Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA Kiptiah, Mariatul
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.12

Abstract

Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan. Kebijakan yang “ pro-kaum miskin” sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
Motivasi Keterwakilan Perempuan dalam Politik Pada Pemilu Legislatif Di Kabupaten Tanah Laut Kiptiah, Mariatul
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v5i1.45

Abstract

Keterwakilan perempuan dalam pemilu legislatif merupakan proses demokrasi dimana partai-partai politik memberikan otoritas bagi perempuan untuk membuat kebijakan yang berorientasi dalam pemenuhan hak-hak perempuan khususnya kesetaraan gender. Gambaran demokrasi dalam politik dilakukan melalui motivasi bagi para calon legislatif perempuan sebagai pemenuhan hak keterwakilan perempuan di politik pada saat nanti terpilih sebagai wakil rakyat dalam membawa aspirasi masyarakat dan membawa arah kebijakan pembangunan bagi daerah. Penelitian ini menggunakan analisis deskripsi kualitatif (cualitative research approach) dengan cara pengumpulan data survei, wawancara mendalam, pembagian kuesioner terhadap responden yang diteliti sebanyak 6 anggota legislatif incumbent dan 10 orang caleg terdaftar sebagai DCT oleh KPU. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pendapat para responden dalam menentukan motivasi caleg perempuan dengan menggunakan Statistical Package For Social Science (SPSS). Adapun hasil penelitian yang dilakukan bahwa persentase keterwakilan perempuan dalam pemilu yang dilaksanakan dalam waktu 5 tahun sekali mengalami peningkatan dari pemilu 1992-1999 sebesar 9.2%, pemilu 1999-2004 sebesar 11, 8%, tahun 2004-2009 sebesar 18,2% dan 2009-2014 sebesar 17,3%. Ini menggambarkan bahwa refresentasi partisipasi keterwakilan caleg perempuan mengalami kenaikan dalam pemilu. Jumlah partisipasi pemilih perempuan dikabupaten Tanah Laut serta motivasi Caleg perempuan dalam pemenuhan kouta 30 persen dalam kategori tinggi dengan persentase 100%. Artinya caleg perempuan di Tanah Laut sudah memiliki strategi untuk mendapatkan perolehan suara dalam persaingan pemilu legislatif sesuai dengan daerah pemilihan masing-masing. Kata Kunci: Motivasi, Keterwakilan Perempuan, Pemilu Legislatif
Karateristik Kecepatan dan Debit Aliran pada Sungai Alami menggunakan Six-Tenths Method (Studi Kasus Sungai Pondok Gong Km. 33, Kabupaten Samboja) Giarto, Rahmat Bangun; Kiptiah, Mariatul; Zega, Feriaman; Zubran, Azan; Yusuf, Muhammad Reynaldi
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 2 September 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i2.21198

Abstract

Sungai Pondok Gong merupakan salah satu sungai alami yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya pada Kecamatan Samboja Barat Kilometer 33 yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan transportasi, irigasi pertanian dan sebagainya. Sungai memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga kecepatan aliran dan debit setiap sungai akan berbeda. Kecepatan aliran diperlukan dalam perencanaan bangunan dalam bidang keiaran. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik aliran seperti kecepatan aliran dan debit aliran pada Sungai Pondok Gong dengan menggunakan metode six-tenths method. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan aliran maksimal berada pada kedalaman maksimal, dengan kecepatan aliran maksimal per titik yakni 0,1234 m/s dengan kedalaman 1,34 m berada pada cross-section 4 berada pada tengah sungai. Kedalaman sungai berbanding lurus terhadap kecepatan aliran, dimana semakin dalam sungai, semakin cepat pula kecepatan alirannya, sedangkan kecepatan aliran dan debit aliran memili korelasi yang erat, dimana semakin besar kecepatan aliran semakin besar pula debit aliran, hal ini ditunjukan dengan nilai R-square 0,98.
The Implementation of Job Safety and Occupational Health at PT. Wijaya Karya, based on Characteristics of Worker Angow, Delicia; Irawan, Candra; Kiptiah, Mariatul
Nusantara Civil Engineering Journal Vol 1 No 1 (2002): Nusantara Civil Engineering Journal
Publisher : Civil Engineering Dept, Balikpapan State Polytechnics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.662 KB) | DOI: 10.32487/nuce.v1i1.384

Abstract

Occupational health and safety is one important aspect in a company so that the company can minimize a work accident, where in case of a work accident then it can hamper the productivity of employees. The purpose of this study is to determine the application of occupational safety and health on the productivity of employees and how the influence of which is given of the application. This research method using quantitative analysis with the data analysis technique used is the analysis of descriptive statistics. In the analysis descriptive statistics variable values obtained for the variable health & Safety is equal to 3.62 which means very high then on the productivity variable that is equal 3,47 that is very high. It can be concluded that has been conducted on the application of occupational safety and health thereby increasing employee productivity.
Internalisasi Literasi Politik Bagi Pemilih Pemula Melalui Mata Pelajaran PPKn Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Banjarmasin Matnuh, Harpani; Fahlevi, Reja; Kiptiah, Mariatul; Annisa, Fatimah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i1.19469

Abstract

Literasi politik mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap politik dari isu-isu kecil hingga pengaruh dalam pengambilan keputusan, khususnya pada pemilih pemula. SMK Negeri 5 Banjarmasin sebagai salah satu sekolah yang memiliki jumlah siswa sekitar 2500 siswa. Sangat berpotensi menghasilkan peserta pemilih pemula dalam jumlah cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) internalisasi literasi politik tentang peran partai politik dalam pemilu, (2) menganalisis literasi informasi politik, (3) kemampuan berpartisipasi dalam kegiatan politik pemilu. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan mewawancarai enam orang informan menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria siswa yang tertarik dan tidak tertarik terhadap politik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan reduksi data, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Guru PPKn di SMK Negeri 5 Banjarmasin berhasil meningkatkan literasi politik siswa dengan memberikan pemahaman tentang peran partai politik dalam pemilu. (2) Guru PPKn membentuk strategi untuk mengajak siswa dalam menganalisis informasi politik yang sedang berkembang di media sosial. (3) Guru PPKn menggunakan cara dan strategi dengan memberikan penayangan video edukasi sikap warga negara yang baik secara aktif dalam ikut serta kegiatan politik seperti kegiatan pemilu di negara. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa mata pelajaran PPKn mengenai literasi politik pemilu bagi pemilih pemula yang diberikan guru pendidik sudah memberikan dampak baik terhadap siswa pemilih pemula sehingga sebagian besar pemilih pemula tertarik dan memiliki wawasan literasi politik, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang kurang tertarik pada politik dan pemilu.
Pengaruh Pemberian Media Kartu Angka Bergambar Terhadap Peningkatan Pemahaman Dalam Berhitung Perkalian Sederhana Anak Tuna Rungu Di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanah Bumbu Kiptiah, Mariatul; Juniawan, Herdy; Purnama Atmaja, Bayu
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v5i1.5189

Abstract

Latar Belakang anak tunarungu adalah anak yang mengalami gangguan pendengaran, baik sebagian maupun seluruhnya yang sangat berdampak dalam kehidupannya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media kartu angka bergambar terhadap kemampuan berhitung perkalian sederhana anak tunarungu. Metode dalam penelitian ini menggunakan pre experimental desain. Sampel dalam penelitian sebanyak 11 orang. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilxocon.          Hasil penelitian sebelum diberikan media kartu angka bergambar terdapat hampir seluruhnya (81,8%) kemampuan berhitung perkalian sederhana anak tunarungu kurang dan sesudah diberikan sebagian besar (63,6%) kemampuan berhitung perkalian sederhana anak tunarungu baik. Penelitian ini menggunakan uji wilxocon menunjukan nilai p-value 0,002 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh media kartu angka bergambar terhadap kemampuan berhitung perkalian sederhana anak tunarungu. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian media kartu angka bergambar terhadap peningkatan pemahaman dalam berhitung perkalian sederhana anak tuna rungu di sekolah luar biasa SLB Negeri Tanah Bumbu tahun 2023. Disarankan kepada pihak SLB Negeri Tanah Bumbu untuk dapat memanfaatkan media kartu angka bergambar sebagai media pengembangan pembelajaran dalam berhitung perkalian sederhana pada anak tunarungu.
Mengembangkan Keterampilan Sosial pada Anak Usia Dini: Studi tentang Komunitas di Daerah Tepi Sungai di Banjarmasin, Indonesia: Developing Social Skills in Early Childhood: A Study of Riverside Communities in Banjarmasin, Indonesia Mariatul Kiptiah
Society Vol 11 No 2 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i2.590

Abstract

This study investigates the development of early childhood social skills within Banjarmasin, Indonesia’s riverside communities. Social skills are crucial for the holistic development of children, facilitating better interaction, cooperation, and communication, which are essential for their personal and social growth. The unique socio-cultural dynamics of the riverside communities in Banjarmasin provide a distinctive environment for examining how these skills are nurtured. Utilizing a qualitative research design, this study aims to comprehend the socio-cultural context, identify specific social skills developed in early childhood, and assess the effectiveness of various community-based initiatives designed to foster these skills. The purposive sampling method was employed to select informants who could provide in-depth and relevant data. Data collection involved a combination of observations, semi-structured interviews, and active participation in community activities, ensuring a comprehensive understanding of the processes involved. The findings reveal that children in these communities enhance their social skills through a learning process deeply embedded in community values, emphasizing interaction and play. Community values, interactive learning, and cultural integration contribute to social skill development. Reinforcing community values such as togetherness, sharing, and mutual respect plays a critical role in socialization. Activities that promote interaction and play are central to developing social skills, with group activities such as cooperative games, creative arts, and storytelling sessions proving particularly effective in encouraging children to work together, communicate effectively, and build confidence. Additionally, the unique Banjar River culture significantly influences social behaviors, with activities specific to the river culture, including riverboat play and traditional storytelling, imparting cultural values and enhancing social competencies among children. The study concludes that leveraging the cultural uniqueness of the Banjar River communities is essential in building social skills in early childhood. Children in Banjarmasin’s riverside communities develop essential social skills more effectively by integrating community values and interactive learning within this cultural context. This research highlights the importance of culturally relevant approaches in early childhood education and suggests that similar methodologies could be adapted to other cultural settings to support social skill development.
Analisis Daur Hidup Usahatani Jagung Pakan Dengan Mekanisasi Terhadap Gas Rumah Kaca (GRK) Di Desa Tambang Ulang, Kalimantan Selatan Darmawan, Muhammad Indra; Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Mawardi, Muhammad Ikhsan
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v11i2.201

Abstract

The development of maize agricultural in Indonesia continues to increase. Along with this, the potential risks in environmental aspects as GHGs will be even greater. The purpose of this study is to identify and measure GHGs in each process flow of maize agriculture and provide recommendations for efficient mitigation efforts against environmental impacts generated by maize agriculture with a semi-automatic system in Tambang Ulang village. The research method used is field research in Tambang Ulang Village with LCA analysis carried out in four stages, definition of objectives and scope, input and output inventory analysis, environmental impact analysis of inventory, and interpretation of results. GHG measurements are carried out using emission factors and energy coefficients, calculations based on the guidelines of the Intergovernmental Panel on Climate Change. The results showed that the GHG emissions produced in the production per ton of maize were 401.12 kg CO2 eq. The largest GHG emissions are produced by urea fertilization with emissions of 51.38% of the total emissions produced. Mitigation recommendations that can be done to reduce GHG emissions are using types of manure with less N amounts and reducing the use of chemical fertilizers; adding organic fertilizers that are more environmentally friendly; and using legume cover crops and N-fixing bacteria as environmentally friendly N sources.  
Peningkatan Kompetensi dan Pembuatan Teknologi Terbaru Beton Porous di Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan SMKN 1 Balikpapan Achmad, Karmila; Sulistyo, Totok; Sunarno, Sunarno; Kiptiah, Mariatul; M. Ain, Mohammad Isram
Abdimas Universal Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v7i1.512

Abstract

The city of Balikpapan has many flood points every year,.Flood events are a priority issue for the Balikpapan City Government, in 2017 there was an increase in flood events by 89 incidents. To solve this problem is to apply the construction with the latest environmentally friendly technology, namely porous concrete so that surface water can seep into the ground and can become a groundwater reserve. Porous concrete is the latest type of concrete technology with high porosity which is applied as a concrete plate which allows rainwater and water from other sources to pass through. Limited facilities and infrastructure, lack of teaching staff relevant to the Construction and Housing Study Program at SMKN 1 Balikpapan School so that they cannot carry out concrete manufacturing and testing because this is a basic competency that every student must have. The activity began by formulating a program that was relevant to the knowledge and research of the PkM team of the Civil Engineering Department of the Balikpapan State Polytechnic and the problems that exist around Balikpanan City. SMKN 1 Balikpapan to carry out follow-up activities or programs to be implemented, activity planning, activity schedules and activity output. The activities were carried out for 2 days which included socialization and practice of making porous concret.
Kesadaran Moral Hidup Berhukum Warga Negara Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Banjarmasin Akhyar, Zainul; Kiptiah, Mariatul; Elmy, Muhammad; Fahlevi, Reja
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10273

Abstract

Kesadaran moral dalam hidup berhukum merupakan salah satu pilar dari kriteria hukum yang baik dan efektif dalam suatu kehidupan bernegara. Jika kesadaran hidup berhukum warga negara rendah, maka akan berdampak pada tingkat kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Kesadaran moral dalam hidup berhukum ini tampaknya terjadi pada fenomena kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor sebagaimana hasil penelitian ini. Sebagian besar informan masih rendahnya terkait dengan pengetahuan dan pemahaman kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, demikian juga aspek keyakinan dan sikap masih sangat rendah. Sebagai akibatnya perilaku mreka cenderung kurang positif terhadap kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Rendahnya kesadaran moral dalam hidup berhukum ini tampaknya perlu perlu disikapi oleh segenap pihak terkait guna dicarikan solusi yang yang tepat untuk memperbaikinya; karena hal itu akan brdampak signifikan terhadap Pembangunan bangsa dan negara.