Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penguatan Kelembagaan Desa Melalui Peningkatan Keterampilan Public Speaking Di Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan larisu, zulfiah; Jamal, Jamal; Mustafa R, La Ode; Yusuf, Muhammad; Saputri, Wa Ode Mariam; Ikhsan, Mochammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4845

Abstract

Public speaking merupakan satu keterampilan yang dapat mengembangkan diri pribadi, mempengaruhi dunia sekitar, dan meningkatkan karier. Lembaga desa merupakan wadah untuk mengemban tugas dan fungsi Pemerintahan Desa, yaitu memberikan pelayanan (service) dan pemberdayaan (empowerment), serta pembangunan (development) yang seluruhnya ditujukan bagi kepentingan masyarakat. Lembaga desa dalam menyelenggarakan tugas pokok tidak terlepas dari komunikasi secara langsung dengan masyarakat umum atau publik. Oleh karena itu perlu memiliki keterampilan publlic speaking yang baik agar berhasil dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Tiram dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan latihan (role play) serta pembimbingan/pendampingan. Ceramah dan diskusi dilakukan untuk menambah pengetahuan dan latihan (role play) untuk melatih dan memotivasi peserta agar memiliki keberanian dan terbiasa berada di depan orang banyak atau publik; serta pendampingan diberikan untuk membantu peserta yang belum berhasil mengeksplorasi potensi personal yang dimiliki seperti, berbicara teratur, suara dan vocal jelas, menghilangkan perasaan gugup dan percaya diri. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebagian besar materi yang disampaikan dapat dipahami dan dimengerti. Pertanyaan yang diajukan peserta sebagian besar hanya untuk mempertegas atau memperteguh dari materi yang telah disampaikan. Latihan (role play) juga berjalan lancar meskipun bebrapa peserta baru pertama kali berada di depan forum. Pendampingan yang diberikan berhasil mengatasi berbagai permasalahan pribadi peserta, seperti berbicara menjadi teratur dan terarah, vokal suara menjadi lebih jelas, bahkan mampu mengekspresikan sikap yang menarik. Peserta berharap pelatihan public speaking dilakukan secara berkesinambungan, karena memiliki manfaat yang besar bagi peningkatan kapasitas lembaga desa terutama meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) dengan baik.
Ma’āni Awzānu al-Af’āl al-Mazīdah fī Sūrah al-Nisā’ Yasin, Agus; Nurahmah, Riska Hanan; Jamal, Jamal; Norsalim, Khairunnisa Binti Mohd
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 12, No 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.12.2.372-384.2023

Abstract

تهدف هذه الدراسة إلى وصف العلاقة بين اللغة وعلم الصرف(Morphology) لهما وثيقة الصلة قريبة جدًا وساعدت في قواعد علم الصرف على ولادة فروعها المتنوعة. ووجد البحث أن بعض الأفعال المزيدة الواردة في عدة أشكال من سورة النساء لها تشابه في الأفعال الأصلية ولكنها تختلف في الأفعال المزيدة وتؤثر على معاني مختلفة. الغرض من هذه الدراسة هو أولاً شرح أشكال الأفعال المزيدة أو كلمات إضافية في سورة النساء. ثانياً: شرح المعنى الوارد في كل نموذج في الأفعال المزيدة الوارد في سورة النساء. هذا النوع من البحث هو بحث في المكتبات. بجمع البيانات ، مثل نموذج في مزيد ، أكثرها تتكون على وزن أفعل وفاعل وفعّل من الفعل الثلاثي المزيد بحرف واحد، وعلى وزن افتعل وانفعل وتفعّل وتفاعل مِنَ الفعل الثلاثي المزيد بحرفين، وعلى وزن استفعل مِنَ الفعل الثلاثي المزيد بثلاثة أحرف. ووجد البحث من الأفعال المزيدة تسع و سبعين (79) فعلًا في سورة النساء. ومعاني الزيادة مِنْ أوزان الأفعال المزيدة فيها على معان كثيرة وأكثرها على معنى التعدية والمبالغة والصيرورة والمطاوعة ومشاركة بين الشيئين فأكثر وطلب الفعل. من نتائج البحث ، يقدم البحث اقتراحات للطلاب لتوسيع دراستهم لعلوم الصرف.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Koperatif Tipe Jigsaw Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII.1 UPT SMPN 1 Tarowang Jamal, Jamal
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2021): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengambil populasi di UPT SMPN 1 Tarowang Kabupaten Jeneponto dan yang menjadi sampel adalah kelas VIII.1 UPT SMPN 1 Tarowang Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes sebagai alat utama, Observasi, dan Dokumentassi. Analisis data yang digunakan adalah metode alur yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan 2 siklus. Yang mana hasil dari penelitian ini, menunjukan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pra siklus 55%, pada Akhir siklus I sebesar 76,75%, dan pada akhir Siklus II mengalami peningkatan yang cukup besar sehinga mencapai 92% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Berdasarkan hasil belajar yang diperoleh hal ini menunjukan, bahwa Strategi Koopratif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar pesrta didik kelas VIII.1 UPT SMPN 1 Tarowang Kabupaten Jeneponto.
Rethinking Da‘wah Strategy as a Basis for Mitigating Conflict Involving Muslim Minorities: Insights from Bali and Peniwen Malang, Indonesia Al Turki, Usamah; Kholish, Moh. Anas; Jamal, Jamal; Tohari, Ilham
Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Vol. 15 No. 1 (2025): June
Publisher : Department of Aqidah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/teosofi.2025.15.1.36-58

Abstract

This article examines inclusive da‘wah models in the context of Muslim minority communities in Bali and Peniwen, Indonesia. In Bali, the Muslim minority community peacefully coexists with the Hindu majority community, which dominates local customs and morals. On the other hand, the Muslim minority community in Peniwen is situated in a Christian-majority environment that has a long history of inter-religious tensions. This study examines how da‘wah dynamics operate in specific contexts and analyzes the role of da‘wah in interfaith relations. Through a qualitative case study approach, this research collected data through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving religious leaders, da‘wah activists, and interfaith community members. The findings indicate that inclusive da‘wah based on dialogue, cooperation, and cultural sensitivity significantly contributes to strengthening social cohesion between the religious communities. In Bali, the value of ‘Islam as a mercy to the world’ contextualized with the principle of Tri Hita Karana has successfully built harmonious interfaith collaboration. In Peniwen, a participatory approach has fostered interfaith solidarity in response to social challenges. This study offers a transformative da‘wah model relevant to minority Muslim communities and makes concrete contributions to the formation of a just, peaceful, and mutually respectful multicultural society.
PENERAPAN KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKTOR SHIPYARD KOTA BATAM Dewi , Fitri Sari; Rizal, Chandra; Sundaru, Agung; Jamal, Jamal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35249

Abstract

Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) digunakan sebagai acuan di dalam persyaratan K3 di tempat kerja, namun masih banyak indikasi terjadinya risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Hal tersebut menunjukkan masih lemahnya implementasi kebijakan dan regulasi K3 di tempat kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah bidang yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di tempat kerja maupun di lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memastikan bahwa lingkungan kerja tetap sehat dan aman. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga, pelanggan, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh oleh lingkungan kerja. Sektor shipyard adalah perusahaan galangan kapal yang mengkhususkan diri dalam pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan berbagai kapal, termasuk kapal dagang, kapal penumpang, kapal wisata, dan kapal perang. Kondisi kerja di lingkungan seperti itu dapat mempengaruhi aspek K3 pekerja secara signifikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan kebijakan K3 di sektor shipyard. Penelitian akan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu wawancara mendalam, observasi dan hasil pemeriksaan status kesehatan nelayan. Hasil penelitian yaitu (1). Kebijakan K3 pada sektor shipyard memuat hasil tinjauan awal kondisi K3 telah dilengkapi dengan identifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko; adanya peninjauan sebab akibat kejadian yang membahayakan; adanya kompensasi dan gangguan serta hasil penilaian sebelumnya yang berkaitan dengan keselamatan, (2) Analisis regulasi K3 meliputi syarat-syarat keselamatan kerja, pemeriksaan kesehatan, penunjukkan K3 dan pembinaan untuk tenaga kerja, peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), kewajiban pelaporan kecelakaan kerja, dan pemenuhan hak dan kewajiban pengurus dan tenaga kerja. Simpulan penelitian ini adalah adanya penerapan kebijakan K3 dan regulasi K3 yang belum berjalan optimal di sektor shipyard.
KONSEP PENDIDIKAN KELUARGA PERSPEKTIF AL-QUR’AN Jamal, Jamal; Nupus, Dian; Ningsih, Nur Wahyu; Karman, Karman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.39607

Abstract

Urgensi peranan keluarga dalam hal pendidikan menempati posisi yang krusial dalam rangkaian proses pendidikan, mengingat bahwa keluarga berperan sebagai pilar utama dalam fase perkembangan dan pertumbuhan seorang anak. Akan tetapi, realitas menunjukkan eksistensi berbagai kasus dalam lingkup keluarga yang secara signifikan mempengaruhi jalur pendidikan anak.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan meninjau kembali konsep pendidikan keluarga menurut perspektif al-Qur’an, mengambil esensi mendasar dari pendidikan keluarga, sehingga menjadi referensi baru dalam proses pendidikan keluarga sebagai bagian penting dari memanusiakan manusia (humanisme). Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi pendekatan kualitatif, dengan mengandalkan data primer dan sekunder, proses penggalian data dilakukan melalui riset kepustakaan, sementara analisis data dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan analisis isi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa konsep pendidikan keluarga secara garis besar ditujukan untuk menciptakan sebuah ekosistem pendidikan bagi anak sebagai anggota keluarga, dimana peran orang tua, baik ayah maupun ibu, diidentifikasi sebagai pendidik utama. Dalam perspektif Al-Qur’an, pendidikan keluarga dimengerti sebagai proses pembelajaran yang berlandaskan pada nilai-nilai inti ajaran Islam, yang melingkupi pendidikan bagi suami, istri, orang tua, dan anak-anak, dengan mengedepankan prinsip-prinsip seperti kasih sayang, demokrasi, kesabaran, kemandirian, humanisme, dan disiplin.
Peningkatan Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pada Nelayan Skala Kecil Fitri Sari Dewi; Jamal, Jamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3700

Abstract

Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan, antara lain dipengaruhi oleh pemahaman tentang perlunya bekerja dengan selamat dan sehat karena besarnya pengaruh lingkungan kerja nelayan yang menghadapi tantangan lingkungan alam dalam aktivitas menangkap hasil laut dan dukungan tentang jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagai upaya untuk membantu pencegahan dan pengendalian dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja dan kepersertaan nelayan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari implementasi kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan skala kecil. Metode pelaksanaan program pengabdian meliputi edukasi wawasan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan urgensi jaminan ketenagakerjaan nelayan, forum grup diskusi (FGD) serta komitmen untuk menjadi peserta jaminan ketenagakerjaan. Program ini menghasilkan perilaku positif dari nelayan tentang pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja nelayan meliputi pengetahuan identifikasi potensi bahaya dan pengendalian risiko kerja serta penggunaan alat pelindung diri serta partisipasi nelayan dalam kepesertaan jaminan ketenagakerjaan yang dilakukan secara mandiri.
ANALISIS PAPARAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) DAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP KELUHAN PERNAFASAN PADA PEKERJA WELDING DI PT. X KOTA BATAM Jamal, Jamal; Fauzi, Asnil; Sundaru, Agung
Jurnal Liga Ilmu Serantau Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Liga Ilmu Serantau
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jlis.v3i1.1393

Abstract

Respiratory complaints are a health problem that can be experienced by construction workers, especially welding workers, primarily due to exposure to Carbon Monoxide gas. This study aims to analyze the relationship between carbon monoxide (CO) gas exposure and respiratory Personal Protective Equipment (PPE) usage behavior with respiratory complaints among welding workers. This research is an analytical observational study with a cross-sectional design conducted at PT. X in Batam City, Riau Islands from February to July 2024. The entire population of 35 welding workers was taken as a sample through the total sampling method. Based on the research results, the chi-square statistical test shows a p-value of 0.030 < α = 0.05 for the relationship between CO gas exposure and respiratory complaints, so Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a significant relationship between exposure to carbon monoxide (CO) gas and respiratory complaints in workers. Furthermore, the chi-square statistical test for the relationship between PPE usage behavior and respiratory complaints resulted in a p-value of 0.046 < α = 0.05, so Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is a significant relationship. The results of this study show that 74% of workers were exposed to CO gas above the threshold limit value (25 ppm), 60% used respiratory PPE, and 63% experienced respiratory complaints. Suggestions for the company include evaluating working hours, periodic health monitoring, improving ventilation, optimizing PPE usage, and further research on lung function disorders using spirometry.
Pendampingan penyusunan proposal hibah penelitian dalam penguatan kapasitas dosen Fakultas Teknik Ian, Muhammad Rezki; Jamal, Jamal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.38051

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian dana hibah yang berkualitas. Sejak berdirinya Fakultas Teknik dan Rekayasa (FTR) diketahui bahwa dosen penerima dana hibah penelitian sangat minim. Dosen Fakultas Teknik yang pertama menerima dana hibah diketahui dimulai tahun 2024 yaitu sebanyak 2 orang sebagai ketua tim peneliti. Setelah dilakukan observasi, ditemukan berbagai kendala dalam menyusun proposal penelitian hibah seperti ketidaktepatan perumusan masalah, ketidaksesuaian metodologi, ketidakjelasan luaran, serta kesalahan umum seperti administrasi yang dapat mempengaruhi kelayakan proposal. Dalam mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan yang berbentuk sosialisasi dan Sharing Session dengan pendekatan edukatif dan partisipatif sehingga terjadi diskusi dan interaksi dua arah dengan peserta. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 peserta yaitu dosen yang tersebar di Fakultas Teknik dan Rekayasa. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan peserta mengalami peningkatan pemahaman di keempat aspek tersebut. Perbaikan secara signifikan terjadi pada aspek administrasi, substansi dan luaran khususnya pada format penulisan, referensi, RAB, latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan keterukuran luaran serta pemilihan rumah jurnal. Sementara itu, parbaikan pada aspek metodologi memiliki kecenderungan bersifat penyempurnaan sehingga perubahan yang terjadi relatif lebih sedikit meskipun tingkat pemahaman sangat tinggi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini efektif dalam mendorong peserta untuk merefleksikan dan memperbaiki kualitas proposal penelitian yang disusun. Pendekatan sosialisasi dan Sharing Session terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap aspek-aspek penting dalam penyusunan proposal penelitian, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kualitas pengajuan penelitian pada periode selanjutnya. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; proposal penelitian; pendampingan dosen; peningkatan kapasitas; evaluasi proposal. Abstract This community service activity aims to enhance lecturers’ understanding and capacity in preparing high-quality research grant proposals. Since the establishment of the Faculty of Engineering, the number of lecturers who have successfully obtained research grants has been very limited. Records indicate that the first lecturers from FTR to receive research funding only emerged in 2024, involving two lecturers serving as research team leaders. Preliminary observations revealed several common obstacles in proposal preparation, including inaccurate problem formulation, inappropriate methodological design, unclear and unmeasurable research outputs, as well as administrative deficiencies that may affect proposal feasibility. To address these challenges, this community service program was implemented through socialization activities and Sharing Sessions using an educational and participatory approach. This approach facilitated two-way discussions and active interactions between the facilitators and participants. The activity was attended by 15 lecturers from various departments within the Faculty of Engineering. Evaluation results indicate an overall improvement in participants’ understanding across four key aspects: administration, substance, methodology, and outputs. Significant improvements were observed in administrative, substantive, and output aspects, particularly in writing format, referencing, budget planning (RAB), background formulation, problem identification, research objectives, output measurability, and journal selection. Meanwhile, methodological improvements tended to involve refinement rather than major changes, reflecting a high level of initial understanding. Overall, this community service activity was effective in encouraging participants to reflect on and improve the quality of their research proposals and is expected to support higher-quality research submissions in future funding periods. Keywords: community service; research proposals; lecturer mentoring; capacity building; proposal evaluation.
Co-Authors A. M. Shiddiq Yunus A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Wahid Achmad, Muh. Wahyu Agus Yasin Aji Suteja Al Ahmadi, Fahad Muhanna Salem Al Khudri Sembiring Al Turki, Usamah Al-Turki, Usamah Andiwinata, Fauzi Anton Anton Aonulllah, Asep Akmal Apollo Apollo Aswar, Ahmad Besse Ruhaya Bin Idris, Nasruddin Buana, Chandra Budhi Santoso Chandra Bhuana Chandra Rizal Chinta Yolanda Sari Choirul Anam AM Diponegoro Dewi , Fitri Sari Dian Hari Saputro Eddyono, Fauziah Emi Sukiyah Fauzi, Asnil Fazrian, Fazrian Fitri sari dewi Hafeez, Imran Hafiz, Muhammad Alimul Haider, Safeer Hamdani Hamdani Hardiyanto Hardiyanto Heri Susanto Ice Irawati Ikhsan, Mochammad Indra Sanjaya Irwan Irwan Isnaini, Nurul Azizatul Israqunnajah, Israqunnajah Jading, Rasmin Nur Jayati, Trisna Jon Hendri Juanda Juanda Jupri Jupri Kafit, M Kamaruddin Kamaruddin karman karman Kholish, Moh. Anas Kusuma, Amir Reza Larisu, Zulfiah Lewi Lewi Limin, Theopilus Listrianti, Feriska Lomba, Christianto M. Fauzan Zenrif Malik, Kamil Mariana Mariana Moni, Elias Muh.Irsyam, Andi Muhammad Helmi Muhammad Rezki Ian Muhammad Yusuf Mulid, Muhammad Syar Munawar, Al Muslikhati, Muslikhati Muslimin B, Muslimin Musrady Mulyadi Mustafa R, La Ode Nafisah, Thohirotun Nana Sulaksana Nasrullah, Baso Ningsih, Nur Wahyu Norsalim, Khairunnisa Binti Mohd Nugroho B Sukamdani Nupus, Dian Nur Jading, Rasmin NUR LAILA Nurahmah, Riska Hanan PARISMA, WAN INTAN Permata, Hening Rizky Renitasari, Diana Putri Riza Putra, Emil Rizki, M. Fawaidur Romadhoni Romadhoni, Romadhoni Rusdiana, Ninanesia Ruswandi, Uus Sampetoding, Regiartha Saputri, Wa Ode Mariam Siswandi B Sri Suwasti Suhendi, Saca Sukma Abadi Suleman, Gabriella Augustine Sundaru, Agung Suryatman, Adi Syafaruddin, Baso Tamim, Ahmad Tohari, Ilham Ullah, Rafi Utami, Dyah Ayu Satyari Wulandari, Reksahati Yanto, Dwi Yanto, Dwi Yoga Andriana Sendjaja Yulianti, Ferina Yunarty Yunarty, Yunarty Zaidi, Syed Bilal Ahmed Zulyani, Zulyani