Claim Missing Document
Check
Articles

DIGITALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM KABUPATEN BATANG Clara Yully Diana Ekaristi; Hermin Pancasakti Kusumaningrum; Denis; Maya Aresteria; Eiffeliena Nur'aini Fisikaningputri Purwienanti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.2253

Abstract

UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah merupakan bagian yang sangat penting dan strategis dalam peningkatan perekonomian nasional, terutama berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara, apalagi saat ini pemerintah sedang berupaya memulihkan keadaan ekonomi pasca Covid-19. UMKM yang tangguh diawali dengan pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Kecamatan Bandar merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Batang yang memiliki banyak potensi sumberdaya yang dapat dikembangkan. UMKM di kecamatan Bandar kabupaten Batang Jawa Tengah yang terdiri dari berbagai jenis usaha yang semakin berkembang. Permasalahan yang dialami UMKM tersebut adalah masalah dan kendala dalam hal pengelolaan keuangan, hal ini disebabkan dengan adanya keterbatasan pemahaman pengelolaan keuangan baik secara sederhana maupun digital. Berlatar belakang dari permasalah ini, kegiatan digitalisasi pengelolaan keuangan UMKM Kabupaten Batang sebagai mitra dalam program ini. Program ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pre tes dan postes. Dilihat dari hasil penyebaran kuesioner peserta yang berprofesi sebagai wirausaha, dan memiliki berbagai jenis usaha. Dilihat dari sebelum sosialisasi digitalisasi pengelolaan keuangan terhadap peserta pelaku UMKM memiliki tingkat pemahaman sebesar 4-18% dan sesudah sosialisasi kegiatan mencapai tingkat pemahaman sebesar 100% meskipun masih tahap awal penggunaan digital. Dengah dilakukannya kegiatan sosialisasi ini, dapat dilihat bahwa tingkat pemahaman dan pengetahuan pengelolaan keuangan secara digital bagi pelaku UMKM unbu kecamatan Bandar mengalami peningkatan sehingga lebih meningkatkan kualitas dan produktivitas UMKM tersebut sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.
Profiling of Seawater Bacterial Diversity in Tanjung Mas Port Using 16S rRNA eDNA Metabarcoding and Next-Generation Sequencing (NGS) Anggoro, Naufal Sebastian; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Budiharjo, Anto; Wijanarka, Wijanarka; Zainuri, Muhammad; Hadibarata, Tony
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 1 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.1.61-70

Abstract

Tanjung Emas Port is the entry and exit point for trade commodities, both regional and international filled with many ships. This condition makes biofouling a very massive process in that place by various types of marine bacteria. The initial formation of a biofilm is relevant to bacterial diversity, colonization and adhesion. The objective of the study was assessing bacterial diversity in relation to with biofouling within Tanjung Mas Port Semarang, by using 16S rRNA eDNA metabarcoding Next-Generation Sequencing (NGS). Seawater samples from aquatic sites of Tanjung Mas harbor was used for DNA extraction and amplification of the 16S rRNA V-3-V4 hypervariable region, followed by sequencing and library construction of eDNA Metabarcoding. Sequence processing and analysis was performed in QIIME 2 and RStudio using DADA2 for advanced sequencing processing and Phyloseq. The results of this research showed that bacteria is the predominant taxon constituting 100% of the community. The taxon consists of Proteobacteria (49.38%), Bacteroidota (8.67%), and Firmicutes (8.88%). Alphaproteobacteria (20.92%) and Gammaproteobacteria (12.39%) dominate at the Class level, emphasizing their versatility and ecological influence. At the Order and Family levels reveals the prevalence of Rhodobacterales (10.04%), Chitinophagales (2.53%), Rhizobiales (3.61%), Rhodobacteraceae (5.67%), Saprospiraceae (3.63%), and Rhizobiaceae (2.15%). It was found that the unculturable taxa dominance in Tanjung Mas Port was 44.66%. These taxonomic entities contribute significantly to the taxonomic and functional diversity of the microbial community, influencing nutrient cycling, organic matter degradation, ecosystem stability and biofilm formation.
Isolasi DNA Daun Jeruk Bali Merah (Citrus maxima Merr.) dengan Modifikasi Metode Doyle and Doyle Rizko, Nurmalisa; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Ferniah, Rejeki Siti; Pujiyanto, Sri; Erfianti, Tia; Mawarni, Shelina Nurunnisa; Tri Rahayu, Hesti; Khairunnisa, Dinda
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Jeruk bali merah (Citrus maximaMerr) merupakan tanaman lokal yang tersebar di wilayah Indonesia. Keunggulan tanaman tersebut adalah nutrisi yang tinggi yang terdiri dari vitamin C996,773 mg/L, riboflavin, natrium (Na), kalsium (Ca), serta senyawa metabolit lainnya yang merupakan sumber antioksidan yang baik. Dalam masa pandemi ini, kebutuhan vitamikhusunya dalam menghadapi Pandemi Covid19.Pengembangan potensivarietas unggul dari jeruk bali perlu dilakukan salah satunya dengan analisis genetik. Tahap awal analisis genetik suatu tanaman adalah isolasi DNA tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi DNA pada daun jeruk bali dengan metode Doyle & Doyle yang dimodifikasi dengan penambahan CTAB untuk mengatasi kadungan polisakarida dan senyawa polifenol yang tinggi dalam tanaman jeruk bali. Sampel DNA jeruk bali yang telah diisolasi di analisis menggunakan NanoDrop dengan absorbansi (A260/A280). Hasil pada penelitian ini, sampel DNA yang dianalisis menggunakan NanoDrop memiliki konsentrasi 220,8ng/µlserta kemurnian sebesar 1,93.Kata kunci : Jeruk bali (Citrus maxima), isolasi DNA, CTAB
Molecular Docking Studies of Marine Sulfated Polysaccharides: Exploring Green Seaweed’s Role Against SARS-CoV-2 Spike Glycoprotein Herida, Azalia Puspa; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Zainuri, Muhammad; Sabdono, Agus; Subagiyo, Subagiyo; Wahyuningsih, Candra
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 4 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.4.567-575

Abstract

SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2) is a virus responsible for the infectious disease of COVID-19 (Coronavirus Disease 2019), whose development is still being monitored. One way to deal with the virus’s development is by searching for natural-based medicines that prevent and treat SARS-CoV-2 infection. The abundant biodiversity can be used as a source of treatment. Among many natural resources, seaweed is one of the natural resources rich in bioactive components. Sulfated polysaccharide is one of the potential bioactive compounds in seaweed because it has antiviral effects and the potential to treat SARS-CoV-2. This research aims at increasing the potential of Karimunjawa green seaweed sulfate polysaccharides for antiviral capabilities in SARS-CoV-2 through molecular docking. This research began with identifying the morphology of Karimunjawa seaweed. Identify the components of sulfated polysaccharide compounds based on literature studies according to the species that have been identified. Analysis of the antiviral ability of SARS-CoV-2 based on its binding ability to the SARS-CoV-2 target protein through a molecular docking computational program and testing drug compounds using the Lipinski rule. Based on the research results, it is known that the seaweed obtained from Karimunjawa based on morphology, belongs to the genus Kappaphycus. Molecular docking with a ligand and spike glycoprotein (6LZG) resulted in the hexadecanoic acid compound having a binding free energy of -5.3 kcal.mol-1, which was the compound with the lowest yield compared to other test compounds. The prediction of the physicochemical properties of all test compounds fulfills Lipinski's five rules and has the potential to be used as medicinal compounds.
Geospatial Modeling of the Nitrate Distribution as an Indicator of Aquatic Fertility in the Lagoon Waters of the Mangrove Information Center (PIM), Pekalongan Zainuri, Muhammad; Suryani, Oda Gracia Ariela; Ismanto, Aris; Handoyo, Gentur; Rifai, Azis; Rochaddi, Baskoro; Endrawati, Hadi; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Jihadi, Muhammad Shulhan; Hadibarata, Tony
Jurnal Kelautan Tropis Vol 27, No 3 (2024): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v27i3.24081

Abstract

In the lagoon area of the Mangrove Information Center (PIM), Pekalongan, annual flooding leads to inundation in some land areas, particularly pond areas, lagoons, and residential areas. The area of submergence due to tidal floods in 2020 reached 783.99 hectares. The construction of embankments to the south of the lagoon as protection against flooding has transformed the northern area into a lagoon. Our research, crucial for understanding and managing these environmental changes, aims to determine and analyze the content and distribution of nitrate in the Lagoon Area of Mangrove Information Center Waters, Pekalongan. This was achieved through a thorough process of in situ observations based on purposive sampling at six sampling sites on June 22, 2023. The nitrate distribution data was then interpolated with a 2D current hydrodynamic model, ensuring the most accurate representation of the data. The value of nitrate content in the Mangrove Information Center lagoon ranges between 0.0065-0.1072 mg/L. This distribution pattern, influenced by deposits of mangrove litter, the depth of the lagoon, and water circulation, reflects the accumulation of physical and chemical influences in the waters.
MOLECULAR CHARACTERIZATION, PHYTOCHEMICALS SCREENING, AND MOLECULAR DOCKING OF CARDAMOM (Wurfbainia compacta), AND SAMBILOTO (Andrographis paniculata) AGAINST COVID-19 Kurniawati, Mufida Budi; Budiharjo, Anto; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Ferniah, Rejeki Siti
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2024.3005

Abstract

Cardamom and Sambiloto are phytopharmaceutical plants that produce phytochemical compounds that have the potential to be used to increase immunity against COVID-19. because they contain carotenoids, phenols, anthocyanins, saponins, alkaloids and steroids. This research aims to obtain the molecular characteristics of Cardamom and Sambiloto plants from the Gunungpati area, Semarang by ITS primer, testing phenolic phytochemicals, tannins, flavonoids, saponins and alkaloids followed by molecular docking tests with the 6WX4 protein. SARS-CoV-2. Molecular characterization results show that Cardamom and Sambiloto are similar to Wurfbainia compacta MF802556.1 (100%) and Andrographis paniculate LC646073.1 (84.47%). The results of the phytochemical test screening showed that both plants contain flavonoids. Molecular docking tests were carried out with the compounds Quercetin, Avicularin, Naringenin, 5-hydroxy-7,8,2',5' tetramethoxyflavone, and Retinoic Acid. Retinoic Acid as a test ligand has the greatest potential in inhibiting the 6WX4 protein in the SARS-CoV-2 virus with a binding affinity value of -7.28 and RMSD 0.00.
Molecular Characterization of Microalgae Thalassiosira sp. Based on Genetic Marker tufA and Potential Test for Bioremediation of Heavy Metal Lead (Pb) Izzudin, Maulana Zidan; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Zainuri, Muhammad; Nurhayati, Nurhayati; Jannah, Siti Nur; Wahyuningsih, Candra; Herida, Azalia Puspa; Doktorasaintifika, Heradita Kaniaazzahra
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 1 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i1.25463

Abstract

Heavy metal lead (Pb) pollution in aquatic environments poses a serious threat to aquatic ecosystems and human health. The microalga Thalassiosira  sp. has potential as a bioremediation agent for heavy metals; however, further studies are needed to maximize its capability. This study aims to molecularly characterize Thalassiosira  sp. using the tufA gene, evaluate the effects of Pb on growth and cell morphology, and assess its Pb uptake efficiency. Methods included DNA isolation, phylogenetic analysis, growth measurement using a hemocytometer, Pb uptake testing via ICP-OES, and cell morphology analysis. Results showed that the tufA gene could molecularly characterize Thalassiosira  sp., with a phylogenetic similarity of 99.53% to Conticriba weissflogii (MH571875.1). Pb significantly inhibited growth at concentrations of 0.03 ppm and 0.05 ppm and caused cell aggregation and pigment degradation at higher concentrations (2 ppm). This microalga exhibited the highest Pb uptake efficiency at lower concentrations (0.03–0.05 ppm), reaching 100%, while at 2 ppm, the efficiency decreased to 40%. This study highlights the potential of Thalassiosira  sp. in remediating Pb, providing a foundation for the development of microalgae-based biotechnological applications.
Analisis Pigmen Karotenoid dan Uji Aktivitas Antibakteri Serta Karakterisasi Daerah Penanda ITS dari Nannochloropsis oculata Herida, Azalia Puspa; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Kusdiyantini, Endang
Berkala Bioteknologi Vol. 3, No. 1, April 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nannochloropsis oculata merupakan mikroalga yang umum digunakan pada pakan tambahan budidaya hewan laut. Mikroalga N. oculata mampu menghasilkan pigmen karotenoid salah satunya β-karoten berfungsi sebagai antioksidan serta senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Penamaan mikroalga N. oculata dari Gondol Bali hanya dilakukan berdasarkan pengamatan mikrobiologis, karakterisasi biokimia, dan ekofisiologis tetapi belum dianalisis hingga tingkat molekuler. Identifikasi molekuler mikroalga dapat dilakukan pada daerah penanda ITS (Internal Transcribed Spacer) hingga di tingkat spesies. Tujuan penelitian yaitu, menganalisis kandungan pigmen karotenoid berupa β-karoten, menguji kemampuan N. oculata sebagai agen antibakteri, serta karakterisasi molekuler N. oculata menggunakan daerah penanda ITS. Metode penelitian ini meliputi kultivasi mikroalga, analisis pigmen β-karoten, uji antibakteri kultur N. oculata, isolasi DNA menggunakan metode Doyle & Doyle, amplifikasi daerah ITS menggunakan primer ITS 4 dan ITS 5, sekuensing DNA hasil amplifikasi, analisis filogenetik melalui program BLAST, Clustal X, NJ Plot, dan MEGA 6. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis pigmen β-karoten mengalami peningkatan kadar β-karoten selama masa kultur dan menurun pada fase stasioner. Kadar β-karoten tertinggi sebesar 0,08 µg/mL. Kultur N. oculata mampu menghambat pertumbuhan bakteri uji dengan kategori hambat sedang terhadap bakteri Gram negatif Eschericia coli dan Gram positif Staphylococcus aureus. Amplifikasi daerah penanda ITS menggunakan metode PCR menghasilkan sekuens sebesar 985 bp. Hasil BLAST menunjukkan N. oculata memiliki kemiripan sekuen sebesar 99,43% dengan N. oceanica. Penelitian ini disimpulkan bahwa N. oculata memiliki pigmen β-karoten yang dihasilkan selama masa pertumbuhan mikroalga. Kultur N. oculata yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri uji dengan semakin banyak volume yang diberikan daya hambat yang dihasilkan semakin besar. N. oculata berdasarkan pohon filogenetik berkerabat dekat dengan sekuen referensi N. oceanica strain IMP-BG-006.
Deteksi Gen DXS dan Penentuan Jalur Biosintesis Karotenoid pada Chlorella pyrenoidosa Monalita, Ramadhebi; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Budiharjo, Anto
Berkala Bioteknologi Vol. 5, No. 1, April 2022
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural carotenoid synthesis has never exceeded synthetic products on a commercial scale. Lack of understanding of the microbiological and ecophysiological aspects of carotenoid-producing isolates leads to misidentification of species. One local isolate of green algae is used as a natural food source of carotenoids in the food industry, namely Chlorella pyrenoidosa. Carotenoid accumulation of the nonMVA pathway in green algae is determined by the enzyme D-1-deoxyxylulose 5-phosphate synthase, which is encoded by the D-1-deoxyxylulose 5-phosphate synthase (DXS) gene. The main purpose of this study was to detect the DXS gene as a carotenoid biosynthetic key enzyme encoder in C. pyrenoidosa whether or not to follow the non-MVA pathway for carotenoid biosynthesis or not. Morphological and ecophysiological characterization methods are carried out based on periodic observations and DXS gene detection using the guide Kuzuyama (2000). The results of the analysis of the similarity of the C. pyrenoidosa DXS gene in sustainable areas show that it can detect partial DXS genes from Chlamydomonas reinhardtii. The absence of growth inhibition in C. pyrenoidosa with lovastatin shows a non-MVA pathway that is the pathway used in carotenoid biosynthesis.
Analisis SNP (Single Nucleotide Polymorphism) Promotor GEN IL-10 pada Penderita Filariasis Maria, Atina; Budiharjo, Anto; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis limfatik merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh nematoda dari jenis Wuchereria bancrofti dan Brugia malayi dewasa yang menghuni jaringan limfatik. Filariasis limfatik ini disebarkan oleh empat genus nyamuk, yaitu, Anopheles, Culex, Aedes dan Mansonia. Respon imun terhadap parasit filaria terdiri dari Thelper2 (Th2) dan melibatkan produksi cytokin –IL-4, IL-5, IL-9, IL-10, dan IL-13, isotype antibody—IgG1, IgG4 and IgE, dan meningkatnya populasi eosinophils dan makrofag yang aktif. Polimorfisme pada daerah promotor gen IL-10 diidentifikasi berhubungan dengan tinggi rendahnya produksi IL-10 pada sel darah perifer pada stimulasi in vitro dengan lipopolysacharide (LPS). Sampel diambil dari penderita filariasis, kemudian diekstraksi dan diamplifikasi pada posisi -1082, -819, -592. Hasil amplifikasi kemudian di restriksi dan di sekuensing. Hasil penelitian dari sampel penderita filariasis yang diteliti menunjukan memiliki haplotip ACA pada analisis RFLP. Analisis hasil sekuensing menggunakan dua aplikasi, yaitu DNA baser dan Bioedit. Analisis menggunakan DNA baser dan Bioedit serta dibandingkan dengan tag SNP didapatkan satu SNP. Perbandingan antara sekuens DNA yang didapatkan dengan tag SNP mandapatkan haplotip CC.
Co-Authors Agung Suprihadi Agung Suprihadi Agus Sabdono Agus Setiadi Agus Subagio Alfiatuzzahra, Diva Anggoro, Naufal Sebastian Annisa Fadillah Annisa Nur Ayuningtyas Anto Budiharjo Anto Budiharjo Ardan, Kanaya Chandra Ajeng Sotya Arina Tri Lunggani Arina Tri Lunggani Aris Ismanto Asih Rismiarti, Asih Athried Elsima Az-Zahra, Salwa Zubaidah Azis Rifai Badzlin, Zahrah Syahmina Baskoro Rochaddi Bintoro Rudi Saputro, Bintoro Rudi Budi Raharjo Christina Ratna Handayani, Christina Ratna Christina Retna Handayani, Christina Retna Clara Yully Diana Ekaristi Denis Denny Nugroho Sugianto Denny Nurkertamanda Dinalhaq, Putri Cahya Dinda Khairunnisa, Dinda Djuara P Lubis Doktorasaintifika, Heradita Kaniaazzahra Dudi Hardianto, Dudi Eiffeliena Nur'aini Fisikaningputri Purwienanti Eko Purnomo Eko Purnomo Elke Gildantia Elsima, Athried Endang Dwi Purbajanti Endang Kusdiyantini Erfianti, Tia Fiona Aqhila Dewi Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Furgeva, Natasha Gentur Handoyo Hadi Endrawati Hapsari, Hererapratita Aysha Heksa Raihan Hererapratita Aysha Hapsari Herida, Azalia Puspa Hersugondo Hersugondo Herusugondo Herusugondo Hidayati, Bintang Nurul Imam Misbach Imam Mishbach Indah Sulistyarini Indras Marhaendrajaya Is Helianti IS HELIANTI Isnaeni, Aissya Safriliana Istiana, Rohma Ita Widowati Izzudin, Maulana Zidan Jihadi, Muhammad Shulhan Joedoro Sudarsono Karima, Radhita Kurniantoro, Vangga Deswanto Prasetyo Kurniawati, Mufida Budi Lilis Sugiarti Lilis Sugiarti Lina Mulyawati Maharani, Prabaswara Nasywa Maria, Atina Marissa Angelina Maulidya, Shaula Dzikra Mawarni, Shelina Nurunnisa Maya Aresteria MG Isworo Rukmi Monalita, Ramadhebi Muhammad Amal Nurhakim, Muhammad Amal Muhammad Anwar Djaelani Muhammad Iskandar Zulkarnain Muhammad Iskandar Zulkarnain Muhammad Mulyadi, Muhammad Muhammad Zainuri Mulyawati, Lina Natasha Furgeva Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Okti Hajeng Kristiadi Pasha, Muhammad Affan Rahayu, Annisa Rizky Razana, Aqila Khaira Rejeki Siti Ferniah Retno Hartati Risma Wiharyanti Rizko, Nurmalisa Robertus Triaji Mahendrajaya Roslenawati Roslenawati Rudhi Pribadi Safirah, Dearesty Sarwo Edi Wibowo, Sarwo Edi Sekar Meliana Shasabila, Analies Devi Siti Maimunah Siti Nur Jannah Siti Nur Jannah Sonny Abdi Setiyawan, Sonny Abdi Sri Pujiyanto Sri Pujiyanto Sri Pujiyanto Sri Pujiyanto Sri Rustini Subagiyo Subagiyo Suryani, Oda Gracia Ariela Sutrisno Anggoro Tony Hadibarata, Tony Tri Rahayu, Hesti Triwibowo Yuwono Wahyu Dewi Utari Haryanti Wahyuningsih, Candra Wardaja, Bodhicitta Widianingsih Widianingsih Wijanarka Wijanarka Yann Hardivillier Yason Lukman Sudjito, Yason Lukman Yosef Purwoko Yoshua Mario Sumbodo Yudi Yunanto Yumna Rahmadias Hanifa Yunior William Susanto Yuvita Muliastuti