Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS ANDROID TERHADAP PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Bekti Sukoco; Widyandana Widyandana; Lutfan Lazuardi; Aris Setyawan
GEMA KESEHATAN Vol. 12 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v12i2.139

Abstract

One of the student learning achievements in the emergency course is being able to carry out basic life support (BLS) procedures. With the development of mobile technology, mobile learning / m-learning is a potential for BLS learning. The purpose of this study was to determine the increase in student knowledge about BLS after using an android based application. Respondents in this study were 49 second year Bachelor of Nursing Students, STIKES Surya Global through simple random sampling. The method used to see student knowledge regarding the impact of using Android-based applications, using the onegroup pretest-posttest design pre-experimental approach. The result of this research is that there is an increase in BLS knowledge after using the AndroLifes application, because the benefits of smartphones are for learning and can strengthen knowledge, and smartphones are also proven to increase knowledge, so that it is widely used by students for learning because it contains complete content such as text, images, and audio-videos. It can be concluded that android-based applications can increase knowledge of BLS
Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Jawa Barat (Analisis Data Riskesdas 2013) Ahmad Zacky Anwary; Lutfan Lazuardi; Mubasysyir Hasanbasri; Faisal Mansur; Bagian Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM UNISKA; Bagian Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM; Bagian PKMK, Fakultas Kedokteran UGM
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 6 No 3 (2016): Juli
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the pulmonary infectious diseases become a global threat, given the number of occurrences of cases, especially in Indonesia as one of the countries included in the 22 countries with major problems of tuberculosis disease (high-burden countries). Besides being the source of transmitting, one of the factors that can also affect the occurrence of pulmonary TB disease is the house physical environment (such as ventilation, natural lighting, flooring, and density of residential house) that does not qualify as a healthy home. Including the type of observational research with cross sectional study design. The target population is the population in West Java and the household members aged 15 years and above who became suspected pulmonary TB patients were successfully recorded/interviewed in Riskesdas 2013. There are some physical house environment variables significantly associated with the incidence of pulmonary TB in West Java that is the kitchen ventilation variable with an Odds Ratio (OR) of 1160, family room ventilation variable with OR 1.122, badroom natural lighting variable with OR 1148, and kitchen natural lighting variable with OR 1124. By knowing the variables that have a significant relationship to the occurrence of pulmonary tuberculosis so that people can pay more attention the efforts to improve the house physical environment into a better house.
System Usability Scale Aplikasi PharmD: Prototype Dasboard Pengelolaan Persediaan Obat Di Puskesmas Kabupaten Bengkulu Selatan Astutiany, Denny; Satibi, Satibi; Lazuardi, Lutfan
Majalah Farmaseutik Vol 19, No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v19i4.85301

Abstract

PharmD adalah dasboard pengelolaan persediaan obat di puskesmas berbasis web online yang telah didesain dan dikembangkan berdasarkan 26 (dua puluh enam) indikator pengelolaan obat di puskesmas pada penelitian sebelumnya di beberapa puskesmas wilayah Yogyakarta. PharmD berfungsi sebagai dasboard kinerja pengelolaan obat untuk apoteker dipuskesmas dalam pengelolaan obat yang menjadi  salah satu faktor pendukung  didalam manajemen data, mempermudah dan mempercepat dalam pengelolaan obat sehingga meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian dan pengambilan keputusan serta kebijakan yang strategis di puskesmas. Namun sebelum aplikasi ini diluncurkan atau digunakan perlu dilakukan usability yang berkelanjutan dan harus melihat kondisi existing diberbagai wilayah di Indonesia. Peneliti tertarik untuk melakukan ujicoba aplikasi PharmD dan mengukur tingkat usability di puskesmas wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan sehingga dapat melihat apakah aplikasi sudah dapat diterapkan disana. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif dengan 16 responden yang telah dilakukan kriteria inklusi dan ekslusi pada 14 puskesmas yang dilakukan secara observasi terkait kesiapan ujicoba di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode pengukuran usability menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS)  suatu uji yang dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dalam pemakaian aplikasi secara menyeluruh dengan pengumpulan data menggunakan google form. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa skor SUS yang diperoleh sebesar 64,8 dengan grade masuk dalam kategori C-, nilai adjective masuk kedalam “OK” (Netral) yaitu dapat berjalan dengan pengembangan, acceptable berada pada area marginal artinya cukup memuaskan, dan net promoter score masuk area passive. Hasil yang diperoleh menempatkan Aplikasi PharmD sebagai dasboard kinerja apoteker dalam pengelolaan obat masih bisa diterima oleh end user atau apoteker tetapi perbaikan masih tetap diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pengguna sedangkan untuk kondisi existing kefarmasian diwilayah Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukan hanya 42,8 % siap secara infrastruktur untuk menerapkan aplikasi PharmD berbasis web online dengan kendala akses internet, instalasi listrik dan ketersediaan perangkat sistem yang belum memadai. 
Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Manajemen Inventory Instalasi Farmasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Filirida, Meidina; Lazuardi, Lutfan; Satibi, Satibi
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i1.86822

Abstract

Manajemen inventaris Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) Provinsi Kalimantan Tengah masih dilakukan secara semi konvensional yang menyebabkan selisih stok obat; selisih stok kartu; pelaporan lama; data tidak real time ; kehilangan dokumen . Hal ini membuat pengelolaan informasi dalam proses tersebut menjadi sangat vital sehingga perlu dilakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Inventory di IFP. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengguna untuk pengembangan SIM Inventory IFP. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif kasus yaitu analisis kebutuhan SIM Inventory menggunakan metode wawancara mendalam,Focus Group Discussion , dan telaah dokumen dengan pendekatan U ser-Centered Design . Subyek penelitian terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan; Sekretaris Dinas Kesahatan; Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan; Kepala Seksi Farmasi, Alat Kesehatan, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga; Apoteker Penanggung Jawab IFP Provinsi; 3 orang apoteker IFP Provinsi; 1 orang Tenaga Teknis Kefarmasian IFP Provinsi; 6 orang apoteker IFP kabupaten/kota di Kalimantan Tengah; 1 orang anggota tim Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan manajemen data inventoryIFP terdiri dari data penerimaan sediaan farmasi, data distribusi sediaan farmasi, data stok opname sediaan farmasi, data pemusnahan sediaan farmasi, dan pengembalian sediaan farmasi. Kebutuhan data menyusut ke dalam kebutuhan penerimaan data, distribusi, dan pelaporan yang terdiri dari 6 jenis laporan. Kesimpulan  penelitian ini adalah analisis kebutuhan pengguna dalam pengelolaan inventaris IFP menghasilkan kebutuhan data yang mendukung proses penerimaan, distribusi, dan pelaporan.
Perancangan Desain Model Management Inventory System Apotek Doko, Karmelia Intany; Kristina, Susi Ari; Lazuardi, Lutfan
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i2.89120

Abstract

Salah satu standar pelayanan kefarmasian di apotek adalah pengelolaan obat dan dapat dijadikan indikator mutu pelayanan kefarmasian di apotek. Sistem informasi merupakan salah satu faktor pendukung kefektifan dan efisiensi pengelolaan obat. Sistem informasi manajemen (SIM) saat ini terbatas pada pencatatan dan pelaporan proses operasional yang ada di apotek dan belum ada fitur tambahan dalam pengelolaan obat di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model sistem informasi manajemen pengendalian persediaan obat melalui pendekatan user centered design (UCD). Penelitian ini merupakan deskriprif yaitu analisis kebutuhan pengguna menggunakan metode focus group discussion (FGD) dan observasi. Prototype didesain dapat berinteraksi langsung ke pengguna untuk dapat dilakukan perancangan lanjutan. Subyek penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 5 orang pemilik sarana apotek (PSA) dan 5 orang apoteker. Kebutuhan data dalam pengelolaan obat di apotek meliputi data barang, data satuan, data supplier, data penerimaan dan penjualan, data inkaso, data barang rusak dan kadaluarsa, data usulab obat baru, data pengadaan dan data stock opname. Desain sistem pengelolaan obat yang dibuat merupakan desain dalam bentuk data flow diagram (DFD). Kesimpulan penelitian ini adalah perlu dibuat desain model lanjutan pengelolaan obat yaitu entity relationship diagram (ERD), data dictionary, dan data dummy sehingga akan menghasilkan prototype sistem informasi yang bisa berjalan tanpa adanya error pada sistem.
Mask-Wearing Behavior Among Individuals Newly Diagnosed With Type 2 Diabetes: Insights From Community Health Screenings During the COVID-19 Pandemic in Indonesia Yokota, Fumihiko; Anai, Akane; Lazuardi, Lutfan; Majid, Nurholis; Wulandari, Hanifah; Nishikitani, Mariko; Kikuchi, Kimiyo; Sato, Yoko; Ikeda, Subaru; Ahmed, Ashir; Maruf, Rafiqul Islam; Nakashima, Naoki
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 10, No 1 (2024): March
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.89347

Abstract

The coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic has had a severe impact on people with type 2 diabetes (T2D) and their health behaviors. This study investigated the associations between T2D status and mask- wearing behaviors in public settings during the first wave of COVID-19 among community residents in Yogyakarta, Indonesia. Outreach health checkups and self-report questionnaires were cross-sectionally conducted to measure mask- wearing behavior, T2D status, and sociodemographic characteristics. Chi- square tests and bivariate and multivariate logistic regression were performed for data analysis. Out of 254 participants, nearly one-fourth (24%) were newly diagnosed with T2D, while 15% reported that they had never been diagnosed with T2D before. Bivariate and multivariate logistic regression models had no statistically significant associations between mask-wearing behavior and T2D status. However, Chi-square test results showed significant differences (P=0.02) in percentages of inconsistent mask-wearing behavior among those who were newly diagnosed with T2D (19%), those who had known as T2D (8%), and those who had no T2D (7%). Early diagnostic services and awareness education for T2D are imperative to reduce the disease severity and mortality for future pandemics, particularly among undiagnosed individuals who are unaware of their T2D status.
Evaluating the impact of AsmaDroid® on knowledge, attitude, and behavior of relapse prevention among asthmatic patients Ghozali, Muhammad Thesa; Ikawati, Zullies; Lazuardi, Lutfan
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 1: March 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i1.23371

Abstract

The success of asthma self-management is determined by three essential factors: healthcare professionals, patients, and drugs. Regarding patient factors, the level of knowledge plays a role and leads to a positive attitude and behavior to prevent future attack relapse. This quasi-experimental study aimed to determine the effectiveness of a mobile phone app-assisted educational intervention in improving the quality of knowledge, attitude, and behavior among patients with asthma. The study included 140 participants who were divided into two groups, i.e., control and treatment. The treatment group received and installed the app into their smartphone and then was asked to study all the educational materials in the app for four weeks. A test was carried out before and after the intervention period to examine the effectiveness of the intervention. This study used the statistical program IBM® SPSS® Version 22.0 to analyze data, and a parametric statistical test was utilized to test the statistical hypothesis in this investigation. The study found improvement, as many as 87.14% for knowledge, 77.14% for attitude, and 67.15% for behavior, with a p-value each of 0.01. It could be concluded that digital-based patient education using a mobile app improves the patients' knowledge, attitude, and behavior.
KESIAPAN PENERAPAN REGISTER IMUNISASI ELEKTRONIK NASIONAL DI PROVINSI BANTEN DAN MALUKU UTARA Rahmadewi, Pama; Heryawan, Lukman; Lazuardi, Lutfan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 4 (2023): JULI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v11i4.38781

Abstract

Immunization programs have proven to be effective and efficient in providing health services, but in practice, many challenges are still encountered, among them those related to achieving immunization targets and improving immunization services. The COVID-19 pandemic has transformed Indonesia's national health system by digitizing health data. In the immunization program, in 2022, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia launched the SehatIndonesiaKu (ASIK) application as a national Electronic Immunization Register (EIR). Readiness assessment needs to be carried out on the application of national RIE so that it is optimal. This study aims to explore readiness for implementing national EIR in Banten and North Maluku Provinces. This is a descriptive study using a qualitative design with the Rapid Assessment Procedures (RAP) method. Research informants are immunization program managers in Banten and North Maluku Provinces. The instruments used for data collection were screening questionnaires, FGD guidelines, interview questionnaires, and observation sheets. Information about the readiness to implement national RIE was obtained through focus group discussions (FGD) and interview discussions during site visits. The data was then analyzed qualitatively. The content analysis process used to determine codes, categories, and themes in this study uses OpenCode 4.02 software. The readiness to implement national EIR in terms of organizational culture can be seen from the acceptance of ASIK as a national EIR and the adoption strategies chosen in the two provinces. In the aspect of management and leadership, maintenance of the quality of immunization data has been carried out through monitoring, confirmation, validation, and evaluation. The readiness of the operational aspect can be seen from the implementation of ASIK, which began with national piloting for the implementation of BIAN 2022, followed by ASIK piloting for routine immunization in several selected provinces, one of which is in North Maluku Province. On the technical aspect, there are application innovations related to immunization in the regions, indicating that the regions are quite experienced with immunization information systems. The readiness for implementing national EIR is quite potential, but it needs more support from regional heads, regulations, SOPs, and workflow as a reference for implementing national EIR, improvements to national EIR applications, and other constraints outside the system, as well as increasing digital skills for immunization managers to overcome problems and maintain system continuity. A national RIE implementation strategy is recommended to support the program's success.
Protokol Scoping Review: Pengembangan dan Penerapan Sistem Informasi Imunisasi di Tingkat Global Rahmadewi, Pama; Prasetyawati, Dini; Lazuardi, Lutfan; Sanjaya, Guardian Yoki; Auliyah, Fitratun; Wulandari, Hanifah; Raharjo, Untoro Dwi; Purwanto, Edy
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jisph.83784

Abstract

Latar belakang: Sistem Informasi Imunisasi adalah basis data elektronik, bersifat rahasia, dan berbasis populasi yang dirancang untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data dan menentukan strategi imunisasi yang efektif. Pada Tahun 2022, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan World Health Organization (WHO) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan riset mengenai Pengembangan dan Diseminasi Strategi SII/RIE nasional serta Perencanaan Operasional di Indonesia. Pada pengembangan SII/RIE nasional tersebut digunakan kerangka kerja dari National eHealth Strategy Toolkit yang dikembangkan oleh WHO bekerjasama dengan International Telecommunication Union (ITU) yang meliputi 7 komponen eHealth. Scoping review dilakukan bertujuan untuk mengambil pembelajaran dari pengalaman berbagai negara dalam pengembangan dan penerapan sistem informasi terkait imunisasi. Metode: Protokol scoping review ini disusun mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses Protocol (PRISMA-P) 2015. Seleksi dan skrining dilakukan menggunakan perangkat lunak Rayyan.ai. Literatur diambil pada 2 September 2022, yang dipublikasikan pada 1 January 2012 – 2 September 2022. Data yang diambil terkait imunisasi pada ibu dan anak, pengembangan dan implementasi SII, pengembangan dan implementasi RIE, dan kesiapan.Hasil: Diperoleh 900 artikel dari pencarian database dengan rincian Sciencedirect (390), Scopus (217), Proquest (216), Sagepub (62), Pubmed (9), dan JMIR (6). Dari hasil skrining abstrak diperoleh 119 artikel yang memenuhi untuk dilakukan penilaian teks lengkap. Review diharapkan selesai dan dipublikasikan pada akhir tahun 2023.Pembahasan: Scoping Review ini akan menghasilkan informasi pembelajaran yang dapat diambil untuk pengembangan dan penerapan SII di Indonesia yang mencakup hambatan tantangan yang mungkin dihadapi, solusi dari berbagai negara, integrasi dan interoperabilitas berbagai sistem informasi terkait imunisasi, serta strategi pada 7 komponen eHealth dalam pengembangan dan implementasi SII.Kesimpulan: Temuan review akan menjadi informasi berharga bagi pembuat kebijakan tentang strategi pengembangan dan implementasi SII dan cara meningkatkan keberhasilan dari program imunisasi. 
Persepsi Pengguna terhadap Keberhasilan Implementasi SIMRS di Rawat Inap Rumah Sakit Santo Borromeus Susanti, Eni; Lazuardi, Lutfan; Satibi, Satibi
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i3.94140

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) terintegrasi di Rumah Sakit Santo Borromeus telah diterapkan sejak tahun 2019. Implementasi SIMRS ini sudah banyak dirasakan manfaatnya, namun masih ditemui permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran keberhasilan implementasi SIMRS di rawat inap RS Santo Borromeus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data dengan survei melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai RS Santo Borromeus dengan kriteria inklusi adalah petugas rumah sakit yang memiliki hak akses terhadap penggunaan SIMRS dan secara langsung menggunakan SIMRS di rawat inap dalam menunjang pekerjaan sehari-hari. Kriteria eksklusi adalah petugas rumah sakit yang tidak bersedia dilibatkan dalam penelitian dan dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Teknik pengumpulan data dengan proportionate stratified random sampling, sebanyak 204 responden terlibat dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara menjelaskan destribusi prosentase dan rata-rata (mean) atas jawaban yang telah diberikan oleh responden. Hasil analisis menunjukkan tingkat keberhasilan implementasi SIMRS adalah tinggi dengan skor rata-rata kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan sistem, kepuasan pengguna, struktur, lingkungan, dan manfaat berturut-turut adalah 3,0; 2,9; 2,9; 3,2; 2,7; 3,1; 3,2; dan 3,0. Masih diperlukan pengembangan baik pada aspek teknologi, manusia, dan organisasi guna meningkatkan kualitas layanan pasien di rawat inap RS Santo Borromeus.Kata kunci:  SIMRS; evaluasi sistem informasi; imlementasi SIMRS
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Adi Wibowo Agus Kharmayana Rubaya Agustina, Luthfi Ahmad Zacky Anwary Ahmed, Ashir Amalia, Ichlasul Anai, Akane Andaru Dahesihdewi Andri Gustiadi Anindya Wirasatriya Anis Fuad Anna Wahyuni Widayanti Apriyanto, R. Hendri ARIEF KURNIAWAN NUR PRASETYO Aris Setyawan Arjuna, Tony Astutiany, Denny Auliyah, Fitratun Bagian PKMK, Fakultas Kedokteran UGM Bagian Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM UNISKA Bagian Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM Bekti Sukoco Buti Azfiani Azhali Chairun Wiedyaningsih Chatarina Setya Widyastuti Chin, Wei Hong Citra Indriani Doko, Karmelia Intany Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Edy Purwanto Eni Susanti Faisal Mansur Faizah, Noor Faradiba Faradiba Fathur Rahman Filirida, Meidina Fitri Haryanti GRACE SHALMONT, GRACE Guardian Y. Sanjaya Guardian Yoki Sanjaya Hanifah, Nimah Happy Indah Kusumawati Hari Kusnanto Hari Kusnanto Harry, Sunandar Hartono Hartono Heri Priyatmoko Heryawan, Lukman Hidayah . Hidayati, Ani Hizriansyah I Ketut Agung Enriko Ignasius Luti Ikeda, Subaru Iswarno Iswarno Ivanawati, Anselma Katrina Feby Lestari Khudazi Aulawi Kikuchi, Kimiyo Kubota, Naoyuki Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kusnanto, Hari Kusnanto, Hari Latifa, Ken Inayati Lucia Kris Dinarti M. Yogi Riyantama Isjoni Maruf, Rafiqul Islam Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Thesa Ghozali Muhammad Zaini Nakashima, Naoki Nastiti Anggraini Ni'mah Ning Rintiswati Ning Rintiswati Nishikitani, Mariko Nugroho, Tri Adi Nurholis Majid, Nurholis Oktaviani, Zakiyah Pawa, Ira Deseilla PRADNYA SRI RAHAYU, PRADNYA SRI Prakosa, Hendri K. Prasetyawati, Dini Prastowo, Muhammad Yogie Pratama, Rio Aditya Purnama, Mia Raharjo, Untoro Dwi Rahmadewi, Pama Ratmasari, Dewi Resna, Riksa Wibawa Riris Andono Ahmad Rochady Setianto Rosady, Dony Septriana saeni, muhriati - Sari, Permata Satibi Satibi Satibi Satibi Sato, Yoko Satrisno, Hary Setiawan, Mohammad Yusuf Shinta Prawitasari Siswanto Sastrowijoto Sri Werdati, Sri Sudarta Yabesman Harefa Sugiyanto, Nida Alhusna Sumarni Sumarni Sumunar, Dimas Sunardi, Paul Supriati, Titi Suriadi, Widyastuti Susi Ari Kristina Sutaryana, Beni Mulyadi Sutriana, Vivi Ninda T. Satoto, Tri Baskoro T. Satoto, Tri Baskoro T. Satoto, Tri Baskoro Tita Bariah Siddiq Tjahjono Kuntjoro Tri Baskoro Tunggul Satoto Tyas, Reni Trianing Wasilah Rochmah Widyandana Widyandana Wiwin Lismidiati Wulandari, Hanifah Yodi Mahendradhata Yohanes Yohanes Yokota, Fumihiko Zhu, Ningxin