p-Index From 2021 - 2026
6.226
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Drying Methods on The Quality of Dragon Fruit Skin Tea Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Agroindustrial Journal Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/aij.v11i1.90154

Abstract

As a co-product, dragon fruit peels still contain polyphenols that can be used as a tea product alternative, requiring an appropriate drying process. Therefore, it is necessary to find a suitable drying method to obtain high-quality dragon fruit peels as tea product ingredients. The aim of this research is to determine the quality of dragon fruit skin tea with different drying methods. This research used an experimental method by using sun drying against the oven as a drying method in the drying stages of the dragon fruit tea skin making process. The dried fruit peels were then characterized by their tannin, flavonoid, vitamin C, and water contents, as well as their hedonic test scores. The results showed that the qualitative results of tannins and flavonoids in dragon fruit peel tea were positive (+), and the vitamin C content of the peel tea was higher when produced in sun-dried (6.6 mg/100g). On the contrary, the water content of dragon fruit peel tea was higher (7%) by oven drying. Based on hedonic tests, the panelists preferred dragon fruit peel tea produced by the sun drying.
The Sustainability Aspect Affecting the Urban Rainwater Harvesting System in Balikpapan City: A Water Supply Adaption Strategies for The Capital City of Nusantara Azmanajaya, Emil; Hermansyah, Hadi; Rus, Tatag Yufitra; Kiptiah, Mariatul; Devi, Suheriah Mulia; Aditya, Angga Wahyu; Paulus, Chaterina Agusta
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.3.627

Abstract

Water conservation efforts are needed to meet increasing water demand (e.g., rainwater harvesting) to help maintain water and environmental sustainability in the present and future. The interdependence of the five components, which comprised 31 factors, was examined in a quick assessment of urban rainwater harvesting. This study aimed to evaluate the sustainability aspect that affects rainwater harvesting based on five sustainability factors. Stages of the research methodology; 1) Preparation of the research area and respondents, 2) Collecting data through survey methods using interview techniques to obtain related data, 3) Conducting data analysis and characterizing the sustainability of rainwater harvesting, using multi-aspect analysis based on developed factors and attributes, and 4) Using two scenarios reasonably sustainable circumstances urban rainwater harvesting variables, adapting management strategies should be developed based on the urban rainwater harvesting sustainability research, which is in a reasonably sustainable environment. The results show that the sustainability status of urban rainwater harvesting in the City of Balikpapan is relatively consistent, with an indicator of 44.77%. Institutional and technological infrastructure are aspects of low sustainability. To raise sustainability status to 'sustainable,’ then choose scenario number 1, that is a realistic scenario in which the 10 sensitive factors are upgraded, thereby raising the sustainability indicator to 65.52%. The most sensitive attributes to be improved are poor groundwater quality, availability of funding for rainwater harvesting, need for roof cleaning, need for collaboration between stakeholders, and reduction of conflict over taking water sources.
ANALISIS LAJU INFILTRASI DENGAN VARIASI PERMUKAAN TANAH DI KOTA BALIKPAPAN Kiptiah, Mariatul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2261

Abstract

Hujan yang jatuh sebagian ada yang meresap kedalam tanah langsung dan melimpas kepermukaan menjadi aliran permukaan. Air yang meresap kedalam tanah ini disebut infiltrasi, kondisi ini membawa dampak air hujan yang turun akan meningkatkan volume aliran permukaan dan menghambat resapan air kedalam tanah sehingga menimbulkan genangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai laju infiltrasi dan mengetahui pengaruh nilai kadar air terhadap nilai laju infiltrasi pada variasi permukaan tanah di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode horton dengan menggunakan data pengukuran langsung dengan menggunakan alat double ring infiltrometer  dan menentukan klasifikasi tanah menggunakan analisa saringan. Nilai laju infiltrasi aktual pada lokasi penelitian adalah 9,60–17,28 cm/jam termasuk dalam ketegori sedang–lambat. Sedangkan nilai curah hujan harian maksimum Kota Balikpapan sepanjang Tahun 2019 sampai dengan bulan Mei Tahun 2020 adalah 73,25 mm dimana ± 56 mm (76%) dari curah hujan akan menjadi aliran permukaan yang mengakibatkan genangan pada saat hujan turun. Pemeriksaan kadar air mempunyai pengaruh besar terhadap nilai infiltarsi  berada pada 8 – 25 %, hal ini menunjukan semakin tinggi kadar air yang terkandung dalam tanah sehingga laju infiltrasi lebih kecil dan semakin rendah nilai kadar air dalam tanah air  maka nilai infiltrasinya besar.Kata kunci: Infiltrasi, Double Ring Infiltrometer, Metode Horton
Pengaruh Variasi Lubang Resapan Biopori Berbahan Organik Rumah Tangga Terhadap Laju Infiltrasi Pada Daerah Rawan Banjir Di Kota Balikpapan Giarto, Rahmat Bangun; Kiptiah, Mariatul
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.797

Abstract

Abstrak Kota Balikpapan akhir-akhir ini menjadi kota yang sering terjadi banjir khususnya di musim hujan. Daerah yang padat penduduk dan kurangnya daerah resapan air serta sistem pengelolaan air yang kurang baik menjadi titik langganan banjir di Kota Balikpapan. Infiltrasi memiliki kemampuan yang terbatas, hal ini diakibatkan oleh kemampuan tanah dalam menyerap air. Kapasitas infiltrasi di daerah perkotaan biasanya tergolong kecil dan menyebabkan genangan air di permukaan tanah setelah terjadi hujan. Penelitian ini akan melakukan pengujian dengan pemanfaatan lubang resapan biopori pada tanah asli dan pada tanah yang diberikan lubang resapan biopori dengan menggunakan alat double ring infiltrometer guna mengukur laju infiltrasi serta menggunakan metode horton. Pada lokasi 1 menunjukkan hasil nilai fc tanpa menggunakan biopori, menggunakan biopori 3 dan biopori 6 secara berturut-turut adalah 0,5 m/jam, 0,6 m/jam dan 0,8m/jam. Sedangkan pada lokasi ke 2 nilai fc tanpa menggunakan biopori, menggunakan biopori 3 dan biopori 6 secara berturut-turut 0.04 m/jam, 0.05 m/jam, fc = 0.07 m/jam. Hasil pengujian menunjukkan akumulasi laju infiltrasi tanah yang diberikan lubang resapan biopori lebih cepat dibandingkan tanah tanpa lubang resapan biopori. Kata kunci: Lubang resapan, metode horton, biopori, laju infiltrasi  Abstract Recently, Balikpapan City often experiences floods, especially in the rainy season. Densely populated areas and lack of water catchment areas as well as poor water management systems are the main causes for flooding in Balikpapan City. Infiltration has a limited ability due to the soil capacity to absorb water. Infiltration capacity in urban areas is usually relatively small and causes waterlogging on the ground surface after rain. This study will test examined the use of biopore  infiltration holes on the (non-treatment soil/original soil) ?? and in soils that are given biopore infiltration holes by using a double ring infiltrometer to measure the infiltration rate and using the Horton method. At location 1, the results of fc values without using biopore, using 3 and 6 biopore are 0.5 m/hour, 0.6 m/hour and 0.8 m/hour, respectively. While at location 2, the fc value without using biopore, using 3 biopore and 6 biopore respectively 0.04 m/hour, 0.05 m/hour, fc = 0.07 m/hour. The test results show that the accumulation of soil infiltration rate using biopore infiltration holes are faster than soil without biopore infiltration holes. Keywords: Absorption hole, horton method, biopore, infiltration rate
Pengendalian Asam Lemak Bebas Crude Palm Oil Di PT. ZXY Dengan Seven Tools Kiptiah, Mariatul; Ilmannafian, Adzani Ghani; Indra Darmawan, Muhammad; Latifah, Noor
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2272

Abstract

PT. ZXY is a company engaged in the processing of palm oil to produce Crude Palm Oil and Palm Kernel. A common problem in crude palm oil factories is a decline in the quality of crude palm oil caused by an increase in free fatty acid content. PT. ZXY has a free fatty acid standard of 3.50%, while the actual free fatty acid content can reach an average of 3.92%, making it necessary to control the quality of free fatty acids. The analysis was conducted using seven tools as aids to identify problems at PT. ZXY and can be used as a basis for improving the CPO production quality control system in the palm oil processing industry. The proposed improvements that can be made to enhance and control employee performance are the need to provide training on the proper implementation of SOPs with easy-to-understand information so that SOPs can be implemented properly.
Pengelolaan Lingkungan Pada Ekowisata dan Sumber Daya Pesisir di Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Zainul Akhyar; Mariatul Kiptiah; Wahyu Wahyu; Sarbaini Sarbaini; Rabiatul Adawiyah; Heru Puji Winarso; Dian Agus Ruchliyadi; Muhammad Elmy; Reja Fahlevi; Dedy Ari Nugroho; Nurul Huda; Wardiani Hiliadi
Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/xegk2815

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan dalam konteks ekowisata dan pelestarian sumber daya alam pesisir. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman tentang ekowisata berkelanjutan, minimnya partisipasi dalam pengelolaan lingkungan, kurangnya infrastruktur pendukung wisata, serta lemahnya koordinasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana melakukan penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan langsung seperti bersih-bersih pantai, penanaman pohon pesisir, serta pembuatan papan informasi edukatif. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, identifikasi masalah, penyampaian materi (sosialisasi), dialog interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, terbentuknya kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta penguatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya konservasi lingkungan dan pengelolaan kawasan wisata yang ramah lingkungan. Program ini juga berhasil menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari warga lokal, pelaku UMKM, hingga aparat desa dan mahasiswa, yang berperan aktif dalam upaya pelestarian dan pemberdayaan lingkungan berbasis komunitas.
Implementasi Pembelajaran PPKn Berbasis Project Based Learning (PjBL) Pada Forum MGMP PPKn Kabupaten Banjar Mariatul Kiptiah; Nurul Huda
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.127

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP/MTs di Kabupaten Banjar dalam mengimplementasikan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL). Pelatihan dilaksanakan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMP/MTs se-Kabupaten Banjar di SMPN 5 Martapura. Metode pelatihan dalam pengabdian masyarakat ini dirancang melalui empat tahapan utama, yaitu pemaparan materi, diskusi interaktif, praktik sederhana yang dipadukan dengan pendampingan, serta evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep, langkah-langkah, dan penerapan PjBL dalam pembelajaran PPKn. Selain itu, guru mampu merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dan menekankan kolaborasi, kreativitas, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat profesionalisme guru PPKn serta mendukung terwujudnya pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan kontekstual di sekolah.
Internalisasi Nilai Kemanusiaan Sebagai Strategi Pencegahan Bullying di SMPN 9 Banjarmasin Darmawati Darmawati; Mariatul Kiptiah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/d7kh6g26

Abstract

This study examines the internalization of humanitarian values as a strategy to prevent bullying at SMPN 9 Banjarmasin. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews with nine informants, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model and validated through triangulation. The findings indicate that empathy is developed through social experiences, teacher role-modeling, and habituation. Social care is reflected in empathy, responsibility, solidarity, and student participation. Pancasila Education contributes significantly to the internalization of these values through active learning methods. The study concludes that the internalization of humanitarian values effectively supports the development of an anti-bullying school culture in accordance with the second principle of Pancasila.
Eksistensi Tradisi Metawa dalam Prespektif Civic Culture pada Masyarakat Mandar di Desa Tanjung Lalak Taskiatun Nisa; Mariatul Kiptiah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/pm6p0v41

Abstract

Civic culture plays an essential role in shaping a harmonious society through values such as mutual respect, politeness, and social responsibility. However, the current wave of globalization and digital technology penetration trigger shifts in social behavior patterns and erode the sustainability of local wisdom. This study aims to analyze the existence of the metawe tradition a local wisdom of greeting and maintaining etiquette from the Mandar ethnic group within the perspective of civic culture in Tanjung Lalak Village, Kotabaru Regency. The method employed is descriptive qualitative, with data source determination techniques through purposive sampling and snowball sampling. Data collection was conducted via observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that the metawe tradition remains alive as an instrument for preserving general politeness through the habits of greeting, bowing the body, and maintaining spoken words. Condition comparison reveals situational tension; prior to the study, the younger generation was considered indifferent due to gadgets, but research revealed they still internalize this value as an "automatic brake" in social interaction, yet hesitate to respond to the changing public sphere. This study suggests formally integrating traditional values into strengthening civic disposition
Effectiveness of the Implementation of the Minister of Education, Culture, Directorate, and Technology Regulation Number 46 of 2023 in Preventing Bullying and Strengthening Gender Equality Muhammad Elmy; Bunyamin Maftuh; Mariatul Kiptiah; Kama Abdul Hakam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v10i3p304-313

Abstract

This study aims to analyze the implementation of anti-bullying and gender equality regulations and their contribution to the internalization of character education values. This study used a descriptive quantitative method supported by qualitative data, using survey instruments and literature reviews. Data are analyzed using the Mazmanian and Sabatier policy implementation framework, ambiguity-conflict theory, and a character education framework. The results of the study indicate that anti-bullying and gender equality regulations have a clear legal basis, but the effectiveness of their implementation varies across schools. The prevalence of bullying remains high, especially in verbal forms at 48.1 percent and relational at 32.7 percent, and gender bias persists. The implementation of anti-bullying policies is experimental, while gender equality tends to be a symbolic implementation. The contribution of regulations is more on the aspects of moral knowing and partly moral feeling, but has not yet touched on moral action. Strengthening teacher capacity is needed through gender bias training, integration of indicators of School-Related Gender-Based Violence and Gender Equality, Disability, and Social Inclusion in national monitoring, and enrichment of practice-based character education.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hakam Acep Supriadi Acep Supriadi Wahyu Adini Nur Karimah, Rizkia Adzani Ghani Ilmannafian Alex Alex angga wahyu aditya Anisha Shahara Annisa, Fatimah Anton Kuswoyo Atmaja, Bayu Purnama Auliah Andika Rukman Azmanajaya, Emil Bambang Agus Kironoto Bambang Yulistiyanto Bangun Giarto Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cahyadi, Tedy Agung Chaterina Agusta Paulus Darmawati Darmawati Dedy Ari Nugroho Devi, Suheriah Mulia Dian Agus Ruchliyadi Eka Sastia Emilia Elly Hasan Sadeli Faridah Faridah Fatimah Fatimah Giarto, Rahmat Bangun Hadi Hermansyah, Hadi Hadiningsih, Eka Frenty Harpani Harpani Harpani Matnuh Herdianor Heru Puji Winarso Hibatullah Millen Aminoto Putra Imelda Yanti Indah Ainun Mutiara Irma Fitriani Juniawan, Herdy Kama Abdulhakam Karmila Achmad Kusumayudha, Sari Bahagiarti M. Ain, Mohammad Isram Maulida hayati Mawardi, Muhammad Ikhsan Muhammad Elmy Muhammad Elmy Muhammad Elmy Muhammad Indra Darmawan Muhammad Lutfi Tantowi Muhammad Ridho Afreza Noor Latifah Nurdiyansyah Nurdiyansyah Nurmawadah Nurmawadah Nurul Huda Nurul Huda Pradana, Ryan Purwanti, Heni Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiyah Ramadani, Ramadani Reja Fahlevi Reza Adhi Fajar Ridha, Muhammad Kamil Rusmini Rusmini Safitri, Rika Sarbaini Sarbaini Suardi Suardi Suharno Suharno Sulistiani Sulistiani Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sunarno Sunarno Taskiatun Nisa Tatag Yufitra Rus Thomy Sastra Atmaja Totok Sulistyo Tuti Meihartati Tutik Wijayanti Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu wahyu Wardiani Hiliadi Wardiani Hiliadi Yamin, Moh Yanti Yoga Wica, Pratama Yusuf, Muhammad Reynaldi Zainul Akhyar Zega, Feriaman Zubran, Azan