p-Index From 2021 - 2026
7.968
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Gaster

FAKTOR KEPUASAN PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN PERAWATAN PADA PASIEN BEDAH DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA Sri Hartutik
Gaster Vol 14 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.744 KB)

Abstract

Pe;ayanan Kesehatan bermutu adalah pelayanan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa, sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk. serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan pada pasien bedah yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta bertujuan untuk mengnalisa faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien tentang mutu pelayanan perawatan pada pasien bedah di RSUD Dr. Moewardi Surakarta, merupakan rancangan penelitian diskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Smapel 50 responden dengan pengambilan data menggunakan kuisioner terstruktur. Dianalisis dengan analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat serta analisis konten. hasil penelitian menunjukan bahawa sebanyak 76% responden merasakan kepuasan pada pelayanan keperawatan yang diterima di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Responden yang paling berpengaruh dengan kepuasan adalah responden tentang bentuk nyata pelayanan keperawatan dengan nilai B nya paling besar (0,815) dan nilai sig P paling kecil yaitu p (p value) lebih kecil dari alpha (0,05) = 0,000<0,05. Diharapkan kepada RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk meningkatkan kinerja perawat ruangan dengan 5 dimensi mutu pelayanan keperawatan seperti kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bentuk nyata pelayanan keperawatan.Kata Kunci : Pasien Bedah, Kepuasan Pelayanan Perawatan
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE PENGAJARAN DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES ‘AISYIYAH SURAKARTA Sri Hartutik
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.051 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.141

Abstract

Sektor pendidikan adalah salah satu faktor yang cukup berperan besar dalam rangka pengelolaan sumber daya manusia, guna menghasilkan sumber daya yang bermutu dan berkualitas baik. Keberhasilan dalam proses belajar mengajar dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh mahasiswa. Penelitan ini dilakukam pada mahasiswa keperawatan Stikes ‘Asyiyah Surakarta. Merupakan rancangan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan metode cross sectional. Sampel 49 mahasiswa dengan pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur. Dianalisis dengan analisis uji Korelasi Rank Spearman dengan bantuan program komputer (tingkat kepercayaan 95% p ≤ 0,05). Analisis hubungan persepsi mahasiswa tentang metode pengajaran dosen dengan prestasi belajar mahasiswa digunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi mahasiswa tentang metode pembelajaran dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa Stikes ‘Aisyiyah Surakarta.Diharapkan kepada para pengajar dapat lebih mengoptimalkan metode pengajaran yang diberikan bagi para mahasiswa dalam proses belajar untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER Sri Hartutik; Kanthi Suratih
Gaster Vol 15 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.019 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i2.199

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi.Penyakit ini menjadi salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia WHO 2011 ada 1 milyar orang didunia menderita hipertensi dan 2/3 di antaranya berada dinegara berkembang. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama terjadi di negara berkembang pada tahun 2025 dari Jumlah total 639 juta di tahun 2000. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 1,15 miliar kasus ditahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group designPopulasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Wredha Pajang Surakarta sebanyak 74 orang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 11 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sehingga jumlah keseluruhan sampel adalah 22 responden.Hasil penelitian menunjukkanuji Mann Whitney untuk pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi primer sesudah diberikan perlakuan (post test) p value (0,000 < 0,05) ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan terapi pijat refleksi kaki.Terapi pijat refleksi sebagai salah satu terapi komplementer diharapkan mampu untukdiaplikasikan perawat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN NYERI PERSENDIAN LUTUT PADA LANSIA Sri Hartutik
Gaster Vol 16 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.211 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v16i2.240

Abstract

Latar belakang: Lanjut usia adalah usia yang diatas 60 tahun yang semua orang pasti mengalaminya. Pada usia lanjut, tubuh akan mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya nyeri dan melemahkan fungsi otot persendian  khususnya di sendi lutut. Kegemukan merupakan salah satu faktor terjadinya nyeri sendi lutut. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan obesitas dengan nyeri persendian lutut ada lansia di Desa Daleman Kecamatan tulung Kabupaten Klaten. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 63 responden dengan tehnik purposive sampling, sedangkan instrumen penelitin menggunakan lembar observasi dan Skala NRS. Analisa data menggunakan Kendal tau. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil paling banyak lansia obesitas ringan sebesar 57 orang dan mengalami nyeri sedang sebesar 44 orang. Hasil bivariate membuktikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia yang menunjukkan nilai ρ value 0,013, Z hitung (3,534), Z tabel (1,96). Kesimpulan: Ada hubungan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia di Desa daleman Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.
SENAM JANTUNG TERHADAP HIPERTENSI PADA LANSIA sri hartutik; Erika Dewi Noorratri
Gaster Vol 17 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.276 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v17i1.344

Abstract

Latar belakang: Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu masalah kesehatan utama setiap negeri karena bisa menimbulkan penyakit jantung dan stroke yang mematikan. Lansia yang menderita hipertensi dalam penelitian ini sebagian besar belum mengetahui manfaat dan belum pernah melakukan senam jantung. Tujuan penelitian: Mengetahui efektifitas senam jantung terhadap perubahan status tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah Quasy Eskperiment dengan desain  penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group design. Sampel penelitian sebanyak 22 responden dengan tehnik purposive sampling, sedangkan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Untuk menganalisa perbedaan pengaruh pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan uji mann Whitney. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil p value 0,000 < 0,05 yaitu ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan senam jantung. Kesimpulan: Ada perbedaan signifikan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan eksperimen.
Risk Factors of Breast Cancer Anjar Nurrohmah; Anis Aprianti; Sri Hartutik
Gaster Vol 20 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.786 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v20i1.777

Abstract

Background: Ca mamae is a cancer with the highest incidence and mortality of women in Indonesia and the world. Infodatin (2019) found that in the Dharmais Hospital in 2018 breast cancer occupied 19.18%. At Dr. Moewardi Hospital, it was shown that during 2018 Ca mamae had the highest incidence of cancer. Objective: to determine the risk factors for Ca mamae in Dr. Moewardi Hospital. Methods: This study is a descriptive with a cross sectional approach with checklist instrument. Sampling with purposive sampling with as many as 82 people as subjects. Results: The study showed that 75 (91.5%) of 82 people suffering from Ca mamae factor were 40 years old, 61 (74.4%) had a family history of suffering from Ca mamae, consuming alcohol as much as 43 (52.4%). ), were obese by 46 (56.1%), and experienced exposure to cigarette smoke as much as 65 (79.3%). Conclusion: Most of Ca mamae patients aged 40 years, have a family history of Ca mamae, consume alcohol, are obese and experience exposure to cigarette smoke. Suggestion: The importance of providing health education to women, so that they can find out the characteristics of Ca mamae patients so that prevention can be done.
ADVERSE EVENTS AFTER IMMUNIZATION (AEFI) POST COVID-19 VACCINATION IN THE WORK AREA OF THE HEALTH DEPARTMENT OF SURAKARTA Sri Hartutik; Exda Hanung Lidiana
Gaster Vol 21 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.44 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v21i1.1041

Abstract

Background COVID-19 pandemic was designated as a health disaster by the government of the Republic Indonesia Number 11 of 2020 concerning the Determination of a Public Health Emergency of Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) on March 31, 2020. In tackling Covid 19, the Government has issued several policies, one of the policies that has been implemented the provision of the national covid 19 vaccination. AEFI is a follow-up event after immunization, all medical events or reactions that occur after the patient is injected with the vaccine. Objective To find out the description of post-immunization follow-up events (Aefi) after the Covid 19 vaccination in the Ministry of Health Surakarta. Methods The quantitative descriptive research method uses a simple random sampling technique with inclusion criteria. Age>18 years, has been vaccinated covid 19 for 2x and has symptoms of Aefi. Results respondents who experienced AEFI after the Covid 19 Vaccine were mostly Young Adult Age, Female gender, marital status married, history of disease/comorbid most of the respondents who experienced AEFI was mild hypertension. Conclusion Most of the AEFI symptoms felt by respondents were fever and the type of Aefi of respondents was mostly non-serious/mild.
Risk Factors of Breast Cancer Anjar Nurrohmah; Anis Aprianti; Sri Hartutik
Gaster Vol 20 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v20i1.777

Abstract

Background: Ca mamae is a cancer with the highest incidence and mortality of women in Indonesia and the world. Infodatin (2019) found that in the Dharmais Hospital in 2018 breast cancer occupied 19.18%. At Dr. Moewardi Hospital, it was shown that during 2018 Ca mamae had the highest incidence of cancer. Objective: to determine the risk factors for Ca mamae in Dr. Moewardi Hospital. Methods: This study is a descriptive with a cross sectional approach with checklist instrument. Sampling with purposive sampling with as many as 82 people as subjects. Results: The study showed that 75 (91.5%) of 82 people suffering from Ca mamae factor were 40 years old, 61 (74.4%) had a family history of suffering from Ca mamae, consuming alcohol as much as 43 (52.4%). ), were obese by 46 (56.1%), and experienced exposure to cigarette smoke as much as 65 (79.3%). Conclusion: Most of Ca mamae patients aged 40 years, have a family history of Ca mamae, consume alcohol, are obese and experience exposure to cigarette smoke. Suggestion: The importance of providing health education to women, so that they can find out the characteristics of Ca mamae patients so that prevention can be done.
ADVERSE EVENTS AFTER IMMUNIZATION (AEFI) POST COVID-19 VACCINATION IN THE WORK AREA OF THE HEALTH DEPARTMENT OF SURAKARTA Sri Hartutik; Exda Hanung Lidiana
Gaster Vol 21 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v21i1.1041

Abstract

Background COVID-19 pandemic was designated as a health disaster by the government of the Republic Indonesia Number 11 of 2020 concerning the Determination of a Public Health Emergency of Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) on March 31, 2020. In tackling Covid 19, the Government has issued several policies, one of the policies that has been implemented the provision of the national covid 19 vaccination. AEFI is a follow-up event after immunization, all medical events or reactions that occur after the patient is injected with the vaccine. Objective To find out the description of post-immunization follow-up events (Aefi) after the Covid 19 vaccination in the Ministry of Health Surakarta. Methods The quantitative descriptive research method uses a simple random sampling technique with inclusion criteria. Age>18 years, has been vaccinated covid 19 for 2x and has symptoms of Aefi. Results respondents who experienced AEFI after the Covid 19 Vaccine were mostly Young Adult Age, Female gender, marital status married, history of disease/comorbid most of the respondents who experienced AEFI was mild hypertension. Conclusion Most of the AEFI symptoms felt by respondents were fever and the type of Aefi of respondents was mostly non-serious/mild.
Co-Authors Abdul Latif Adhi Yoga Brata Laksana Ady Irawan Agus Sutarto Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Zamani Alfaga, Natasha Shella Alfrista Dian Pradani - STIKES ‘Aisyiyah Surakarta Alga Auraldi Anak Agung Dewi Megawati, Anak Agung Dewi Andriani Noerlita Ningrum Anggie Pradana Putri Anggun Rizkya Safitri Ani Nur Fauziah Anis Aprianti Anisa Hidayati Anita Dewi Lieskusumastuti Anjar Nurrohmah Annisa Andriyani Antilarasati, Dwi Aquartuti Tri Darmayanti Arifuddin, Muhammad Atika Oktaviani Avi Arista Avi Arista Azizah, Suli Nur Bayu Ari Satria Berliana Januar Rizky Bonita Dwi Juniana Bahari Catur Setyorini Celsia Ningrum, Ucik Darmayanti Darmayanti Daryanto Daryanto Dimas Irawan, Dimas Distya Maharani Dwi Joko Yulianto Dwi Yuningsih Dyah Ayu Puji Astuti Elsa Tiara Endri Adi Saputra Erika Dewi Noorratri Exda Hanung Lidiana Fajar, Nanda Kurnia Febria Reza Kurnia Febriyanti Wulandari Fitri Febriana, Dian Fitri Shinta Muliya Frisca Indah Yuliyani Galuh Sindi Wardani Gilang Ayu Dwi Nanda Handayani, Rina Tri Hanif Mustikasari Heni Ernawati Hirmaleny, Yenny Holiawati, Holiawati Indarto - Indawati, Eli Irfan Armanto Irma Mustika Sari Isnani Nurhayati Joko Prayitno Joko Tri Atmojo Kanthi Suratih Karmadi Karmadi Kherani, Evi Kiki Puspitasary Lestari, Danis Putri Lidiana, Exda Hanung Lilik Hanifah Lilis Fatmawati Marbella, Zalza Meliana Novitasari Mifta Aditya Muhamad Yuli Kartiko Mulyaningsih Mulyaningsih Nabhani Nabhani Nadia Sulisti Azizah Nanik Handayani Nanik Handayani Nasrul Sani Nila Putriyani Nila Putriyani Nisa Eka Mufidah Norman Wijaya Gati Nova Rahma Widyaningrum Nur Fajariyah, Nur NUR HARYANI Nurkhasanah, Annisa Nurrochim Nurrochim nurul khotimah Oktavia Indah Sari Panggah Widodo Pradani - STIKES ?Aisyiyah Surakarta, Alfrista Dian Pratiwi, Lulu Nabillah Puji Nur Rokhmatun Ratna Wirawati Rejo Rejo Rina Yulianti Rinandita Febri Susanti Rohmi Rohmi Sabatun Sabatun Saras Kuntari Sendha Maulana Sherly Lestarika Sherly Lestarika Shofiana, Salva Siti Maesaroh Siti Sundari Sri Iswahyuni SRI LESTARI Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Suparti Suminanto Suminanto Suprayogi Suprayogi Suripto Suripto Syafitri, Desi Natalia Tatik Trisnowati Tiara Wahyuningsih Tri Yuniarti Ulin Nuha Utami, Linda Tri Wahyu Purwaningsih Wahyu Purwaningsih Widiyanto, Aris Yanny Trisyani Yesi Ihdina Fityatal Hasanah Yuanita Syaiful Yuningsih, Dwi Yuyun Apriani Zara Rahmasari