Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN KERAGAMAN TUMBUHAN OBAT SUKU LEMBAK DELAPAN KECAMATAN TALANG EMPAT KABUPATEN BENGKULU TENGAH Deta, Weka Septiara; Yani, Ariefa Primair; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.507 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.8-16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Lembak Delapan di Desa Kembang Seri dan Tengah Padang Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah; (2). Membuat desain Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) materi keanekaragaman hayati SMA kelas X berdasarkan keragaman tumbuhan obat di Desa Kembang Seri dan Tengah Padang Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Hasil studi etnobotani di desa Kembang Seri dan Tengah Padang didapatkan 70 spesies dari 42 famili tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan obat. Famili yang paling banyak digunakan adalah Euphorbiaceae dan Zingiberacea. Desain LKPD yang disusun dikategorikan sangat valid oleh validator dengan nilai persentase sebesar 88,8%. Hasil uji keterbacaan LKPD terhadap 15 orang peserta didik kelas X menunjukkan nilai presentase 89,4% dengan krtiteria sangat valid. Berdasarkan nilai validasi dari ahli dan uji keterbacaan peserta didik dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar di sekolah pada sub materi keanekaragaman jenis kelas X SMA.Kata Kunci: Lembar kegiatan peserta didik, tumbuhan obat, Suku Lembak Delapan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Suhada, Rihwan; Idrus, Irdam; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.778 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.32-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa di kelas VIIIA Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 26 Seluma melalui model Discovery Learning. Jenis penelitian ini termasuk dalam  penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru biologi dan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 26 Seluma tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rerata dan kategori skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata aktivitas guru dan siswa pada siklus I sebesar 24 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 26 (baik). Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I dengan persentase ketuntasan klasikal 65% (belum tuntas) dan pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan klasikal 85% (tuntas). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VIIIA SMP Negeri 26 Seluma pada materi fotosintesis.Kata kunci: Discovery Learning, aktivitas guru dan siswa, hasil belajar 
PENGEMBANGAN LKPD MODEL DISCOVERY LEARNING BERDASARKAN IDENTIFIKASI MANGROVE DI TWA PANTAI PANJANG BENGKULU Lorena, Mutia; Kasrina, Kasrina; Yani, Ariefa Primair
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.393 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.59-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan jenis tumbuhan mangrove yang terdapt di Taman Wisata Alam Pantai Panjang kota Bengkulu, (2) Membuat desain LKPD berbasis Discovery Learning berdasarkan hasil pengembangan dari studi tumbuhan Mangrove di kawasan TWA Pantai Panjang Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Berdasarkan hasil studi tumbuhan mangrove yang ditemukan sebanyak 7 jenis yaitu Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Avicennia lanata, Bruguiera cylindrical, Lumnitzera littorea, Acanthus ebracteatus, Xylocarpus granatum. Hasil studi ini kemudian dikembangkan menjadi bahan ajar berupa LKPD yang divalidasi oleh 3 validator menunjukkan skor rata-rata  51,3 dengan persentase keseluruhan kriteria sangat valid 85,5 % . LKPD juga diuji keterbacaan oleh 29 orang peserta didik kelas X SMA N 1 Bengkulu dengan hasil persentase 95,8 % dengan kriteria sangat valid. Berdasarkan persentase dari skor rata-rata hasil validasi oleh ahli dan uji keterbacaan dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat valid dan sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar di sekolah pada sub materi keanekaragaman hayati jenis X SMA.Kata Kunci : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Discovery Learning, Mangrove
PENGEMBANGAN BOOKLET KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA DI KAWASAN SUBAN AIR PANAS UNTUK SISWA SMA Fitriasih, Rosma; Ansori, Irwandi; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.812 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.100-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendata keanekaragaman spesies tumbuhan Pteridophyta yang tumbuh di kawasan wisata Suban Air Panas Kabupaten Rejang Lebong dan membuat booklet tumbuhan paku-pakuan yang valid dan efektif sehingga dapat dijadikan sebagai bahan ajar Biologi bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Rejang Lebong pada materi pelajaran tumbuhan (Plantae) subbab Pteridophyta. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (four-D) yang terdiri dari empat tahap yaitu Define (pendefinisian), Design (perencanaan), Devolope (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Adapun tahapan yang digunakan yaitu hanya pada batas tahap Devolope (pengembangan). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar angket kebutuhan siswa, lembar observasi lapangan, lembar karakteristik morfologi, lembar validasi booklet dan angket respon siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan 14 spesies tumbuhan paku. 7 famili Polypodiaceae, 1 famili Dryopteridaceae, 1 famili Adiantaceae, 1 family Selaginellaceae, 1 famili Equisetaceae, 1 family Pteridaceae dan 1 famili Marattiaceae. Booklet yang telah dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai akhir 92 % dan dengan kriteria sangat baik. Data angket respon siswa menunjukkan bahwa booklet efektif dijadikan bahan ajar dengan presentase 83 % dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa booklet yang dikembangkan dapat dijadikan bahan ajar dan efektif sebagai alternative sumber belajar biologi kelas X SMA N 1 Rejang Lebong pada materi ajar tumbuhan (Plantae) subbab Pteridophyta.Kata Kunci : Booklet, Pteridophyta, Bahan Ajar.
PEMAHAMAN KONSEP BRYOPHYTA DENGAN MENGGUNAKAN LKPD BERBASIS OBSERVASI PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 1 ARGAMAKMUR Farida, Nur; Karyadi, Bhakti; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.787 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.109-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD, dan kemampuan pemahaman konsep keanekaragaman Bryophyta pada peserta didik kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah R & D dengan mengadopsi langkah-langkah dari Borg & Gall. Subyek penelitian 26 orang peserta didik kelas X IPA3 SMA negeri 1 Argamakmur. Variabel penelitian adalah kemampuan pemahaman konsep peserta didik tentang keanekaragaman Bryophyta. Instrumen yang digunakan untuk megukur kemampuan pemahaman konsep dalam bentuk tes esai yang terdiri dari indikator translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Hasil validasi ahli dan praktisi, LKPD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan persentase mencapai  87%. kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah belajar dengan LKPD menunjukkan peningkatan dengan rerata nilai pretest-posttest 65,9 menjadi 78,6. Pembelajaran biologi dengan menggunakan LKPD berdasarkan hasil studi keanekaragaman tumbuhan lumut disekitar lingkungan siswa dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas X SMA 1 Argamakmur.Kata kunci : LKPD, keanekaragaman bryophyta, pemahaman konsep
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIIB MTsN 02 KEPAHIANG Amini, Amini; Irawati, Sri; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.274 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.4.1.55-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik dengan model embelajaran Inkuiri Terstruktur pada materi Tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru biologi dan peserta didik kelas VIIBMTsN 02 Kepahiang tahun ajaran 2018/2019. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terstruktur dan hasil belajar kognitif dan psikomotor. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan data hasil observasi dan tes. Hasil belajar ranah kognitif siklus I memiliki persentase 72.2% (belum tuntas) kemudian meningkat pada siklus II menjadi 83.3% (tuntas). Hasil belajar psikomotor peserta didik siklus I memiliki persentase 67% (belum tuntas) kemudian  meningkat pada siklus II menjadi 83,3% (tuntas). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan psikomotorik peserta didik kelas VIIB MTsN 02 Kepahiang. Kata kunci : hasil belajar kognitif, hasil belajr psikomotorik, model pembelajaran inkuiri terstruktur
Pengembangan Buku Saku Berbasis Penelitian Pengaruh Ampas Tebu Sebagai Media Tanam Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Untuk Matakuliah Mikrobiologi Sari, Rike Monica; Kasrina, Kasrina; Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.244 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.4.1.86-93

Abstract

Buku saku merupakan salah satu media pembelajaran yang dihasilkan dari pengembangan materi pembelajaran. Materi pembelajaran yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya adalah materi keanekaragaman mikroorganisme eukariotik sub topik fungi dan Materi ini dikembangkan dengan merancang buku saku budidaya jamur tiram berbasis penelitian pengaruh ampas tebu sebagai media tanam jamur. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan buku saku yang layak sebagai media pembelajaran mikrobiologi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Borg & Gall (1983) yang dibatasi pada: identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, revisi produk. Penelitian pertumbuhan jamur tiram dilakukan menggunakan metode RAL untuk melihat pengaruh ampas tebu sebagai media tanam. Setelah didapatkan hasil dari penelitian ini, barulah informasi ini dicantumkan ke dalam buku saku yang dikembangkan. Metode Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang menggunakan instrumen berupa lembar validasi. Yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli bahan ajar, serta uji keterbacaan oleh mahasiswa Pendidikan Biologi UNIB. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil uji validasi buku saku yang dilakukan oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli bahan ajar mendapatkan hasil rerata 80,5% dengan kriteria valid, dan hasil uji keterbacaan pada mahasiswa yaitu 86% dengan kriteria sangat valid sehingga buku saku Budidaya Jamur Tiram yang telah dikembangkan, layak digunakan sebagai bahan ajar matakuliah Mikrobiologi. Kata Kunci: Buku Saku, Budidaya Jamur Pleurotus ostreatus,  Mikrobiologi
DESAIN DAN VALIDASI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERDASARKAN KERAGAMAN MAKROINVERTEBRATA DI SUNGAI KETAHUN Wahyuni, Winda; Rahman, Abdul; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.1.49-55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan berdasarkan keragaman makroinvertebrata di Sungai Ketahun Bengkulu Utara. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 12 Bengkulu Utara. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket (kuisioner) untuk tiga orang validator (dua orang Dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan guru Biologi SMA kelas X), dan lembar keterbacaan untuk peserta didik. Berdasarkan hasil validasi oleh tiga validator, LKPD yang disusun sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata 84,7%. Desain LKPD juga dinyatakan layak dalam uji keterbacaan oleh 30 orang peserta didik di SMA Negeri 12 Bengkulu Utara dengan nilai rata-rata 89%. Hasil validasi dan uji keterbacaan ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada materi keanekaragaman hayati kelas X tingkat SMA. Kata kunci: Pengembangan LKPD, Keragaman, MakroinvertebrataDESAIN DAN VALIDASI LEMBAR KERJA PESERTA BERDASARKAN KERAGAMAN MAKROINVERTEBRATA DI SUNGAI KETAHUN
PENGEMBANGAN SUPLEMEN PENUNTUN PRAKTIKUM TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI BERDASARKAN STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN MANGROVE DI KOTA BENGKULU Permana, Wahyu Masyhuri; Kasrina, Kasrina; Ansori, Irwandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.1.65-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan suplemen penuntun praktikum Taksonomi Tumbuhan tinggi yang dikembangkan berdasarkan studi etnobotani pemanfaatan tumbuhan mangrove di Kota Bengkulu oleh masyarakat sekitar kawasan hutan mangrove berdasarkan uji validasi dan uji keterbacaan pada mahasiswa pendidikan biologi UNIB. Wawancara kepada masyarakat dilakukan di 3 lokasi yaitu daerah sekitar hutan mangrove Kampung Bahari, hutan mangrove  di kelurahan Sumber Jaya dan Padang Serai serta hutan mangrove di Taman Wisata Alam Pantai Panjang dan Pulau Baai kelurahan Muara Dua kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Pengembangan suplemen penuntun praktikum berdasarkan studi etnobotani oleh peneliti. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli bahan ajar serta uji keterbacaan terhadap mahasiswa pendidikan biologi UNIB. Hasil uji validasi penuntun praktikum yang dilakukan oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli bahan ajar mendapatkan hasil masing-masing ialah 78% dan 75% dengan kriteria valid, dan hasil uji keterbacaan pada mahasiswa yaitu 86% dengan kriteria sangat layak sehingga penuntun praktikum Taksonomi Tumbuhan tinggi yang telah dikembangkan, layak digunakan sebagai bahan ajar matakuliah Taksonomi Tumbuhan.Kata Kunci : Etnobotani, Pemanfaatan Mangrove, Penuntun Praktikum, Taksonomi Tumbuhan Tinggi
PENGEMBANGAN HANDOUT TAKSONOMI TUMBUHAN II BERDASARKAN HASIL IDENTIFIKASI TUMBUHAN MANGROVE DI KAWASAN PULAU BAAI KOTA BENGKULU Ultanitika, Arum; Kasrina, Kasrina; Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.1.93-103

Abstract

Bahan ajar Handout merupakan bahan ajar yang berisikan ringkasan yang bersifat sistematis dari beberapa literatur yang relevan dengan materi yang akan diajarkan sehingga membuat  mahasiswa akan mudah dalam mengikuti pembelajaran. Adanya Handout hasil penelitian ini diharapkan akan mempermudah dalam memberikan bantuan informasi atau materi pembelajaran sebagai pegangan bagi mahasiswa pada mata kuliah Taksonomi Tumbuhan II. Pembelajaran biologi akan lebih menarik karena contoh-contoh yang akan dikembangkan dalam Handout berasal dari lingkungan. Pada Handout yang dikembangkan oleh peneliti berisikan hasil identifikasi terhadap jenis-jenis mangrove yang ada di Pulau Baai. Setelah dikembangkan, maka dilakukan penenlitian untuk melihat bagaimana kelayakan Handout tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2018 hingga Mei 2019 dengan uji keterbacaan pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas  Bengkulu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil uji validasi Handout yang dilakukan oleh 1 orang validator materi dan 1 orang validator bahan ajar mendapatkan hasil validasi bahan ajar 81% dengan kriteria valid dan hasil validasi materi 86% dengan kriteria sangat valid sehingga didapatkan rata-rata dari kedua validasi yaitu 83,73% dengan kriteria valid. Pada hasil uji keterbacaan mahasiswa didapatkan hasil 83% dengan kriteria valid sehingga Handout yang telah dikembangkan, layak digunakan namun perlu dilakukan revisi kecil agar dapat digunakan sebagai bahan ajar.Kata Kunci: Bahan Ajar, Handout, Taksonomi Tumbuhan, Mangrove