates the English for Specific Purposes (ESP) needs and motivation of Madrasah Aliyah students in Temanggung Regency in learning Islamic-themed English. Using a quantitative descriptive survey design, data were collected from 104 students through a 38-item Likert-scale questionnaire based on Hutchinson and Waters’ needs analysis model. The instrument demonstrated strong internal consistency (Cronbach’s Alpha = 0.89). Data were analyzed using scoring, mean calculations, categorical interpretation, and descriptive statistics. Findings show that students place high importance on Islamic English materials (M = 3.36), yet experience moderate difficulties in understanding Islamic texts and identifying main ideas (M = 2.92–2.96). Students expressed clear preferences for positive, youth-relevant Islamic content (M = 3.02–3.07) and demonstrated hybrid learning needs involving both digital media and printed textbooks (M = 3.09–3.15). Motivation increased significantly when English materials aligned with Islamic values embedded in students’ daily lives (M = 3.19–3.25). The study highlights the necessity of developing contextual Islamic-based ESP materials that support linguistic, affective, and identity-related dimensions, offering important implications for curriculum development in Islamic secondary education.
Improving Narrative Writing Skills of Madrasah Tsanawiyah Students Through a Group Inquiry Learning Model Based on Religious Character Values Mimi Mulyani; Sukron Mazid; Farikah Farikah; Dwi Riyanti; Atsani Wulansari
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i1.44602

Abstract

This research analyzes the effectiveness of the group inquiry learning model based on religious character values in enhancing narrative writing skills, specifically in the form of diaries. The objective is to evaluate how this model integrates Islamic religious education with literacy culture while fostering religious character values in the learning process. Employing a quasi-experimental method with a matching-only pretest-posttest control group design, the study was conducted with 76 eighth-grade students from Madrasah Tsanawiyah Negeri in Magelang City, Central Java, Indonesia. Data were collected through observations, interviews, and tests assessing narrative writing that incorporated religious character values such as siddiq, amanah, tabligh, and fathanah. The results revealed that the experimental group, which used the group inquiry model, showed significant improvements in writing skills (t-count = 3.081, sig. = 0.018). The N-Gain for the experimental group was 22.33, compared to 0.52 for the control group, demonstrating the model’s effectiveness. This research underscores the importance of integrating group inquiry learning with religious character values, as it significantly improves narrative writing skills, enhances student engagement, and instills core Islamic values, thereby contributing to the development of both literacy and character education in Islamic schools.
Co-Authors A. Yuwono Afi Normawati Aliyah, Sekar Lathifatul Allvian Ika Fiki Susanto Amala Malik Andini, Jihan Widya Angela Carolina Flores Riquelme Anif Istianah Annisa Istiqomah Arbye S Ardhian Nugrahanto Arif Rahman Saleh Asmendri Asmendri Astuti, Margi Astuty Astuty Astuty Astuty, Astuty Atsani Wulansari Aulya Cahyaningrum Aziza Restu Febrianto Boris Ramadhika Boris Ramadhika Buana, Tetuka Yuma Cahyaningrum, Aulya Danang Dwi Pradita Danang Prasetyo Delfian Widiyanto Delfiyan Widiyanto Devansa Riski Indrasara Dwi Winarsih Dwitiya Ari Nugrahaeni Fitrotun Maulani Hamdani, Rifki Hana Suci Anggraeni Hanggrasawani, First Tista Hasanah, Imroatun Herpindo Herpindo herpindo, herpindo Ika Setyorini Ilyas, Patmawati Imam Baihaqi Indiaswari, Rias Ayu Ipung Hananto Iqbal Maulana Irwanda Kusuma Ningsih Jayanti, Widya Mas Mardavam Jendriadi, Jendriadi Khoirudin, Achmad Rizqi Kuncara, Kusuma Peny Kusuma Ningsih, Irwanda Lilia Indriani Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita, Linda Eka M Fatkhu Arifin Margi Astuti Mazid, Sukron Ma’ruf, Amar Miftahula Rizkqin Nikmatullah Mimi Mulyani Moch. Malik Al Firdaus Muhilal Muhilal Mursia Ekawati Musria Ekawati Nani - Mulyaningsih Nikmatullah, Miftahula Rizkqin PRASETYO, RIYAN Raikhana, Salma Renanda, Zahra Putri Rini, Arika Riyanti, Dwi Rohmat D. S., Heru Nur Sabiru Salihu Safitri, Rizki Dian Sauqi Futaqi Septian Aji Permana Sisviana, Ety Siti Maemunatun Siti Mulyani Sofi, Rizal Muh Swari, Dayinta Resty Nindya Triantono Triantono Umam Nasrullah Umi Rachmawati Wahida Wahyuni Waluyo, Putri Susi WIDIASTUTI - Yosintha, Rolisda Yulia Esti Katrini Yulia Esti Katrini Yulia Esti Katrini Yulinda Pratiwi Yuwono, A. Zahra, Malika Nasywa Az Zuni Ristianingsih