Articles
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran Geografi
Ayu Destari;
Eni Heldayani;
Siti Asiyah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v20i2.7150
Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran geografi di MA Nurul Iman Ujung Tanjung, metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen, materi yang digunakan tetang posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia dengan memberikan perlakuan pada kelas eksperimen berupa pembuatan peta perbatasan laut Indonesia dengan 10 negara tetangga dibuat perindividu yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa, pada kelas kontrol hanya menggunakan model pembelajaran konvensional, hasil yang diperoleh dari nilai rata-rata kelas eksperimen 82 dan kelas kontrol 68,25. analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 19,09 > ttabel = 1,664 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga ada pengaruh dalam penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di MA Nurul Iman Ujung Tanjung.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI ALIH FUNGSI LAHAN RAWA LEBAK MENJADI KOMPLEK PERUMAHAN PENDUDUK TERHADAP BAHAYA BANJIR DI KELURAHAN GANDUS KOTA PALEMBANG TAHUN 2015
Eni Heldayani
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 8
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi masyarakat mengenai alih fungsi lahan rawa lebak menjadi komplek perumahan penduduk terhadap bahaya banjir di kelurahan Gandus Kota Palembang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Mengenai Alih Fungsi Lahan Rawa Lebak Menjadi Komplek PerumahanPenduduk Terhadap Bahaya Banjir di kelurahan Gandus kota Palembang.Metode penelitan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan mengunakan teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara, dokumentasi dan observasi. Validasi data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi yangdiambil dari jawaban responden.Hasil penelitian terkait persepsi masyarakat mengenai alih fungsi lahan rawa lebak menjadi komplek perumahan penduduk terhadap bahaya banjir terdapat 66,66% menyatakan baik, 31,25% baik sekali, 2,08% menyatakan cukup baik dan 0% menyatakan kurang baik. Dari 96 responden persentase terbesar 66,66% masyarakat berpendapatbaik terjadinya Perubahan penggunaan lahan untuk perumahan, perkebunan dan industri dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar yaitu banjir di Keluraha Gandus Kota Palembang. Saran peneliti Pemerintah Kota Palembang Sebaiknya lebih memaksimalkan Penegakan hukum dan pengetatan perijinandalam pemanfaatan lahan rawa dengan demikian pembangunan perumahan dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat tanpa harus menimbulkan dampak negatif.Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Alih fungsi Lahan dan Bahaya Banjir
ANALISIS KONDISI EKONOMI PETANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN PLAKAT TINGGI KABUPATEN MUSI BANYUASIN
Eni Heldayani
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 8
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin. Rumusan Masalah dalam Penelitian ini adalah bagaimanakah kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin. Tujuan dari Penelitian ini dilakukan adapun tujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Desa Sido Rahayu B2 Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Responden dalam Penelitian ini adalah masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin dan juga sebagai lokasi penelitian. Populasi adalah seluruh jumlah petani kelapa sawit di Desa Sido Rahayu B2. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan sampel kelompok-kelompok karena kelompok jelas dan antara kelompok petani datanya homogen didapat 26 Responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, dokumentasi,dan Wawancara. Analisis data yang digunakandalam penelitian ini menggunakan rumus persentase dengan penafsiran menggunakan kriteria tertentu. Variabel dalam penelitian ini adalah variable tunggal yaitu kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin.Adapun hasil yang didapat yaitu, sebanyak 35% petani kelapa sawitmenyatakan bahwa pendapatan total keluarganya >4 juta rupiah per bulan, 35% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya 3 juta – 4 juta rupiah per bulan, 12% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya kisaran 2 juta – 3 juta rupiah per bulan, dan 19% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya kisaran 1-2 juta rupiah per bulan tapi meskipun sudah baik kepada ketua KUD Sriwijaya dan kelompok petani harus tetap menjaga bersamaagar hasil kelapa sawit tetap maksimal.Kata kunci : Ekonomi, Pendapatan, Petani Kelapa Sawit
PROSES TERBENTUKNYA PERMUKIMAN ETNIS DI KOTA PALEMBANG
Eni Heldayani;
Muhammad Idris;
Sukardi Sukardi
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 6 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.933 KB)
|
DOI: 10.20527/jpg.v4i6.4713
Palembang adalah salah satu kota tua yang mengalami masa-masa perkembangan dari mulai sebagai kota tradisional, kota kolonial dan kota modern. Wujud dari perkembangan kota tersebut adalah eksistensi kampung-kampung etnis. Kampung etnis menjadi kajian yang menarik beberapa dekade ini karena kecenderungan kelompok etnis mempertahankan identitas budayanya secara spasial, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tujuan Penelitian ini adalah menjelaskan proses terbentuknya kampung etnis di Kota Palembang. Penelitian ini adalah penelitian heuristik. Sumber data yang digunakan berupa sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui interpretasi dengan pendekatan spatial temporal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses terbentuknya permukiman etnis di Kota Palembang adalah bertahap dari yakni tahap awal (infantil) ditandai dengan lokasi permukiman etnis tersebar dengan kesan terserak, tahap muda (juvenil ) ditandai dengan adanya pengorganisasian lokasi permukiman etnis berdasarkan ras dan klas, tahap dewasa (mature) ditandai dengan adanya penghilangan dan atau perluasan lokasi permukiman etnis. Pada proses masing-masing tahapan dipengaruhi oleh morfologi kota dan politis pemerintahan yang berlaku.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK INTEGRASI CAPAIAN DAN TARGET PADA PROGRAM PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK) DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
Eni Heldayani;
Dani Saputra;
Via Yanti Mala
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemanfaatan data dan informasi kependudukan dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Dewasa ini informasi kependudukan setiap wilayah di Indonesia sudah bersifat aktual, lengkap dan akurat. Hanya saja pemanfaatannya belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk mengintegrasikan data capaian dan target pada program Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2015 di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini adalah penelitian sensus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memanfaatkan sumber data sekunder dari publikasi instansi Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui 3 tahap yakni 1) pemetaan data capaian KKBPK tahun 2015, 2) analisis pola capaian KKBPK tahun 2015 dan 3) mensintesiskannya dengan target Program KKBPK tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan adanya trend positif antara capaian dan target Program KKBPK di Provinsi Sumatera Selatan, dimana rata-rata capaian melebihi target yang ditetapkan. Integrasi menggunakan GIS mampu memberikan sudut pandang yang berbeda dari analisis tabular karena mampu mengekspresikan fenomena kerungan dan kompleks wilayah. Dengan demikian diharapkan dapat membantu perencana program (pemerintah) dalam menetapkan skala priotitas program pembangunan dan sehingga intervensi program tepat sasaran.
ANALYSIS OF SAND DUNES DAMAGES USING REMOTE SENSING METHOD IN PARANGTRITIS KRETEK BANTUL
Wenang Anurogo;
Muhammad Zainuddin Lubis;
Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1200.398 KB)
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v2i2.1448
ABSTRAKIndonesia passed the equator make Indonesia get some kind of wind. The wind helps the formation ofsand dunes such as those on parangtritis. Human population is growing and is not supported by theincrease of the land, then the existence of sand dunes began to interfere with land transfer function for thefulfillment of human needs. The purpose of this research is to determine the extent of damage andreduction of the sand dune area in parangtritis and the cause of its damage. The method used in thisresearch is the extraction of information from spatial data in each year of data recording then analyzed toobtain data or information regarding changes in sand dunes area. The interpretation results show that thearea of sand dunes in 2003 was 277,083 Ha, while the area of sand dunes with visual interpretation of theimage of 2015 shows that the current sand dune area is 169.378 Ha. The results of both areas of the sanddunes experienced a reduction of 107,705 hectares or it can be said that the sand dunes area over the yearspan experienced a reduction of 47.4%.Key Word: Sand dunes; Spatial Data; Land Transfer Function.
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP SAPTA PESONA WISATA ALAM GASING WATER BAY BARCA BANYUASIN
Deby Evelianti;
Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.695 KB)
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v3i2.2603
Wisata Alam Gasing Water Bay Barca merupakan objek wisata baru di Kabupaten Banyusin yang resmi beroperasi sejak tanggal 25 desember 2016. Prestasi wisata alam ini pernah mendatangkan ± 5000 pengunjung dalam satu hari pada tanggal 1 januari 2017 namun, tahun 2018 mengalami perbedaan karena maksimal pengunjung yang datang pada weekday hanya berkisar ± 15 hingga 20 orang pengunjung/hari dan pada weekend pengunjung yang datang hanya berkisar ± 50 hingga 100 orang pengunjung/hari karena jauhnya jarak objek wisata dengan pusat kota. Atas dasar perbedaan jumlah pengunjung itulah peneliti ingin mengetahui persepsi pengunjung terhadap sapta pesona di Wisata Alam Gasing Water Bay Barca Banyuasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode deskriptif kuantitatif. Pemilihan responden ditentukan dengan accidental sampling serta jumlah responden ditentukan dengan quota sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kolaborasi skala likert dan analisis prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persepsi pengunjung terhadap sapta pesona Wisata Alam Gasing Water Bay Barca Banyuasin meliputi, aspek aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah serta kenangan menunjukan bahwa terdapat 14,59% responden sangat puas dan 68% responden puas, sedangkan 17,41% responden tidak puas terhadap sapta pesona Wisata Alam Gasing Water Bay Barca Banyuasin. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden puas terhadap sapta pesona Wisata Alam Gasing Water Bay Barca Banyuasin, namun perlu adanya perbaikan pada aspek kebersihan terkhusus toilet.
KUALITAS PERMUKIMAN DI KELURAHAN KUTO BATU KOTA PALEMBANG
Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.508 KB)
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v1i1.815
ABSTRAKTekanan akan kebutuhan tempat tinggal dewasa ini sangat besar karena adanya ketimpangan antara proporsi jumlah penduduk dan luas lahan yang ada. Ketimpangan tersebut pada akhirnya mempengaruhikualitas lingkungan permukiman itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas permukiman di Kelurahan Kuto Batu, Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan. Sedangkan untuk menilai kualitas permukiman dengan menggunakan pengharkatan lalu diskoring, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Responden yang dipilih untuk dijadikan sampel adalah kepala keluarga yang memiliki rumah dan berdomisili di daerah penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan tabel silang, chi kuadrat, korelasi kendall’s tau-c. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kualitas permukiman di daerah penelitian antara permukiman di bantaran sungai dan bukan di bantaran sungai dengan berbagai faktor yangmempengaruhinya, lingkungan permukiman yang berada bukan dibantaran sungai lebih baik dari pada yang berada dibantaran sungai; (2) adanya hubungan yang signifikan antara kualitas permukiman dengan pendapatan rumah tangga, semakin tinggi pendapatan semakin tinggi kualitas permukiman; (3) faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas permukiman adalah pendapatan rumah tangga.Kata kunci: Permukiman, Kualitas Permukiman, Pertumbuhan Penduduk
IDENTIFIKASI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BANJIR DI KELURAHAN 5 ULU, KOTA PALEMBANG
Robby Robby;
Heri Setianto;
Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v7i1.5936
Kearifan lokal merupakan pengetahuan lokal masyarakat yang diperoleh secara turun menurun yang diwujudkan dalam bentuk perilaku adaptitasi terhadap lingkungan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan nilai-nilai Kearifan Lokal masyarakat Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota palembang dalam menghadapi banjir berdasarkan Kearifan Lokal. Data yang digunakan peneliti adalah data dari observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi, metode penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan analisis data mengunakan model interaktif. Hasil penelitian didapatkan bahwa kearifan lokal masyarakat dalam menghadapi banjir di Kelurahan 5 Ulu terdiri dari bentuk-bentuk dan nilai dalam kearifan lokal menghadapi banjir. Bentuk-bentuk kearifan lokal masyarakat Kelurahan 5 Ulu seperti pengetahuan lokal secara tekstual yang dimana masyarakat memperkirakan bulan kapan akan terjadi banjir serta masyarakat Kelurahan 5 Ulu mempertahankan bentuk asitektur tradisional berupa rumah panggung dan rumah rakit yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan serta dapat terhindar dari bahaya banjir, sedangkan nilai kearifan lokal masyarakat Kelurahan 5 Ulu seperti adanya kegiatan gotong royong masyarakat dengan melakukan pembersihan lingkungan dalam mengantisifasi banjir dan cerita mitologi masyarakat legenda antu banyu ketika terjadi banjir.
PENILAIAN WISATAWAN TERHADAP POTENSI OBJEK WISATA MINAT KHUSUS (Al-Quran Al-Akbar) DI KOTA PALEMBANG
Maharani Oktavia;
Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.585 KB)
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v4i1.2747
Objek wisata minat khusus (Al-Quran Al-Akbar) di Kota Palembang merupakan salah satu destinasi wisata, ternyata dalam realisasinya masih mengalami kendala dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas baik dari pemerintah maupun rendahnya perhatian dari masyarakat setempat dalam menggunakan potensi tersebut sebagai masukan dalam peningkatan kesejahtaraan masyarakat dan pembuka lapangan pekerjaan dalam menggunakan potensi tersebut. Pemilihan responden ditentukan dengan accidental sampling serta jumlah responden ditentukan dengan quota sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kolaborasi skala likert dan analisis prosentase. Aspek penilaian wisatawan terhadap potensi objek wisata minat khusus (Al-Quran Al-Akbar) di Kota Palembang yang terdiri dari aspek daya tarik/atraksi wisata, fasilitas, infrastruktur, aksesibilitas, keamanan dan kenyamanan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penilaian wisatawan terhadap daya tarik objek wisata sebesar 68%, fasilitas sebesar 76% infrastruktur sebesar 70%, dan keamanan dan kenyamanan sebesar 90% responden menjawab tinggi sedangkan aksesibilitas sebesar 53,3% responden menjawab belum cukup baik dalam menunjang aktivitas wisatawan. Pandangan masyarakat setempat terhadap objek wisata ini cukup positif dan mendukung objek wisata minat khusus untuk pengembangan pariwisata.