Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Sosial dalam Membentuk Identitas Kewarganegaraan yang berakar pada Nilai-Nilai Pancasila Sri Yunita; Ayu Tri Chahyani; Hanaya Manuela Ambarita; Iwidya Risti Sinaga; Nabila Devia Hummaira
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5605

Abstract

In the era of globalization and the rapid development of information technology, social media has become a phenomenon that influences various aspects of life, especially for the younger generation. This discussion examines the impact of social media use on individuals and national identity, especially in the context of Pancasila values as the identity of the Indonesian nation. In the analysis, it was revealed that social media plays an important role in shaping social relationships, communication, self-identity and individual mental health. However, unwise use of social media can threaten the understanding and application of Pancasila values, with the potential to damage the existence of the nation's ideology. The younger generation, as the hope of the nation, is influenced by trends and lifestyles on social media, often adopting foreign cultures that conflict with national identity. It is necessary to use social media wisely, be aware of its limitations, and build a realistic self-image to maintain the integrity of Pancasila values as the foundation of a just and civilized social life. The Influence of Social Media in Forming a Citizenship Identity Rooted in Pancasila Values. Pancasila must become a lifestyle for the younger generation. It is important to continue to support Pancasila education among the younger generation and monitor the use of social media so that Pancasila remains a strong guide for the country's future. By understanding the influence of social media in forming a civic identity rooted in Pancasila values, it is hoped that this research can provide better knowledge about social and political dynamics in the current digital era, as well as contribute to the development of a more inclusive and sustainable society. The research method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengatasi Krisis Moral pada Pelajar di Era Globalisasi Sri Yunita; Agnes Elizabeth Manalu; Fatma Angraini Lubis; Nabila Fri Cahyani; Ulan Ulan
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5664

Abstract

Morals are teachings that contain positive values ​​that are used as guidelines for wisdom and behavior based on a particular view of life or religious teachings. The purpose and function of morals is to regulate human behavior so that they consciously act in accordance with moral values. A student is someone who is an actor in education or a person who is educated and educated, in meaning and behavior a student must apply moral values, where these moral values ​​are courtesy, honesty, tolerance, kindness, kindness and justice. A student must uphold moral values. However, in the current era of globalization, students' moral values ​​are starting to decrease in terms of boundaries and actions. Citizenship education is a field of study that teaches moral and ethical values ​​in meaning and behavior for students. For this reason, in this case citizenship education plays a very important role in overcoming the moral crisis among students through teaching methods. Citizenship education can provide students with an understanding of moral values ​​and apply them in life at school and in society. This article will discuss the role of citizenship education in overcoming the moral crisis among students in the era of globalization. The aim of this research is to find out the steps taken through citizenship education in overcoming the moral crisis, especially for students.
Peran Mata Kuliah Etika Profesi Keguruan dalam Pembentukan Karakter dan Praktik Profesional Mahasiswa Calon Guru di Indonesia Bartolomeus Marulitua Simanjorang; Lennai Situmorang; Tengku Salsabila; Naulita Panggabean; Sri Yunita
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6333

Abstract

Education has a crucial role in forming individual character and morality, and the role of teachers as educational agents is very important in this process. This research method is a qualitative research method with a library approach, namely a research approach that uses written or literary sources of information, whether from books, journal articles, magazines and other sources as a basis for gaining an in-depth understanding of the role of the Teaching Professional Ethics course in character formation. and Professional Practices of Prospective Teacher Students in Indonesia. By better understanding its impact, we can identify learning strategies that are more effective and relevant to local contexts, thereby improving the quality of teacher education and, in turn, the quality of national education as a whole.
KECAKAPAN GURU PPKN MEMANFAATKAN METODE PEMBELAJARAN CASED METHOD DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA Khatherine Sesilia Manik; Sondang Ruth Lovenia Sinaga; Ahmad Aridho; Jamaludin; Sri Yunita
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v12i2.2882

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana kecakapan guru PPKn memanfaatkan metode pembelajaran cased method dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa di SMP Negeri 37 Medan. Hal ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap pelajaran PPKn sehingga menyebabkan peserta didik pasif didalam kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil data-data yang ditemukan melalui wawancara dan observasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki kecakapan dalam memanfaatkan metode pembelajaran cased method dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa. Dengan menggunakan metode cased method, peserta didik tidak bersifat pasif dengan mendengarkan guru berceramah melainkan peserta didik berpartisipasi aktif dalam menganalisis sebuah fenomena/permasalahan kemudian memberikan pendapat dan memberikan solusi/alternatif penyelesaian masalah. Kegiatan-kegiatan pembelajaran cased method tersebut tentunya menggambarkan partisipasi aktif belajar siswa. Selain itu peserta didik juga dilatih untuk mampu berpikir kritis dan tentunya berpengaruh pada hasil belajar siswa. Kata kunci: Cased method, Kecakapan Guru PPKn, Partisipasi Belajar Siswa
Implementasi Hak dan Kewajiban Masyarakat Millennial Pada Progam Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sri Yunita; Angel Chasita Sagala; Annisa Azmi Sagala; Maria Angel Hasibuan; Mariana Sinaga
Journal of Millennial Community Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v6i1.53243

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi hak dan kewajiban warga negara khusus pada masyarakat millennial pada program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dengan tujuan impelemntasi  agar anak anak yang ada di TBM tersebut dapat menerapkan di kehidupan sehari hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei dengan 100 orang responden yang terlibat dalam program taman bacaan masyarakat di kelurahan Tembung, Medan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) hak dan kewajiban memiliki peran penting dalam non-formal untuk menjaga kestabilan dan keharmonisan; (2) hak dan kewajiban di lingkungan non-formal sangat berpengaruh pada kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan; (3) hak dan kewajiban di lingkungan non-formal harus diimplementasikan dengan baik, untuk menjaga kestabilan dan keharmonisan; dan (4) pelayanan yang profesional dan transparan membutuhkan banyak evaluasi dan pengawasan, untuk memastikan bahwa hak dan kewajiban di lingkungan non-formal dibangun secara tepat.
Membangun Kesadaran Mahasiswa Terhadap Pelaksanaan Hukum di Indonesia Vanessa Uli Sembiring; Sulastri Krisdayanti Sinambela; Lina Adinda Krismasuci Hutabarat; Novia Adeliana Panjaitan; Dian Wahyu Harmoni Sembiring; Sri Yunita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3969

Abstract

Sebagai negara hukum, warga negara Indonesia wajib menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai agen perubahan, mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang wajib menaati aturan. Ketaatan dan ketaatan yang baik terhadap hukum hanya dapat terjadi jika terdapat pengetahuan dan pemahaman yang baik terhadap hukum, yang hanya dapat tercipta melalui pendidikan hukum. Salah satu fungsi dan fungsi pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan hukum. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan kewarganegaraan, yaitu menciptakan warga negara yang baik, “menjadi warga negara yang baik”. Salah satu tanda warga negara yang baik adalah mengetahui hukum yaitu mengetahui, memahami dan mentaati peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah peraturan lalu lintas yang ditetapkan oleh undang-undang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan pengetahuan hukum bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu mendeskripsikan dan menguraikan tentang kesadaran mahasiswa terhadap pelaksanaan hukum yang ada di Indonesia, pengetahuan mahasiswa terhadap hukum sehingga dapat melaksanakan nya dengan baik. Teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dimana studi kepustakaan adalah kegiatan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian yang berasal dari jurnal-jurnal ilmiah, literatur-literatur, dan penulis.  Hasil penelitian ini adalah adanya keseimbangan antara mata kuliah kapita selekta kewarganegaraan  dalam membangun kesadaran pelaksanaan hukum bagi mahasiswa.
Pengelolaan Air Bersih untuk Masyarakat Pedesaan Dengan Penurunan Kandungan Zat Kapur Dalam Air Tanah Kezia Damanik; Selafionita Simanulang; Dianra Azriany; Andin Livia; Sri Rosa Lumban Gaol; Sri Yunita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4214

Abstract

Setiap elemen kehidupan manusia, termasuk rumah, bisnis, dan pertanian, sangat bergantung pada air. Air harus mudah diakses, aman, dan tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Setiap orang membutuhkan rata-rata 120 Liter per hari untuk minum dan keperluan rumah tangga lainnya. Namun, polusi, terutama pada sumber air permukaan, mengurangi jumlah air yang tersedia di Bumi. Untuk membuat air tanah layak untuk dikonsumsi manusia, penelitian ini juga menyajikan teknik pengolahan air seperti penyaringan dengan zeolit alam dan karbon aktif. Teknik adsorpsi filter ini secara efektif menghilangkan kotoran seperti kalsium, besi, dan mangan, dan dapat digunakan di rumah untuk menghasilkan larutan yang hemat energi.
Development of problem-solving-based digital books to improve students' high-level thinking skills Sartika Eka Fitri Lubis; Daulat Saragi; Sri Yunita
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i4.69320

Abstract

High-level thinking skills are essential skills that students need to have in elementary school. This ability helps to conceptualize and deal with problems faced in everyday life. This research is motivated by the need for teachers to access digital textbooks to help implement the learning process. This study aimed to assess digital textbooks' effect on improving fifth-grade students' critical thinking skills. The research location was at SD Negeri 104230 in Tanjung Sari Village, Batang Kuis District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. Thirty fifth-grade students registered in the 2023-2024 academic year became the research sample. This study applies a research and development methodology with the ADDIE model. The study results showed that validation from media, material, and language experts had met the criteria and was feasible. Using digital textbook media has improved students' critical thinking skills towards digital media. In addition, the study results showed that digital textbook media problem solving is effective for learning Pancasila education, especially related to cultural diversity as the nation's cultural identity. AbstrakKemampuan berpikir tingkat tinggi menjadi kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh peserta didik di sekolah dasar. Kemampuan ini membantu untuk mengonsep dan mengani masalah yang dihadapi pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan guru terhadap akses buku teks digital untuk membantu pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh buku teks digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas lima. Lokasi penelitian di SD Negeri 104230 di Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Tiga puluh siswa kelas lima yang terdaftar pada tahun ajaran 2023-2024 menjadi sampel penelitian secara keseluruhan. Penelitian ini menerapkan metodologi penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa telah memenuhi kriteria dan layak untuk digunakan. Penggunaan media buku teks digital telah terbukti meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis terhadap media digital. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku teks digital pemecahan masalah efektif untuk pembelajaran pendidikan Pancasila, khususnya berkaitan dengan keragaman budaya sebagai identitas budaya bangsa.Kata Kunci: digital book; keterampilan berpikir tingkat tinggi; pemecahan masalah
Profesionalitas Guru dalam Penggunaan Ponsel Saat Mengajar: Studi Kasus di SD Negeri 1 Sumampir, Purwokerto Utara Ruth Geraldine Manurung; Sri Yunita
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6659

Abstract

This research examines teacher professionalism in mobile phone usage during teaching at SDN 1 Sumampir. This case study aims to identify patterns of mobile phone use by teachers during the learning process, its impact on teaching quality, and perceptions of students and colleagues. Data collection methods include classroom observations, in-depth interviews, and surveys. The results show variations in mobile phone use by teachers, ranging from educational purposes to personal use. This study also reveals the importance of clear school policies regarding mobile phone use in the classroom to maintain teacher professionalism and learning effectiveness.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn Siti Khairani; Rosida Minta Ito Pasaribu; Sri Yunita; Yacobus Ndona
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 4: September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i4.60627

Abstract

Dengan menggunakan model pembelajaran interaktif berbasis aktivitas, siswa cenderung lebih aktif karena suasana belajar mengarah kepada siswa menemukan hasil pemahaman melalui suatu interaksi, mudah dalam memahami materi ajar, karena dibantu melalui media belajar yang kongkrit.Setelah dilakukan tindakan-tindakan dalam penelitian ini, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn.
Co-Authors Abdinur Batubara Agatha Sofia Margareta Agnes Chintya Siringoringo Agnes Elizabeth Manalu Ahmad Aridho Alfi Nura Alya Fadhillah Andin Livia Angel Chasita Sagala Anisa Ruhi Shabrina Annisa Azmi Sagala Ardawani Hutasoit Ariel Panjaitan Aulia Azzahra Ayu Simanjuntak Ayu Tri Chahyani Azivah Zahrianis Bartolomeus Marulitua Simanjorang Cahaya Marsinta Sri Rezeki Chairun Nisa Chandra Fhutu Neva Christin Angelita Sianturi Cindy Pratiwi Damaiyani Damaiyani Daulat Saragi Dedek Harianto Deviona Pelawi Dewi Romantika Tinambunan Dewi Romantika Tinambunan Dhiya Atikah Dian Wahyu Harmoni Sembiring Dianra Azriany Dipo Piswatama Doni Joremenda Dules Ery Pratama Eko Pranata Sinaga Enda Rejekinta Karina br PA Endhita Putri Purba Enjelina Vincere Sihombing Ennita Fauziah Erbina Br Sembiring Erinna Naibaho Esra Natasya Br Sitepu Ester Sarina Purba Eunike Br Simanjuntak Fatiya Nur Rahma Fatma Angraini Lubis Feby Oktavia Br. Tarigan Fitri Ananda Rambe Fitriani Br Sitepu Grace Analita Febrina Anak Ampun Grace Anna Maria Sitanggang Grace Sihombing Guido Nainggolan Hanaya Manuela Ambarita Hera Septiana Siahaan Immanuel Chioke Ines Manalu Iwidya Risti Sinaga Jahya Adiputra Simbolon Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Rami Jesika Ritonga Joel Indrawan Damanik Julia Damanik Karisa Kusumadewi Saputri Kezia Damanik Khatherine Sesilia Manik Kisah Lumban Toruan Laras Sati Sintania Lennai Situmorang Lestania Simatupang Liber Siagian Limra Nababan Lina Adinda Krismasuci Hutabarat Listem Wisiska Situmorang Liza Satria Lora Ernanta Tarigan Maisarah Putri Lalyta Siregar Maria Angel Hasibuan Mariana Sinaga Marly Meani Silalahi Marsha Astrid Exelsia Hutasoit Meilafayza Nasha Mhd Rasyid Alfarisi Murniwati Lase Muthi’ah Lathifah Nabila Devia Hummaira Nabila Fri Cahyani Nabila Hidayanti Nabila Riyani Amanda Saragih Naulita Panggabean Ni Nyoman Salwa Khairunnisa Nina Akbar Novia Adeliana Panjaitan Novita Ramdaini Nurainun Nurainun Nurizam Auji Nurul Febriyani Harahap Pingky Monica Hasugian Putra Pratama Harahap Putri Widia Ningsih Rafli Susanto Ramadan Pulungan Reh Bungana Br Perangin-angin Relly Tamba Ribka Sang Putri Zega Rifka Denisa Ronaldo Supratman Silaban Rose Venerius Sirait Rosida Minta Ito Pasaribu Ruth Geraldine Manurung Saffanah Alya Zahra Salsabila Balqis Siregar Salwa Andini Samuel Simanjuntak Sansugiri Ginting Sartika Eka Fitri Lubis Selafionita Simanulang Siti Khairani Siti Salwa Azalia Sondang Ruth Lovenia Sinaga Sri Hadiningrum Sri Rosa Lumban Gaol Stevan Oktureja Pasaribu Stevanie Febiola Tampubolon Suci Nurul Akhwatni Saragi Sugiharto Sugiharto Suhaila Siregar Sulastri Krisdayanti Sinambela Syafiqah Annisa Talita Salsabilah Talita Sembiring Tengku Salsabila Tessa Lonika Simanullang Tri Santa Lasmarito Ture Ayu Situmeang Ulan Ulan Vanessa Uli Sembiring Wildah Veizy Jasmin Winda Arisandi Winda Tarihoran Yacobus Ndona Yoni Lamtiur Silalahi Yumna Maghfirah Yusnadi