Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Gambaran Potensi Medication Error Pada Proses Compounding Dan Dispensing Di Apotek Kabupaten Bone Bolango: Medication error are incidents that cause harm to patients due to the use of medication during healthcare treatment, which are, in fact, preventable. These errors can occur at any stage of the medication process, including prescribing, transcribing, compounding, dispensing, and administration. Medication errors remain a significant health issue, potentially leading to various adverse outcom Rasdianah, Nur; Hiola, Faramita; Madania, Madania; Pakaya, Mahdalena Sy; Mooduto, Putri Sibby
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.236

Abstract

Medication error merupakan kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama penanganan tenaga kesehatan, yang sebenarnya dapat dicegah. Peristiwa kesalahan pengobatan (medication error) dapat terjadi dalam tiap proses alur pengobatan, baik dalam proses prescribing, transcribing, compounding, dispensing, maupun administration. Medication error sampai saat ini tetap menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak menimbulkan berbagai dampak bagi pasien mulai dari risiko ringan bahkan risiko yang paling parah yaitu menyebabkan suatu kematian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya potensi medication error pada proses compounding dan dispensing pada apotek yang tersebar di kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah rancangan penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat non-eksperimental. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan jumlah responden sebanyak 13 orang Apoteker atau Asisten Apoteker. Data hasil yang diperoleh dari lembar check list kemudian diolah dan dianalisis menggunakan software pengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi medication error proses compounding pada 3 parameter dan proses dispensing pada 5 parameter dengan masing-masing angka persentase tertinggi yaitu 57,1% dan 30,7%.
Profil Farmakokinetik Senyawa Flavonoid Ekstrak Metanol Bunga Telang (Clitoria ternatea.L) Pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Menggunakan High-Performance Liquid Chromatography Abdulkadir, Widy Susanti; Hiola, Faramita; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Djuarno, Endah Nurrohwinta; Domili, Rahmat Hidayat
Jambura Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v8i1.35084

Abstract

Butterfly pea (Clitoria ternatea L.) is a climbing plant known for its medicinal properties and contains bioactive compounds such as tannins, carbohydrates, saponins, triterpenoids, polyphenols, flavanol glycosides, proteins, alkaloids, anthraquinones, anthocyanins, stigmasterol-4-ene-3,6-dione, volatile oils, and steroids. This study aimed to determine the pharmacokinetic profile—Area Under the Curve (AUC), maximum concentration (Cmax), time to reach maximum concentration (Tmax), half-life (t½), elimination rate constant (Ke), absorption rate constant (Ka), clearance (Cl), and volume of distribution (Vd)—of flavonoid compounds from the methanolic extract of butterfly pea (Clitoria ternatea L.) in rabbit plasma using a time-series experimental design.Two rabbits were fasted for 12 hours, then administered a positive control dose of 16.05 mg/kg and an extract dose of 5.952 mg orally. Blood samples were collected at 0, 1, 2, 4, 6, 12, and 24 hours after administration, and plasma concentrations were analyzed using HPLC with quercetin as the standard. The results showed that flavonoid compounds were detected in plasma with an AUC of 633.316 µg·h/mL, Cmax of 20.59 µg/mL, Tmax of 4 hours, t½ of 22.5 hours, Ka of 0.7202/h, Ke of 0.03375/h, and Vd of 48.451 mL. 
Pencegahan Stunting Melalui Upaya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dan Peningkatan Kemandirian Keluarga Di Desa Pilolaheya Faramita Hiola; Nanang Roswita Paramata; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i1.18453

Abstract

One of the health problems for toddlers that is relatively high in various regions in Indonesia is stunting. Nutrition Study reached 2021 prevalence of stunting in Indonesia was 24.4%. Stunting is a growth and development disorder in the form of chronic malnutrition during a period of growth and development from the beginning of life. Pilolaheya Village is one of the loci for stunting in Bone Bolango Regency. This service aims to provide socialization on the incidence of stunting in Pilolaheya Village. After determining the child's nutritional status, education is carried out in the form of socialization on stunting prevention for pregnant women and mothers with toddlers using lecture and discussion methods and demonstrations of making healthy MPASI using local food ingredients, procurement of billboards as a health promotion tool regarding ODF (Open Defecation Free). The results show that there are still 13 toddlers at risk of stunting. In addition to nutritional factors, environmental health was closely related to the incidence of stunting. In Pilolaheya Village, most people still defecate in the river, as can be seen from the fact that there are still 50 houses that do not have a toilet. Another condition was the habit of the head of the family smoking in any place was dangerous for pregnant women and toddlers. This activity can help provide information and education to the public regarding the importance of the first 1000 days of life for children and increase awareness of the Pilolaheya community about the importance of maintaining a healthy environment to prevent the spread of disease.
Gambaran Kualitas Hidup Pasien Tuberculosis di Puskesmas Hulonthalangi dan Puskesmas Kota Selatan Faizha Putri Delia; Madania Madania; Faramita Hiola; Karunita Ika Astuti; Mohamad Reski Manno
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.733

Abstract

Prevalensi tuberkulosis masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, terutama terkait dampaknya terhadap kualitas hidup pasien selama terapi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hidup terkait kesehatan pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Hulonthalangi dan Puskesmas Kota Selatan, Kota Gorontalo. Penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 105 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner EuroQol Five Dimensions Five Levels dan Visual Analogue Scale. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien tidak melaporkan masalah pada lima dimensi, meskipun nyeri dan kecemasan merupakan keluhan yang paling umum. Skor rata-rata utilitas adalah 0,80 dan skor rata-rata Visual Analogue Scale adalah 87,28, yang mengindikasikan kualitas hidup pasien terkategori baik. Kualitas hidup yang tinggi ini dikaitkan dengan kepatuhan pengobatan yang efektif dan dukungan sosial yang kuat. Kesimpulannya, pasien tuberkulosis di wilayah penelitian mempertahankan persepsi positif terhadap status kesehatan mereka. Tenaga kesehatan direkomendasikan untuk terus memberikan konseling intensif guna mengelola efek samping obat dan tekanan psikologis.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita tentang Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting: The Improvement of Knowledge of Mothers with Toddlers about Balanced Nutrition and Stunting Prevention Faramita Hiola; Putri Ayuningtias Mahdang; Nanang R. Paramata
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8448

Abstract

Masalah gizi dan stunting pada anak-anak, khususnya di Indonesia, masih menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Sosialisasi mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting menjadi solusi strategis untuk menurunkan prevalensi stunting, yang masih tinggi di beberapa wilayah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pentingnya pemberian gizi seimbang dan cara pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, sosialisasi interaktif, serta pemberian materi edukasi dengan menggunakan media leaflet dan video. Hasil yang didapat menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting, yang tercermin dalam peningkatan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini dapat memberi kontribusi dalam upaya penurunan angka stunting.