Claim Missing Document
Check
Articles

Akulturasi Budaya Pada Perkawinan Etnis Mandailing dan Minangkabau Di Nagari Sontang Lisa Suhaimar; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.878 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai proses akulturasi budaya pada perkawinan Etnis Mandailing dan Minangkabau di Nagari Sontang Cubadak. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui hasil wawancara dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, observasi dan melalui dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya interaksi yang terjadi antara masyarakat Mandailing dan Minangkabau mengakibatkan terjadinya akulturasi. Akulturasi budaya yang terjadi antara kedua etnis ini dapat dilihat dari proses perkawinan masyarakat Mandailing yang sudah mengadopsi beberapa budaya Minangkabau. Akulturasi budaya yang terjadi di daerah ini diakibatkan adanya perkawinan antar etnis, migrasi dan interaksi antar etnis.
Tradisi Uang Jaminan dalam Adat Perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci Debi Lizarman; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.242 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.282

Abstract

Tradisi uang jaminan berlaku bagi pengantin laki-laki yang berasal dari luar kecamatan, kota/kabupaten dan provinsi di Jambi kepada pihak perempuan. Namun tidak semua pengantin laki-laki memiliki ekonomi yang mapan serta ditambah biaya pesta yang cukup besar. Hal tersebut menjadi penghambat bagi kedua pengantin untuk melangsungkan perkawinan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tradisi uang jaminan dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian uang jaminann dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci dilakukan secara bajenjing naek batakaoh turang melalui beberapa tahapan. Adapun makna dalam tradisi uang jaminan dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci yaitu sebagai bentuk dari laki-laki menyakinkan taganai dalam menikahi anak keponakan perempuannya, penghargaan terhadap perempuan didalam adat setempat, pegangan atau biaya dalam menyelesaikan masalah dan tanggung jawab laki-laki terhadap taganai.
Marketing Politik Pemenang Anggota Legislatif Dapil 3 Partai Gerindra Kota Padang Yudiana Nofriani; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.271 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.329

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan menangnya Partai Gerindra Kota Padang selama 2 periode dan meningkatnya keterwakilan kursi di parlemen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi Partai Gerindra Kota Padang dalam memenangkan pemilu 2019 di Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknis purposive sampling dengan informan penelitian Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, wakil ketua, caleg dari dapil 3, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Partai Gerindra Kota Padang memiliki strategi dalam memenangkan pemilu 2019 di Kota Padang dilihat dari marketing politik 4 P yaitu product (produk), place (penempatan), price (harga), dan promotion (promosi). Sosok Prabowo Subianto yang telah melekat di hati masyarakat juga menjadi pendongkrak agar Partai Gerindra menang dalam pemilihan umum.
Tawuran Remaja di Nagari Surantih dan Rawang Gunung Malelo Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Gebri Jasman; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.797 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.348

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan 3 hal yang meliputi fenomena tawuran antar geng remaja, faktor penyebab tawuran tawuran antar geng remaja, dan upaya penanggulangan tawuran antar geng remaja oleh Wali Nagari dan tokoh masyarakat. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai 11 orang informan yaitu 4 anggota geng remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Sutera, Wali Nagari Surantih, Wali Nagari Rawang Gunung Malelo dan 4 Tokoh masyarakat, observasi selama lebih kurang 1 bulan dan 2 dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tawuran antar geng remaja di kedua Nagari mengakibatkan kerugian materil seperti kerusakan motor pelaku tawuran dan membuat kekacauan di acara-acara keramaian. Kerugian imateril seperti lebam, luka-luka dan psikologi remaja yang rusak seperti membentuk kepribadian yang selalu menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Faktor penyebab tawuran antar geng remaja meliputi faktor internal yaitu, prilaku agresif antar geng remaja dan rasa solidaritas yang mengikat karena rasa simpati dan empati diantara anggota geng remaja saat menghadapi musuh bersama. Faktor eksternal yaitu, lemahnya kontrol orang tua terhadap anak remajanya dan tidak adanya sanksi yang tegas terhadap gelaran orgen sampai larut malam. Upaya penanggulangan tawuran melalui musyawarah yang difasilitasi oleh Wali Nagari yang terlibat tawuran agar bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan akan tetapi bila satu pihak tidak mau berdamai maka akan dilanjutkan dengan proses hukum melalui aduan kepihak kepolisian.
Tradisi Minum Kopi Sebagai Rangkaian Acara Pernikahan di Kenagarian Kapelgam Kecamatan Bayang Pesisir Selatan Mesy Maisara; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.375 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.389

Abstract

Tradisi minum kopi merupakan salah satu rangkaian acara pernikahan yang harus dilalui oleh pengantin di Kenagarian Kapelgam, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, tradisi ini semakin lama semakin hilang di dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam tradisi minum kopi dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kurangnya partisipasi masyarakat dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dua sumber data yakni mewawancarai 12 orang informan selama 14 hari dan juga observasi pada saat pelaksanaan tradisi minum kopi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam tradisi minum kopi adalah memaksimalkan peranan laki-laki seperti niniak mamak dalam merumuskan kebutuhan perhelatan pada saat pesta pernikahan. Sementara itu, secara tidak langsung ada manfaat sosial yang bisa dirasakan oleh tuan rumah yaitu mendapatkan bantuan materi dari kerabat. Tradisi minum kopi juga dapat melestarikan budaya yang sudah ada di Kenagarian Kapelgam. Penelitian ini menemukan faktor-faktor penyebab kurangnya partisipasi kaum laki-laki dalam tradisi minum kopi adalah karena tidak adanya sanksi dari pemuka masyarakat serta pengaruh dari budaya luar. Kaum laki-laki semakin tidak peduli dengan pelaksanaan makan bersama yang dilakukan sampai tengah malam. Hal ini menjadikan tradisi minum kopi semakin luntur di tengah masyarakat.
Upaya Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Siswa di SMAN 7 Padang Ririn Oktavia; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.558 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.482

Abstract

Bullying adalah sebuah kata serapan dari bahasa inggris. Istilah bullying biasa diartikan sebagai perundungan. Perundungan yaitu sebuah pengertakan atau orang yang lemah. Perundungan merupakan prilaku agresif dan negatif seorang yang menyalahgunakan kekuatan yamg dimiliki untuk menyakiti targetnya. Dari hasil peneliti yang didapatkan ada beberapa prilaku perundungan yang pernah di lakukan oleh siswa SMA N 7 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam kegiatan wawacara yaitu, Guru Pkn, Guru Bk, dan siswa. Perilaku perundungan atau bullying tersebut berupa mengolok-olok temannya yang tampil, memanggil panggilan yang tidak disenangi. Dalam hal itu membuat si korban tidak nyaman dengan panggilan tersebut. Terdapat beberapa upaya terutama guru PKn mengatasi perilaku perundungan bullying yaitu menegur yang membully, dan memberikan arahan bahwa perilaku itu tidak pantas dikerjakan dan jika hal itu masih terulang kembali guru menindak lanjutan ke guru BK serta memberitahu orang tuanya.
Dampak Penggunaan Smartphone terhadap Pendidikan pada Remaja di Koto Duku Kelurahan Koto Lalang Kota Padang Indah Rahayu Putri; Susi Fitria Dewi; Al Rafni; Nurman S
Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.287 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i3.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan smartphone terhadap pendidikan pada remaja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Penelitian ini dilakukan di Koto Duku Kelurahan Koto Lalang, Kota Padang. Informan penelitian yaitu remaja pengguna smartphone. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Uji keabsahan data melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak penggunaan smartphone terhadap pendidikan terbagi atas dua yaitu dampak negatif dan dampak positif penggunaan smartphone terhadap pendidikan pada remaja. Dampak negatif penggunaan smartphone pada remaja yaitu remaja menghabiskan waktunya hanya bermain smartphone, remaja menjadi lalai dengan tugas sekolahnya, remaja menjadi tidak fokus dalam belajar, terjadinya penurunan prestasi pada remaja, dan remaja menjadi konsumtif dalam penggunaan smartphone. Dampak positif penggunaan smartphone pada remaja yaitu memudahkan remaja dalam mencari informasi terkait dengan tugas sekolah dan memudahkan remaja berkomunikasi dengan guru dan sesama remaja.
Beban Kerja Ibu dalam Rumah Tangga Miskin pada Masa Pandemi Covid-19 Zhalsa Oktavilia; Fatmariza Fatmariza; Al Rafni; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.588 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud beban kerja ibu dalam rumah tangga miskin pada masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 5 orang ibu, suami, anak, tetangga, sesama pedagang, Lurah Purus, Wakil Ketua PKK dan Satpol PP. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga wujud beban kerja ibu rumah tangga miskin dilihat berdasarkan perannya yaitu peran ekonomi wujud beban kerjanya. Pertama, ibu harus menambah jam berjualan, Kedua, kurangnya keikutsertaan anak dan suami untuk membantu para ibu berjualan. Ketiga, ibu tidak bisa menimati waktu untuk dirinya sendiri. Peran domestik wujud beban kerjanya yaitu bertambahnya pekerjaan di dalam rumah sejak pandemi Covid-19, kurangnya kontribusi anak dan suami dalam membantu pekerjaan rumah, dan ibu harus bisa menjadi guru dan pendamping belajar online anak sejak pandemi Covid-19.
Implikasi terhadap Ibu dalam Pelaksanaan Pendampingan dan Pengawasan Anak Belajar Online dari Rumah Ifijalia Nofila; Susi Fitria Dewi; Nurman S
Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.445 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i1.604

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implikasi terhadap ibu dalam pelaksanaan pendampingan dan pengawasan anak belajar online dari rumah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengamatan (observasi) yang didukung dengan wawancara serta studi dokumentasi. Data yang telah diperoleh dilakukan pengujian data melalui ketekunan pengamatan, member check, dan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis sebagaimana menurut teori Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa implikasi terhadap ibu dalam pelaksanaan pendampingan dan pengawasan anak belajar online dari rumah yaitu, implikasi terhadap psikis ibu, dan implikasi terhadap pekerjaan ibu.
“Horja” sebagai Implementasi Budaya Gotong Royong dalam Pelaksanaan Tradisi Pernikahan M. Yusuf Siregar; Nurman S; Susi Fitria Dewi; Muhammad Prima Ersya
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.158 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.628

Abstract

“Horja” sebagai implementasi budaya gotong royong dikhawatirkan dapat menggeser nilai-nilai horja sebagai budaya gotong royong dalam adat Mandailing. Gotong royong dalam horja berupa pemberian bantuan uang dan pemberian bantuan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan masyarakat seta implikasi terhadap kehidupan sosial bagi yang melaksanakan dan bagi masyarakat yang tidak melaksanakan horja sebagai budaya gotong royong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, dilakukan reduksi data terhadap hasil wawancara tersebut hingga didapatkan data yang yang paling absah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gotong royong dalam horja berupa pemberian bantuan uang dan pemberian bantuan tenaga. Dalam gotong royong horja masyarakat mandailing di Nagari Sontang Cubadak terbagi dua golongan yaitu Horja yang melibatkan keluarga terdekat (dongan sahudon) dan Horja yang melibatkan masyarakat.
Co-Authors Afdol Tasmara Afdol Tasmara Afifa Rifki, Aufi Afiko, Dinang Akmal, Eko Al Rafni Aldri Frinaldi Alvin Gumelar Hanevi Andes Hulfareza Andri Maijar Andriani Andriani Angraini, Nosy Mutia Arieska Dwi Asmil Arisman Trisno Audia, Yevi Ayla Fandhini Azwar Ananda Beska, Prima Indrata Brilliany Dwi Mitry Debi Lizarman Deby Andrila Delmira Syafrini Deno Arifianto Dimaz Oktama Andriyendi Dwi Fitri Rima Yoli Ega Dwi Sandrika Eka Vidya Putra Erianjoni Erianjoni Erlina Pantja Sulistijaningtijas Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadli Ilham Fadli Nofratama Fatmariza Fatmariza Febri Yulika Fitri, Aida Gebri Jasman Gustiva Yelviani Hafizhah Hamim Nasution Hanika Gusti Sani Hanuzral, Muhammad Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Henni Muchtar Hermanita, Reva Putri Hidayah, Yayuk Hikma Damayanti Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Ifijalia Nofila Indah Rahayu Putri Indrawadi, Junaidi Irfan Saputra Irwan Hamdi Irwan Hamdi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnarmi Moeis Jandrea Putri, Yunda Jelly Jelly Joni, Erian Julio, Axnes Junaidi Irwandi Junita, Upik Khairani Khairani Khairani Khairani Lely Suryani Nasution Lisa Suhaimar Lisna Waty Ritonga Luthfi, Zaky Farid M. Yusuf Siregar Mardhatillah, Ummi Maria Montessori Marlina, Tika Indra Mesy Maisara Milleniya, Lola Fitri Monda Resta, Nova Monica Tiara Muhammad Ramez Mutia Afwinda Mutia Eka Masputri Mutia Shandy Nada Elva Susanti Nasution, Hafizhah Hamim Nazhifah, Suci Naurah Ningsih, Wella Ayu Nora. AN, Desri Nosy Mutia Angraini Nurjannah Nurjannah Nurman Nurman Nurman S Nurman S Nursaid, Imral Ofianto, Ofianto Oftayanti, Nala Oktaviani, Revi Paluvi, Mutiara Gita Pohan, Mukmin Pratama Putra, Dava Purnama, Tetti Eka Putra, Tommy Pratama Putri Novita Sari Putri Yanti, Putri Putri, Nadia Dwi Rahman, Khawarizmi Rahmat, Afdhalur Rahmi Fauzia Ramadhani, Riska Putri Recy Harviani Zurwanty Restu Diannisa Restu Syahputra Sinaga Rika Febriani Riky Pratama Susilo Riri Trinanda Ririn Oktavia Rivad, Muhammad Rizka Morina Rozani, Devi Sakti, Reza Ginandha Salsabila Salsabila Sandra, Jerli Novia Santia, Windi Saputri, Rahmawati Sari, Yesi Fitria Sayuti, Aldimas Rakasi Servasius Balok Sihombing, Radot Maruli T Sinta Nurjulaiha Siska Pratama Siti Rahmi Sonia Fantika Suri Sri Bunga Oktavia SRI RAHAYU Sri Rahayu Suhono Suhono, Suhono Suryanef Suryanef Susi Karmila Syafri Anwar Syahdina Ahbal Syamsuddin Anas Tama, Deva Alfian Tiara, Monica Tristiadina, Arini Ulpa, Fadilla utami, anis Wirdanengsih, Wirdanengsih Yessica Pratama Naibaho Yetty Oktayanty Yudiana Nofriani Yulia Almira Yulista, Maghfira Yuni Kartika, Yuni Yunita Rozalinda Yurni Suasti Yurni Suasti Yusnanik Bakhtiar Zahara, Nurul Husna Zatalini, Rinia Zhalsa Oktavilia