Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : AdBispreneur

STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM Desa) DENGAN PENDEKATAN FORCE FIELD ANALYSIS Amam Amam; Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ariq Dewi Maharani
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.32699

Abstract

The purpose of this research is to analyze a BUM Desa development strategy in Lumajang Regency. The research was conducted at BUM Desa Labruk Lor according to recommendations from the Lumajang Regency Government of East Java Province. The business units managed by BUM Desa Labruk Lor are fisheries, trade, agriculture, and culinary tourism businesses. Data were analyzed using the FFA (Force Field Analysis) approach by considering the driving factors for the development of BUM Desa (D) and the factors inhibiting the development of BUM Desa (H). The results show that the driving factor (key) is having formal legality (Village Regulations and AD/ART) and the formation of management is carried out democratically, while the inhibiting factor (key) is that business activities are still limited to the provision of production facilities and marketing services for fish-based processed products of catfish. The conclusion of this research is that the value of the strength field is smaller than the field of weakness, so it requires certain efforts to develop BUM Desa Labruk Lor. The recommendation for the BUM Desa development strategy is by expanding the network of cooperation with suppliers of fishery production facilities and the use of information technology as a medium for processed marketing.  Tujuan penelitian ini ialah menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Lumajang. Penelitian dilakukan pada BUM Desa Labruk Lor sesuai rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Unit usaha yang dikelola BUM Desa Labruk Lor ialah usaha perikanan, perdagangan, pertanian, dan wisata kuliner. Data dianalisis menggunakan pendekatan FFA (Force Field Analysis) dengan mempertimbangkan faktor pendorong pengembangan BUM Desa dan faktor penghambat pengembangan BUM Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong (kunci) ialah memiliki legalitas formal (Peraturan Desa dan AD/ART) dan pembentukan kepengurusan dilakukan secara demokratis, sedangkan faktor penghambat (kunci) ialah kegiatan usaha masih terbatas pada pengadaan sarana produksi dan jasa pemasaran produk olahan berbasis ikan lele. Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa nilai medan kekuatan lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai medan kelemahan, sehingga membutuhkan upaya-upaya tertentu untuk pengembangan BUM Desa Labruk Lor. Rekomendasi strategi pengembangan BUM Desa dengan cara memperluas jaringan kerjasama dengan pemasok sarana produksi perikanan dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran olahan.
Co-Authors Abdullah Muhlis Aditya Sasongko Agus Supriono Ahmad Zainuddin Alfida Suwaji Florinsa Alimusaffa, Firman Amaliya, Arina Amam Amam Amam Amam Amam, Amam Anik Susilowati Anik Suwandari Apri Utami, Ratih Ariq Dewi M. Ariq Dewi Maharani Arum, Ayu Puspita Aryawan, Febry Bahayyil, Fadhil Beta Rianul Setiawati Damascena, Cindera Rosa Dani Widjaya Dano Quinta Revana Deby Rimba Samudra Fernandez Dacosta Desak Gede Karlina Satwiva Wijaya Diah Puspita Ningrum Dimas Bastara Zahrosa Dimas Bastara Zahroza Dwi Erwin Kusbianto Dwi Zanuarita Chusnul Dyah Ayu Nugraheni Ebban Bagus Kuntadi Evita Soliha Hani Farah Rizqi Fauziah Florinsa, Alfida Suwaji Gatot Subroto Ibanah, Indah Imam Syafii Imam Syafii, Imam Inkatama Kharismawanti Irvandika, Fachriza Jani Januar Joni Murti Mulyo Aji Julian Adam R. Julian Adam Ridjal Khalimah, Zulfa Nur Kiki Diantoro Lenny Widjayanti Lilis Suriyani Luh Putu Suciati M. Sunarsih Maharani, Ariq Dewi Maulidya, Ella Prisca Mayasari, Cindy Arlinda Meidiana Purnamasari Mohammad Rondhi Moretta, Amanda Muarif, Muhammad Ferdo Nanang Agus Winandhoyo Nanang Agus Winandhoyo, Nanang Agus Nikolas Dwi Setio Aji Nugraheni, Dyah Ayu Nurlita Lailia Nurul Dwi Novikarumsari, Nurul Dwi Nurwijayanti Pamuji, Mutiara Balquis Prabowo, Rachmad Udhi Prabowo, Rachmat Udhi Pratama, Akbar Yoga Puspaningrum, Diah Rachmat Udhi Prabowo Ratih Apri Utami Rita Hanafie Rokhani Rokhani Rokhani, Rokhani Rony, Zahara Tussoleha Rosyady, Muhammad Ghufron Sari, Adelia Juwita Sari, Sasmita Sasmita Sari Setiyono Setiyono Setiyono Setiyono Sholeh Avivi Siti Nurfadilah Soebroto, Gatot Soetriono Soetriono Soetriono Soetriono Sofia Sofia Subekti, Sri Subroto, Gatot Sudarko Sudarko Sudarko, S Sugeng Raharto Sukron Romadhona Suud, Hasbi Mubarak Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, TEGUH PRAYITNO Thoriq, Muhammad Daniel Ulviyah, M.R, Atik Qima Wardatul Jannah, Wardatul Yanuarti, Rizky Yuli Hariyati Yuliantika, Renata Yustri Baihaqi Zahrosa, Dimas B. Zahrosa, Dimas Bastara