p-Index From 2021 - 2026
12.17
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Indonesia PIPS Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Counsellia AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Pendidikan Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Psikologi Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Paradigma ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS APPLICATION: Applied science in Learning Research Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) InEJ: Indonesian Engagement Journal Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Journal Evaluation in Education (JEE) Proceeding International Seminar of Islamic Studies PTK: Jurnal Tindakan Kelas Cakrawala: Jurnal Pendidikan Journal of Social Research Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Journal of Scientech Research and Development Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Communio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) TOFEDU: The Future of Education Journal Abdimas Mandalika Ta'dib Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Society Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Note Taking Habits on Students’ Behavior in Madiun City Nartini Nartini; Reni Setyowati Agustina; Muhammad Hanif
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1921

Abstract

Note-taking is the process of recording information by writing down ideas, explanations, or important points for future reference. For students, note-taking serves as an essential learning strategy that facilitates knowledge retention, comprehension, and the development of academic potential. This study aims to examine the impact of students' note-taking habits during teachers' classroom explanations on student behavior in Madiun City, Indonesia. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through interviews with 45 students, classroom observations, and documentation. The data were analyzed using qualitative techniques. Guided by behavioral theory, which emphasizes that environmental stimuli influence individual responses, this study explored how note-taking habits shape students' attitudes and behaviors. The findings indicate that students who consistently take notes demonstrate more positive behaviors, greater preparedness for future challenges, and stronger learning motivation than those with limited note-taking habits. Although digital technology and internet access have transformed learning practices, the study highlights that handwriting remains an important means of fostering critical thinking, preserving personal identity, and maintaining national values. Digital technology should be viewed as a tool for educational advancement, whereas writing continues to serve as a foundation for meaningful learning and character development.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN SPRAY ANTI NYAMUK BERBASIS SERAI (BANSER) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA REJOSARI Syamda Arum Philosofi; Muhammad Hanif
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i2.6340

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Penggunaan insektisida sintetis secara berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan sehingga diperlukan alternatif pengendalian nyamuk yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Rejosari dalam memanfaatkan tanaman serai sebagai bahan dasar pembuatan spray anti nyamuk alami (BANSER). Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan praktik, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 20 warga Desa Rejosari yang memperoleh edukasi mengenai pencegahan DBD dan praktik pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar serai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 96% peserta mampu membuat produk BANSER secara mandiri serta memahami manfaat penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengendalian nyamuk. Selain meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan DBD, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Improving Students’ Communication Skills: A Literature Review on the Effectiveness of Teams Games Tournament-Based Learning Anggriawan Eka Wardhana; Muhammad Hanif; Ibadullah Malawi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 15 No 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v15i1.112965

Abstract

Communication skills are one of the key competencies needed in the workplace, but educational institutions have not been able to optimally develop these skills in students. The use of conventional learning methods that are still dominant results in low student participation and interaction in the learning process. This study aims to analyze and evaluate the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model in improving students' communication skills. This study uses a qualitative approach with a literature review design. The research subjects consisted of 25 scientific articles relevant to the TGT model and communication skills, which were selected based on inclusion criteria. The data collection method used documentation techniques with instruments in the form of document analysis sheets compiled based on communication skills indicators. Instrument validity was carried out through content validity testing and source triangulation. Data analysis was carried out using descriptive qualitative analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the application of the TGT model significantly improved students' communication skills, as indicated by increased participation, interaction, and students' ability to convey ideas. This study concludes that the TGT model is effective in improving students' communication skills. The implications of this study indicate that the application of innovative and interactive learning models needs to be optimized to improve the quality of learning.
Peningkatan Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar IPS Melalui Metode Investigasi Kelompok di SMP Negeri 11 Madiun Susi Ratnawati; Muhammad Hanif; Nurhadji Nugraha
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v6i1.11013

Abstract

Sebagian besar peserta didik kelas VIIB SMP Negeri 11 Madiun masih menghadapi kendala dalam mengembangkan keterampilan sosial mereka. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar IPS melalui metode investigasi kelompok. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIIB SMP Negeri 11 Madiun sejumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif secara rata-rata dan persentase yaitu dengan menginventarisasi dan memadukan seluruh informasi yang diperoleh dari tiap siklus. Penelitian ini berlangsung dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan sosial pada pra siklus sebesar 34,37%, siklus I sebesar 62,50%, serta pada siklus II sebesar 81,25%. Sedangkan peningkatan hasil belajar tampak dari persentase capaian KKTP pra siklus sebesar 31,25%, siklus I sebesar 62,50%, serta siklus II sebesar 87,50%. Kesimpulannya adalah metode investigasi kelompok dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar peserta didik.   ABSTRACT Most students in class VIIB of SMP Negeri 11 Madiun struggle to develop social skills. In addition, many of them have not achieved the expected learning outcomes. This research aimed to determine the improvement of social skills and the result of social studies learning outcomes through the group investigation method. This classroom action research uses a qualitative approach. The research subjects were 32 students in class VIIB of SMP Negeri 11 Madiun. Data collection techniques were observation and tests. Data analysis used descriptive statistics on average and percentage by inventorying and combining all information obtained from each cycle. This research lasted two cycles, each consisting of stages of planning, action, observation, and reflection. The results showed an increase in social skills in the pre-cycle of 34.37%, cycle I of 62.50%, and cycle II of 81.25%. Meanwhile, the increase in learning outcomes was seen from the percentage of achievement of KKTP in the pre-cycle of 31.25%, cycle I of 62.50%, and cycle II of 87.50%. The conclusion is that the group investigation method can improve students' social skills and learning outcomes.
Penggunaan Teknologi Artificial Intellegence (AI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa SMP Aris Joko Riyanto; Muhammad Hanif; Nurhadji Nugraha
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v6i1.11099

Abstract

ABSTRACT This research aims to determine whether the use of Artificial Intelligence (AI) can improve students' social studies learning outcomes. The social studies learning outcomes of class 8D students increased after implementing AI-based learning over two cycles, with the following results: (1) In the pre-cycle, students' social studies learning outcomes were in the poor category with an average score of 68.79. Only 11 students (37.93%) achieved the Minimum Mastery Criteria (KKTP). Classically, students did not achieve KKTP in social studies learning; (2) In the first cycle, students' learning outcomes were in the sufficient category with an average score of 74.14. As many as 20 students (68.97%) achieved KKTP. Classically, students did not achieve KKTP in social studies learning; (3) In the second cycle, students' learning outcomes were in the good category, with an average score of 83.10. There were 25 students (86.21%) who successfully achieved KKTP. Classically, students achieved KKTP in social studies learning. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the use of AI in social studies learning can improve the social studies learning outcomes of class 8D students at SMP Negeri 12 Madiun. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Artificial Intelligence (AI) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Hasil belajar IPS siswa kelas 8 D meningkat setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan AI selama 2 siklus dengan hasil sebagai berikut: (1) Hasil belajar IPS siswa pada prasiklus, berada pada kategori kurang dengan nilai rata-rata adalah 68,79. Siswa yang mampu mencapai KKTP sebanyak 11 siswa (37,93%). Secara klasikal siswa tidak mencapai KKTP pada pembelajaran IPS; (2) Hasil belajar IPS siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata adalah 74,14. Siswa yang mencapai KKTP sebanyak 20 siswa (68,97%). Secara klasikal siswa tidak mencapai KKTP pada pembelajaran IPS; (3) Hasil belajar siswa pada siklus II, berada pada kategori baik, dengan nilai rata-rata 83,10. Terdapat 25 siswa (86,21%) yang berhasil mencapai KKTP. Secara klasikal, siswa mencapai KKTP pada pembelajaran IPS. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 8 D SMP Negeri 12 Madiun.
Pelatihan sistem numeralia bahasa Jawa bagi pelaku UMKM di Kelurahan Bulukerto guna meningkatkan branding produk Endang Sri Maruti; Muhammad Hanif; Diyah Santi Hariyani; Chelsa Bunga Nagita; Mohammad Ardiansyah Avilianto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.39881

Abstract

Abstrak Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Bulukerto Magetan masih menghadapi kendala dalam membangun branding produk yang unik dan berbasis identitas lokal. Sebagian besar produk kuliner menggunakan nama yang umum sehingga kurang memiliki daya tarik dan pembeda di tengah persaingan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan numeralia bahasa Jawa sebagai strategi branding produk berbasis budaya lokal. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah pelaku UMKM kuliner di Kelurahan Bulukerto dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi selama bulan April sampai Juni 2026. Materi pelatihan meliputi konsep numeralia bahasa Jawa, strategi branding berbasis budaya lokal, teknik penamaan produk, serta pembuatan slogan dan media promosi kreatif. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi dan angket untuk mengetahui tingkat pemahaman serta kemampuan peserta dalam menerapkan numeralia bahasa Jawa pada branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai branding berbasis budaya lokal. Sebanyak 88% peserta mampu membuat nama produk berbasis numeralia bahasa Jawa secara mandiri, sedangkan 84% peserta berhasil menerapkan konsep branding pada label produk dan media promosi. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan identitas produk yang lebih unik, mudah diingat, dan memiliki nilai budaya lokal. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas branding UMKM sekaligus mendukung pelestarian bahasa Jawa dalam sektor ekonomi kreatif masyarakat. Kata kunci: branding produk; budaya lokal; numeralia bahasa Jawa; UMKM. AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Bulukerto Village Magetan Distric still face difficulties in developing unique product branding based on local cultural identity. Most culinary products use generic names, making them less attractive and less competitive in the market. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of UMKM owners in utilizing Javanese numerals as a local culture-based product branding strategy. The target partners of this activity were culinary UMKM owners in Bulukerto Village, involving 10 participants. The program was implemented through several stages, including socialization, training, practice, mentoring, and evaluation from April until June 2026. The training materials covered the concept of Javanese numerals, local culture-based branding strategies, product naming techniques, and the creation of slogans and promotional media. Evaluation was conducted through observation and questionnaires to measure participants’ understanding and their ability to apply Javanese numerals in product branding. The results showed an improvement in participants’ understanding of local culture-based branding. Around 88% of participants were able to independently create product names using Javanese numerals, while 84% successfully applied branding concepts to product labels and promotional media. In addition, participants demonstrated high enthusiasm in developing product identities that were more distinctive, memorable, and culturally meaningful. This activity positively contributed to enhancing MSME branding creativity while also supporting the preservation of the Javanese language within the community’s creative economy sector. Keywords: javanese numerals; local culture; UMKM; product branding.
Revitalizing Local Traditions through Digital Transformation as a Strategy for Building Mataraman Cultural Resilience Muhammad Hanif; Soebijantoro; Endang Sri Maruti
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 3 (2026): August
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i3.3881

Abstract

This study aims to describe the forms of revitalization of local cultural traditions through digital transformation and to formulate strategies for strengthening the cultural resilience of the Mataraman culture in the Pawitandirogo region. The study employs an ethnographic approach, positioning the community as the primary subject in understanding the meanings, values, cultural practices, and processes of adaptation to the development of digital technology. Data collection was conducted through participatory observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), documentation, and the study of digital artifacts related to the community’s cultural practices. Research informants were selected through purposive sampling, including traditional leaders, cultural figures, artists, youth, educators, cultural community managers, and local government officials. Data analysis was conducted thematically through the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and triangulation of sources, techniques, and time to ensure the credibility of the findings. The research results provide a comprehensive description of the local cultural revitalization practices emerging within the community, the ways in which digital transformation is utilized in the preservation of Mataraman culture, and collaborative strategies involving the public, cultural communities, educational institutions, and local governments to strengthen the resilience of local culture. The research findings are expected to serve as the basis for the development of adaptive, participatory, and sustainable cultural preservation policies and programs so that Mataraman’s cultural identity remains preserved amid the dynamics of a digital society.
RESILIENSI TRADISI MANTU BUBAK DALAM KONTEKS MODERNITAS: STUDI PADA MASYARAKAT KOTA MADIUN, JAWA TIMUR Muhammad Hanif; Sumarsih Sumarsih; Atik Puji A; Anita Indriani
SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sabana.v5i2.8066

Abstract

This study aims to analyze the cultural resilience of the Mantu Bubak tradition in the Madiun City community, East Java, in facing the pressures of modernity. This study uses a qualitative approach with a case study design and an ethnographic perspective. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The results show that the Mantu Bubak tradition persists through a process of cultural negotiation reflected in three main dimensions: adaptation, transformation, and continuity. Adaptation is seen in changes in location and implementation mechanisms to adapt to the context of urban society. Transformation is demonstrated through the reinterpretation of the meaning and aesthetics of the tradition, while continuity is reflected in the persistence of core values such as togetherness, mutual cooperation, and the practice of sharing. This study shows that the sustainability of a tradition does not depend on the integrity of a rigid ritual form, but rather on the community's ability to dynamically adapt the practices and meanings of the tradition. Unlike previous studies that tend to emphasize the ritual aspect or symbolic meaning in general, this study highlights how urban communities negotiate social space and cultural symbols in maintaining traditional identity. These findings confirm that cultural resilience is a dynamic process that allows traditions to remain relevant amidst social change.
Co-Authors Afifah, Dian Ratnaningtyas Afifatimah, Oktafirdayanti Ahmad Amarudin Anggriawan Eka Wardhana Anik Puji Rahayuningsih Anis Nuryani Anita Indriani Anita Setyowati Anjar Mukti Wibowo Ari Prastyowati Aris Joko Riyanto Ashari, Zulhanan Taufik Atik Puji A Azri Bhari Bambang Eko Hari Cahyono Chelsa Bunga Nagita Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Dhimas Ardian Priambodo Dhinar Ayu Maharani Dian Susilowati Dwi Rohman Soleh Ema Rochmawati Endang Kusumawati Endang Sri Maruti Erry Yulia Susanto Ferrian Bima Cahyono Putro Fida Chasanatun Gunawan, Mahfur Hafid Didik Nasruri Hamam Saeroji Hamdan Hamdan Hariyani, Diyah Santi Harmin Etikasari Karimah Haryaningtyas, Haryaningtyas Helis Wahyuningsih Wahyuningsih Hemy Kiswinarso Hermawan Purwo Sasmito Ibadullah Malawi Ibadullah Malawi Indah Lestari Intan C, Tiara Intan Nurrachmi Intania Rahma Dewanti Isti Nur Afifa Iwan Prasetiyo Jeffry Handhika Khoirul Hasanah layla Maulida Lufiyanti, Leni Luky Purwaningsari Lutfi Fransiska Risdianawati Lutfi Fransiska Risdianawati, Lutfi Malawi, Ibadulah Malawi, Ibadulllah Marga Bayu Kurniawan Marheny Lukitasari Miftahul Mujib Moh. Ayat Efendi Moh. Imron Rosidi Moh. Khoironi Mohammad Ardiansyah Avilianto Mudrikatul Arafah Muhammad Rifa'i Muhammad Rifa’i Muhammad Rifai Muhammad Rifai Mukhlis Syahroni Munif Wajdi Muryanto Muryanto Nanda Cahyo Setiaji Nartini Nartini Novi Triana Habsari Nungky Iwana Nur Huda Nur Samsiyah, Nur Nurhadji Nugraha Nurhadji Nugraha Nurul Hidayati nurul khotimah Nurul Liyana Parji Parji Parji Patih Rinto Abadi Patih Rinto Abadi, Patih Prasetyowati, Etik Pribadi, Dwi Bambang Tulus Puji Anita Eka Prativiningsih Putri Kartika Sari R Rukun Raras Setyo Retno Reni Setyowati Agustina Restu Sri Hayati Retno Diah Kusuma Ningrum Rifa’i, Muhammad Rina Rusita Ririn Wahyuni Risma Vitrinovita Anjassari Riyanto, Aris Joko Salsabila Khoirun Nisa Sapuntoro, Yunarmono Hantang Serviana Mintartik Setiawan, Johan Shabrina Sabila El Haq Siti Novitasari Siti Samsiyah Soebijantoro Soebijantoro soebijantoro Sri Budyartati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani Sudarmiani, Sudarmiani Sumarsih Sumarsih Supri Wahyudi Utomo Susi Ratnawati Suwarni Suwarni Suwarni Suwarni Suyatni, Anik Syamda Arum Philosofi Taufiqurrachman Utamaji V Teguh Suharto Viona Corrnellya Putri Kodestama Wahyu Kusuma Wahyu W, Endah Warsini Wasilatul Murtafiah Winda Seyra Martina Ayu Yessy Istiana Yeti Ika Nur Hayati Yudi Hartono Yudiyanto Tri Kurniawan Yusro, Andista Candra Zulianti Zulianti