Claim Missing Document
Check
Articles

Pengolahan Limbah Organik Kulit Pisang (Musa balbisiana) dan Kubis (Brassica oleracea) menjadi Eco Enzyme Ana, Aziza Putri; Kurniawati, Desy; Iswendi, Iswendi
MASALIQ Vol 5 No 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i5.7181

Abstract

The management of household organic waste presents a significant challenge in efforts to promote environmental sustainability. This study aims to utilize banana peels (Musa balbisiana) and cabbage (Brassica oleracea) waste as raw materials for the production of eco-enzyme through a three-month fermentation process using a ratio of 3:1:10 (organic waste:brown sugar:water). The evaluation included organoleptic tests (color and aroma), pH measurement, and qualitative analysis of nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K) content. The results showed that both eco-enzyme variations exhibited a cloudy brown color, acidic aroma with varying banana peel scent intensity, and a pH of 3, indicating high acidity due to organic acid formation. Qualitative tests confirmed the presence of N, P, and K in both variations. These findings demonstrate the potential of combining banana peels and cabbage to produce eco-enzyme as an environmentally friendly organic fertilizer. Further research is recommended to conduct quantitative analysis to determine nutrient content levels and assess the effectiveness of eco-enzyme application in agricultural practices.
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Nanas dan Jeruk untuk Produksi Eco Enzyme: Uji Fosfor, Kalium, pH, dan TDS Putri, Molsa Vitaloka; Kurniawati, Desy; Away, Romy Dwipa Yamesa
MASALIQ Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i6.7562

Abstract

The limited research on the use of pineapple and orange peel waste as base materials for eco enzyme production forms the background of this study, despite their high potential as environmentally friendly solutions for organic waste management. This study aims to analyze the characteristics of eco enzyme produced from the fermentation of pineapple and orange peel waste, through phosphorus and potassium tests, as well as measurements of pH and Total Dissolved Solids (TDS). The method employed combines a qualitative approach for phosphorus and potassium testing with a quantitative approach for pH and TDS measurements, using samples from various fruit peel fermentation treatments. The results showed that the resulting eco enzyme had a yellowish-brown, slightly turbid appearance, with relatively high TDS values due to dissolved solid content. The pH values ranged from 3.5 to 4, indicating acidity influenced by organic acids formed during fermentation. Content analysis showed positive results for phosphorus and potassium, supporting its potential use as a liquid organic fertilizer, along with the presence of flavonoids that support its application as a household cleaner or natural disinfectant. The study concludes that pineapple and orange peel waste is an effective and sustainable raw material for eco enzyme production, offering both economic and ecological benefits in household organic waste management.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi PhET Pada Materi Asam Basa Fase F Nurhayati, Nurhayati; Kurniawati, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12480

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni membuat LKPD pembelajaran berbasis Problem Based Learning dengan bantuan aplikasi PhET pada materi asam basa dan mendemonstrasikan kevaliditas dan kepraktikalitasnya sebagai bahan ajar kimia. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu model 4D (define, design, develop, and disseminate). Langkah-langkah yang diambil hanya mencakup tahap pengembangan. Data yang didapatkan diolah dengan mengaplikasikan rumus Aiken's V. Penelitian dilakukan di Laboratorium FMIPA UNP dan SMAN 3 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi konten dan konstruk bahan ajar yang dikembangkan terverifikasi mempunyai kategori validitas rumus Aiken V sebesar 0,82 dan 0,89, serta kepraktisan bahan ajar berdasarkan penggunaan guru dan peserta didik sebesar 87% dan oleh 90% dengan kategori sangat praktis
LKPD Kimia SMA Kelas XI Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Termokimia Fase F Mardhatillah Nadien, Rahmah; Kurniawati, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13863

Abstract

Materi termokimia adalah materi dengan konsep abstrak yang membutuhkan pembelajaran bermakna untuk bisa mempersiapkan peserta didik aktif sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka. LKPD berbasis PBL dapat membantu peserta didik untuk bisa menemukan dan memperkuat konsep pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat validitas dan praktikalitas terhadap LKPD berbasis problem based learning pada materi termokimia untuk kelas XI Fase F SMA. Penelitian ini adalah Education Design Research dengan model Plomp. Hasil penelitian telah terbukti valid dan praktis. Uji kevalidan dengan nilai sebesar 0.90 dan uji kepraktisan pada guru sebesar 95% dan untuk peserta didik 96%.
Pengaruh Waktu Kontak dan Kecepatan Pengadukan dengan Metode Batch Terhadap Penyerapan Zat Warna Methyl Orange Pada Biji Kelengkeng Frista, Nada; Kurniawati, Desy; Dewata, Indang; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14250

Abstract

Methyl orange merupakan salah satu zat warna yang sering dimanfaatkan dalam industri tekstil maupun kegiatan laboratorium, Zat warna ini tergolong kedalam zat warna anionik dengan ambang batas berkisar 5-10 mg/L dalam perairan, untuk mengurangi limbah zat warna ini perlu dilakukan beberapa upaya, salah satunya yaitu adsorpsi dengan metode batch. Pada pengujian ini memanfaatkan biji kelengkeng sebagai adsorbenya yang telah teraktivasi dengan HNO3 0,01 M untuk menyerap zat warna Methyl orange. Pemilihan biji kelengkeng sebagai adsorben ini didasarkan karena mengandung gugus fungsi yang telah terindentifikasi pada hasil spektrum FTIR seperti O-H, C-H, C=O, dan C-O gugus fungsi ini yang dapat mengikat zat warna Methyl orange. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai kapasitas penyerapan sebesar 4,63 mg/g dalam keadaan optimum proses adsorpsi pada pH 3, konsentrasi larutan Methyl Orange 80 ppm, ukuran partikel 150 ?m, waktu kontak 150 menit dan kecepatan putaran pengadukan 200 rpm yang terukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 465 nm.
Pengaruh Waktu Kontak dan Kecepatan Pengadukan terhadap Penyerapan Zat Warna Methylene Blue Pada Biji Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour) dengan Metode Batch Ikhsany, Diva; Kurniawati, Desy; Nasra, Edi; Khair, Miftahul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14589

Abstract

Industri tekstil di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat, setiap produksinya akan menghasilkan limbah berupa limbah pewarna. Methilene Blue adalah limbah pewarna yang paling banyak diproduksi. Limbah Methylene Blue ini nantinya akan masuk ke lingkungan perairan yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan manusia. Kadar yang diizinkan dalam perairan berkisar antara 5-10 mg / L. Tujuan dari penelitian ini untuk mengurangi kandungan zat warna Mehylene Blue di perairan dengan proses adsorpsi menggunakan adsorben biji lengkeng yang diaktifkan dengan HNO3 O,O1M dengan metode batch. Instrumen yang digunakan adalah FTIR dan UV-Vis. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kondisi optimum dengan melihat kapasitas serapan zat warna berupa variasi waktu kontak dan kecepatan pengadukan. Waktu kontak optimum diperoleh 150 menit dengan kecepatan pengadukan 200 rpm sehingga diperoleh daya serap 63,65 mg/g dengan persentase absorpsi 93,78%.
Pengaruh Waktu Kontak Adsorpsi Metanil Yellow terhadap Ekstrak Flavonoid dari Kulit Kelengkeng (Dimocarpus longan) Darussalam, Rahni; Benti Etika, Sri; Kurniawati, Desy; Suryani, Okta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air dapat dari limbah industri mengandung berbagai polutan beracun salah satunya adalah pewarna. Metanil Yellow adalah zat warna yang berbahaya bagi kehidupan perairan dan tubuh manusia sehingga pewarna metanil yellow perlu diatasi. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah adsorpsi dengan metode batch dikarenakan memiliki keuntungan biaya murah dan pengerjaannya yang sederhana. Ekstrak flavonoid berpotensi tinggi untuk dijadikan biosorben dikarenakan memiliki gugus hidroksil dan karbonil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak flavonoid untuk mengadsorpsi zat warna metanil yellow menggunakan waktu kontak optimum serta mengetahui kapasitas penyerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum pada 60 menit dengan kapasitas penyerapan 10,877 mg/g.
Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi STEM Materi Kesetimbangan Kimia Fase F Kelas XI Elviana Clara Manalu, Volma; Kurniawati, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesetimbangan kimia merupakan materi yang dianggap sulit oleh peserta didik. Hal ini disebabkan karena masih kurangnya bahan ajar yang dapat menarik perhatian peserta didik. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul berbasis PBL terintegrasi STEM materi kesetimbangan kimia dan untuk menentukan validitas dan praktikalitas modul yang dikembangkan. Penelitian R&D dengan model 4-D ini dilakukan di SMAN 12 Padang. Setelah dilakukan uji validitas dan praktikalitas, hasil yang didapatkan yaitu hasil validasi sebesar 0,92 dan praktikalitas guru dan peserta didik yaitu 90% dan 93% dengan kategori sangat praktis.
Pengembangan E-LKPD Laju Reaksi Berbasis Problem Based Learning Menggunakan Flip Pdf Corporate Edition Untuk Fase F SMA Sepriyeni Oktavia, Syntia; Kurniawati, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk e- LKPD laju reaksi berbasis problem based learning menggunakan Flip PDF Corporate Edition untuk fase F SMA dan menentukan validitas dan praktiaklitas e-LKPD. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan ( R&D) dengan model pengembangan plomp. E-LKPD divalidasi oleh 5 orang validator yaitu 3 dosen kimia FMIPA UNP dan 2 guru kimia SMAN 3 Padang Panjang. Hasil penelitian menunjukkan uji rata-rata validitas aikens’ V sebesar 0,91 dengan kategori valid. Praktikalitas guru diperoleh nilai praktikalitas (NP) sebesar 91% dengan kategori sangat praktis. Praktikalitas peserta didik diperoleh nilai praktikalitas (NP) sebesar 91% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian e- LKPD laju reaksi berbasis problem based learning menggunakan Flip PDF Corporate Edition untuk fase F SMA valid dan sangat praktis.
Kombinasi Serai (Cimbopogon nardus L. Rendle ) dan Kulit Semangka (Citrullus lanatus ) dalam Produksi Eco-enzyme Menggunakan Konsep Zero Waste Sebagai Pupuk Organik Kartika, Reka; Kurniawati, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eco-enzyme adalah hasil dari proses fermentasi cair yang memanfaatkan sampah organik. Mereka membersihkan lantai, menjaga sayur-buahan dan sayur-sayuran tetap bersih, dan juga berfungsi untuk menghilangkan serangga dan pupuk tanaman. Penggunaan eco-enzyme untuk mengolah sampah organik membantu mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan perbandingan 3:1:10 antara kulit buah, gula, dan air, pembuatan eco-enzyme mengikuti prinsip zero waste. Eco-enzyme biasanya memiliki bau asam yang kuat, tetapi tetap menghasilkan bau buah yang segar. Biasanya, produk akhir eco-enzyme berwarna coklat tua. Menurut penelitian, eco-enzyme yang dibuat dari limbah organik seperti serai dan kulit semangka memiliki pH 3–5, warna coklat kekuningan, dan bau segar dan asam. Untuk berbagai perbandingan (1:2, 2:1, 3:0, 0:3, dan 1,5:1,5), kandungan nitrogen pada eco-enzyme adalah 1,08%, 0,94%, 0,81%, 1,94%, dan 0,19%, menurut pengujian NPK. Semua variabel menerima hasil uji fosfor yang positif, dan setiap sampel juga mengandung kalium. Eco-enzyme dari limbah buah tetap berguna sebagai pembersih dan desinfektan, tetapi kurang efektif sebagai pupuk cair berdasarkan hasil nilai NPK.
Co-Authors Addawiyah, Nadiyatul Afifi, Rayhanil Afrilia, Yoni Aini, Syamsi Ali Amran Alizar Alizar, Alizar Alkhaira, Nisa Ana, Aziza Putri Andini, Namira Tri Andrean, Maifil Dwi Anjelia, Mariza Arifah Sri Wahyuni Barkah, Fitri Annisa Benti Etika, Sri Budhi Oktavia Darussalam, Rahni Darwin Rio Budi Syaka Della Rosalynna Stiadi Dwi Finna Syolendra DWI RAMADHANI Edi Nasra Elsa Yuniarti Elviana Clara Manalu, Volma Em Sutrisna Fadhilah Fadhilah Fariz Adzani, Rivaldo Fatmawati, Rani Fauzana Gazali Fitri Amelia Fitri, Bali Yana Fitria Ningsih, Rahmadhani Frista, Nada Gama Yoga, Nugroho Hamid, Syafira Putri Haqqu, Annisa Hardeli Hardeli Hardeli Hardianti, Amirah Salsabila Harmaiyani, Risky Hary Sanjaya Hasyim, Rahmat Heditama, Muhammad Raffi Hidayah, Rahma Holidayani Husna, Miftahul Ideal, Flami Luthfianisa Ifan Rivaldo Ikhsany, Diva Indang Dewata Indasyach Moreno, Zavi Intan Lestari Iqbal, Anwar Iryani Iryani Istiqamah, Siti Sarah Iswendi iswendi Jayawarsa, A.A. Ketut Karmila, Aroma Kartika, Reka Khairurrazak, Khairurrazak Kiki Amelia, Kiki Laily Nurliana Latisma, Latisma Lestari, Kardina Mahmud Mahmud Maida, Margarita Claudya Mardhatillah Nadien, Rahmah Mardi Marlini, Rahmida Martha, Rahma Dyan Marthin, Emmilya Febri Mawardi Miftahul Khair Muhammad Rayhan Mulia, Melindra Mutia, Nuraini Cut Nadia Nadia Nandi, Mila Lusy Tri Nizar, Umar Kalmar Nofianti, Nora Nofrianto Nofrianto Novela, Riana Nur Fitri Nurazmi, Suci Nurhayati Nurhayati Nurrahma, Yashinta Oktaviana, Najwa Annisa Parbuntari, Hesty Pasaribu, Nur Rizky Patricia, Popi Permana, Agus Agung Pernadi, Niza Lian Puja, Puja Putra Mustafit, Alvian Putra, Ananda Putri Ana, Aziza Putri Rinjani, Mitna Sekar Putri, Anisa Dwi Putri, Molsa Vitaloka Putri, Raisya Pratama Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafael, Muhammad Rahadian Zainul Rahayu Ningsih, Sri Rahmi, Maulidia Arsyta Rantika Putri, Dwi Rara Bahri, Rayhani Riga Rio Budi Syaka, Darwin Risnawaty Risnawaty Risty, Chika Mei Romy Dwipa Yamesa Away Ronald, Meissa Lifangrha Rosalinda, Gigih Devy Safitri, Nadila Sari, Trisna Kumala Sepriyeni Oktavia, Syntia Sherly Kasuma Warda Ningsih Silpa, Riga Oktry Sri Benti Etika Stiadi, Della Rosalyna Sukarno, Ragil Suprawati, Vina Suryani, Okta Syamsul Arifin Tarmizi, Fadhilah Ulianas, Alizar Veronita, Silvi Witri, Rahmi Eka Yeni, Isra Yerimadesi Yerimadesi Yerimadesi Yoga, Nugroho Gama Yohanes Gunawan, Yohanes Yola, Servi Farda Yuranda, Fitri Zakiya, Ratu