Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PROMOSI KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH Eva Rosdiana; Rulia Meilina; Chairanisa Anwar; Mutiawati Mutiawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS, sedangkan penderita AIDS membutuhkan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan berbagai komplikasinya (Ciment, 2020). Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk  memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas kepada para siswi tentang HIV/AIDS sehingga para siswa/I dapat mencegah terjadinya HIV/AIDS. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara promosi kesehatan secara langsung ke pada Siswa/I SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh pada tanggal 19 Februari 2023. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah sebanyak 30 siswa/i. Hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa siswa/i menjadi paham tentang penyakit HIV/AIDS dan bagaimana cara mencegahnya agar tidak tertular HIV/AIDS. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian ini siswa/i sudah sering mendengar tentang penyakit HIV/AIDS namun pengetahuan mereka tentang penyebab dan cara pencegahan HIV/AIDS masih kurang, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan promosi kesehatan ini sangat penting dilakukan.Kata Kunci : HIV/AIDSHuman Immunodeficiency Virus (HIV) is a type of virus that infects white blood cells which causes a decrease in human immunity. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is a collection of symptoms that arise due to decreased immunity caused by HIV infection. HIV sufferers need treatment with antiretrovirals (ARVs) to reduce the amount of HIV virus in the body so that they do not enter the AIDS stage, while people with AIDS need ARV treatment to prevent opportunistic infections with various complications (Ciment, 2020). The purpose of this community service is to provide students with broader knowledge and understanding about HIV/AIDS so that students can prevent HIV/AIDS. The dedication was carried out by direct health promotion to students of SMA Negeri 9 Banda Aceh City on February 19 2023. The number of students who took part in this activity was 30 students. The results of the implementation of the activity showed that students became aware of HIV/AIDS and how to prevent them from contracting HIV/AIDS. The conclusion from the implementation of this community service is that students often hear about HIV/AIDS, but their knowledge about the causes and ways to prevent HIV/AIDS is lacking, so it can be concluded that the implementation of health promotion is very important.Keywords: HIV/AIDS
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING PADA BALITA DI DESA TIBANG Alfitri Wahyuni; Raudhatun Nuzul ZA; Eva Rosdiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan pertumbuhan optimal balita sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Salah satu aspek penting dalam pemenuhan gizi balita adalah pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat. Namun, masih banyak orang tua yang kurang memahami pentingnya MP-ASI yang sesuai dengan kebutuhan anak, baik dari segi komposisi gizi maupun cara pemberiannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada orang tua balita di Desa Tibang mengenai pentingnya MP-ASI yang sehat, bergizi, dan aman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi pembuatan MP-ASI, serta pendampingan langsung kepada orang tua dalam praktik pemberian MP-ASI. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam menyiapkan MP-ASI yang sesuai dengan kebutuhan gizi balita. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan meningkatkan kesehatan balita di Desa Tibang. 
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA ACEH SECARA DARING TAHUN 2020 Eva Rosdiana; Oja Jaida Yus; Venna Rianda Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pandemi covid-19 (Coronavirus Disease-2019) telah meningkat secara signifikan yang memnyebabkan   masalah   kesehatan   masyarakat   global.   Centre   for   Disease  Control   and Prevention (CDC) di Amerika Serikat telah  menghimbau dan mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan denagn cara   cuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan   (handsanitizer). Pemanfaatan bahan alam sebagai alternative pengobatan semakin hari semkain meningkat. Salah satu alasannya adalah harga bahan baku dari alam yang relative murah dan mudah didapatkan seperti jeruk nipis dan daun sirih. Kegiatan edukasi ini dilakukan secara online menggunakan aplikasi google meet yang diikuti oleh 21 peserta. Dari hasil pengisian google form dari seluruh peserta 76,2% menyatakan paham atas materi yang diberikan dan 90,5% menyatakans sangat bermanfaat.Kata Kunci: Handsanitizer, jeruk nipis, daun sirih 
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI GAMPONG CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM Finaul Asyura; Cut Ratna Keumala; Chairanisa Anwar; Siti Samaniyah; Ulfa Husna Dhirah; Eva Rosdiana; Henny Febriani; Wirza Wirza
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) di Gampong Cadek, Kecamatan Baitussalam, berfokus pada upaya memperkenalkan masyarakat terhadap bahaya dan dampak PTM yang semakin meningkat. Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung bukan hanya menyebabkan penurunan kualitas hidup, tetapi juga mengakibatkan beban ekonomi bagi keluarga dan masyarakat luas. Di wilayah pedesaan seperti Gampong Cadek, kesadaran mengenai PTM dan faktor risikonya sering kali masih rendah, yang menyebabkan peningkatan insidensi penyakit tersebut. Tujuan Kegiatan : untuk mengurangi angka kejadian PTM serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perubahan pola hidup sehat dan pencegahan proaktif. Metode Pengabdian : Peningkatan pengetahuan dan pendekatan yang efektif dan partisipatif. Hasil Kegiatan : Kegiatan ini berhasil mencapai target sasaran utama, yaitu meningkatkan kesadaran kesehatan bagi warga desa dan mendorong penerapan pola hidup sehat. Lebih dari 80% peserta memahami faktor risiko PTM, dan sekitar 70% menunjukkan perubahan sikap terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara proaktif. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme terhadap pemeriksaan kesehatan dasar yang disediakan selama kegiatan, seperti pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah, yang berperan penting dalam mendeteksi dini risiko PTM.Kata kunci : Penyakit Tidak Menular, Pencegahan, PengendalianBackground: Socialization of prevention and control of non-communicable diseases (NCDs) in Gampong Cadek, Baitussalam District, focuses on efforts to introduce the community to the increasing dangers and impacts of NCDs. Diseases such as hypertension, diabetes, and heart disease not only cause a decrease in quality of life, but also result in an economic burden for families and the wider community. In rural areas such as Gampong Cadek, awareness of NCDs and their risk factors is often still low, which causes an increase in the incidence of these diseases. Activity Objectives: to reduce the incidence of NCDs and improve the quality of life of the community through changes in healthy lifestyles and proactive prevention. Community Service Method: Increasing knowledge and an effective and participatory approach. Activity Results: This activity succeeded in achieving the main target, namely increasing health awareness for villagers and encouraging the implementation of healthy lifestyles. More than 80% of participants understood the risk factors for NCDs, and around 70% showed a change in attitude towards the importance of proactively maintaining health. In addition, participants also showed enthusiasm for the basic health checks provided during the activity, such as measuring blood pressure and blood sugar levels, which play an important role in early detection of NCD risk.Keywords: Non-Communicable Diseases, Prevention, Control
PROMOSI KESEHATAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI MAN RUKOH DARUSSALAM Eva Rosdiana; Ulfa Husna Dhirah; Chairanisa Anwar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu sekumpulan perilaku yang berupa tindakan yang dilakukan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu atau kelompok mampu menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan mau berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Dalam program PHBS ini sasaran utamanya adalah masyarakat. Tujuan dari dilakukannya PHBS adalah untuk menjaga, memelihara, melindungi serta meningkatkan kesehatan setiap individu (Kemenkes, 2017). Perilaku PHBS disekolah merupakan kegiatan memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar mau melakukan pola hidup yang sehat (Kemenkes, 2018). Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk  memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa-siswi tentang PHBS dan pentingnya menjalankan PHBS di lingkungan sekolah. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara promosi kesehatan secara langsung ke pada siswa-siswi MAN Rukoh Darussalam pada tanggal 18 September 2023. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah sebanyak 22 siswa/i. Hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa siswa/i menjadi paham tentang pentingnya PHBS dan bagaimana cara melaksanakan PHBS yang baik dan benar. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian ini siswa/i terlihat antusias mendengarkan promosi kesehatan yang disampaikan, dan mereka menyatakan bersedia untuk menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah sebagaimana yang disampaikan oleh pemateri, hal ini menunjukan bahwa dengan adanya Promosi Kesehatan yang diberikan dapat menambah pengetahuan siswa dan merubah perilaku PHBS siswa menjadi lebih baik.Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih dan SehatClean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a collection of behaviors in the form of actions carried out based on awareness as a result of learning that makes individuals or groups able to help themselves in the health sector and willing to play an active role in realizing public health. In this PHBS program the main target is the community. The aim of implementing PHBS is to safeguard, maintain, protect and improve the health of each individual (Ministry of Health, 2017). PHBS behavior at school is an activity to empower students, teachers and the school community to adopt a healthy lifestyle (Ministry of Health, 2018). The aim of carrying out this service is to provide wider knowledge and understanding to students about PHBS and the importance of implementing PHBS in the school environment. The service was carried out by means of direct health promotion to MAN Rukoh Darussalam students on September 18 2023. The number of students who took part in this activity was 22 students. The results of the activities show that students understand the importance of PHBS and how to implement PHBS properly and correctly. The conclusion of the implementation of this service is that the students seemed enthusiastic about listening to the health promotion that was delivered, and they stated that they were willing to carry out clean and healthy living behavior in the school environment as stated by the presenter. This shows that the Health Promotion provided can increase students' knowledge. and change students' PHBS behavior for the better.Keywords: Clean and Healthy Living Behavior
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG PANYANG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Faradilla Safitri; Fauziah Andika; Ismail Ismail; Eva Rosdiana; Alfitri Wahyuni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan kondisi di mana anak memiliki tinggi badan yang jauh lebih rendah dari standar usianya akibat kekurangan gizi kronis, dapat dicegah dengan beberapa strategi melalui pendidikan keluarga. Langkah penting untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada keluarga sehingga dapat menumbuhkan kesadaran untuk melakukan pencegahan dan penanganan anak yang mengalami stunting. Pengabdian kepada masyarakat dengan tema pencegahan stunting melalui pendidikan keluarga ini telah dilakukan pada tanggal 18 Agustus sampai dengan 2 September 2024secara langsung dengan mengunjungi rumah (home visit) keluarga yang memiliki bayi dan balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya dengan menggunakan brosur. Pencegahan stunting dapat dilakukan lebih efektif dan berdampak jangka panjang pada kesejahteraan generasi mendatang dengan pemberian pendidikan keluarga yang komprehensif dan berkelanjutan. Kata Kunci : Stunting, Pendidikan KeluargaStunting, a condition in which children have a height significantly lower than their age standard due to chronic malnutrition, can be prevented with several strategies through family education. An important step to ensure children grow and develop optimally. The purpose of this community service is to provide knowledge to families so that they can raise awareness to prevent and treat stunted children. Community service with the theme of stunting prevention through family education was carried out on August 18 to September 2, 2024 directly by visiting homes (home visits) of families who have infants and toddlers in the Padang Panyang Health Center Working Area, Kuala Pesisir District, Nagan Raya Regency using brochures. Stunting prevention can be done more effectively and have a long-term impact on the welfare of future generations by providing comprehensive and sustainable family education.Keywords: Stunting, Family Education
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GIZI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI PAUD HARSYA CERIA JEULINGKE BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan gizi merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam membantu proses pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Pemenuhan gizi yang sesuai dengan kebutuhan akan mendorong pertumbuhan yang baik dan sesuai dengan tahap perkembangannya sehingga dapat membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Sebaliknya, jika kebutuhan gizi dalam tubuh tidak tercukupi maka akan mengakibatkan berbagai masalah gizi seperti gizi kurang, gizi lebih, defisiensi zat besi, dan zink. Balita merupakan aset suatu bangsa karena mereka pioneer untuk kemajuan pembangunan. Praktik pemberian makanan yang baik dan tepat sangat penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan gizi balita. Pemberian makanan haruslah tepat yaitu kualitas dan kuantitas sesuai dengan umur anak. Permasalahan yang terjadi karena ketidaktahuan orang tua sehingga asupan anak tidak seimbang antara karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Orang tua cenderung memberikan makanan yang tidak bervariasi, bersifat monoton dan kurang inovatif dan kreatif sehingga anak-anak cenderung bosan dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak karena kurang nafsu makan sehingga asupan tidak seimbang dengan kebutuhan anak.Kata Kunci: Gizi tumbuh kembang, balita, penyuluhanNutritional needs are very important needs in helping the process of growth and development in children. Fulfillment of nutrition according to needs will encourage good growth and in accordance with the stage of development so that it can form a healthy, intelligent and productive generation. Conversely, if the nutritional needs of the body are not fulfilled, it will result in various nutritional problems such as undernutrition, excess nutrition, iron deficiency, and zinc. Toddlers are an asset of a nation because they are pioneers for development progress. Good and proper feeding practices are very important for the survival, growth, development, health and nutrition of toddlers. Feeding must be appropriate, namely the quality and quantity according to the age of the child. Problems that occur due to parental ignorance so that children's intake is not balanced between carbohydrates, protein, vitamins and minerals. Parents tend to provide food that does not vary, is monotonous and less innovative and creative so that children tend to get bored and have an impact on children's growth and development due to lack of appetite so that intake is not balanced with children's needs.Keywords: Nutrition growth and development, toddlers, counseling 
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
EDUKASI PEMANFAATAN BIJI PALA SEBAGAI BAHAN ALAMI ANTI NYAMUK DI DESA KAJHU, ACEH BESAR Periskila Dina Kali Kulla; Zulwanis Zulwanis; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana; Kesumawati Kesumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan salah satu bahan dapur yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk alami karena kandungan senyawa aktif seperti miristisin dan safrol. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Kajhu, Aceh Besar, tentang manfaat biji pala sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk anti nyamuk berbasis biji pala, serta diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kajhu memiliki minat yang tinggi dalam memanfaatkan bahan alami seperti biji pala untuk mengurangi dampak penggunaan bahan kimia sintetis. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengurangi masalah kesehatan yang disebabkan oleh nyamuk.Kata Kunci: Biji pala, anti nyamuk alami, edukasi masyarakat, sumber daya lokal, produk ramah lingkungan.Nutmeg seeds (Myristica fragrans Houtt) are a common kitchen ingredient with potential as a natural mosquito repellent due to their active compounds, such as myristicin and safrole. This study aims to educate the community of Kajhu Village, Aceh Besar, on the benefits of nutmeg seeds as an eco-friendly alternative for mosquito control. The methods include public outreach, demonstrations on producing nutmeg-based mosquito repellent products, and interactive discussions to enhance community knowledge. The results of the activity showed a high level of interest from the Kajhu Village community in utilizing natural ingredients like nutmeg seeds to reduce the impact of synthetic chemical use. Furthermore, this initiative successfully raised awareness about the importance of leveraging local resources to create innovative and eco-friendly products. This program is expected to provide a practical and sustainable solution to health issues caused by mosquitoes. Keywords: Nutmeg seeds, natural mosquito repellent, community education, local resources, eco-friendly products.
DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN MENGGUNAKAN KUESIOER PRA SKREENING PERTUMBUHAN (KPSP) DI PUSKESMAS DARUL IMARAH ACEH BESAR Eva Rosdiana; Lia Afrita; Desi Ariana; Nora Maulida; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 1, No 2 (2019): VOL, 1, NO. 2, OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDeteksi dini tumbuh kembang merupakan kegiatan atau pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang agar lebih mudah dilakukan penanganan selanjutnya atau diintervensi. Deteksi dini yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah deteksi dini dengan menggunakan Kuesioner Pra Skreening Pertumbuhan (KPSP). Tujuan dilakukannya skreening ini adalah untuk mendeteksi apakah pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan usianya serta menumbuhkan minat ibu untuk selalu melakukan deteksi dini terhadap anaknya. Pengabdian ini di laksanakan di Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar tepatnya di Posyandu desa Lagang. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data menggunakan Kuesioner Pra Skreening Pertumbuhan. Media yang digunakan adalah kuesioner KPSP yang dikopi dari buku cetak, kemudian diisi sesuai dengan jawaban yang diberikan oleh ibu yang memiliki anak usia 1-5 tahun. Hasil dari pengabdian ini di dapatkan bahwa seluruh bayi anak yang dilakukan deteksi dalam batas normal dan ibu-ibu sangat antusias dan mau berpartisipasi dalam kegiatan ini, mereka berharap agar kegiatan ini rutin diadakan di Posyandu desa lagang, agar mereka dapat terus memantau dan mengetahui apakah pertumbuhan anak  dalam batas normal.  Kata Kunci : Deteksi Dini, Kuesioner Pra Skreening Pertumbuhan