Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Sadar Pemilu Menjelang Pilkada Pada Komunitas Pemuda Di Kota Banjarmasin Huda, Nurul; Wahyu, Wahyu; Kiptiah, Mariatul; Fahlevi, Reja; Nugroho, Dedy Ari
Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fvehtj04

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk  memberikan pemahaman dan kesadaran kepada pemuda di Kota Banjarmasin akan pentingnya ikut terlibat dan  berpartisipasi dalam pemilihan Kepada Daerah pada tanggal 27 November nanti. Hal ini didasari bahwa populasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerag tahun ini lebih banyak di isi oleh usia Pemuda yakni Usia 17 – 40 Tahun. Melalui pendekatan sosialisasi dan edukasi interaktif, kegiatan ini memberikan informasi tentang Pilkada, peran pemuda dalam pilkada, serta strategi peningkatan kesadaran dalam pilkada. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran di kalangan pemuda di Kota Banjarmasin akan pentingnya posisi mereka dalam keikutsertaan meraka dalam Pilkada tahun 2024 ini. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian akademisi usaha mendorong kesadaran pemuda terhadap politik dengan output meningkatnya angka partisipasi Pemuda di Kota Banjarmasin pada Pilkada tahun 2024 ini.
CIVIC CHARACTER SOCIAL RELATIONS TOWARDS A STRONG NATIONAL UNITY BASED ON BROTHERHOOD Akhyar, Zainul; Elmy, Muhammad; Kiptiah, Mariatul; Huda, Nurul; Hiliadi, Wardiani
International Conference On Social Science Education Vol 2 (2024): 2nd International Conference On Social Science Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j0wt1m66

Abstract

Social relations between citizens need to be developed to the level of "friendship between citizens" or, with another proverb, "brotherly relations" among humans, and brotherhood among citizens. At the governmental level, the basic principle of the formation of friendly relations and brotherhood among citizens must start from the state's legal policies that are fair to all citizens without discriminating against ethnic groups, sects and population groups in all fields of life; then strengthened and encouraged by the example of "goodness" from community leaders and national leaders. Furthermore, at the level of citizen life, the principle of mutual respect between fellow citizens is also an important part of the life of a pluralistic society; and most importantly, each citizen develops an "attitude of doing good things", and it is done to everyone despite different ethnicities, sects and population groups. Social relations between citizens based on togetherness, friendship and maintaining unity among the diversity of tribes, sects and population groups is a fundamental value recommended by the Pancasila philosophy, which in one of its syllables emphasizes "Indonesian Unity", meaning that the Indonesian nation, which has different backgrounds and conditions of its citizens, must unite as a nation, because this unity will encourage the achievement of the goals of life.
Eksistensi Nilai Kewarganegaraan Ekologis Berbasis Kearifan Lokal di Masyarakat Pesisir Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan Kiptiah, Mariatul; Wahyu, Wahyu; Akhyar, Zainul; Elmy, Muhammad; Huda, Nurul
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11364

Abstract

Kebudayaan Indonesia adalah seluruh budaya lokal yang ada di setiap daerah di Indonesia. Eksistensi berarti adanya sesuatu yang ada, sesuatu yang mempunyai kenyataan, sesuatu yang dialami dan menekankan bahwa sesuatu itu ada untuk menjadi sempurna. Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki potensi pariwisata, pertanian, perikanan, dan pertambangan. Penelitian ini bertujuan mendalami fenomena alam dan keberadaan sumber daya alam dalam mengkonstruksi nilai kewarganegaraan ekologis berbasis kearifan lokal di masyarakat pesisir. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir mempraktikkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan pemanfaatan limbah menjadi penghasilan tambahan. Kearifan lokal tercermin dari penggunaan alat tradisional seperti sampan dan jaring, memastikan eksploitasi sumber daya alam tidak merusak lingkungan. Nilai-nilai ini berfungsi sebagai identitas moral masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pemerintah, masyarakat dan para ilmuwan terus berupaya menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat pesisir yaitu gotong-royong dan kerjasama dengan melibatkan generasi muda dalam menciptakan dan memelihara kearifan lokal melalui pendidikan untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga kesadaran terhadap lingkungan hidup.
PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA Kiptiah, Mariatul
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.12

Abstract

Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan. Kebijakan yang “ pro-kaum miskin” sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
Motivasi Keterwakilan Perempuan dalam Politik Pada Pemilu Legislatif Di Kabupaten Tanah Laut Kiptiah, Mariatul
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v5i1.45

Abstract

Keterwakilan perempuan dalam pemilu legislatif merupakan proses demokrasi dimana partai-partai politik memberikan otoritas bagi perempuan untuk membuat kebijakan yang berorientasi dalam pemenuhan hak-hak perempuan khususnya kesetaraan gender. Gambaran demokrasi dalam politik dilakukan melalui motivasi bagi para calon legislatif perempuan sebagai pemenuhan hak keterwakilan perempuan di politik pada saat nanti terpilih sebagai wakil rakyat dalam membawa aspirasi masyarakat dan membawa arah kebijakan pembangunan bagi daerah. Penelitian ini menggunakan analisis deskripsi kualitatif (cualitative research approach) dengan cara pengumpulan data survei, wawancara mendalam, pembagian kuesioner terhadap responden yang diteliti sebanyak 6 anggota legislatif incumbent dan 10 orang caleg terdaftar sebagai DCT oleh KPU. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pendapat para responden dalam menentukan motivasi caleg perempuan dengan menggunakan Statistical Package For Social Science (SPSS). Adapun hasil penelitian yang dilakukan bahwa persentase keterwakilan perempuan dalam pemilu yang dilaksanakan dalam waktu 5 tahun sekali mengalami peningkatan dari pemilu 1992-1999 sebesar 9.2%, pemilu 1999-2004 sebesar 11, 8%, tahun 2004-2009 sebesar 18,2% dan 2009-2014 sebesar 17,3%. Ini menggambarkan bahwa refresentasi partisipasi keterwakilan caleg perempuan mengalami kenaikan dalam pemilu. Jumlah partisipasi pemilih perempuan dikabupaten Tanah Laut serta motivasi Caleg perempuan dalam pemenuhan kouta 30 persen dalam kategori tinggi dengan persentase 100%. Artinya caleg perempuan di Tanah Laut sudah memiliki strategi untuk mendapatkan perolehan suara dalam persaingan pemilu legislatif sesuai dengan daerah pemilihan masing-masing. Kata Kunci: Motivasi, Keterwakilan Perempuan, Pemilu Legislatif
ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA REFINERY PLANT DI PT. X Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.189

Abstract

Mesin berperan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Mesin yang tidak dalam kondisi optimal dapat mengganggu kinerja dalam proses produksi sehingga proses produksi akan terhambat dan target dari produksi tidak akan tercapai. Metode OEE digunakan untuk menghitung keefektifan kinerja mesin dan peralatan secara keseluruhan yang ada di PT. X . Tujuan penelitian ini adalah menganalisa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan komprehensif tentang efektifitas peralatan produksi yang digunakan. Metode pada penelitian ini adalah fishbone diagram dan FMECA (Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis) dimana dengan menggunakan 2 metode yakni metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dan Criticality Analysis. Hasil analisis penelitian dapat diketahui nilai OEE rendah yaitu 84.23% sehingga nilai tersebut belum sesuai yang diharapkan, dimana faktor yang paling dominan adalah measurement, penyebab utamanya yaitu alat ukur tidak dikalibrasi (Temperatur Transmitter, Pressure Transmitter, dan Vacuum Transmitter). PT X sebaiknya dilakukan preventive maintenance yang di perhatikan lagi oleh pihak maintenance seperti pengecekan temperatur transmitter, dan lain–lain
Ekstrakurikuler Wawasan Kebangsaan sebagai Media Penguatan Minat dan Pendidikan Pancasila di Tingkat Sekolah Menengah Atas Ridha, Muhammad Kamil; Kiptiah, Mariatul
PAKAR Pendidikan Vol 23 No 2 (2025): Published in July 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v23i2.788

Abstract

This research is important to see the existence of extracurricular national insight in order to strengthen students' interests, its existence in integrating the content of Pancasila learning into extracurricular activities that make this extracurricular interesting, and this extracurricular is a pilot project that does not yet exist in other schools. This research uses qualitative research methods, with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. The subjects of this research are the principal, extracurricular coaches, and students who are members of extracurricular activities from grade 10 to grade 12. Data analysis techniques with data selection, data presentation and conclusion drawing and by testing data validity through triangulation. The results showed: that interest strengthening was carried out not only relying on internal interests but also stimulating interests that arose due to stimuli from the environment, interests channeled through extracurricular activities were measured to determine the extent to which extracurricular activities could accommodate the interests of students properly seen from the increase in knowledge and abilities of students, and the climate made supportive so that students could channel their interests optimally by presenting a recreative climate without discrimination by optimizing the role of teachers. In conclusion, the presence of this extracurricular activity is able to accommodate the interests of students well, able to integrate with the content of Pancasila Education and optimal support from the school.
ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA REFINERY PLANT DI PT. X Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.189

Abstract

Mesin berperan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Mesin yang tidak dalam kondisi optimal dapat mengganggu kinerja dalam proses produksi sehingga proses produksi akan terhambat dan target dari produksi tidak akan tercapai. Metode OEE digunakan untuk menghitung keefektifan kinerja mesin dan peralatan secara keseluruhan yang ada di PT. X . Tujuan penelitian ini adalah menganalisa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan komprehensif tentang efektifitas peralatan produksi yang digunakan. Metode pada penelitian ini adalah fishbone diagram dan FMECA (Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis) dimana dengan menggunakan 2 metode yakni metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dan Criticality Analysis. Hasil analisis penelitian dapat diketahui nilai OEE rendah yaitu 84.23% sehingga nilai tersebut belum sesuai yang diharapkan, dimana faktor yang paling dominan adalah measurement, penyebab utamanya yaitu alat ukur tidak dikalibrasi (Temperatur Transmitter, Pressure Transmitter, dan Vacuum Transmitter). PT X sebaiknya dilakukan preventive maintenance yang di perhatikan lagi oleh pihak maintenance seperti pengecekan temperatur transmitter, dan lain–lain
Pengelolaan Lingkungan Pada Ekowisata dan Sumber Daya Pesisir di Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Akhyar, Zainul; Kiptiah, Mariatul; Wahyu, Wahyu; Sarbaini, Sarbaini; Adawiyah, Rabiatul; Winarso, Heru Puji; Ruchliyadi, Dian Agus; Elmy, Muhammad; Fahlevi, Reja; Nugroho, Dedy Ari; Huda, Nurul; Hiliadi, Wardiani
Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/xegk2815

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan dalam konteks ekowisata dan pelestarian sumber daya alam pesisir. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman tentang ekowisata berkelanjutan, minimnya partisipasi dalam pengelolaan lingkungan, kurangnya infrastruktur pendukung wisata, serta lemahnya koordinasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana melakukan penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan langsung seperti bersih-bersih pantai, penanaman pohon pesisir, serta pembuatan papan informasi edukatif. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, identifikasi masalah, penyampaian materi (sosialisasi), dialog interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, terbentuknya kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta penguatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya konservasi lingkungan dan pengelolaan kawasan wisata yang ramah lingkungan. Program ini juga berhasil menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari warga lokal, pelaku UMKM, hingga aparat desa dan mahasiswa, yang berperan aktif dalam upaya pelestarian dan pemberdayaan lingkungan berbasis komunitas.
Pelatihan Baca Tulis Latin Dan Hijaiyah Pada Suku Dayak Di Desa Patikalain Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Adawiah, Rabiatul; Wahyu; Kiptiah, Mariatul; Herdianor; Yanti
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i1.55

Abstract

Indikator dari indeks pengembangan sumber daya manusia (Human Development Index) diantaranya adalah masyarakat minimal memiliki kemampuan terbebas dari tributa (buta aksara, hitung dan berbahasa Indonesia). Salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan yang cukup tinggi buta aksaranya adalah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang menempati posisi keempat buta aksara di Kalimantan Selatan. Untuk mengatasi buta aksara di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini tentu memerlukan peran serta semua pihak, termasuk dari unsur Perguruan Tinggi. Melalui program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program studi PPKn FKIP Universitas Lambung Mangkurat diharapkan dapat meminimalisir angka buta aksara, khususnya di desa Patikalain Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, latihan, tanya jawab dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 24 dan 25 Mei 2021, dan dihadiri oleh 20 orang warga. Dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan : (1) Peserta mempunyai motivasi yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran baca tulis baik huruf Latin maupun Hijaiyah; (2) Sebagian besar peserta sudah dapat mengenal huruf Latin dengan baik, dan sebagian sudah mampu untuk membaca walaupun belum lancar; (3) Sebagian peserta sudah mampu mengenal huruf Hijaiyah dengan baik, namun belum mampu untuk merangkainya. Mengingat tingginya minat warga desa Patikalain untuk belajar baca tulis, khususnya untuk huruf Hijaiyah, maka kepada pihak terkait hendaknya bisa melanjutkan kegiatan ini secara terprogram.