Claim Missing Document
Check
Articles

EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA KAMARORA A KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI Muh. Irfan; Arifuddin Lamusa; Sisfahyuni Sisfahyuni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan input luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi padi sawah di Desa Kamarora A Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi, Berapa besar efisien penggunaan input produksi luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja terhadap tingkat produksi padi Sawah di Desa Kamarora A Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive) dengan jumlah petani responden sebanyak 66 petani dari populasi sebanyak 195 petani padi sawah yang tergolong dalam kelompok tani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi cobb-douglass dan analisis efisiensi. Hasil analisis input produksi yang digunakan dalam usahatani padi sawah yang terdiri dari:luas lahan (X1), benih (X2), pupuk urea (X3), dan tenaga kerja (X4) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi (Y) pada taraf α=10%, sedangkan secara parsial penggunaan pupuk (X3) berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah, sedangkan luas lahan (X1), benih (X2) dan tenaga kerja (X4) berpengaruh nyata terhadap produksi variabel (Y) pada taraf α =10 %, Determinasi ( ) sebesar 0,928 bahwa variasi variabel faktor produksi padi sawah dapat diterangkan oleh variasi variabel (Xi) sebesar 92,8%, sisanya 7,2 % diterangkan oleh faktor lain yang dimasukan kedalam model. Nilai efisiensi menunjukkan bahwa nilai k dari variabel luas lahan (X1), Benih (X2), dan Tenaga kerja (X4), menunjukkan nilai > 1, dan variabel pupuk urea (X3), menunjukkan angka kurang dari 1 artinya tidak efisien. Input produksi yang digunakan dalam usahatani padi sawah seperti luas lahan (X1), variabel Benih (X2), dan Tenaga kerja (X4), dilihat dari segi harga belum efisien, dan variabel pupuk urea (X3), dilihat dari sisi harga tidak efisien.
ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN USAHA KOPI PADA INDUSTRI BUMI MUTIARA DI KOTA PALU Adinda Elfara Rizki Adam; Arifuddin Lamusa; Dewi Sartika Laurencia Br. Manurung
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Bumi Mutiara merupakan industri pengolahan kopi yang berada di Kota Palu. Ditengah masa pandemi covid-19 sekarang, industri kopi di Kota Palu termasuk terdampak secara nyata. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Komparatif. Analisis pendapatan dengan menggunakan rumus (π = TR – TC), penerimaan (TR = P x Q), dan total biaya (TC = FC + VC). Analisis komparatif menggunakan pengujian hipotesis H0 (tidak ada perbedaan pendapatan) dan H1 (ada perbedaan pendapatan), dan uji-t berpasangan Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan sebelum masa pandemi covid-19 diperoleh sebesar Rp.78.490.396,-, dan masa pandemi covid-19 berlangsung di Kota Palu mengakibatkan perolehan pendapatan pada industri Bumi Mutiara mengalami penurunan sebesar Rp.38.862.996,-. Total pendapatan sebesar Rp.117.353.392,-. Hasil perbedaan menunjukkan nilai thitung ≥ ttabel (6,320 ≥ 2,20099), maka H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya yang berarti ada perbedaan secara nyata antara pendapatan usaha kopi sebelum dan masa pandemi covid-19 berlangsung pada industri Bumi Mutiara di Kota Palu.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN KUBIS DI PASAR TRADISIONAL INPRES MANONDA KOTA PALU Inge Anggraini; Arifuddin Lamusa; Nurmedika Nurmedika
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 6 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of cabbage price, substitute goods price, consumer income, and family dependent number on the demand for cabbage in Palu City. The research was conducted at the Inpres Manonda Traditional Market of Palu City in May – July 2021. Respondents of 30 cabbage consumers was determined using the Accidental Sampling method. This research used the Multiple Linear Regression analysis. The results showed that simultaneously the price of cabbage, the price of substitute goods, the consumer income and the number of dependents had a significant effect on the demand for the cabbage at the Inpres Manonda Traditional Market. The t test showed that partially such variables as the price of the cabbage and the number of dependents had a significant effect on the demand for cabbage at the Inpres Manonda Traditional Market, while the price of substitute goods and the amount of income had not.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI NILAM DI DESA LINDO KECAMATAN BATUDAKA KABUPATEN TOJO UNA-UNA Aco M Minyo; Arifuddin Lamusa; Moh Alfit A. Laihi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum peningkatan pruduksi suatu usahatani dapat merupakan indikator keberhasilan dari usahatani yang bersangkutan, namun tingginya produksi suatu komoditas yang diperoleh persatuan luas lahan belum menjamin tingginya pendapatan usahatani Nilam yang di pengaruhi oleh harga yang diterima oleh petani dan biaya-biaya penguatan input usahatani. Harga Nilam yang terjadi di Desa Lindo mengalami fluktuasi harga, perusahaan membeli dengan harga mulai dari Rp 500.000/Kg dimana masyarakat di Desa Lindo Kecamatan Batudaka Kabupaten Tojo Una-Una menjual hasil Panennya kepada pembeli nilam atau perusahaan.Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September sampai Desember 2020. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Lindo merupakan salah satu daerah yang memiliki luas panen terbesar yaitu 27 Ha namun produktivitas yang dicapai sebesar 1,008 Ton/Ha. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 31 petani. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis pendapatan (π). Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan dari petani nilam di Desa Lindo sebanyak Rp 30.027.204/1,02 ha atau setara dengan nilai konversi Rp29.550.582 /ha.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN PADA INDUSTRI TAHU DM DI KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU Business Development Strategy In The Dm Tofu Industry In Palu Barat Subdistrict Palu City Prasetyo Prasetyo; Arifuddin Lamusa; Shintami R Malik
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pengembangan pemasaran pada industri tahu DM yang menjadi faktor kelemahan dan ancaman bagi usaha ini untuk lebih mengembangkan usahanya, faktor eksternal yang belum maksimal dalam hal pemasaran kegiatan promosi dan faktor internal pembagian kerja karyawan yang belum baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi Faktor – faktor apakah yang mendukung strategi pengembangan pemasaran pada Industri Tahu DM di Kota Palu (2) Merumuskan strategi pengembangan Pemasaran usaha industri Tahu DM di Kota Palu Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi yang tepat untuk diterapkan dalam strategi pemasaran tersebut adalah terletak pada kuadran I yaitu strategi (S-O). Strategi yang dihasilkan yaitu, (1) Memanfaatkan kualitas produk untuk lebih meningkatkan dan memenuhi permintaan yang cenderung meningkat, (2) Memanfaatkan harga terjangkau guna untuk menangkap peluang untuk menarik minat para konsumen, (3) Menggunakan sarana tranportasi dalam mendistribusikan tahu ke konsumen dengan memanfaatkan media promosi
ANALISIS PEMASARAN RUMPUT LAUT DI DESA BAHONSUAI KECAMATAN BUMI RAYA KABUPATEN MOROWALI Bagus Govinda; Arifuddin Lamusa; Al Alamsyar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran rumput laut, besarnya marjin pada masing-masing saluran pemasaran rumput laut, share/bagian harga yang di terima petani rumput laut pada masing-masing saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran rumput laut pada masing-masing saluran pemasaran rumput laut di Desa Bahonsuai Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bahonsuai Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Responden yang dijadikan sampel adalah petani rumput laut dan pedagang pengumpul. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (Simple random sampling method) sebanyak 28 orang petani rumput laut diambil sebagai sampel dari total anggota populasi 75 orang petani rumput laut. Pengambilan sampel pedagang dilakukan dengan menggunakan metode penjajakan (Tracing method), sehingga diperoleh 1 orang pedagang tengkulak dan 1 orang pedagang pengumpul, sedangkan untuk konsumen diwakili oleh pedagang pengumpul dikarenakan jarak konsumen yang berada di Kota Makassar sangat jauh dengan lokasi penelitian. Jadi, jumlah keseluruhan sampel yang diperoleh adalah sebesar 30 orang. Hasil analisis menunjukan saluran pemasaran rumput laut di Desa Bahonsuai terdiri dari dua saluran pemasaran, yaitu: Petani rumput laut → pedagang pengumpul → konsumen Petani rumput laut → pedagang tengkulak → pedagang pengumpul → Marjin pemasaran yang diperoleh pada saluran I sebesar Rp13.000/kg, dan pada saluran II sebesar Rp16.000/kg. Share/bagian harga yang diterima petani rumput laut pada saluran I adalah sebesar 48%, dan pada saluran II sebesar 36%. Tingkat efisiensi pemasaran rumput laut pada saluran I adalah sebesar 16,28% dan pada saluran II sebesar 21,95%, sehingga saluran yang lebih efisien dan menguntungkan bagi petani rumput laut adalah saluran pemasaran pertama.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA KOPRA di DESA BANGKIR KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLI-TOLI Saparuddin Saparuddin; Arifuddin Lamusa; Moh Alfit Alaihi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1796

Abstract

Kopra merupakan salah satu hasil produk olahan kelapa yang banyak diusahakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah. Komoditas ini telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan perekonomian. Selain menjadi sumber devisa, juga merupakan komoditas unggulan yang sangat menjanjikan serta menjadi tumpuan harapan masa depan bagi sebagian masyarakat di Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata produksi kopra yang dihasilkan oleh petani pengusaha kopra di Desa Bangkir Kecamatan Dampal Selatan selama satu kali produksi sebanyak 1.282,93 Kg dan harga jual Rp.5.500/Kg dengan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani pengusaha kopra sebesar Rp. 4.297.928,40 per satu kali produksi.
ANALISIS BASIS SUBSEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI SULAWESI TENGAH Sandarupa Tangkelangi; Arifuddin Lamusa; Hadayani Hadayani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i4.1820

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui subsektor pertanian basis di Sulawesi Tengah pada saat ini dan dimasa yang akan dating, dengan menggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan metode LQ dan DLQ. Berdasarkan hasil analisis Location Quotient, subsektor perkebunan, kehutanan serta perikanan adalah subsektor basis dengan rata-rata nilai LQ>1. Subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura serta peternakan adalah subsektor non basis dengan rata-rata nilai LQ<1 pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil analisis Dynamic Location Quotient, subsektor tanaman pangan, tanaman perkebunan, tanaman hortikultura, kehutanan, perikanan dan peternakan adalah subsektor basis di masa yang akan datang pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah dengan rata-rata nilai DLQ>1.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHUI PRODUKSI KAKAO DI DESA PELAWA KECAMATAN PARIGI TENGAH KABUPATEN PARIGI MAUTONG Anggi Wahyudi; Arifuddin Lamusa; Moh. Alfit Alaihi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1839

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang mampu bertahan dalam kondisi apapun termaksud krisis, sektor pertanian ikut berperan penting dalam pemulihaan ekonomi di indonesia, pertanian juga menjadi salah satu komponen utama dalam program dan strategi pemerinta untuk mengatasi kemiskinan. Salah satu sektor pertanian yang berperan penting bagi ekonomi adalah sektor perkebunan dalam hal ini adalah perkebunan kakao.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja pada usahatani kakao di Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong. Dilaksanakan pada Bulan Agustus 2020 sampai September 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel luas lahan (X1) berpengaruh tidak nyata terhadap peningkatan produksi kakao. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung 1, 434 < t tabel 2,045 pada tingkat kepercayaan 95 % artinya Ho diterima H1 ditolak. Artinya secara parsial variabel bebas luas lahan (X1) berpengaruh tidak nyata terhadap variasi produksi kakao di Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan pupuk urea (X2) berpengaruh nyata terhadap produksi kakao. Hal ini ditunjukkan oleh t hitung 2,093 > t tabel 2,045 dengan nilai signifikan 0,045 pada taraf α 0,05 yang artinya variabel penggunaan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani kakao sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, dimana koefisien regresi 0,321. Tanda koefisien yang negatif menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara penggunaan pupuk urea dengan produksi usahatani kakao. Hal ini memiliki pengertian bahwa apabila penggunaan pupuk urea meningkat 1% maka tingkat produksi usahatani kakao akan meningkat sebesar 0,321 % dengan asumsi faktor lain dianggap konstan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SRITABAANG KECAMATAN BOLANO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Dewa Ayu Putu Pertiwi; Arifuddin Lamusa; Shintami R. Malik
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1877

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan tingkat kelayakan usahatani padi sawah di Desa Sritabaang. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive). Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Penentuan jumlah sample dalam penentuan ini menggunakan rumus slovin dengan jumlah sample yang di ambil sebanyak 28 KK dari 125 KK petani padi sawah dengan tingkat kesalahan sebesar 15%. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan analisis kelayakan (R/C). Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani responden di Desa Sritabaang selama satu kali musim tanam yaitu sebesar Rp. 20.086.039/1,34 ha/MT atau 14.997.576 ha/MT. Hasil analisis R/C yang di peroleh sebesar 1,93 yang artinya bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp. 1 akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,93 dan hasil dari analisis tersebut juga menunjukan bahwa usahatani padi sawah di Desa Sritabaang layak untuk diusahakan.
Co-Authors A, Moh Alfit A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.H Lamusa, Faruq Abd. Gafur Abdul Muis Abdul Rahim Abdul Syakur Abdul Syakur Aco M Minyo Adinda Elfara Rizki Adam Adrian Adrian Afif Prasetyo Agung Indah Agus Wirotamo Ahyadi Ahyadi Ahyadi, Ahyadi Alaihi, Moh. Alfit Alamsyar, Al Ali Akrab Alimuddin Laapo Alimudin Laapo Aliyah Maghfiroh Anggi Wahyudi Anggit, Anggit Anwar, Astan Arafah, Siti Yulianty Chansa Arfah, Siti Yuliaty Chansa Arizona, Muh. Nur Hanief Arni Tirsa Pele Arsat, Arsat Arwati L Arya Saputra Astan Anwar Bagus Govinda Baharuddin Baharuddin Chansa Arfah, Siti Yuliaty Christoporus Christoporus Dafina Howara Dafina Howara Dafina Howara Dalton Lebang Batara Dance Tangkesalu Dance Tangkesalu Dela Paradiba Dewa Ayu Putu Pertiwi Dewi Sartika Laurencia Br. Manurung Edi Anwar Taher Effendy Effendy Effendy Effendy Ervina Ervina Evayulitasari Evayulitasari febriani febriani Fenni Oktaviani Taddang Fidya lestari Hadayani A. Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadi Firmansyah, Hadi Hajrah Hajrah Hamjah, Muhammad Reza Hardin Hamsir Hardin M. Hamsir Hardiyanti Sultan Hendra Anggara Hendra H. Husnul Khatima, Husnul I Gede Laksana Wibawa I Gede Laksana Wibawa I Gede Laksana Wibawa I Komang Suparte I Made Antara I Nyoman Agus Setiawan, I Nyoman Agus Iksan Minhar Ilham Ilham Ilmayanti, Ilmayanti Indriyani Indriyani Inge Anggraini Irene Lisa Matantu Irmawati Irmawati Isen Isen Isen, Isen Ismail Isnaidi Isnaidi Israwati Israwati, Israwati Kadek Evi Setiawati Kadek Mega Astini Karlina Muhsin Tondi Katuwu, Sukanda Khairul Khairul Khamilan Hamidi Korompot, Siti Maimuna Kurniawan, Santrian Eko Laihi, Moh Alfit Laihi, Moh. Alfit A. Lestari, Murti Suci Lien Damayanti Ludya Eirene Konddorura M Fardal Pratama M. Alfit A. Laihi M.R. Yantu Made Antara Made Krisna Laksmayani Malik, Shintami Rouwelvia Manal Aldjufrie Marhawati M. Marhawati Mapatoba Marhawati Mappatoba Marhawati Marhawati Marwan Yantu Masniyanti Masniyanti Matantu, Irene Lisa Minhar, Iksan Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit Alaihi Moh Fahrul Moh Rifaldi Moh. Alfit Alaihi Moh. Fikri Mohammad Fikri Mohammad Zubair Hipy Muh Alfit A. Laihi Muh Rivaldy Irawan Mendy Muh. Alfit A. Laihi Muh. Alfit. A. Laihi Muh. Fahruddin Nurdim Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Irfan Muh. Nur Hanief Arizona Muhammad Nasir Murti Suci Lestari Naim, An Nelson Metubun Ni Putu Ayu Yudhi Wahyuni Nilam, Nilam NUR AENI Nur Aeni Nur Anisa Nur Indah, Nur Nurfadhila Nurfadhila Nurhidaya Nurhidaya Nurhidaya Nurhidaya Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurmedika, Nurmedika Nyoman Antriyani Paradiba, Dela Prasetyo Prasetyo Pratama, Muhammad Fardhal Putri Fillia Indah Anastasya Podala Putri, Trimiranti Rahmat Ramadhan Rahmat Riansyah Ende Ramal Yusuf Reski Sucita Riska Rahmadhani Riski Rosadillah Risky Islianty, Nur Risky, Abdul Wahid Risna Annisa Riyon, Riyon Rizke Andita Rizky, Moh. Rosa, Elvira Shafira Rustam Abd. Rauf Saharia Kassa Saharia Kassa Salmiah Salmiah Samsul Bahri Sandarupa Tangkelangi Saparuddin Saparuddin Saputra, Arya Sari Damayanti, Sari Septiana Irna Ananda Sindi, Sindi Sisfahyuni Sisfahyuni Sisfahyuni Sisfahyuni Siti Mutmainnah Siti Yuliaty Chansa Sri Devi, Sri Sri Lestari Sucita, Reski Sugianto Suwaji Sukanda Katuwu Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman sulaeman sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulmi Sulmi Sulmi, Sulmi Supriadi R. Suryani, Ni Made Nanik Suryanto Suryanto Suwaji, Sugianto Syahraeni Kadir Syamsuddin Laude Taher, Edi Anwar Tahwil, Tahwil Tiwi Dianti Toana, Arditha Safitri Tofan Tofan Trias Aniesa H Trimiranti Putri Wardana, Ketut Wisnu Wawan Irawan, Wawan Wibawa, I Gede Laksana Wildani Pingkan Wildani Pingkan S. Hamzens Wulan Wulan Yonatan Yonatan Yulianti Kalaba Yulianti Kalaba Yulianti Kalaba Zulkarnain A.