p-Index From 2021 - 2026
7.565
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners Indonesia Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal Kreativitas PKM Indonesian Trust Health Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Health Care : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Kesehatan Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences The Journal of Palembang Nursing Studies Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Journal of Public Health Concerns DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Riset Informasi Kesehatan Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Journal Healthcare Education Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Indonesian Trust Health Journal Science: Indonesian Journal of Science Mesada: Journal of Innovative Research World Health Digital Journal (wolgitj)
Claim Missing Document
Check
Articles

Sensitivity And Specificity Of Crandal And Ilayperuma’s Formula To Predict Adult Weight And Height Kharisna, Dendy; Wardah; Febtrina, Rizka
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.263 KB)

Abstract

Many medical conditions do not allow direct weighing or measurement of body height. Thecircumference of the upper arm (CUA) is an alternative in determining body weight, while the ulna lengthcan be used as an alternative for height. The aim of this study was to identify the sensitivity and specificityof Crandal and Ilayperuma’s Formula to predict adult weight and height in Indonesia, especially inPekanbaru. This study conducted using a quantitative approach with cross sectional design and involving116 respondents who recruited using accidental sampling. The instrument used is a questionnaire, manualweight scales, metlin, and heel microtoise. Data were analyzed using spearman to aand logistic regressiontest. The results showed that the sensitivity value of the Crandal and Ilayperuma’s formula were 78,2% and63,4%. Meanwhile, the specificity value of Crandal and Ilayperuma’s formula were 75,4% and 80%. TheArea Under the Curve (AUC) values in the Crandal and Ilayperuma formulas were 76,7% and 70,7%. Basedon these findings, it can be concluded that the Crandal and Ilayperuma’s formula can be used as analternative in determining the estimation of weight and height of adults in Indonesia, even with moderatediagnostic power.
Penerapan Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Mellius Dengan Masalah Keerawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruangan Kenanga I RSUD Arifin Achmad Ningrum, Uci Widya; Yanti, Sri; Kharisna, Dendy; Hasanah, Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik kronis yang sering disertai komplikasi seperti hiperglikemia, neuropati, dan perfusi perifer tidak efektif. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah perifer adalah Buerger Allen Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan berbasis Evidence Based Practice (EBP) melalui latihan Buerger Allen Exercise pada pasien DM dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua pasien di Ruang Kenanga I RSUD Arifin Achmad. Intervensi dilakukan selama empat hari dengan frekuensi satu kali per hari, masing-masing selama 15 menit. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nilai indeks Ankle Brachial Index (ABI) dari 0,8 menjadi 1,0 pada pasien pertama dan dari 0,7 menjadi 0,9 pada pasien kedua. Selain itu, terjadi penurunan skala nyeri, peningkatan sensitivitas kaki, dan akral menjadi hangat setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa Buerger Allen Exercise efektif dalam memperbaiki aliran darah ke ekstremitas bawah dan mengurangi gejala neuropati perifer. Intervensi ini dapat dijadikan rujukan klinis untuk perawat dalam menangani masalah perfusi perifer pada pasien DM dengan pendekatan yang aman dan mudah dilakukan secara mandiri.
Penerapan Pursed Lip Breathing pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) dengan Gangguan Pertukaran Gas di Ruang Kenanga I RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Gustiana Dwi Andini; Angga Arfina; Dendy Kharisna; Tison SS
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/vm78z565

Abstract

Pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) sering mengalami gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan sesak napas, peningkatan frekuensi napas, dan kelelahan yang dapat menurunkan kualitas hidup. Selama ini, penanganan keluhan tersebut banyak bergantung pada terapi farmakologis yang tidak jarang menimbulkan efek samping atau ketergantungan. Salah satu intervensi non farmakologis yang terbukti efektif dan mudah diaplikasikan adalah teknik Pursed Lip Breathing (PLB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PLB dalam memperbaiki pola napas, menurunkan frekuensi napas, serta meningkatkan kenyamanan pada pasien CKD dengan gangguan pertukaran gas di ruang Kenanga I RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif berbasis evidence-based practice pada dua pasien CKD yang mendapatkan intervensi PLB selama tiga hari berturut-turut, tiga kali sehari, dengan durasi 15 menit setiap sesi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, format asuhan keperawatan, dan pengukuran objektif seperti frekuensi napas serta skor Modified Borg Scale sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan pada frekuensi napas (dari 28–29x/menit menjadi 22–23x/menit) dan skor Borg (dari 7–8 menjadi 4–5), serta peningkatan kemampuan pasien dalam melakukan PLB secara mandiri. Tidak ditemukan efek samping selama intervensi. Kesimpulannya, PLB efektif, mudah, dan aman sebagai intervensi keperawatan untuk meningkatkan fungsi pernapasan pada pasien CKD. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar dan desain eksperimental untuk memperkuat bukti.
Penerapan Foot Massage dengan Minyak Zaitun Terhadap Keletihan pada Pasien CKD Di Ruangan Hemodialisa Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau Claudia, Cindy; Yanti, Sri; Kharisna, Dendy; Zul’ Irfan, M.
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.23

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) membutuhkan pengobatan yang bisa mengambil alih fungsi ginjalnya, salah satunya yaitu hemodialisa. Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang bertujuan untuk mengatasi penurunan fungsi ginjal dengan menggunakan membran dialisis, mengatur cairan yang disebabkan oleh penurunan laju filtrasi glomerulus. Foot massage pada pasien hemodialisa dapat membantu penurunan kadar kelelahan pada pasien hemodialisa karena tidak ada efek samping dalam penerapannya dan dirasa aman dilakukan serta tidak ada efek jangka panjang, apabila kelelahan tidak di atasi segera dapat terjadi seperti stres, penurunan kualitas hidup, serta gangguan sistem kardiovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan keletihan pada pasien dengan CKD di ruangan hemodialisa RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah intervensi foot massage. Sampel penelitian ini adalah pasien yang mengalami CKD on HD sebanyak 5 orang dengan hasil yang didapatkan bahwa terdapat penurunan pada tingkat keletihan dengan Terapi foot massage menggunakan teknik mengusap, memijat, menarik jari-jari kaki, memutar ibu jari kaki, dan tekanan yang meneyebabkan rangsanagn stimulus sampai ke otak yang membuat semakin nyaman dan kriteria inklusi: pasien mengalami kelelahan,pasien menyetujui informed consent, kriteria ekslusi: pasien yang mengalami kelumpuhan ekstremitas bawah, pasien yang memiliki luka di kaki, pasien yang mengalami edema di ekstremitas bawah. Penelitian dilakukan pada tanggal 26 sampai 31 Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi foot massage keletihan menurun.
Literature Review: Pengaruh Jahe Terhadap Penurunan Mual Muntah Pasien Post Kemoterapi Rahma, Arifa; Kharisna, Dendy; Yanti, Sri; Arfina, Angga
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.280

Abstract

Kemoterapi merupakan terapi dengan agen sitotoksik yang dapat menghambat pertumbuhan sel yang membelah cepat baik sel kanker ataupun sel normal dalam tubuh. Adapun tujuan melakukan kajian literature review ini yaitu untuk menelaah pengaruh jahe terhadap mual muntah pasien post kemoterapi dengan melihat dosis pemberian, dan cara pemberian. Metode yang digunakan dalam systematic literature review ini yaitu dengan metode PRISMA dengan strategi pencarian artikel yaitu Pubmed, Science Direct, Open Alex, dan Google Scholar menggunakan keyword “Ginger” dan “Nausea and Vomiting” atau “ginger” dan “chemotherapy”. Dengan jumlah artikel yang dihasilkan sebanyak 12 artikel yang menyatakan jahe efektif dalam menurunkan mual muntah pada pasien post kemoterapi. Kesimpulan: Pemberian jahe didapatkan dengan menggunakan 2 cara yakni penggunaan ekstrak jahe dengan oral dan menghirup aromaterapi. Dengan dosis yang bervariasi 0,5-1,5 g/hari yang diberikan 1-4 kali sehari selama 1-6 hari setelah pasien melakukan kemoterapi.
Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada Pasien Kemoterapi dengan Gangguan Pola Tidur di Ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Riska Dwi Mai Yulinda; Angga Arfina; Dendy Kharisna; Ulfa Hasana
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3dw76266

Abstract

Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh. Penatalaksanaan kanker disesuaikan dengan jenis dan stadium kanker, kondisi umum, serta preferensi pasien. Kemoterapi merupakan salah satu tindakan sebagai terapi, pengendalian, dan paliatif dengan cara menghancurkan sel kanker, mengendalikan kanker, atau mencegah penyebaran kanker. Kemoterapi menyebabkan dampak fisik dan psikologis bagi pasien kanker, salah satunya adalah gangguan pola tidur. Aplikasi ini menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan. Intervensi keperawatan yang dilakukan dalam aplikasi ini mengacu pada Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), yaitu dukungan tidur. Selain itu, intervensi juga berfokus pada penerapan hasil praktik keperawatan berbasis bukti, yaitu terapi relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR). Tujuan pelaksanaan terapi relaksasi otot progresif (PMR) ini adalah sebagai intervensi mandiri dari perawat untuk mengatasi masalah gangguan pola tidur sehingga kualitas tidur dapat meningkat. Aplikasi ini dilakukan selama 1 hari dengan durasi terapi 30 menit. Instrumen yang digunakan dalam aplikasi ini adalah hasil keperawatan (SLKI) dan kuesioner kualitas tidur PSQI. Sampel pada aplikasi ini adalah 2 pasien kemoterapi yang mengalami gangguan pola tidur. Evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan dengan indikator keberhasilan SLKI, yaitu keluhan susah tidur, sering terbangun, penurunan ketidakpuasan tidur, berdasarkan indikator PSQI pada pasien I, skor sebelum terapi adalah 15 dan setelah terapi menjadi 11, sedangkan pada pasien II, skor sebelum terapi adalah 17 dan setelah terapi menjadi 13. Terdapat penurunan skor kualitas tidur, yaitu sebanyak 4 skor antara sebelum dan sesudah pelaksanaan terapi relaksasi otot progresif (PMR).
Penerapan Pemberian Minyak Zaitun pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Resiko Gangguan Integritas Kulit yang Menjalani Hemodialisis: Application of Olive Oil Administration in Chronic Kidney Failure Patients at Risk of Skin Integrity Impairment with Hemodialysis Rama Danita, Putri; Yanti, Sri; Kharisna, Dendy; Hasanah, Ulfa
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jkbs.v3i2.4199

Abstract

Chronic kidney failure (CKF) occurs when the kidneys experience a decline in their function and duties. This condition affects various body systems, leading to fluid imbalances, edema, increased blood pressure, and heart rhythm disturbances. One of the replacement therapies is hemodialysis. However, hemodialysis can also lead to clinical complications, one of which is uremic pruritus, a chronic itching sensation often experienced by patients that impacts their comfort and quality of life. One non-pharmacological intervention that can be applied to address this complaint is the use of olive oil as a natural moisturizer, which functions to reduce pruritus and improve skin condition. This study aims to describe the administration of olive oil to chronic kidney failure patients at risk of skin integrity impairment. The intervention was implemented using a case study method with an Evidence-Based Nursing (EBN) approach on 5 patients. The intervention was performed twice, once a day for 5 minutes. Evaluation was conducted using the Pruritus Severity Scale (PSS) questionnaire. The results showed a significant decrease in pruritus scale and improvement in skin condition after the administration of olive oil. The application of this therapy has been proven effective in reducing the risk of skin integrity disorders in CKF patients undergoing hemodialysis.
Studi Kasus :Pengaruh Akupresur Titik P6 Dan St36 Pada Pasien Kanker Dengan Nausea Kharisna, Dendy; Saharudin, Saharudin; Putra, Ifon Dwiposwana; SS, Tison
Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 No. 2 2025
Publisher : Yayasan Healing and Healthcare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jkkhc.v3i2.118

Abstract

Nausea and vomiting are common side effects that plague cancer patients during chemotherapy, risking anorexia, dehydration, electrolyte disturbances and decreased quality of life. The treatment can be done pharmacologically and nonpharmacologically, one of which is acupressure at points P6 and ST36. This study aims to determine the effectiveness of acupressure in reducing nausea in cancer patients undergoing chemotherapy. The study was conducted in the Tulip room of Arifin Achmad Hospital, Riau Province in July 2025 with a pre-test and post-test design involving one cancer patient who received the intervention for three consecutive days within ±1-2 minutes. The results showed a significant reduction in the level of nausea based on the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI). The Numeric Rating Scale (NRS) score showed a decrease from 4 (moderate) to 2 (mild). Other symptoms such as urge to vomit, decreased appetite, and pallor also improved after the intervention. These findings support the use of acupressure as an effective nonpharmacological complementary therapy, and are recommended to be considered in nursing practice, whether performed independently by patients or with the help of health workers.
Studi Kasus: Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari pada Pasien Fraktur Post ORIF untuk Mengatasi Nyeri Akut Dedek Febrianti Lestari; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Tison S S
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wg5edr55

Abstract

Fraktur merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering menimbulkan nyeri akut pasca tindakan operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF). Nyeri yang tidak ditangani secara optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Teknik relaksasi genggam jari adalah salah satu intervensi nonfarmakologis yang mulai banyak dikembangkan sebagai upaya penanganan nyeri akut pada pasien post ORIF. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada pasien fraktur post ORIF di Ruang Gardenia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satu pasien dengan intervensi teknik relaksasi genggam jari selama tiga hari, masing-masing tiga kali sehari. Instrumen pengukuran menggunakan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) dan pain scale using faces. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 2 setelah dilakukan intervensi. Selain itu, teknik ini juga berdampak positif terhadap penurunan tanda-tanda nyeri lain, seperti gelisah, frekuensi nadi, dan tekanan darah. Temuan ini memperkuat bukti bahwa teknik relaksasi genggam jari efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam mengatasi nyeri akut pada pasien fraktur post ORIF. Dengan demikian, teknik ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu pilihan terapi tambahan di tatanan klinik keperawatan untuk mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan kenyamanan selama proses perawatan.
Pemberian Aromaterapi Ginger Oil pada Pasien Kanker dengan Masalah Keperawatan Nausea Putri, Fadlun Apsari; Kharisna, Dendy; Putra, Ifon Disposwana; SS, Tison
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1nx61v46

Abstract

Pasien kanker cenderung mengalami permasalahan berupa mual dan muntah. Oleh karena itu, perlu diberikan penanganan untuk mengatasi keluhan mual dan muntah termasuk dengan menggunakan terapi komplementer. Salah satu terapi yang dapat digunakan yaitu aromaterapi. Aromaterapi dengan ekstrak ginger oil dapat memberikan dampak yang menenangkan dan menyejukkan bagi tubuh kita. Ginger oil mengandung zat seperti zingiber dan zingiberol yang memiliki sifat antiemetik dan membantu menghentikan mual dan muntah pasca melakukan kemoterapi. Tujuan untuk penerapan pemberian aromaterapi ginger oil pada pasien kanker dengan masalah keperawatan nausea di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Pelaksanaan Evidence Based Practice Nursing (EBN) yang dilakukan adalah pemberian aromaterapi ginger oil pada pasien dengan masalah keperawatan nausea di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dilakukan selama 3 hari, dengan frekuensi 1x/hari pada sore hari menggunakan diffuser yang memudahkan pasien dalam menghirup. Pelaksanaan EBN ini dilakukan pada 2 pasien di ruangan dahlia menggunakan lembar observasi. Hasil penerapan menunjukkan pada kedua pasien terjadi perubahan meliputi manajemen mual, didapatkan mual muntah sudah mulai berkurang, pasien lebih rileks dan lebih nyaman setelah diberi aromaterapi ginger oil, skala pasien satu yakni 30 mm (kategori ringan) skala pasien kedua 20 mm (kategori ringan). Pemberian aromaterapi ginger oil dikolaborasikan dengan pemberian ondansentron. Direkomendasikan kepada perawat untuk mengintegrasikan aromaterapi ginger oil sebagai bagian dari tindakan mandiri keperawatan, serta kepada pasien untuk menggunakannya sebagai salah satu upaya menurunkan keluhan mual yang dialami.
Co-Authors 'Irfan, M. Zul Adelia, Gita Adeliana Adeliana Adila Amelia Putri Aini, Fitri Alfianur Alfianur Alfianur Alfianur Ananda Evi Yunita Andriyadi, Dusi Angga Arfina Angga Arfina Angga Arfina Angga Arfina Anjani, Cici Arfina, Angga Aryantiningsih, Dwi Sapta Aryatiningsih, Dwi Sapta Aulia Tasya, Venesha Ayu Azzahra Djohan Azhar, Bayu Azzyati, Livia Dwi Bayu Azhar Chatrin Natalia Chintia Anisa Rahmadhani Cindy Claudia, Cindy Cindy Febriyeni Cindy Seyra Dedek Febrianti Lestari Delviana Safitri Desti Puswati Deswinda Deswinda Deswinda Devi Andriyani Devita, Yeni Dewi Marsela Dewi Rafina Hastuti Dewi, Sarina Dinda Nurannisa Dini Maulinda Donny Hendra Dyna, Fitri Dyna, Fitri Eka Malfasari Elmina Safitri , Syahwa Elwina, Nur Epriyanti, Lesti Erica, Linda Fatmawati Zagoto Febtrina, Rizka Firmansyah, Dimas Fitriani, Iyang Maisi Fitriani, Iyang Maisi Gulo, White Asmara Gustiana Dwi Andini hasanah, Ulfa Hastuti, Dewi Rafina Helsa Muthia Angesti Helwiyah Ropi Herniyanti, Rina Hidayatunnisa Qusthia Leni Rafina Juliarif Liani, Mia Karina M. Zul’irfan Maharani, Ade Mardiansyah Mardiansyah Mardianti Mardianti, Mardianti Mariska Dita Pratiwi Maryuni, Tuti Masyita, Siti Maulinda, Dini Mercy Putri Ayu Silvia Zeaga Muhammad Ridho Nadila Savitri Nastiti, Retno Ningrum, Uci Widya Nita, Yureya Noviamesti, Salsabila Novita, Yoli Nursa’adah, Tengku Nurul Hafiza Nurul Rafina Rahmadani Paquita Jafier Herrin parlin, winda Pratiwi, Marselia Yuli Putra, Ifon Disposwana Putra, Ifon Driposwana Putra, Ifon Dwiposwana Putri, Fadlun Apsari Putri, Suci Indah Rahma, Arifa Rahmadani, Nelza Rahmi, Fadhila Rama Danita, Putri Ramadhan, Rayhan Rika Sri Wahyuni Riska Dwi Mai Yulinda Rizka Febtrina Rizka Febtrina Rizka Febtrina Rizki Ananda, Muhammad Roganti, Jhonata Roni Saputra Safitri, Delviana Sahara, Puja Saharudin Saharudin Saputra, Rahmat Simarmata, Tatar Jaya Siti Nurjanah Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti SS, Tison Stephanie Dwi Guna Tatar Jaya Simarmata Tengku Syahrizal Tison S S Tison SS Tuz Zuhriyah , Laila Ulfa Hasana Ulfa Hasanah Urip Rahayu Veni Dayu Putri Wan Nisfha Dewi Wardah Wardah Wardah Wardah, Wardah Widia Lestari Widiya Anggraini Witarniyanti Lase, Reni Wongsawang, Nongnuch Wulan Sari, Wulan Yendri, Naspi Yeni Devita Yulinda, Riska Dwi Mai Yureya Nita Yureya Nita Zalfi, Nadif Zul’ Irfan, M. ’Irfan, M. Zul