Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Pembelajaran Online dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMK Pratama Padang Hanika Gusti Sani; Fatmariza Fatmariza; Susi Fitria Dewi; Irwan Hamdi
Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.408 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i3.654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran online dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa di SMK Pratama Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran online di SMK Pratama masih berjalan kurang efektif dan efisien. Persiapan pembelajaran online baik dari guru maupun siswa di SMK Pratama masih kurang maksimal. Hal ini dikarenakan pengadaan pembelajaran online yang mendadak membuat guru, siswa, pihak sekolah ataupun orang tua siswa belum siap dalam pengadaan struktur seperti peraturan yang masih kurang jelas, penyusunan kurikulum online yag masih belum tepat, penyediaan media maupun RPP pembelajaran yang belum tepat. Selain penyediaan struktur, penyediaan infrastruktur yang mendukung pembelajaran online seperti pengadaan android, jaringan internet yang stabil, kuota internet yang dirasa mahal oleh siswa dengan perekonomian menengah kebawah dan hal lainnya juga dirasa belum tersedia secara maksimal. Selain itu motivasi belajar yang rendah menjadi salah satu faktor penghambat pembelajaran online dan berakibat buruk terhadap perolehan nilai siswa yang menjadi rendah.
Model Pemangku Adat Hatobangon dalam Mengatasi Konflik dari Tradisi Tuor di Desa Hutabargot Nauli Lely Suryani Nasution; Nurman S; Susi Fitria Dewi; Ideal Putra
Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.432 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i1.655

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui model pemangku adat (Hotobangon) dalam mengatasi konflik yang timbul dari tradisi tuor di Desa Hutabargot Nauli. Jenis penelitian adalah kualitatif pendekatn deskripitif. Informan ditentukan dnegan porposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa model pemangku adat (hotobangon) dalam mengatasi konflik yang timbul dari tradisi tuor di Desa Hutabargot Nauli dengan cara: Pertama, model kompromi. Model kompromi yang dilaksanakan dalam tradisi tuor ketika pemangku adat mengalami kesulitan atau perdebatan dalam menentukan tradisi tuor ini masyarakat kampung ini beserta pemangku adat melakukan kompromi atau musyawarah dengan kedua belah pihak keluarga. Kedua, model menghindari. Kalau sudah terjadi dan terlaksana tradisi tuor apabila yang ingkar atau menghindar pihak perempuan dia harus menggantikan tuornya 2 kali lipat dari jumlah awalnya, sedangkan kalau laki-laki yang ingkar maka perempuan tidak akan mengembalikan tuor yang telah diberikan kepada keluarga laki-laki. Keywords: Model, Customary Stakeholders (Hotobangon), Conflict, Tradition, and Tuor. Abstrak: Model pemangku adat (hotobangon) dalam mengatasi konflik yang timbul dari tradisi tuor di Desa Hutabargot Nauli denga cara 1) Model Rasioanal. Model rasioanl yang dialaksanakan dalam tradisi tuor dengan akal budi yang berlaku universal. Disamping itu bahwa Kondisi social dan ekonomi peempuan sangat menetukan sekali mahal atau tidaknya tuor perempuan, semakin kaya dan semakin tinggi pendidikan perempuan maka semakin tinggi biaya tuor, dan 2) Model Kelompok . Model kolempok dalam tradisi tuor Desa Hutabargot Nauali adalah interaksi diantara kelompok-kelompok pihak calon menikah maupun hotobangon (pemangku adat) yang memiliki kepentingan yang sama mengikatkan baik secara formal yang dapat mengajukan dan mewujudkan kompromi-kompromi dalam bentuk kebijakan dalam menentukan tuor. Kata Kunci: Model, Pemangku Adat (Hotobangon), Konflik, Tradisi, dan Tuor
Persepsi Masyarakat Kota Padang terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Alvin Gumelar Hanevi; Irwan Irwan; Azwar Ananda; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.644 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.659

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kota Padang terhadap PDI-P dan faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat Kota Padang tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Dadok Tunggul Hitam dan Lolong Belanti dengan sampel penelitian adalah masyarakat RT 002 RW 005 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Dari hasil penelitian didapati hasil bahwa Partai PDIP-P dianggap sebagai partai yang tidak merespon kebutuhan rakyat dan Partai PDI-P juga dianggap sebagai partai yang tidak bergerak bersama rakyat dengan presentase sebesar 95,8%. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Partai PDI-P belum mampu menarik suara masyarakat Kota Padang karena Partai PDI-P belum mampu merespon kebutuhan rakyat dan partai yang belum bergerak bersama rakyat.
Tradisi Bakauah Adat Sebelum dan pada Masa Pandemi Covid-19 di Talawi Kota Sawahlunto Restu Diannisa; Nurman S; Susi Fitria Dewi; Ideal Putra
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.653 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Tradisi Bakauah adat sebelum dan di masa Pandemi Covid 19 di Talawi Kota Sawahlunto. Kemudian untuk mengetahui apa saja faktor penyebab pembatasan acara Bakauah Adat di masa Pandemi Covid 19. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penetapan infoman dilakukan dengan teknik purpose sampling. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Alat yang digunakan Handphone, alat perekam suara, dan kamera. Uji keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yaitu melalui cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pelaksanaan tradisi Bakauah adat sebelum dan di masa pandemi Covid 19 di Talawi Kota Sawahlunto ialah melalui beberapa tahap rangkaian acara di mulai dari persiapan sampai ke acara puncaknya. Persiapan di mulai dari melakukan musyawarah, musyawarah yang di bagi ke dalam 3 tahap yang pertama musyawarah kecil, kedua musyawah menengah dan yang ketiga musyawarah besar. Setelah di lakukan musyawarah tahap selanjutnya pembuatan undangan. Ditahap pelaksanaan acara dimulai dari pemotongan kambing, lalu acara Badikie, doa tolak bala, Basanji, pasambahan adat dan yang terakhir makan bersama. Masalah yang muncul dalam tradisi Bakauah adat ini disebabkan oleh faktor sosial ekonomi dan aturan pemerintah tentang pembatasan pelaksanaan acara Bakauah adat di Nagari Talawi. Jadi beberapa rangkain acara tidak dilaksanakan yaitu acara Basanji.
Community Legal Awareness in The Implementation of Land Administration in Tanjung Bunga Village Afdol Tasmara; Susi Fitria Dewi; Maria Montessori; Aldri Frinaldi
Media Syari'ah : Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 24, No 1 (2022)
Publisher : Sharia and Law Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jms.v24i1.13312

Abstract

This research is motivated by the lack legal awareness of the society in the administration of land administration in Tanjung Bunga Village. This study aims to analyze the mechanism, the causes of the lack legal awareness, and how to increase the legal awareness of the society in certifying land.  This research is qualitative descriptive research with a case study method. In determining the informant, the researcher used purposive sampling technique obtained through observation, interviews and documentation. The results showed that there were 3 mechanisms used to certify land, namely land registration procedures, time for obtaining certificates, and costs for obtaining land certificates. The factors causing the lack public awareness of land certification are based on 3 (three) factors, namely, society confidence, less than optimal socialization methods, and less time available from the society. The efforts carried out were coordinating with the land office for socialization to the village society, utilizing the free land certificate program from the government, and visiting each resident's house by Tanjung Bunga Village officials. This study concludes that the mechanism for administering land administration in Tanjung Bunga Village is carried out in accordance with the provisions set by the land office, namely completing and follacking the requirements that have been set. In addition, related to the lack legal awareness of the society, in the future it is necessary to carry out intense cooperation from village officials and the government for the implementation of land administration for all society.Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya kesadaran hukum masyarakat dalam penyelenggaraan administrasi pertanahan di Desa Tanjung Bunga. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme, penyebab kurangnya kesadaran hukum, dan bagaimana upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam pensertifikatan tanah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam menentukan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling yang diperoleh melalui observasi,  wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 mekanisme yang digunakan untuk mensertifikatkan tanah, yaitu prosedur pendaftaran tanah, waktu pengurusan sertifikat, dan biaya pengurusan sertifikat tanah. Adapun penyebab kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pensertifikatan tanah berdasarkan 3 (tiga) faktor yaitu, keyakinan masyarakat, cara sosialisasi yang kurang maksimal, dan ketersediaan waktu yang kurang dari masyarakat. Adapun upaya yang dilaksanakan ialah melakukan koordinasi dengan pihak kantor pertanahan untuk sosialisasi kepada masyarakat Desa, pemanfaatan program sertifikat tanah gratis dari pemerintah, dan mendatangi rumah masing-masing warga oleh petugas Desa Tanjung Bunga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme penyelenggaraan administrasi pertanahan di Desa Tanjung Bunga dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh kantor pertananahan yaitu melengkapi dan mengikuti persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan. Selain itu, terkait dengan faktor kurangnya kesadaran hukum masyarakat, untuk kedepannya perlu dilakukan kerjasama yang intens dari aparat desa dan pemerintah untuk terselenggaranya administrasi pertanahan bagi semua masyarakat.
Community Legal Awareness in the Implementation of Land Administration in Tanjung Bunga Village Afdol Tasmara; Susi Fitria Dewi; Maria Montessori; Aldri Frinaldi
UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/unifikasi.v9i2.6296

Abstract

This research is motivated by the low legal awareness of the community in the administration of land administration in Tanjung Bunga Village. This study aims to analyze the mechanism, the causes of the low legal awareness, and how to increase the legal awareness of the community in certifying land. This research is qualitative descriptive research with a case study method. In determining the informants, the researcher used a purposive sampling technique consisting of 27 people, and the data were obtained through observation, interviews, and documentation. All data were tested for validity using Source Triangulation. In the data analysis technique, the researcher uses data reduction (data reduction), data presentation (data display), and conclusion drawing (verification). The results showed that the mechanism used to certify land had three stages, consisting of land registration procedures, time for obtaining certificates, and costs for obtaining land certificates. The factors that cause low public awareness of land certification are based on 3 (three) factors, namely, community confidence, less than optimal socialization methods, and less availability of time from the community. The efforts that have been made are asking for help from the land office to provide socialization to the village community, taking advantage of the free land certificate program from the government, and visiting each resident's house by Tanjung Bunga Village officials. This study concludes that the government's efforts to certify community land still have serious challenges due to the belief factor owned by the community.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Deby Andrila; Susi Fitria Dewi; Syafri Anwar; Maria Montessori
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v13i1.7398

Abstract

The purpose of this study is to analyze the factors that influence student learning independence during the blended learning process.The research method used is qualitative. The research data is in the form of statements or spoken words from people and observed behavior into a description of the factors that influence student learning independence in blended learning.The results of the study found that the factors that influence student learning problems in blended learning learning are (1) motivation, low student motivation results in them not being confident in answering the questions given, students trust their friends more than their own answers (2 ) Goals, students who do not have goals in learning will tend to be lazy in learning because they have no goals in the lesson, if students have goals then they will be enthusiastic about learning, because they understand very well the knowledge they will get during the learning process and (3) Parents' attention, students who rarely get attention from their parents, are more likely to be unenthusiastic in learning, not disciplined in learning and irresponsible in learning.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Hafizhah Hamim Nasution; Susi Fitria Dewi; Azwar Ananda; Khairani Khairani
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4385

Abstract

Motivasi sangat diperlukan, belajar tanpa adanya motivasi tidak mungkin seseorang dapat menyelesaikan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, lingkungan keluarga terhadap hasil belajar PPKN siswa SMPN 15 Islam Terpadu Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 57 siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, motivasi belajar berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan t-hitung sebesar 3,503. Pengaruh positif dan signifikan lingkungan rumah terhadap hasil belajar siswa memiliki t-hitung sebesar 2,028. Motivasiibelajar dan lingkunganikeluarga berpengaruh positif signifikaniterhadap hasil belajar siswa SMP N 15 IT Binjai. Lingkungan rumah dan sekolah merupakannfaktor yang dapat memotivasiysiswa untuk belajar. Adanya perhatian, bimbingan dan dukungan orang tua kepada anaknya serta suasana dan fasilitas kekeluargaan yang kondusif juga dapat meningkatkan motivasi belajar. Semakin tinggi motivasi belajar siswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar yang akan dicapai siswa.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Hafizhah Hamim Nasution; Susi Fitria Dewi; Azwar Ananda; Khairani Khairani
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4385

Abstract

Motivasi sangat diperlukan, belajar tanpa adanya motivasi tidak mungkin seseorang dapat menyelesaikan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, lingkungan keluarga terhadap hasil belajar PPKN siswa SMPN 15 Islam Terpadu Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 57 siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, motivasi belajar berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan t-hitung sebesar 3,503. Pengaruh positif dan signifikan lingkungan rumah terhadap hasil belajar siswa memiliki t-hitung sebesar 2,028. Motivasiibelajar dan lingkunganikeluarga berpengaruh positif signifikaniterhadap hasil belajar siswa SMP N 15 IT Binjai. Lingkungan rumah dan sekolah merupakannfaktor yang dapat memotivasiysiswa untuk belajar. Adanya perhatian, bimbingan dan dukungan orang tua kepada anaknya serta suasana dan fasilitas kekeluargaan yang kondusif juga dapat meningkatkan motivasi belajar. Semakin tinggi motivasi belajar siswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar yang akan dicapai siswa.
Pengetahuan dan sikap siswa SMPN 26 Kota Padang tentang korban perundungan Ayla Fandhini; Fatmariza Fatmariza; Maria Montessori; Susi Fitria Dewi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 3 No. 1 (2023): JECCO: Fifth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v3i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap siswa SMPN 26 Kota Padang tentang karakteristik korban perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling, dengan cara menyebarkan kuisioner pada responden sebanyak 243 orang siswa dari populasi sebanyak 799 orang siswa. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil temuan dalam penelitian ini bahwasanya pengetahuan siswa tentang perundungan cukup baik terhadap karakteristik korban perundungan dan sikap siswa yang juga baik terhadap karakteristik korban perundungan di SMPN 26 Kota Padang. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pengetahuan siswa perempuan SMPN 26 Kota Padang tentang karakteristik korban perundungan relatif baik dibanding siswa laki-laki dan sikap siswa SMPN 26 Kota Padang tentang karakteristik korban perundungan relatif positif.
Co-Authors Afdol Tasmara Afdol Tasmara Afifa Rifki, Aufi Afiko, Dinang Ahbal, Syahdina Akmal, Eko Al Rafni Aldri Frinaldi Alvin Gumelar Hanevi Andes Hulfareza Andri Maijar Andriani Andriani Angraini, Nosy Mutia Arieska Dwi Asmil Arisman Trisno Audia, Yevi Ayla Fandhini Azwar Ananda Balok, Servasius Beska, Prima Indrata Brilliany Dwi Mitry Debi Lizarman Deby Andrila Delmira Syafrini Deno Arifianto Dimaz Oktama Andriyendi Dwi Fitri Rima Yoli Ega Dwi Sandrika Eka Vidya Putra Elma Lastiarma Erianjoni Erianjoni Erlina Pantja Sulistijaningtijas Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadli Ilham Fadli Nofratama Fatmariza Fatmariza Fatmariza Febri Yulika Fitri, Aida Gebri Jasman Gustiva Yelviani Hafizhah Hamim Nasution Hanika Gusti Sani Hanuzral, Muhammad Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Henni Muchtar Hidayah, Yayuk Hikma Damayanti Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Ifijalia Nofila Indah Rahayu Putri Indrawadi, Junaidi Irfan Saputra Irwan Hamdi Irwan Hamdi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnarmi Isnarmi Moeis Jandrea Putri, Yunda Jelly Jelly Joni, Erian Julio, Axnes Junaidi Junaidi Junita, Upik Khairani Khairani Khairani Khairani Lely Suryani Nasution Lisa Suhaimar Lisna Waty Ritonga Luthfi, Zaky Farid M. Yusuf Siregar Mardhatillah, Ummi Maria Montessori Marlina, Tika Indra Melania Mesy Maisara Milleniya, Lola Fitri Monda Resta, Nova Monica Tiara Muhammad Ramez Mutia Afwinda Mutia Eka Masputri Mutia Shandy Nada Elva Susanti Nasution, Hafizhah Hamim Nazhifah, Suci Naurah Ningsih, Wella Ayu Nora. AN, Desri Nosy Mutia Angraini Nurjannah Nurjannah Nurman Nurman Nurman S Nurman S Nursaid, Imral Ofianto, Ofianto Oftayanti, Nala Oktaviani, Revi Paluvi, Mutiara Gita Pohan, Mukmin Pratama Putra, Dava Purnama, Tetti Eka Putra, Tommy Pratama Putri Novita Sari Putri Yanti, Putri Putri, Nadia Dwi Rahman, Khawarizmi Rahmat, Afdhalur Rahmi Fauzia Ramadhani, Riska Putri Recy Harviani Zurwanty Restu Diannisa Restu Syahputra Sinaga Rika Febriani Riri Trinanda Ririn Oktavia Rivad, Muhammad Rizka Morina Rozani, Devi Sakti, Reza Ginandha Salsabila Salsabila Sandra, Jerli Novia Santia, Windi Saputri, Rahmawati Sari, Yesi Fitria Sayuti, Aldimas Rakasi Sihombing, Radot Maruli T Siska Pratama Siti Rahmi Sonia Fantika Suri Sri Bunga Oktavia Sri Rahayu SRI RAHAYU Suhono Suhono, Suhono Suryanef Suryanef Susi Karmila Susilo, Riky Pratama Syafri Anwar Syamsuddin Anas Tama, Deva Alfian Tiara, Monica Tristiadina, Arini Ulpa, Fadilla utami, anis Wirdanengsih, Wirdanengsih Yessica Pratama Naibaho Yetty Oktayanty Yudiana Nofriani Yulia Almira Yulista, Maghfira Yuni Kartika, Yuni Yunita Rozalinda Yurni Suasti Yusnanik Bakhtiar Zahara, Nurul Husna Zatalini, Rinia Zhalsa Oktavilia