Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN BLOCK-BASED PROGRAMMING DENGAN MICROBIT TERHADAP MINAT DAN PEMAHAMAN PEMROGRAMAN SISWA SMA Junita, Junita; Uranus, Henri P.; Susanto, Kathleen Gabriella
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2725

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pemrograman dasar kepada siswa SMA dengan memanfaatkan Micro:bit melalui pendekatan block-based programming. Metode pelaksanaannya melibatkan pelatihan langsung (hands-on) yang mengombinasikan simulasi digital dengan penggunaan fisik board Micro:bit. Evaluasi dilakukan melalui survei terhadap 15 peserta, dan hasilnya menunjukkan bahwa 80% responden merasa pemrograman berbasis blok lebih mudah untuk dipelajari. Sebanyak 93,3% peserta menyatakan bahwa penggunaan board fisik meningkatkan aspek kesenangan dalam pembelajaran, sedangkan 86,7% mengakui bahwa kehadiran perangkat keras tersebut membantu pemahaman konsep pemrograman. Secara keseluruhan, 66,7% peserta mengungkapkan bahwa pemrograman menjadi lebih menyenangkan setelah mengikuti pelatihan. Dalam hal metode pembelajaran, 53,3% peserta menilai kombinasi antara penjelasan teori, pemberian contoh program, dan sesi latihan sebagai cara paling menyenangkan, sementara 60% menganggapnya paling efektif. Terkait tingkat kesulitan, 46,7% peserta menginginkan latihan yang sedikit lebih kompleks dibandingkan contoh yang diberikan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan block-based coding dengan dukungan perangkat keras seperti Micro:bit terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman pemrograman bagi pemula. Selain itu, struktur pembelajaran ideal mencakup penyampaian teori, contoh, dan latihan dengan peningkatan kesulitan yang bertahap.
Managerial Competence of School Principals in Fostering Educational Innovation in Elementary Schools of Aceh Tamiang Regency Junita, Junita; Munawar, Munawar; Bahri, Saiful
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid progression of education in the 21st century has increased the necessity for innovation in schools, especially at the primary level where fundamental skills are cultivated. School principals serve as pivotal agents of change, with administrative proficiency being a crucial factor in promoting sustainable educational innovation. This study examines the role of principals' managerial ability in fostering and executing innovation in public elementary schools in Aceh Tamiang Regency, Indonesia. Utilizing a qualitative descriptive methodology, data were gathered via in-depth interviews, observations, and document analysis involving principals and educators from three public elementary institutions. The results indicate that principals' managerial competence—exemplified by systematic planning, collaborative organization, consistent execution, and ongoing supervision—substantially fosters innovation in educational practices, school administration, and organizational culture. Nonetheless, difficulties pertaining to inadequate infrastructure, digital preparedness, and inconsistent teacher proficiency persist as barriers to the sustainability of innovation. The study finds that enhancing principals' managerial competency via ongoing professional development and institutional support is crucial for promoting educational innovation, especially in regional elementary school settings.
Efektivitas Program Jumantik dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam Andriani, Susi; Tampubolon, Ayu Lestari; Wulandari, Dea Aisyah; Nuraini, Eka Putri; Raisa, Raisa; Junita, Junita; Andika, Kurnia; Dewa, Albertus Agung; Ramadhan, Gilang; Suhendra, Donni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1079

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam, Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat, kader Jumantik, staf puskesmas, serta mahasiswa KKN. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil survei pada 37 rumah menunjukkan bahwa 43,2% ditemukan jentik nyamuk, sedangkan 56,8% bebas dari jentik. Sebanyak 83,8% rumah telah memiliki jamban, namun kondisi penampungan air seperti bak mandi dan drum terbuka masih menjadi faktor utama perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Data kasus DBD juga menunjukkan peningkatan dari 3 kasus pada tahun 2024 menjadi 6 kasus pada tahun 2025, termasuk satu kasus kematian. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun program Jumantik telah berjalan lama, efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan kader, sarana pendukung, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam penerapan 3M. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kader, penyediaan sarana seperti larvasida, sosialisasi yang lebih intensif, serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pencegahan DBD di wilayah tersebut.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DRILL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA JENJANG SD/MI Junita, Junita
Analysis Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v1i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan metode drill dalam pembelajaran matematika jenjang MI/SD. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku dan artikel ilmiah mengenai pembahasan terkait. Kemudian melakukan analisis deskriptif data yang dipaparkan secara rinci. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berpikir kreatif sebagai proses konstruksi ide yang menekankan pada aspek kelancaran, keluwesan, kebaruan dan keterincian. Dengan adanya aspek tersebut, peserta didik diharapkan mampu bersikap aktif dalam sistem belajar dan pembelajaran. Dalam berpikir kreatif, matematika peserta didik dituntut untuk bersifat fleksibilitas, merujuk pada kemauan untuk memodifikasi keyakinan berdasarkan informasi baru. Seseorang yang tidak berpikir fleksibel tidak mudah mengubah ide atau pandangan mereka meskipun ia mengetahui terdapat kontradiksi antara ide yang dimiliki dengan ide baru.Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Matematika, Metode Drill.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia pada UMKM Salmontok dalam Mendukung Pertumbuhan Usaha Junita, Junita; Widjaja, Bernard T.
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32712

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai permasalahan internal, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). UMKM Salmontok sebagai objek penelitian menunjukkan karakteristik pengelolaan usaha yang masih bersifat owner-driven dengan sistem SDM yang belum terstruktur. Kondisi tersebut berpotensi menghambat efektivitas operasional dan pertumbuhan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan manajemen SDM serta merumuskan strategi penguatan SDM pada UMKM Salmontok dalam mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi langsung terhadap aktivitas operasional, serta analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama SDM UMKM Salmontok bukan terletak pada kualitas individu, melainkan pada ketiadaan struktur organisasi, pembagian peran yang jelas, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja yang terukur. Penerapan struktur organisasi fungsional sederhana, standard operating procedure (SOP), dan key performance indicators (KPI) berbasis jabatan terbukti mampu meningkatkan efektivitas kerja serta mengurangi ketergantungan terhadap pemilik usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan manajemen SDM merupakan faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan UMKM Salmontok secara berkelanjutan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KEPRIBADIAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU MTs Anwar, Chairul; Harahap, Aziddin; Siregar, Marlina; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Junita, Junita
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10170

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the less-than-optimal performance of teachers at MTs Negeri 2 Labuhanbatu Utara, which is presumed to be related to the principal’s transformational leadership style, teachers’ personality, and work discipline. The objective of this study was to analyze the influence of transformational leadership style, personality, and work discipline on teachers’ performance, with a focus on the relationship among these four variables within the context of madrasah management. The study employed a quantitative descriptive research method. The research stages included instrument development, validity and reliability testing, data collection using a Likert-scale questionnaire (scores 1–5), and statistical data analysis to examine the influence among variables. The respondents consisted of the madrasah principal and civil servant teachers directly involved in the learning process. The results showed that transformational leadership style, personality, and work discipline had a significant effect on teachers’ performance, both partially and simultaneously. These findings indicate that improving teachers’ performance is influenced not only by individual factors but also by inspirational leadership practices and a consistent culture of work discipline. The main conclusion of this study is that strengthening transformational leadership, fostering teachers’ personality, and enforcing integrated work discipline can serve as an effective strategy to improve teachers’ performance in the madrasah. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja guru di MTs Negeri 2 Labuhanbatu Utara, yang diduga berkaitan dengan faktor gaya kepemimpinan kepala madrasah, kepribadian guru, dan disiplin kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, kepribadian, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru, dengan fokus pada keterkaitan keempat variabel tersebut dalam konteks pengelolaan madrasah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tahapan penelitian meliputi penyusunan instrumen, uji validitas dan reliabilitas, pengumpulan data melalui angket skala Likert (skor 1–5), serta analisis data statistik untuk menguji pengaruh antarvariabel. Responden penelitian terdiri atas kepala madrasah dan guru ASN yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, kepribadian, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh aspek individual, tetapi juga oleh praktik kepemimpinan yang inspiratif dan budaya disiplin kerja yang konsisten. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa penguatan kepemimpinan transformasional, pembinaan kepribadian, dan penegakan disiplin kerja secara terintegrasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kinerja guru di madrasah.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL, MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA GURU MADRASAH ALIYAH Bunga, Sri; Harahap, Aziddin; Siregar, Marlina; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Junita, Junita
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10171

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by suboptimal teacher performance in improving learning quality in madrasah, presumed influenced by the principal’s transactional leadership, work motivation, and pedagogical competence. The objective was to analyze the effect of these variables on the performance of civil servant teachers at MAN 2 Labuhanbatu Utara, partially and simultaneously. The study employed a quantitative ex post facto approach. The population consisted of 60 civil servant teachers, all selected as samples using total sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire tested for validity and reliability. Data analysis included descriptive analysis, classical assumption tests, and multiple linear regression. Results showed that, partially, transactional leadership, work motivation, and pedagogical competence had a significant effect on teacher performance (p < 0.05). Simultaneously, the three variables also significantly affected teacher performance. Regression analysis indicated that pedagogical competence was the most dominant variable, followed by transactional leadership and work motivation. These findings indicate that teachers with strong pedagogical competence, supported by clear transactional leadership in providing direction and rewards, and high work motivation, tend to demonstrate more effective, planned, and consistent teaching performance. These findings suggest that improving teacher performance requires a comprehensive approach through strengthening transactional leadership, enhancing work motivation, and developing pedagogical competence. This study provides important implications for educational management to improve learning quality in madrasahs. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah, yang diduga dipengaruhi oleh kepemimpinan transaksional kepala madrasah, motivasi kerja, dan kompetensi pedagogik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transaksional, motivasi kerja, dan kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru PNS di MAN 2 Labuhanbatu Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 60 guru PNS yang seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan transaksional, motivasi kerja, dan kompetensi pedagogik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (p < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja guru, diikuti oleh kepemimpinan transaksional dan motivasi kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa guru dengan kompetensi pedagogik yang kuat, didukung kepemimpinan transaksional yang jelas dalam memberikan arahan dan penghargaan, serta motivasi kerja yang tinggi, cenderung memiliki kinerja mengajar yang lebih efektif, terencana, dan konsisten. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja guru memerlukan pendekatan komprehensif melalui penguatan kepemimpinan transaksional, peningkatan motivasi kerja, serta pengembangan kompetensi pedagogik secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
Manajemen Pengelolaan Kelas dalam Penguatan Budaya Gotong-Royong Siswa Kelas X SMA N 2 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Lubis, Nur Hikmah; Anjar, Agus; Junita, Junita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengelolaan kelas dalam penguatan budaya gotong royong siswa kelas X di SMA Negeri 2 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Fokus penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya yang dilakukan dalam memperkuat budaya gotong royong siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan kelas telah dilakukan dengan mengintegrasikan nilai gotong royong dalam modul ajar dan kegiatan pembelajaran berbasis kelompok; pelaksanaan pengelolaan kelas dilakukan melalui strategi pembelajaran kolaboratif seperti diskusi, kerja kelompok, dan presentasi yang mampu menumbuhkan interaksi sosial siswa; evaluasi dilakukan melalui penilaian sikap dan observasi perilaku siswa, meskipun masih perlu pengembangan lebih sistematis; faktor pendukung meliputi peran guru, lingkungan sekolah, dan strategi pembelajaran, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa dan rendahnya motivasi sebagian siswa; upaya penguatan budaya gotong royong dilakukan melalui pembiasaan kerja kelompok, kegiatan sosial, dan penerapan aturan kelas berbasis kerja sama.Dengan demikian, manajemen pengelolaan kelas memiliki peran penting dalam penguatan budaya gotong royong siswa, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam pelaksanaannya agar lebih optimal.
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI, LINGKUNGAN KERJA, DAN BUDAYA INOVASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 3 BILAH HULU Rambe, Ibrahim; Harahap, Aziddin; Siregar, Marlina; Junita, Junita; Siregar, Sakinah Ubudiyah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10334

Abstract

ABSTRACT Teachers’ organizational commitment is a crucial element in supporting the improvement of learning quality and educational standards in elementary schools. This study aims to examine the influence of achievement motivation, work environment, and innovation culture on the level of teachers’ organizational commitment in Public Elementary Schools Cluster 3 Bilah Hulu. The research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of 102 teachers selected from a population of 136 teachers using the Slovin formula (5%). Data analysis was conducted through multiple linear regression, including classical assumption tests, partial tests, simultaneous tests, and coefficient of determination analysis using SPSS version 26.0. The results revealed that achievement motivation, work environment, and innovation culture, both partially and simultaneously, had a positive and significant effect on teachers’ organizational commitment, with innovation culture emerging as the most dominant variable. These three variables accounted for 61.0% of the variance in teachers’ organizational commitment. The findings emphasize that improving teachers’ commitment requires an integrated approach through strengthening individual motivation, creating a conducive work environment, and continuously developing an innovation culture. This study provides practical implications for schools and policymakers in enhancing educational quality through effective organizational factor management. ABSTRAK Komitmen organisasi yang dimiliki guru menjadi elemen krusial dalam mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran serta mutu pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi berprestasi, lingkungan kerja, dan budaya inovasi terhadap tingkat komitmen organisasi guru di Sekolah Dasar Negeri Gugus 3 Bilah Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 102 guru dari populasi 136 guru yang ditentukan menggunakan rumus Slovin (5%). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan tahapan uji asumsi klasik, uji parsial, uji simultan, serta koefisien determinasi melalui bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berprestasi, lingkungan kerja, dan budaya inovasi, baik secara parsial maupun simultan, memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi guru, dengan budaya inovasi menjadi variabel yang paling dominan. Ketiga variabel mampu menjelaskan 61,0% variasi komitmen organisasi guru. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan komitmen guru memerlukan pendekatan terpadu melalui penguatan motivasi individu, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, dan pengembangan budaya inovasi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi sekolah maupun pengambil kebijakan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui pengelolaan faktor organisasi secara efektif.
Co-Authors A.R, M. Gracio Abdul Haliq, Abdul Agista, Eitamara Akhmad Aidil Fitra Alisman, Alisman Alpatihah, Inayah Andika, Kurnia Anjar, Agus Ashiddiqi, Al Razzaq Basri Basri Berti Anggraini, Rima Bryant Tigor Pasaribu, Joseph Budi Afriyansyah BUNGA, SRI Candy Candy Chairul Anwar da Silva, Anna Daulay, Ahmad Sadikin Dewa, Albertus Agung Dewi, Vivianti Erdiansyah, Rezi Fadhilah, Yulisty Soraya Gilang Ramadhan Gusmirawati Handayani, Gusti Lestari Harahap, Ahmad Ariansyah Wafi Harahap, Aziddin Harahap, Siti Holiza Hengki Firmanda Henny Helmi Hennyta, Violent Henri P. Uranus Hulu, Ernawati Iksarudin, Iksarudin Indrati, Amaliyah Lestari Innocentius Bernarto, Innocentius Insan Suwanto Juliani, Intan Kanalebe, Herman Karina Karina Lestari, Afifah Sri Lubis, Arina Luthfini Lubis, Nur Hikmah Mangunsong, Rianto Manurung, Evi Prbrianti Br Marincan Pardede Marleni, Wisuda Andeka Martin Kustati Meilando, Rizki Muhammad Sarjan Munawar Munawar Naibaho, Ardiha Nuraini, Eka Putri Nurwijayanti Octaviani, Selly Patwal, Anurada Prafo, Salfatore Yan Pratama, Austin Darian Pratama, Chuan Qomariah, Ismi Shanti Raisa Raisa, Raisa Rambe, Ibrahim Razi, Pahrur Reka Lagora Marsofely Riko Irwanto Rini Setyowati, Rini Ritonga, Pirman Mulatua Riyanti Riyanti Rohani Manurung, Asima Rusmimpong Rusmimpong, Rusmimpong Sadewa, Attila Bastu Saiful Bahri Sakinah Fitri, Sakinah Setiadi, Nicholas Kevin Sihombing, Gladys Ryanti Silaban, Andika Sipayung, Mario Asido Siregar, Marlina Siregar, Sakinah Ubudiyah Siregar, Sarinah Siti Rohani Suhendra, Donni Sukmamedian, Haufi Supardi Supardi Susanto, Kathleen Gabriella Susi Andriani, Susi Sutari, Cici Tampubolon, Ayu Lestari Tandi Rerung, Kartika Sari Tavian, Yugies Vebriani, Helly Wardana , Yuldha Aulia Putri Widjaja, Bernard T. Wiwik Andreani Wulandari, Dea Aisyah Yapply, Legolas Yulian, Dwi Heri Yuselmi, T. Annisa Fristy