Claim Missing Document
Check
Articles

Citizenship and Its Role in Shaping National Identity Yoni Lamtiur Silalahi; Immanuel Chioke; Sri Yunita
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7226

Abstract

Citizenship is a multidimensional concept that establishes the formal and moral relationship between an individual and the state. Beyond its legal aspect, citizenship embodies a social, cultural, and political bond that shapes the identity and collective consciousness of a nation. In Indonesia, the notion of citizenship carries a profound meaning that integrates national ideology, moral values, and the principles of democracy derived from Pancasila and the 1945 Constitution. This article aims to explore the concept of citizenship, its legal foundations, the role of citizenship education in nation-building, and the contemporary challenges posed by globalization. The study employs a qualitative literature review by analyzing academic writings, legal documents, and previous research. The results indicate that citizenship serves not only as a legal framework but also as a moral compass that guides national identity, civic participation, and democratic integrity. Strengthening civic literacy and education is essential to nurture responsible, critical, and participatory citizens who can sustain national unity and sovereignty in the global era.
Pancasila Sebagai Dasar Pembentukan Karakter Mahasiswa di Era Modern Sri Yunita; Maisarah Putri Lalyta Siregar; Joel Indrawan Damanik; Samuel Simanjuntak
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa di era digital yang penuh dengan tantangan moral, sosial, dan budaya. Dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, mahasiswa perlu memiliki landasan nilai yang kuat agar tidak terpengaruh oleh budaya luar yang bertentangan dengan jati diri bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter mahasiswa serta strategi implementasinya di lingkungan pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kajian literatur terhadap konsep nilai dasar, instrumental, dan praksis dalam Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sila Pancasila memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter mahasiswa, mulai dari ketakwaan, kepedulian sosial, semangat nasionalisme, sikap demokratis, hingga keadilan sosial. Implementasi nilai-nilai Pancasila secara berkelanjutan dalam pendidikan tinggi dapat memperkuat integritas, moralitas, dan wawasan kebangsaan mahasiswa. Dengan demikian, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman etika dan spiritual bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika era modern.
Strategi Inovatif Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membangun Paradigma Baru Warga Negara Aktif dan Partisipatif di Era Digital Chairun Nisa; Muthi’ah Lathifah; Salwa Andini; Lora Ernanta Tarigan; Erbina Br Sembiring; Sri Yunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi dan menggambarkan model-model strategi inovatif pembelajaran PKn yang efektif di era digital,menganalisis faktor pendukung dan penghalang dalam penerapannya (termasuk kesiapan infrastruktur, kapasitas guru, dan kebijakan) serta menyusun rekomendasi praktis untuk merancang pembelajaran PKn yang mampu membangun paradigma warga negara aktif dan partisipatif di ranah digital.Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan pengetahuan penelitian antara lain penelitian ini dihadapkan langsung dengan teks yang disajikan, bukan dengan informasi lapangan atau melalui saksi mata berupa kejadian, peneliti hanya berhadapan langsung dengan sumber yang sudah ada di perpustakaan dengan memanfaatkan sumber berupa jurnal, buku, kamus, majalah dan sumber lain tanpa melakukan riset lapangan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan berbagai strategi pembelajaran inovatif berbasis teknologi informasi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pemahaman, sikap, serta partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran PKn. Dengan demikian kesimpulan dari pada penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran strategis dalam membentuk warga negara aktif, cerdas, dan berkarakter, khususnya di era digital yang penuh dengan tantangan sekaligus peluang.
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn di SD Ibrahim No.060874 Dewi Romantika Tinambunan; Esra Natasya Br Sitepu; Putri Widia Ningsih; Jahya Adiputra Simbolon; Sri Yunita; Chandra Fhutu Neva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4348

Abstract

Teknik dan strategi guru dalam mengajar diperlukaan untuk memacu minat siswa dalam belajar, khususnya untuk materi dan pembahasan PPKn tingkat dasar. Mata pelajaran PPKn pada kelas 2 SD belum terpisah dari mata pelajaran lainnya dan masih dirangkum di dalam mata pelajaran Tematik. Pembelajaran PPKn di desain khusus untuk mempelajari moral, etika, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaan pembelajaran masih menggunakan system yang lama dan belum menggunakan alat-alat teknologi sebagai alat bantu belajar yang menarik bagi anak. Namun, Guru melakukan pendekatan secara psikologis kepada siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan data berupa wawancara terhadap guru bidang studi. Laporan ini menghasilkan pemahaman tentang bagaimana peran dan Teknik dari guru PPKn dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran ppkn di sd Ibrahim no.060874 di SD Ibrahim no.060874.
Developing Student Worksheets (LKPD) with a Computational Approach to Improve Critical Thinking Abilities in Elementary Students of SDN 101854 Sei Mencirim Fitriani Br Sitepu; Daulat Saragi; Yusnadi; Sri Yunita
International Journal of Educational Practice and Policy Vol. 4 No. 2 (2026): June-July 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/ijepp.v4i2.606

Abstract

This study was driven by the low critical thinking skills of fourth-grade students in Pancasila Education at SDN 101854 Sei Mencirim. The issue stems from lecture-based teaching and the use of conventional worksheets (LKPD), which limit students’ practice in higher-order thinking tasks. This is reflected in daily test results on the Constitution and Norms in Society topic, where most students failed to meet the Minimum Competency Standard (KKM). Therefore, this research aims to develop a computational-based worksheet and evaluate its feasibility, practicality, and effectiveness. This study used a Research and Development (R&D) method with a 4D model, including the stages of define, design, develop, and disseminate. The results indicate that the computational-based worksheet, with its stages of decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithm, is valid, practical, and effective. Expert validation increased, namely material experts. from 76% to 90.6%, language experts from 68.8% to 92.8%, and media experts from 77.3% to 94%. Teachers' practicality reached an average of 88.5% (very practical). Effectiveness was evident in the increase in the average pretest score from 61 to 80.16 on the posttest, exceeding the Minimum Completion Level (KKM) of 70. Therefore, this Student Worksheet (LKPD) is suitable for use as an alternative learning medium to improve students' critical thinking skills.
Penggunaan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kahoot Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X SMA Swasta Kartika 1-2 Medan Dedek Harianto; Sri Yunita; Liber Siagian; Abdinur Batubara
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5630

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut penggunaan media inovatif untuk mengoptimalkan kemampuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas platform berbasis kahoot, dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Swasta Kartika 1-2 Medan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental) tipe Pretest-Posttest Control Group, penelitian ini melibatkan siswa kelas XII sebagai populasi. Melalui teknik purposive sampling, kelas XII IPA 4 ditetapkan sebagai kelompok eksperimen, sementara kelas XII IPA 1 berfungsi sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes instrumen, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian mengungkapkan nilai signifikansi sebesar 0,041 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan hasil belajar yang nyata antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen mencatatkan peningkatan skor rata-rata sebesar 15,71 poin, mengungguli kelompok kontrol yang hanya meningkat sebesar 11,32 poin. Ditinjau dari perspektif Taksonomi Bloom, penggunaan Kahoo terbukti efektif dalam memfasilitasi perkembangan kognitif siswa dari tingkat pemahaman hingga analisis secara interaktif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi media gamifikasi dalam evaluasi pembelajaran memberikan kontribusi positif terhadap prestasi akademik siswa
Remaja Indonesia, Fast Fashion, dan Produk Asing: Analisis Perilaku Konsumsi Generasi Muda sebagai Ancaman Ketahanan Ekonomi Nasional Saffanah Alya Zahra; Sri Yunita; Ramadan Pulungan; Mhd Rasyid Alfarisi; Grace Analita Febrina Anak Ampun; Siti Salwa Azalia; Dhiya Atikah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi remaja Indonesia terhadap produk fast fashion dan produk asing serta dampaknya terhadap ketahanan ekonomi nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan analisis berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya minat remaja terhadap produk fast fashion dan produk asing dipengaruhi oleh media sosial, influencer, budaya populer global, persepsi kualitas produk impor, harga yang terjangkau, serta rendahnya pemahaman mengenai nasionalisme ekonomi. Perilaku konsumtif tersebut berdampak pada melemahnya daya saing UMKM dan produk lokal, meningkatnya ketergantungan terhadap produk impor, serta berpotensi mengurangi ketahanan ekonomi nasional akibat keluarnya devisa dan menurunnya perputaran ekonomi domestik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan upaya peningkatan kualitas produk lokal, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, dukungan pemerintah terhadap industri dalam negeri, serta pendidikan mengenai pentingnya mencintai dan menggunakan produk lokal. Dengan demikian, perilaku konsumsi generasi muda perlu diarahkan secara lebih bijak agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Universitas Negeri Medan tentang Wawasan Nusantara dalam Menghadapi Penyebaran Hoaks di Media Sosial Sri Yunita; Ariel Panjaitan; Grace Anna Maria Sitanggang; Karisa Kusumadewi Saputri; Listem Wisiska Situmorang; Marsha Astrid Exelsia Hutasoit; Nabila Hidayanti
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital telah mengubah pola konsumsi informasi mahasiswa secara signifikan, di mana media sosial menjadi sumber informasi utama sekaligus ruang subur bagi penyebaran hoaks yang berpotensi mengancam kohesi sosial dan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemahaman Wawasan Nusantara mahasiswa Universitas Negeri Medan dengan sikap mereka dalam menghadapi penyebaran hoaks di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research) dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang memadai mengenai nilai-nilai Wawasan Nusantara seperti nasionalisme, persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sosial, internalisasi nilai tersebut dalam perilaku digital sehari-hari masih belum optimal. Budaya share before check masih ditemukan di kalangan mahasiswa, yang mengindikasikan rendahnya literasi digital meskipun latar belakang pendidikan tinggi telah dimiliki. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat korelasi positif antara pemahaman nilai kebangsaan dan kecenderungan bersikap kritis terhadap informasi di media sosial. Mahasiswa yang menginternalisasi nilai Wawasan Nusantara dengan baik terbukti lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Oleh karena itu, penguatan Wawasan Nusantara perlu dipadukan dengan peningkatan literasi digital dalam kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi guna membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.
IMPLEMENTASI NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR UNTUK MEMBENTUK CIVIC SKILLS Liza Satria; Nurizam Auji; Christin Angelita Sianturi; Suhaila Siregar; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.504

Abstract

Implementasi nilai demokrasi dalam pembelajaran sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk civic skills siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan kewarganegaraan sejak dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai demokrasi dalam pembelajaran sekolah dasar serta relevansinya terhadap pembentukan civic skills siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis isi terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai demokrasi melalui pembelajaran partisipatif, musyawarah, diskusi, kerja sama dan pembelajaran berbasis masalah berkontribusi terhadap berkembangnya keterampilan intelektual dan partisipatoris siswa seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, pengambilan keputusan dan tanggung jawab sosial. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi nilai demokrasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, budaya sekolah yang demokratis serta strategi pembelajaran yang mendukung partisipasi aktif siswa, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan dalam praktiknya. Penelitian ini berimplikasi bahwa pembelajaran demokratis perlu diposisikan sebagai strategi pedagogis yang integratif dalam penguatan civic skills serta pembentukan warga negara yang aktif, kritis, partisipatif dan bertanggung jawab sejak pendidikan dasar.
ANALISIS KONSEPTUAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anisa Ruhi Shabrina; Julia Damanik; Ribka Sang Putri Zega; Yumna Maghfirah; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan karakter sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara kognitif tetapi juga memiliki integritas moral dan sosial. Pendidikan Kewarganegaraan dipandang sebagai mata pelajaran yang strategis karena memuat nilai-nilai kebangsaan, norma dan etika yang relevan dengan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis konseptual, di mana data diperoleh melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan sintesis konsep yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa melalui integrasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan cinta tanah air dalam proses pembelajaran. Selain itu, efektivitas pembentukan karakter sangat dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang digunakan, di mana pembelajaran yang kontekstual, partisipatif dan berbasis pengalaman lebih mampu menginternalisasikan nilai dibandingkan dengan pendekatan yang bersifat kognitif semata. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana yang efektif dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar apabila dilaksanakan secara sistematis, konsisten dan didukung oleh peran aktif pendidik serta lingkungan pendidikan yang kondusif.
Co-Authors Abdinur Batubara Agatha Sofia Margareta Agnes Chintya Siringoringo Agnes Elizabeth Manalu Ahmad Aridho Alfi Nura Alya Fadhillah Andin Livia Angel Chasita Sagala Anisa Ruhi Shabrina Annisa Azmi Sagala Ardawani Hutasoit Ariel Panjaitan Aulia Azzahra Ayu Simanjuntak Ayu Tri Chahyani Azivah Zahrianis Bartolomeus Marulitua Simanjorang Cahaya Marsinta Sri Rezeki Chairun Nisa Chandra Fhutu Neva Christin Angelita Sianturi Cindy Pratiwi Damaiyani Damaiyani Daulat Saragi Dedek Harianto Deviona Pelawi Dewi Romantika Tinambunan Dewi Romantika Tinambunan Dhiya Atikah Dian Wahyu Harmoni Sembiring Dianra Azriany Dipo Piswatama Doni Joremenda Dules Ery Pratama Eko Pranata Sinaga Enda Rejekinta Karina br PA Endhita Putri Purba Enjelina Vincere Sihombing Ennita Fauziah Erbina Br Sembiring Erinna Naibaho Esra Natasya Br Sitepu Ester Sarina Purba Eunike Br Simanjuntak Fatiya Nur Rahma Fatma Angraini Lubis Feby Oktavia Br. Tarigan Fitri Ananda Rambe Fitriani Br Sitepu Grace Analita Febrina Anak Ampun Grace Anna Maria Sitanggang Grace Sihombing Guido Nainggolan Hanaya Manuela Ambarita Hera Septiana Siahaan Immanuel Chioke Ines Manalu Iwidya Risti Sinaga Jahya Adiputra Simbolon Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Rami Jesika Ritonga Joel Indrawan Damanik Julia Damanik Karisa Kusumadewi Saputri Kezia Damanik Khatherine Sesilia Manik Kisah Lumban Toruan Laras Sati Sintania Lennai Situmorang Lestania Simatupang Liber Siagian Limra Nababan Lina Adinda Krismasuci Hutabarat Listem Wisiska Situmorang Liza Satria Lora Ernanta Tarigan Maisarah Putri Lalyta Siregar Maria Angel Hasibuan Mariana Sinaga Marly Meani Silalahi Marsha Astrid Exelsia Hutasoit Meilafayza Nasha Mhd Rasyid Alfarisi Murniwati Lase Muthi’ah Lathifah Nabila Devia Hummaira Nabila Fri Cahyani Nabila Hidayanti Nabila Riyani Amanda Saragih Naulita Panggabean Ni Nyoman Salwa Khairunnisa Nina Akbar Novia Adeliana Panjaitan Novita Ramdaini Nurainun Nurainun Nurizam Auji Nurul Febriyani Harahap Pingky Monica Hasugian Putra Pratama Harahap Putri Widia Ningsih Rafli Susanto Ramadan Pulungan Reh Bungana Br Perangin-angin Relly Tamba Ribka Sang Putri Zega Rifka Denisa Ronaldo Supratman Silaban Rose Venerius Sirait Rosida Minta Ito Pasaribu Ruth Geraldine Manurung Saffanah Alya Zahra Salsabila Balqis Siregar Salwa Andini Samuel Simanjuntak Sansugiri Ginting Sartika Eka Fitri Lubis Selafionita Simanulang Siti Khairani Siti Salwa Azalia Sondang Ruth Lovenia Sinaga Sri Hadiningrum Sri Rosa Lumban Gaol Stevan Oktureja Pasaribu Stevanie Febiola Tampubolon Suci Nurul Akhwatni Saragi Sugiharto Sugiharto Suhaila Siregar Sulastri Krisdayanti Sinambela Syafiqah Annisa Talita Salsabilah Talita Sembiring Tengku Salsabila Tessa Lonika Simanullang Tri Santa Lasmarito Ture Ayu Situmeang Ulan Ulan Vanessa Uli Sembiring Wildah Veizy Jasmin Winda Arisandi Winda Tarihoran Yacobus Ndona Yoni Lamtiur Silalahi Yumna Maghfirah Yusnadi