p-Index From 2021 - 2026
8.113
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners Indonesia Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal Kreativitas PKM Indonesian Trust Health Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Health Care : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Kesehatan Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences The Journal of Palembang Nursing Studies Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Journal of Public Health Concerns DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Riset Informasi Kesehatan Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Journal Healthcare Education Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Indonesian Trust Health Journal Science: Indonesian Journal of Science Mesada: Journal of Innovative Research World Health Digital Journal (wolgitj) Bida: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENGGUNAAN TABIR SURYA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER KULIT PADA REMAJA DI PONDOK MODERN AL-KAUTSAR PEKANBARU Arfina, Angga; Kharisna, Dendy; Yanti, Sri; Febtrina, Rizka; Azhar, Bayu; Hasanah, Ulfa
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i2.2226

Abstract

Skin cancer is one type of neoplasm that can be violent. One factor that can contribute to the occurrence of skin cancer is exposure to ultraviolet (UV) rays. Adolescents are an age group that has the potential to be exposed to UV rays longer and with high intensity. The use of sunscreen is recommended to prevent skin cancer due to UV exposure. The recommended use of sunscreens especially those containing SPF 30 or more. Providing education can increase knowledge and awareness in adolescents to prevent skin cancer and use sunscreen when outdoors. This community midwifery activity will be carried out in November 2023 at Pondok Modern Al-Kautsar Pekanbaru. The activity carried out was education to 30 teenagers about the use of sunscreen as an effort to prevent skin cancer. The activity was carried out first with a pre-test then continued with the presentation of material for 60 minutes and after that post test about skin cancer and the use of sunscreen. The results of activities in students and students there was an increase in skin cancer and the benefits of sunscreen in the prevention of skin cancer. It is expected for adolescents who will do outdoor activities to always use sunscreen according to recommendations to reduce the risk of skin cancer.
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU Arfina, Angga; Febtrina, Rizka; Kharisna, Dendy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 20, No 1 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v20i1.1352

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu risiko utama penyakit penyakit kardiovaskular dengan keluhan untama terjadinya peningkatan tekanan darah. Tujuan terapi hipertensi adalah menormalkan tekanan darah, mengurangi faktor risiko serta mengontrol perkembangan hipertensi. Slow deep breathing adalah salah satu alternatif non farmakologis yang dapat membentu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain quasi eksperiment pre and post test without control. Sampel dalam penelitian adalah penderita hipertensi 30 orang yang dilakukan secara non probability dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi slow deep breathing. Latihan slow deep breathing dilakukan dengan latihan napas 6-10 kali per menit selama 10 menit sebanyak 2 kali sehari dalam 1 minggu. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan spygmomanometer digital. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji T dependen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistole sebelum dan sesudah menurun dari 172,7 mmHg menjadi 157,0 mmHg. Tekanan darah rata-rata diastole menurun sebelum dan sesudah dari 98,0 mmHg menjadi 91,2 mmHg. Hasil uji T diperoleh p value 0,000 artinya secara statistik ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi slow deep breathing. Latihan slow deep breathing dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologis yang dapat membantu penurunanan tekanan darah sehingga dalam pemberian asuhan keperawatan perawat dapat menjadikan slow deep breathing sebagai salah satu intervensi keperawatan.
PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL Kharisna, Dendy; Novita, Yoli; Wardah, Wardah; Arfina, Angga; Febtrina, Rizka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 21, No 1 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v21i1.1753

Abstract

Kolesterol yang tinggi menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya penyakit tidak menular di masyarakat. Data menunjukkan masih banyak penderita hiperkolesterolemia di Indonesia. Hal ini dapat berdampak terhadap tingginya angka kejadian dan munculnya berbagai masalah kesehatan pada kardiovaskular. Oleh karena itu, penting untuk menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol pada penderitanya. Saat ini, ada beberapa terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk membantu penurunan kadar kolesterol, salah satunya melalui terapi bekam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi bekam terhadap penurunan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sehat Medina Pekanbaru dengan melibatkan 25 orang responden yang diambil menggunakan accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat terapi bekam dan alat strips autocheck kolesterol merk Easy Touch GCU yang telah dikalibrasikan dan dalam kondisi yang baik. Data yang dikumpulkan berupa kadar kolesterol responden sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) diberikan terapi bekam melalui lembar observasi. Terapi bekam sendiri diberikan oleh praktisi Rumah Sehat Medina Pekanbaru selama lebih kurang 45 menit. Hasil penelitian didapatkan p value 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan antara rerata kolesterol sebelum dan sesudah diberikan terapi bekam. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pemberian terapi bekam terhadap penurunan kadar kolesterol sebesar 37,56. Penelitian ini merekomendasikan penderita hiperkolesterolemia agar melakukan terapi bekam secara rutin untuk membantu menurunkan kadar kolesterol ke level normal.
Penerapan Pemberian Olive Oil Terhadap Risiko Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ayu Azzahra Djohan; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Dini Maulinda
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.158

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya risiko gangguan pada integritas kulit. Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan olive oil dalam memperbaiki risiko gangguan integritas kulit. Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini menggunakan metode Studi Kasus. Penerapan Evidence Based Practice dilakukan diruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada tanggal 20-22 Januari 2025. Jumlah pasien yang terlibat dalam penerapan Evidence Based Practice ini sebanyak 2 orang pasien diabetes melitus yang memiliki masalah keperawatan risiko gangguan integritas kulit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar observasi dan menggunakan alat Digital Skin Analyzer. Tindakan terapi Evidence Based ini dilakukan meggunakan penerapan olive oil yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dalam frekuensi 2 kali penerapan.  Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan kelembaban kulit yang signifikan setelah dilakukan penerapan olive oil. Pada pasien 1 didapatkan nilai kelembaban kulit mengalami peningkatan dari 33% menjadi 48%, sedangkan pada pasien 2  terjadi peningkatan dari 30% menjadi 45%. Kondisi kulit yang semula berada dalam kategori sangat kering meningkat menjadi kategori lembap setelah intervensi. Kesimpulan penelitian bahwa Olive oil efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah gangguan kerusakan integritas kulit pada pasien diabetes melitus.
OPTIMALISASI FUNGSI UKS MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA SISWA TINGKAT SMP Dendy Kharisna; Nurma Sela; Delviana Safitri
Bida: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Bida: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/bida.v2i1.30

Abstract

Pertolongan pertama merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menangani kondisi darurat guna mencegah cedera lebih lanjut, kecacatan, bahkan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMP IT Dar Al-Ma’arif Pekanbaru mengenai pertolongan pertama melalui pendekatan edukatif dan simulatif. Sebanyak 107 siswa dan beberapa guru terlibat aktif dalam kegiatan ini, dengan materi utama meliputi penanganan pingsan, luka ringan, mimisan, dan tersedak (choking). Edukasi dilakukan melalui penyampaian teori dan praktik langsung, termasuk teknik membalut luka, manuver Heimlich, serta penanganan korban pingsan. Penilaian dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berbasis kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana persentase siswa dengan kategori pengetahuan “Sangat Baik” meningkat dari 0% menjadi 90,65% setelah pelatihan, sementara kategori “Kurang Baik” menurun menjadi 0%. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri dan keterampilan praktis mereka. Edukasi pertolongan pertama diharapkan menjadi program berkelanjutan yang dapat diterapkan secara luas, guna membentuk budaya tanggap darurat sejak usia dini dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan peduli terhadap keselamatan bersama. First aid is a vital initial emergency response to prevent further injury, disability, or death. This community service initiative aimed to enhance the knowledge and skills of students at SMP IT Dar Al-Ma’arif Pekanbaru regarding first aid through educational and simulation-based approaches. One hundred seven students and several teachers participated in the program, covering key topics such as managing fainting, minor wounds, nosebleeds, and choking. The sessions combined theoretical instruction with hands-on simulations, including wound dressing techniques, the Heimlich maneuver, and procedures for unconscious individuals. Students’ knowledge was assessed using pre-test and post-test questionnaires. The results showed significant improvement, with the percentage of students with “Very Good” knowledge rising from 0% to 90.65% after the training, while the “Poor” category dropped to 0%. This activity improved students’ understanding and preparedness for emergencies in the school environment and boosted their confidence and practical health skills. First aid education is expected to become a sustainable program that can be widely implemented, fostering a culture of early preparedness and contributing to a safer, more responsive school and community environment.
Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Peer Group Bagi Pemuda Desa Sendayan Dendy Kharisna; Angga Arfina; Ulfa Hasana; Wardah; Zahratul Husna; Eny indarti; Eka Putri Cantika Ramadani
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1835

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang kerap terjadi di Desa Sendayan dan menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang signifikan. Pemuda memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam upaya mitigasi bencana, namun belum terlibat secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemuda mengenai bahaya banjir serta tindakan mitigasi yang dapat dilakukan. Pendekatan peer group digunakan dengan melibatkan pemuda sebagai fasilitator pembelajaran untuk memperkuat partisipasi dan efektivitas edukasi. Tahapan kegiatan meliputi pengumpulan data awal melalui kuesioner dan wawancara, penyusunan program edukasi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi yang dilakukan dengan analisis kuantitatif data pengetahuan peserta pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta dari rerata 41 menjadi 81, terutama terkait pemahaman konsep bencana dan risiko banjir, dampak terhadap kesehatan langkah kesiapsiagaan, serta peran pemuda dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan peer group efektif dalam mendorong keterlibatan aktif pemuda sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan pemuda dalam program mitigasi bencana berbasis komunitas, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Penerapan Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Mellius Dengan Masalah Keerawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruangan Kenanga I RSUD Arifin Achmad Uci Widya Ningrum; Sri Yanti; Dendy Kharisna; Ulfa Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1947

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik kronis yang sering disertai komplikasi seperti hiperglikemia, neuropati, dan perfusi perifer tidak efektif. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah perifer adalah Buerger Allen Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan berbasis Evidence Based Practice (EBP) melalui latihan Buerger Allen Exercise pada pasien DM dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua pasien di Ruang Kenanga I RSUD Arifin Achmad. Intervensi dilakukan selama empat hari dengan frekuensi satu kali per hari, masing-masing selama 15 menit. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nilai indeks Ankle Brachial Index (ABI) dari 0,8 menjadi 1,0 pada pasien pertama dan dari 0,7 menjadi 0,9 pada pasien kedua. Selain itu, terjadi penurunan skala nyeri, peningkatan sensitivitas kaki, dan akral menjadi hangat setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa Buerger Allen Exercise efektif dalam memperbaiki aliran darah ke ekstremitas bawah dan mengurangi gejala neuropati perifer. Intervensi ini dapat dijadikan rujukan klinis untuk perawat dalam menangani masalah perfusi perifer pada pasien DM dengan pendekatan yang aman dan mudah dilakukan secara mandiri.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI M. Zul Irfan; Radja Kurniawan Lubis; Dendy Kharisna; Gita Adelia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8529

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan fisik rumah. Kondisi ventilasi, pencahayaan alami, kelembapan udara, suhu, dan kepadatan hunian berperan dalam penularan Mycobacterium tuberculosis di lingkungan tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB Paru yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Jumlah responden sebanyak 54 orang pada kelompok kasus. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pengukuran langsung kondisi lingkungan fisik rumah responden menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji statistik Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi ventilasi rumah dengan kejadian TB Paru (p-value = 0,00), kelembapan udara dengan kejadian TB Paru (p-value = 0,00), suhu rumah dengan kejadian TB Paru (p-value = 0,00), serta kepadatan hunian dengan kejadian TB Paru (p-value = 0,00). Sementara itu, pencahayaan alami rumah tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian TB Paru (p-value = 0,21). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sebagian besar faktor lingkungan fisik rumah, yaitu ventilasi, kelembapan udara, suhu, dan kepadatan hunian, berhubungan dengan kejadian TB Paru, sedangkan pencahayaan alami tidak berhubungan secara signifikan. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif terkait perbaikan kualitas lingkungan fisik rumah sebagai bagian dari pengendalian TB Paru di Masyarakat.
Perancangan Aplikasi D-Estima: Estimator Tinggi dan Berat Badan Pasien Berbasis Digital Dendy Kharisna; Rahmat Saputra; Iyang Maisi Fitriani; Ade Maharani; Dimas Firmansyah; Jhonata Roganti; Rayhan Ramadhan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50070

Abstract

Tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) merupakan parameter utama dalam antropometri yang banyak digunakan untuk menetapkan status kesehatan seseorang khususnya dalam penghitungan indeks massa tubuh (IMT), skrining gizi, penghitungan dosis obat dan kebutuhan cairan pasien. Pada situasi tertentu sulit menentukan berat dan tinggi badan pasien, terutama pada pasien yang tidak dapat berdiri, tidak sadarkan diri, atau mengalami keterbatasan fisik. Ditambah lagi mahalnya bed elektrik full-set dan minimnya sarana atau alat yang sederhana untuk membantu menilai berat dan tinggi badan pasien yang tidak dapat diukur secara langsung. Hingga saat ini belum tersedia aplikasi berbasis digital yang mampu mengestimasi TB dan BB pasien secara cepat dan sederhana tanpa menggunakan perangkat aplikasi khusus. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan aplikasi D-Estima sebagai estimator TB dan BB pasien secara otomatis berdasarkan parameter jenis kelamin, lingkar lengan atas (LILA) dan panjang ulna atau lengan. Metode penelitian ini adalah Research And Development (R&D) menggunakan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Model penelitian dimulai dari tahap analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian ini yaitu aplikasi D-Estima yang sudah dapat digunakan untuk mengestimasi tinggi badan berdasarkan formula Ilayperuma dan berat badan pasien berdasarkan formula Crandals, Cattermole, dan juga Gibson. Aplikasi ini dapat dijalankan dengan baik, tidak ditemukan adanya error atau bug saat digunakan. Aplikasi ini tidak membutuhkan server khusus sehingga tetap ringan dan bisa digunakan tanpa koneksi internet. Aplikasi ini menjadi menjadi solusi yang mudah digunakan dan praktis serta bermanfaat bagi perawat dalam menghitung estimasi tinggi dan berat badan pasien di pelayanan kesehatan.
Co-Authors 'Irfan, M. Zul Ade Maharani Adelia, Gita Adeliana Adeliana Adila Amelia Putri Aini, Fitri Alfianur Alfianur Alfianur Alfianur Ananda Evi Yunita Andriyadi, Dusi Angga Arfina Angga Arfina Angga Arfina Angga Arfina Anjani, Cici Arfina, Angga Aryantiningsih, Dwi Sapta Aryatiningsih, Dwi Sapta Aulia Tasya, Venesha Ayu Azzahra Djohan Azhar, Bayu Azzyati, Livia Dwi Bayu Azhar Chatrin Natalia Chintia Anisa Rahmadhani Cindy Claudia, Cindy Cindy Febriyeni Cindy Seyra Dedek Febrianti Lestari Delviana Safitri Delviana Safitri Desti Puswati Deswinda Deswinda Deswinda Devi Andriyani Devita, Yeni Dewi Marsela Dewi Rafina Hastuti Dewi, Sarina Dimas Firmansyah Dinda Nurannisa Dini Maulinda Donny Hendra Dyna, Fitri Dyna, Fitri Eka Malfasari Eka Putri Cantika Ramadani Elmina Safitri , Syahwa Elwina, Nur ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Eny indarti Epriyanti, Lesti Erica, Linda Fatmawati Zagoto Febtrina, Rizka Fitriani, Iyang Maisi Fitriani, Iyang Maisi Gita Adelia Gulo, White Asmara Gustiana Dwi Andini hasanah, Ulfa Hastuti, Dewi Rafina Helsa Muthia Angesti Helwiyah Ropi Herniyanti, Rina Hidayatunnisa Qusthia Iyang Maisi Fitriani Jhonata Roganti Leni Rafina Juliarif Liani, Mia Karina M. Zul Irfan M. Zul’irfan Mardiansyah Mardiansyah Mardianti Mardianti, Mardianti Mariska Dita Pratiwi Maryuni, Tuti Masyita, Siti Maulinda, Dini Mercy Putri Ayu Silvia Zeaga Muhammad Ridho Nadila Savitri Nastiti, Retno Nita, Yureya Noviamesti, Salsabila Novita, Yoli Nurma Sela Nursa’adah, Tengku Nurul Hafiza Nurul Rafina Rahmadani Paquita Jafier Herrin parlin, winda Pratiwi, Marselia Yuli Putra, Ifon Disposwana Putra, Ifon Driposwana Putra, Ifon Dwiposwana Putri, Fadlun Apsari Putri, Suci Indah Radja Kurniawan Lubis Rahma, Arifa Rahmadani, Nelza Rahmat Saputra Rahmi, Fadhila Rama Danita, Putri Rayhan Ramadhan Rika Sri Wahyuni Riska Dwi Mai Yulinda Rizka Febtrina Rizka Febtrina Rizka Febtrina Rizki Ananda, Muhammad Roni Saputra Safitri, Delviana Sahara, Puja Saharudin Saharudin Simarmata, Tatar Jaya Siti Nurjanah Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti Sri Yanti SS, Tison Stephanie Dwi Guna Tatar Jaya Simarmata Tengku Syahrizal Tison S S Tison SS Tuz Zuhriyah , Laila Uci Widya Ningrum Ulfa Hasana Ulfa Hasanah Ulfa Hasanah Veni Dayu Putri Wan Nisfha Dewi Wardah Wardah Wardah Wardah, Wardah Widia Lestari Widiya Anggraini Witarniyanti Lase, Reni Wongsawang, Nongnuch Wulan Sari, Wulan Yendri, Naspi Yeni Devita Yulinda, Riska Dwi Mai Yureya Nita Yureya Nita Zahratul Husna Zalfi, Nadif Zul’ Irfan, M. ’Irfan, M. Zul