Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Media Manipulatif untuk Mendukung Konsep Matematika pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk Dewi Utami, Anita; Rustanto Rahardi; Mochammad Hafiizh; Lucky Tri Oktaviana
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 2 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.170

Abstract

Media manipulatif merupakan berbagai jenis benda yang dapat dimanipulasi untuk membantu siswa dalam memahami konsep matematis. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan media manipulatif untuk mendukung pemahaman konsep matematis pada Siswa SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Metode yang digunakan melalui empat tahap yaitu tahap pertama adalah persiapan tim dari Departemen Matematika. Tahap kedua adalah diskusi antar tim pengabdi tentang pemanfaatan media manipulatif. Tahap ketiga adalah koordinasi antara tim pengabdi dengan pihak sekolah. Tahap keempat yaitu penyampaian pemateri kepada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Pengabdian telah terlaksana dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari partisipasi mitra dalam pelaksanaan kegiatan pkm sangat antusias dan aktif. Tingkat keberhasilan pkm ini didasarkan pada indikator partisipasi peserta dalam pelaksanaan kegiatan dan daya serap peserta dari materi yang diberikan yaitu: (1) partisipasi peserta sangat tinggi, telah dibuktikan dengan kehadiran siswa pada kegiatan secara penuh dan selalu aktif mengemukakan pendapat serta antusias saat pelaksanaan. (2) Daya serap peserta pkm dalam penguasaan membuat media manipulatif memiliki rata-rata baik.
REPRESENTASI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DITINJAU DARI TAKSONOMI BLOOM Hijriani, Lailin; Rahardjo, Swasono; Rahardi, Rustanto
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.9340

Abstract

Representasi matematis dibutuhkan untuk menyajikan ide-ide matematika. Kemampuan matematika siswa dapat dilihat dari bagaimana siswa merepresentasikan gagasannya atas suatu masalah matematis. Representasi yang digunakan siswa akan berbeda dengan siswa lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat representasi matematis dan kemampuan matematika siswa ditinjau dari Taksonomi Bloom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Representasi Matematis dan Kemampuan Matematika Siswa SMP ditinjau dari Taksonomi Bloom. Instrumen dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu lembar tes representasi matematis, lembar tes taksonomi Bloom, dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan subjek dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linear dua variabel berbeda-beda. Hal ini terlihat dari masih terdapatnya proses penyelesaian yang belum terjawab dengan benar, meskipun representasi yang digunakan sudah tepat tetapi terdapat beberapa soal yang belum terjawab dengan benar. Sedangkan untuk kemampuan matematika yang ditinjau dari level Taksonomi Bloom, belum ada subjek yang mampu menyelesaikan soal level satu sampai enam secara berturut-turut dengan benar.AbstractMathematical representations are needed to present mathematical ideas. Students' mathematical ability can be seen in how students represent their ideas on a mathematical problem. The representation used by students will be different from other students. This study aims to see the mathematical representation and mathematical ability of students based on Bloom's Taxonomy. A descriptive qualitative method was used to describe the Mathematical Representation and Mathematical Ability of Junior High School Students based on Bloom's Taxonomy. In this study, the instruments were divided into two, namely the main instrument (the researcher himself) and the supporting instruments, namely the mathematical representation test, Bloom's taxonomy test, and interviews. The results show that the overall ability of students to solve the problem of linear equations of two variables is different. This can be seen in the process of solving the mathematical problems which have not been answered correctly. Although the representation is correct, several questions have not been answered correctly. As for the mathematical ability in terms of Bloom's Taxonomy level, no subject has been able to solve level one to six questions in a row correctly.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP Negeri 1 Papar pada Materi Bangun Ruang Arumanita, Destri Mega; Susanto, Hery; Rahardi, Rustanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.362 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12106

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu kecakapan atau potensi yang dimiliki dalam diri individu untuk menyelesaiakan suatu masalah dari permasalahan yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada tingkatan sangat baik dan kurang. Kemampuan ini diteliti terkait dengan materi bangun ruang dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sampel 4 siswa SMPN 1 Papar kelas VIII-I. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel berkemampuan: (1) Pada tingkat sangat baik, mengalami kesulitan dalam menstranfer pengetahuan (2) Pada tingkat baik, mengalami kesulitan dalam memahami dan memvisualisasikan konsep matematika karena terbiasa dengan soal-soal rutin (3) Pada tingkat cukup baik, mengalami kesulitan yaitu lemah dalam perhitungan (4) Pada tingkat sangat kurang, mengalami kesulitan yaitu lemah dalam melakukan perhitungan dan membuat koneksi. Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah, tingkat kemampuan pemecahan masalah, kesulitan, bangun ruang Abstract: The ability to solve problems is a skill or potential possessed in an individual to solve a problem from different problems. The purpose of this study is to describe problem-solving abilities at very good and poor levels. This ability was examined in relation to space building material using a qualitative approach, with a sample of 4 students of Papar 1 Junior High School class VIII-I. Data collection techniques used in this study are tests and interviews. The results showed that the sample was capable of: (1) at a very good level, having difficulty in transferring knowledge (2) At a good level, having difficulty understanding and visualizing mathematical concepts because they are familiar with routine questions (3) At a fairly good level, experiencing difficulties that is weak in calculation (4) At a very low level, having difficulties is weak in performing calculations and making connections. Keywords: problem-solving ability, level of problem-solving ability, difficulty, building space
Analysis of Students’ Errors in Solving Word Problems on Probability Material for Grade VIII based on Newman’s Stages in Terms of Mathematical Ability Levels Rusdianawati, Andini; Rahardi, Rustanto; Rofiki, Imam
Suska Journal of mathematics Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v11i2.31924

Abstract

The purpose of this study is to describe the types of errors that arise when students solve probability problems by applying Newman’s stages, viewed from students’ levels of mathematical ability. This descriptive study employed a qualitative approach. The research subjects consisted of six eighth-grade students from MTs Al Huda. The subjects were selected using purposive sampling techniques. The instruments used in this study included a written test and an interview guide. The written test consisted of two items, and the interview guide was validated by experts and declared valid. Students with high mathematical ability made errors at the process skill stage. The leading cause of errors among students with high mathematical ability was poor calculation accuracy. Meanwhile, students with moderate mathematical ability made errors at the transformation and process skill stages. The primary factors causing errors among students with moderate mathematical ability were a lack of understanding of changes in the sample space in situations without replacement and insufficient understanding of fraction simplification rules. On the other hand, students with low mathematical ability experienced errors at the reading, transformation, process skill, and encoding stages. Several significant factors contributing to errors made by students in the low-ability category include: (1) errors in interpreting words or terms in the problems, (2) a lack of understanding of probability concepts, (3) insufficient understanding of fraction simplification rules, and (4) inability to conclude the solutions in accordance with the given problems.
KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM PADA KONTEN DOMAIN DATA DAN KETIDAKPASTIAN Ria Risyandani Akhidayati; Purwanto Purwanto; Rustanto Rahardi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.17052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam mengerjakan soal Asesmen kompetensi minimum (AKM) pada domain data dan ketidakpastian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini ada dua siswa dari 31 siswa siswa di SMP Plus Hidayatul Mubtadiin. Instrument yang digunakan adalah soal AKM. Analisis data dilakukan sesuai dengan proses pemecahan masalah pada OECD yaitu merumuskan masalah (formulate), menerapkan (employ), dan menafsirkan dan mengevaluasi (interpret and evaluate). Hasil penelitian yaitu, bahwa 1) pada proses merumuskan, siswa mengalami kesulitan dalam memahami masalah sehingga mengalami kesulitan juga dalam mengidentifikasi informasi yang relevan pada soal AKM, 2) pada proses menerapkan, siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep matematika sehingga kesulitan dalam menuliskan langkah-langkah penyelesaian pada soal AKM, 3) pada proses menafsirkan, siswa tidak  menarik kesimpulan dari pemecahan masalah yang diberikan ke dalam konteks nyata karena kurang terbiasa..Kata kunci: kesulitan, AKM, data dan ketidakpastian. Abstract:This study aims to describe students' difficulties in working on Minimum Competency Assessment questions in the data and uncertainty domain. This research is a qualitative research with a descriptive research type. The subjects of this study were two students from 31 students of SMP Plus Hidayatul Mubtadiin. The instrument used was the Minimum Competency Assessment questions. Data analysis is performed in accordance with the problem solving proces in OECD that is formulate, employ, interpred and evaluate. The results of the research are, that 1) in the process of formulating, students have difficulty understanding the problem so they have difficulty also in identifying relevant information on Minimum Competency Assessment questions, 2) in the process of applying, students have difficulty in applying mathematical concepts so that it is difficult in writing down the steps completion of Minimum Competency Assessment questions, 3) in the process of interpreting, students do not draw conclusions from problem solving given in real contexts because they are not used to it. Keywords: difficulty, Minimum Competency Assessment, data and uncertainty
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Abdur Rohim, Abdur Agusman, Agusman Alip Rahmawati Zahrotun Nisak Anik Rizka Rahmawati Anita Dewi Utami Ardan S, Muhammad Rey Ardan Saputra, Muhammad Rey Arnaningtyas Rofi'i Arumanita, Destri Mega Arwan Mhd. Said Astuti, Ririn Novia Cahyani, Nia Cahyaningtyas, Octavita Cholis Sa’dijah Christiyanto, Dana Yuli Dahliatul Hasanah Dana Yuli Christiyanto Elis Dwi Wulandari Emanuel, Endrayana Putut Laksminto Erry Hidayanto Ewan Gunawan Faradila Nur Sabrina Fauziyyah Alimuddin HAFIIZH, MOCHAMMAD Herdiansyah, Adi Hery Susanto Hijriani, Lailin Huda, Ristianur I Made Sulandra I Nengah Parta Imam Rofiki Indriati Nurul Hidayah Irianto, Savitri Oktavia Izzah Khairu Rahmah Janah, Miftakul Khalisa Naura Imanda Kusumaningtyas, Nopem Lailin Hijriani Lestary, Ratnah Lucky Tri Oktaviana Lutfika Zayyenu Zuhairini M Zainul Arifin Makbul Muksar Maulana Al - Ghofiqi Millenia Nugraha, Hermawan Septa Muhammad Rizaldi Nia Cahyani Novi Nurhayati Nugraha, Hermawan Septa Millenia Nursani Indah Pratiwi Octavita Cahyaningtyas Okviarini, Dewi Permadi, Hendro Prasetyo, Yudha Eka Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Zuhadur Ra'is Ariyono Qomarudin, Moch Hamzah Rachmat Wasqita Rahma Wahyu Rahmadani, Desi RIA ANGGRAINI Ria Risyandani Akhidayati Risna Zulfa Musriroh Rusdianawati, Andini Saidah Ajilatun Nahdawiyah Sisworo Siti Na’imah Slamet . Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sukoriyanto Susiswo Suwanto Suwanto Swasono Rahardjo Syaiful Hamzah Nasution Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Widuri, Nabila Ekaputri Ziadatul Muslimah, Khilma Zuhadur Ra'is Ariyono Putra