Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pendapatan Usaha Kopra Di Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Abd. Gafur; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 2 (2017): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopra merupakan salah satu produk turunan dari tanaman kelapa yang diusahakan oleh masyarakat Indonesia. Komoditas ini umumnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak kelapa. Kopra dihasilkan dari daging buah kelapa yang dikeringkan dengan mengurangi kadar air hingga mencapai 50%. Satu kilogram kopra diperoleh dari empat butir kelapa besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diterima produsen kopra di Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala dari bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2016, dengan alasan bahwa Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala merupakan salah satu daerah penghasil kopra. Jumlah responden sebanyak 30 orang dari total keseluruhan 60 orang yang melakukan usaha pengolahan kopra. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden terpilih yang dibantu dengan daftar pertanyaan (questionnaire), sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur dan instansi-instansi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima produsen kopra di Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala adalah sebesar Rp 189.143.855/periode selama tiga bulan, dengan rata-rata sebesar Rp 6.304.795,00/periode selama tiga bulan.
Analisis Pemasaran Usahatani Tomat Di Desa Nupabomba Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Reski Sucita; Dance Tangkesalu; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 2 (2017): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran Tomat, besarnya margin pada masing-masing saluran pemasaran, bagian harga yang diterima oleh petani pada masing-masing saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran Tomat pada masing-masing saluran pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa margin pemasaran Tomat yang diperoleh untuk saluran 1 sebesar Rp. 1.000/Kg dan saluran 2 yaitu sebesar Rp 1.500/Kg. Bagian harga yang diterima petani pada saluran 1 sebesar 60,00%, dan pada saluran 2 sebesar 70,00%. Dengan demikian, bagian harga yang paling besar diterima oleh petani adalah pada saluran 2. Saluran pemasaran Tomat di Desa Nupabomba terdiri atas dua saluran, yaitu : 1) Petani → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen, 2) Petani → Pedagang Pengecer → Konsumen. Pada saluran 1, bagian harga yang diterima petani sebesar 60,00% nilai efisiensinya adalah 40,00%. Pada saluran 2, bagian harga yang diterima petani sebesar 70,00% nilai efisiensinya adalah 30,00%, sehingga saluran pemasaran yang lebih efisien adalah saluran 2.
Analisis Titik Pulang Pokok Pada Usaha Jamur Tiram Di Desa Mpanau Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi Astan Anwar; Arifuddin Lamusa; Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 3 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui besarnya nilai penjualan yang diperoleh dan biaya yang dikeluarkan, mengetahui besarnya produksi yang dihasilkan dan nilai penjualan yang diterima Usaha Jamur Tiram di Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada Usaha Jamur Tiram di Desa Mpanau Kecamatan Biromaru Kabupaten pada bulan Oktober-Desember 2015. Responden terdiri dari 2 orang yaitu pemilik usaha dan 1orang tenaga kerja dari Usaha Jamur Tiram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Penerimaan yang diperoleh usaha jamur tiram dalam satu bulan produksi ialah sebesar Rp. 5.250.000/bulan dengan biaya produksi Rp. 3.032.268/bulan, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp. 2.217.732/bulan. (2). Titik pulang pokok untuk produk jamur tiram dicapai pada volume produksi sebanyak 51 kg dengan harga Rp. 35.000/kg maka nilai penjualan sebesar Rp. 1.785.000.00/bulan. Hal ini dapat diartikan bahwa jika usaha ini memproduksi hasil lebih dari 51 kg atau memperoleh penerimaan lebih, maka usaha tersebut akan mengalami keuntungan, sebaliknya jika usaha tersebut memproduksi kurang dari 51 kg atau penerimaan kurang maka usaha ini akan mengalami kerugian.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Cokelat Rapoviaka Pada Industri Rapoviaka Simple Di Kota Palu Nur Aeni; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 4 (2017): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha Rapoviaka cokelat pada industri Rapoviaka Simple di Kota Palu. Selama bulan April sampai Juni 2016. Penentuan lokasi dan responden dilakukan secara sengaja (purposive). Jumlah responden sebanyak 3 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan besar pendapatan dan kelayakan dari produk rapoviaka cokelat tersebut sejauh ini baik. Hal ini ditunjukkan hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan yang diperoleh pada bulan Mei Tahun 2016 sebesar Rp 10.785.707,3 untuk cokelat Rapoviaka. Cokelat Rapoviaka diproduksi setiap bulan sesuai dengan ketersediaan bahan baku dan permintaan konsumen dan analisis kelayakan menunjukan bahwa produk olahan cokelat Rapoviaka tersebut layak untuk diusahakan yang ditunjukkan dengan nilai R/C sebesar 2,17 artinya setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan industri Rapoviaka Simple akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 2,17.
Strategi Pengembangan Usaha Abon Daging Sapi Pada Industri “Citra Lestari Production” Di Kota Palu Trimiranti Putri; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 4 (2017): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abon adalah makanan yang terbuat dari daging yang disuwir atau telah dipisahkan seratnya, kemudian ditambah bumbu dan digoreng. Tujuan daripada UKM “Citra Lestari Production” di Kota Palu. Lokasi Penelitian ini ditentukan secara sengaja, penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), pimpinan dan karyawan sebagai responden. Hasil perhitungan dari nilai rating dan bobot faktor eksternal strategi pengembangan usaha abon sapi UKM “Citra Lestari Production” diperoleh dari hasil pengurangan antara factor peluang (Opportunities) dan ancaman (Threaths) Yaitu sumbu Y dalam diagram SWOT adalah 1,19, sedangkan hasil perhitungan dari UKM “Citra Lestari Production” diperoleh dari hasil pengurangan antara factor kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weakness) yaitu 2,36 – 1,04 = 1,32 yang dijadikan sebagai sumbu horizontal atau sumbu X, maka sumbu X dalam diagram SWOT adalah 1,32 posisi usaha untuk strategi pengembangan usaha abon sapi UKM “Citra Lestari Production” berada pada kuadran I, dimana pada posisi ini sebuah usaha maupun industri memiliki posisi yang kuat dan berpeluang untuk berkembang. Dari hasil kuadran SWOT maka penerapan strategi yang dapat digunakan UKM “Citra Lestari Production” yaitu strategi SO. Strategi SO merupakan strategi yang dapat digunakan karena usaha/industri memiliki kekuatan dan peluang sehingga dapat bermanfaat peluang yang ada.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Permintaan Sayuran Organik Di Kota Palu Dela Paradiba; Marhawati Mappatoba; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 5 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan sayuran organik di kota Palu. Penelitian dilaksanakan di Kota Palu pada Bulan Desember 2016 sampai dengan Januari 2017. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji F (simultan) dan uji t (parsial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor - faktor yang mempengaruhi permintaan sayuran organik di Kota Palu secara simultan yaitu semua variabel pendapatan (X1), harga sayuran organik (X2) dan harga barang substirtusi (X3) bersama-sama berpengaruh signifikan (nyata) terhadap variabel terikat (Y). Secara Parsial Pendapatan (X1) t hitung (10,391) > t tabel (1,699) dan harga sayuran organik (X2) t hitung (2,477) > t tabel (1,699), yang artinya variabel pendapatan dan harga sayuran organik memiliki nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan kedua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (Y), sedangkan harga barang substitusi (X3) t hitung (0,728) < t tabel (1,699) yang artinya variabel harga barang substitusi memiliki nilai t hitung < t tabel yang menunjukkan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (Y).
Strategi Pengembangan Usaha Tahu Pada Industri Tahu “VIVI” Di Kota Palu Nurlina Nurlina; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 5 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Tahu “Vivi” merupakan salah satu industri yang menghasilkan produk olahan dengan berbahan dasar kedelai, lokasi industri tahu “Vivi” Jl. Buah Pala No. 09, Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh Industri Tahu “Vivi” dalam memproduksi Tahu dan mengetahui strategi pengembangan usaha tahu pada industri tahu “Vivi”. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa pendapatan yang diperoleh industri tahu “Vivi” pada bulan Januari sampai bulan Februari adalah sebesar Rp. 32.318.058,-. Berdasarkan hasil analisis penelitian dengan menggunakan analisis SWOT, maka dapat disimpulkan bahwa posisi strategi pengembangan usaha tahu pada industri tahu “Vivi” berada pada kuadran I (satu), posisi ini menunjukkan strategi yang difokuskan bagi pengembangan usaha Tahu “Vivi” yaitu menggunakan strategi S-O yaitu dengan menggunakan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
Analisis Pemasaran Beras Di Desa Bangkir Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli Nurhidaya Nurhidaya; Hadayani Hadayani; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 6 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani serta efisiensi pemasaran. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 40 orang petani dan Pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (TracingSampling) sehingga diperoleh sebanyak 2 orang pedagang pengumpul, 1 orang pedagang besar dan 2 orang pedagang pengecer. Metode analisis digunakan adalah analisis pemasaran. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran Beras di Desa Bangkir melalui dua saluran pemasaran, yaitu: (1) Petani → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen Akhir dan (2) petani → pedagang pengumpul → pedagang besar → pedagang pengecer → konsumen akhir. Hasil analisis margin pemasaran Beras pada saluran pertama yaitu Mt = Rp 1.500/Kg dan margin pemasaran Beras pada saluran kedua yaitu Mt = Rp 2.000/Kg Bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama sebesar 83,33% dan Bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua sebesar 78,94%,sehingga bagian harga yang paling besar diterima petani adalah pada saluran pertama.Saluran pertama nilai efisiensinya sebesar 6,0%,sedangkan saluran kedua nilai efisiensinya sebesar 8,6%. Dari dua saluran pemasaran beras tersebut, saluran pemasaran yang efisien adalah saluran pertama.
Pengembangan Strategi Pemasaran Keripik Pisang Pada Industri Raja Bawang Di Kota Palu Irene Lisa Matantu; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 1 (2018): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Raja Bawang merupakan salah satu usaha yang memproduksi keripik pisang, industri ini bertempat di Jalan Abdul Rahman Saleh No. 33 Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang dihadapi Industri Raja Bawangdalam pengembangan strategi pemasaran keripik pisang, menganalisis pengembangan strategi pemasaran keripik pisang pada Industri Raja Bawang.Total nilai yang diperoleh tabel IFAS yaitu sebesar 1,15 dengan skor kekuatan 2,15 dan skor kelemahan sebesar 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan pada Industri Raja Bawang lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan total nilai yang diperoleh EFAS, yaitu sebesar 3,54 dengan skor peluang 2,1 dan skor ancaman sebesar 1,44. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki oleh Industri Raja Bawang lebih besar dari faktor ancaman . Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai rating dan bobot faktor internal pengembangan strategi pemasaran keripik pisang sebagai sumbu X yaitu 1,15 sedangkan faktor eksternal pada Industri Raja Bawang sebagai sumbu Y yaitu 0,66. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi usaha keripik pisang pada Industri Raja Bawang saat ini pada kuadran I, dimana pada posisi tersebut merupakan posisi yang menguntungkan bagi industri karena industri dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
Pengembangan Strategi Pemasaran Bawang Gorengpada Industri “Mustika” Kecamatan Palu Barat Di Kota Palu Murti Suci Lestari; Marhawati Marhawati; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 1 (2018): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan Internal dan Eksternal, merumuskan strategi pemasarandengan menggunakan metode analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di Industri “Mustika” Jalan Sungai Lambangan No. 15, Kecamatan Palu Barat di Kota Palu pada bulan Juni - Juli 2016. Responden yang diambil dalam penelitian terdiri dari 5 orang yaitu 1 orang pimpinan, 2 orang karyawan bagian produksipihak internal dan 2 orang konsumen dari pihak eksternal. Analisis yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan Diagram SWOT.Strategi pemasaran bawang goreng pada industri “Mustika” berada pada kuadran I yaitu pada posisi strategi Kekuatan–Peluang (SO)yaitumemanfaatkan daerah pemasaran dengan bahan baku yang mudah diperoleh sehingga dapat mempertahankan produk berkualitas serta memanfaatkan dukungan pemerintah, memanfaatkan hubungan industri dengan konsumen untuk meningkatkan pelanggan tetap dengan adanya pengalaman usaha cukup lama sehingga memanfaatkan kemudahan komunikasi dan informasi.
Co-Authors A, Moh Alfit A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.H Lamusa, Faruq Abd. Gafur Abdul Muis Abdul Rahim Abdul Syakur Abdul Syakur Aco M Minyo Adinda Elfara Rizki Adam Adrian Adrian Afif Prasetyo Agung Indah Agus Wirotamo Ahyadi Ahyadi Ahyadi, Ahyadi Alaihi, Moh. Alfit Alamsyar, Al Ali Akrab Alimuddin Laapo Alimudin Laapo Aliyah Maghfiroh Anggi Wahyudi Anggit, Anggit Anwar, Astan Arafah, Siti Yulianty Chansa Arfah, Siti Yuliaty Chansa Arizona, Muh. Nur Hanief Arni Tirsa Pele Arsat, Arsat Arwati L Arya Saputra Astan Anwar Bagus Govinda Baharuddin Baharuddin Chansa Arfah, Siti Yuliaty Christoporus Christoporus Dafina Howara Dafina Howara Dafina Howara Dalton Lebang Batara Dance Tangkesalu Dance Tangkesalu Dela Paradiba Dewa Ayu Putu Pertiwi Dewi Sartika Laurencia Br. Manurung Edi Anwar Taher Effendy Effendy Effendy Effendy Ervina Ervina Evayulitasari Evayulitasari febriani febriani Fenni Oktaviani Taddang Fidya lestari Hadayani A. Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadi Firmansyah, Hadi Hajrah Hajrah Hamjah, Muhammad Reza Hardin Hamsir Hardin M. Hamsir Hardiyanti Sultan Hendra Anggara Hendra H. Husnul Khatima, Husnul I Gede Laksana Wibawa I Gede Laksana Wibawa I Gede Laksana Wibawa I Komang Suparte I Made Antara I Nyoman Agus Setiawan, I Nyoman Agus Iksan Minhar Ilham Ilham Ilmayanti, Ilmayanti Indriyani Indriyani Inge Anggraini Irene Lisa Matantu Irmawati Irmawati Isen Isen Isen, Isen Ismail Isnaidi Isnaidi Israwati Israwati, Israwati Kadek Evi Setiawati Kadek Mega Astini Karlina Muhsin Tondi Katuwu, Sukanda Khairul Khairul Khamilan Hamidi Korompot, Siti Maimuna Kurniawan, Santrian Eko Laihi, Moh Alfit Laihi, Moh. Alfit A. Lestari, Murti Suci Lien Damayanti Ludya Eirene Konddorura M Fardal Pratama M. Alfit A. Laihi M.R. Yantu Made Antara Made Krisna Laksmayani Malik, Shintami Rouwelvia Manal Aldjufrie Marhawati M. Marhawati Mapatoba Marhawati Mappatoba Marhawati Marhawati Marwan Yantu Masniyanti Masniyanti Matantu, Irene Lisa Minhar, Iksan Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit A. Laihi Moh Alfit Alaihi Moh Fahrul Moh Rifaldi Moh. Alfit Alaihi Moh. Fikri Mohammad Fikri Mohammad Zubair Hipy Muh Alfit A. Laihi Muh Rivaldy Irawan Mendy Muh. Alfit A. Laihi Muh. Alfit. A. Laihi Muh. Fahruddin Nurdim Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Irfan Muh. Nur Hanief Arizona Muhammad Nasir Murti Suci Lestari Naim, An Nelson Metubun Ni Putu Ayu Yudhi Wahyuni Nilam, Nilam Nur Aeni NUR AENI Nur Anisa Nur Indah, Nur Nurfadhila Nurfadhila Nurhidaya Nurhidaya Nurhidaya Nurhidaya Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nuriyanti Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurmedika, Nurmedika Nyoman Antriyani Paradiba, Dela Prasetyo Prasetyo Pratama, Muhammad Fardhal Putri Fillia Indah Anastasya Podala Putri, Trimiranti Rahmat Ramadhan Rahmat Riansyah Ende Ramal Yusuf Reski Sucita Riska Rahmadhani Riski Rosadillah Risky Islianty, Nur Risky, Abdul Wahid Risna Annisa Riyon, Riyon Rizke Andita Rizky, Moh. Rosa, Elvira Shafira Rustam Abd. Rauf Saharia Kassa Saharia Kassa Salmiah Salmiah Samsul Bahri Sandarupa Tangkelangi Saparuddin Saparuddin Saputra, Arya Sari Damayanti, Sari Septiana Irna Ananda Sindi, Sindi Sisfahyuni Sisfahyuni Sisfahyuni Sisfahyuni Siti Mutmainnah Siti Yuliaty Chansa Sri Devi, Sri Sri Lestari Sucita, Reski Sugianto Suwaji Sukanda Katuwu Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman sulaeman sulaeman Sulmi Sulmi Sulmi, Sulmi Supriadi R. Suryani, Ni Made Nanik Suryanto Suryanto Suwaji, Sugianto Syahraeni Kadir Syamsuddin Laude Taher, Edi Anwar Tahwil, Tahwil Tiwi Dianti Toana, Arditha Safitri Tofan Tofan Trias Aniesa H Trimiranti Putri Wardana, Ketut Wisnu Wawan Irawan, Wawan Wibawa, I Gede Laksana Wildani Pingkan Wildani Pingkan S. Hamzens Wulan Wulan Yonatan Yonatan Yulianti Kalaba Yulianti Kalaba Yulianti Kalaba Zulkarnain A.