Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Dashboard Kesehatan Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK): Analisis dan Visualisasi Data Rutin Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo Sutaryana, Beni Mulyadi; Pratama, Rio Aditya; Sutriana, Vivi Ninda; Prasetyawati, Dini; Supriati, Titi; Sanjaya, Guardian Yoki; Lazuardi, Lutfan
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jisph.80686

Abstract

Latar belakang: Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) merupakan open source yang dirancang sebagai data warehouse untuk mengelola data kesehatan sesuai kebutuhan daerah dan pusat. Adanya berbagai jenis data dan karakteristik yang bervariasi serta aplikasi berbeda dari data masing-masing Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kulon Progro menjadi tantangan dalam pengembangan dashboard ASDK. Pengembangan ini bertujuan  untuk melanjutkan proses integrasi data pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan pembuatan dashboard visualisasinya di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo ke dalam sistemASDKMetode: Metode dalam studi ini adalah deskriptif dengan pendekatan action research, diskusi rutin mingguan serta pendampingan rutin dilakukan terhadap pengembangan dashboard ASDK di Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo.Hasil: Proses koordinasi, tata kelola serta advokasi ASDK melibatkan lintas program pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. Tersedia sumber data baik TB, DBD maupun malaria, namun masih terdapat perbedaan data program DBD serta data TB. Pengembangan visualisasi dashboard IKU Kepala Dinas Kesehatan, dashboard P2, dashboard surveilans dan dashboard imunisasi.Kesimpulan: Pengembangan dashboard ASDK akan terus ditingkatkan sejalan dengan komitmen pimpinan serta seluruh jajaran Dinas kesehatan Kabupaten Kulon Progo dengan harapan dashboard ASDK dapat memenuhi kebutuhan data dan informasi yang dibutuhkan baik untuk keperluan lintas program maupun lintas sektor.Kata kunci: ASDK, DHIS2, Dashboard, Integrasi
Analisis Total Proses Pengujian dan Sistem Informasi Laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Agustina, Luthfi; Lazuardi, Lutfan; Sanjaya, Guardian Yoki; Ratmasari, Dewi
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jisph.84591

Abstract

Latar belakang: Proses esensial pengujian laboratorium yang meliputi fase pra-analisis, analisis dan pasca-analisis rawan terjadinya kesalahan/ketidaksesuaian. Hubungan antara kombinasi Total Proses Pengujian dan Sistem Informasi Laboratorium (TPP-SIL) menggunakan model HOT-fit memberikan ilustrasi lebih baik dari proses pengujian laboratorium yang sistematis, terkoordinasi dan dioptimalkan melalui SIL untuk dapat memberikan akses dalam melakukan evaluasi terjadinya kesalahan secara ketat dan  komprehensif berdasarkan faktor manusia, teknologi dan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis total proses pengujian dan sistem informasi laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.Metode: Jenis dan rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berdasarkan observasi terhadap proses pengujian laboratorium kimia klinik di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan (Balai Labkes PAK) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 2 Januari 2023 hingga 28 Feruari 2023 (2 bulan). Selanjutnya wawancara mendalam pada subjek penelitian sebanyak 20 responden. Panduan observasi menggunakan standar indikator mutu ISO 15189 dan IFCC yang selanjutnya dihitung dengan acuan six sigma. Sedangkan evaluasi sistem informasi laboratorium dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis kontenHasil: Berdasarkan hasil observasi 48 hari, tercatat sebanyak 10 indikator mutu yang perlu dievaluasi, yang terdiri atas 4 indikator mutu pra analisis, 1 indikator mutu proses analisis dan 5 indikator mutu tahap pasca-analisis. Indikator mutu dengan prioritas 1 yang teridentifikasi adanya ketidaksesuaian pada pra-analisis yaitu Pre-MisR (4,6σ dan 3,9σ), Pre-Iden (1,2σ), Pre-LabTDE (4,6σ), Post-OutTime (3,8σ), Post-IncRep (2,3σ) dan Post-RectRep (2,3σ) yang prosesnya berkaitan dengan implementasi sistem informasi laboratorium SiLabKesPAK dan ELIMS. Adanya gangguan sistem barcoding, keterbatasan akses dan fitur/menu untuk screening data/revalidasi sebelum bridging, instalasi jaringan ELIMS yang belum terkoneksi sempurna dengan perangkat alat laboratorium sehingga memungkinkan pekerjaan dilakukan secara manual dan berpotensi terjadinya kesalahan/ketidaksesuaian input data dan penerbitan laporan hasil pengujian laboratorium, data tidak akurat (double data dan spam data), risiko keterlambatan hasil melebihi TAT.Kesimpulan: Evaluasi dan pemantauan kinerja untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan dalam mencapai target zero defect, peningkatan kemampuan ELIMS (updating system) secara berkesinambungan sesuai kebutuhan. Rekomendasi integrasi SIL dan ELIMS dengan SATUSEHAT.Kata kunci: total proses pengujian, sistem informasi laboratorium, HOT-fit, six sigma
Modul Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mempermudah Monitoring Pelayanan Kesehatan Orang dengan Hipertensi dan Diabetes Mellitus hidayati, Ani; Lazuardi, Lutfan
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jisph.94114

Abstract

Latar belakang: Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi salah satu penilaian kinerja bidang kesehatan yang dipantau oleh berbagai pemangku kebijakan. Amanah perundangan bahwa pengumpulan data SPM diintegrasikan dalam Sistem Informasi Kesehatan Daerah .Tujuan: Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan modul SPM untuk mendukung kinerja Program Penyakit Tidak Menular.Metode: Penelitian ini  menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan action research dengan tahapan diagnosing, planning, action dan evaluation.Hasil: Hasil dari penelitian ini, pada tahap diagnosing menghasilkan kebutuhan pengguna berupa fitur dashboard SPM, Import sasaran SPM, monitoring sasaran SPM yang berkunjung, monitoring sasaran yang tidak berkunjung. Pada tahap planning menghasilkan bisnis proses modul SPM yang dikembangkan. Pada tahap action Modul SPM bisa digunakan oleh dinas kesehatan dan fasilitas kesehatan. Fitur-fiturnya dapat memudahkan monitoring dan evaluasi pasien serta menampilkan capaian SPM hipertensi dan diabetes melitus. Pada tahap evaluation menilai usability modul SPM dengan menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) dengan dengan skor 71,79 yang termasuk skor di atas rata-rata.Kesimpulan: Pengembangan modul SPM telah dapat diaplikasikan pada Sistem Informasi Perangkat Daerah (SIKDA) untuk  monitoring dan evaluasi SPM pelayanan kesehatan orang dengan hipertensi dan diabetes mellitus dan diterima dengan baik oleh pengguna. Kata Kunci: Pengembangan Modul, SPM, Penilaian Kinerja, Penyakit Tidak Menular
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASIWA POLTEKKES TASIKMALAYA: THE DESCRIPTION OF STUDENTS’ MENTAL HEALTH IN POLTEKKES TASIKMALAYA Andri Gustiadi; Lutfan Lazuardi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 01 (2025): Vol. 13 No.1 , Januari 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i1.685

Abstract

Pendahuluan. Permasalahan kesehatan mental menjadi isu penting di beberapa negara termasuk di Indonesia dan perlu mendapatkan perhatian yang serius terutama pada kalangan mahasiswa karena mahasiswa merupakan populasi yang rentan terhadap isu kesehatan mental. Beberapa penelitian menyampaikan kondisi kesehatan mental pada mahasiswa. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran hasil kesehatan mental pada mahasiswa Poltekkes Tasikmalaya Metode. Peneliti menggunakan metode survei dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scales-21 (DASS-21) yang terdapat pada aplikasi berbasis Android yaitu aplikasi Mental Care. Populasi yaitu mahasiswa aktif tingkat I reguler sebanyak 1041 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sampel yang memenuhi kriteria berjumlah 666 orang. Hasil. Secara umum gambaran karakteristik responden menunjukkan mayoritas responden memiliki karakteristik yaitu berjenis kelamin perempuan sebanyak 582 orang (87,39%) dan berusia 19 tahun yaitu sebanyak 341 orang (51,20%). Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa mayoritas responden memiliki tingkat depresi pada kategori sedang sebanyak 274 orang (41,14%), tingkat cemas pada kategori sedang sebanyak 230 orang (34,53%) dan tingkat stress pada kategori normal sebanyak 522 orang (78,38%). Hasil survei mental health issue tertinggi menunjukkan bahwa mahasiswa khawatir akan masa depan (lulus dan bekerja) dengan persentase sebesar (76,9%). Kesimpulan. Sebagian besar responden penelitian ini merupakan mahasiswa yang memiliki jenis kelamin perempuan dan berusia 19 tahun. Mereka umumnya mengalami depresi dan kecemasan pada tingkat sedang, dengan tingkat stres dalam kategori normal. Masalah kesehatan mental yang paling sering dialami mahasiswa adalah kekhawatiran tentang masa depan, khususnya terkait kelulusan dan pekerjaan. Kata kunci: DASS-21, kesehatan mental, mahasiswa, skrining
Development of web-based application of medicine management dashboard for pharmacists in primary health care using a user-centered design: evidence from Indonesia Faradiba, Faradiba; Satibi, Satibi; Lazuardi, Lutfan; Ivanawati, Anselma
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 22 No 1 (2024): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v22i1.1574

Abstract

Although the minimum standard of pharmaceutical services at the primary health centres (PHCs) has been determined, the quality of drug management at PHCs is not optimal. There is no information system in PHC to help pharmacists monitor drug management performance. This study aims to describe the systematic development of such an application. A descriptive study with a case study approach was conducted, consisting of three stages: user needs analysis, model and prototype development, and prototype evaluation. The first stage in the user-centred design method is through focus group discussion and observation. There were 13 institutions involved in the needs analysis and 9 institutions in the evaluation stage by purposive sampling. The institutions are health centres and offices in Yogyakarta from September 2021 to April 2022. Data were analysed using descriptive qualitative and quantitative methods. The research resulted in a prototype web application, PharmD, which functions as a drug management performance dashboard for pharmacists at PHCs.
Needs Analysis for Mental Health Screening Application Development Andri Gustiadi; Lazuardi, Lutfan
Media Informasi Vol. 21 No. 02 (2025): June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v21i02.682

Abstract

Background: Mental health is an important issue among university students, with many cases of depression, anxiety, and stress often detected late. Constraints in early identification and reporting require innovative solutions, such as surveillance-based mobile applications to support early detection and treatment of mental health. Purpose: to identify the needs related to the development of mobile applications in supporting mental health surveillance using the Depression Anxiety Stress Scales-21 (DASS-21). Methods: The type of research is qualitative research with interview method. The research was at Health Polytechnic Tasikmalaya in January-April 2024. The number of samples in this study amounted to 3 people. Data collection using interview guidelines. Data analysis using qualitative analysis. Research ethics letter numbers No.EA/3048/KEPK Poltekkes_Sby/V/2024. Results: The results of the needs analysis show that the development of mobile applications in supporting mental health surveillance is needed to help the identification process, store data and accelerate action and have data related to the mental health picture of students. Application development in the form of a mobile health app that is easy to use and access with an android-based that can display results as self-evaluation material, future development can be done as needed. Conclusion: The development of mental health applications has been adjusted to the needs through the needs analysis process at Health Polytechnic of Ministry of Health Tasikmalaya.
Effectiveness of mHealth on self-care profile and blood pressure among patients with hypertension in Indonesia: A single-blind randomized controlled trial Widyastuti, Chatarina Setya; Dinarti, Lucia Kris; Aulawi, Khudazi; Lazuardi, Lutfan
Belitung Nursing Journal Vol. 11 No. 3 (2025): May - June
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33546/bnj.3760

Abstract

Background: Self-management is essential for controlling blood pressure and requires consistent effort. Mobile health (mHealth) applications can support patients in independently managing hypertension and maintaining better control over their blood pressure. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of MaRiTensi mobile application in improving knowledge, motivation, self-efficacy, and self-care among patients with hypertension, as well as in lowering blood pressure. Methods: A two-arm randomized controlled trial with a single-blind evaluator was conducted among 108 patients with hypertension, recruited from a private hospital and two health centers in Yogyakarta, Indonesia. The 12-week study was implemented from October 2023 to April 2024. Participants were randomly assigned to the intervention group, which used the MaRiTensi app, or the control group, which received usual care. Primary outcomes—knowledge, self-care, self-efficacy, and motivation—were measured using a validated questionnaire, while the secondary outcome—blood pressure—was assessed through clinical measurement. Ninety-nine participants completed the study and were included in the analysis. Repeated measures ANOVA was used to evaluate within-group changes over time. Intergroup comparisons were analyzed using the chi-square test, independent t-test, or Mann–Whitney U test. Results: No significant baseline differences were found between the two groups (p >0.05). Significant improvements were observed in knowledge, self-care, and systolic and diastolic blood pressure in both groups (p <0.01). Self-efficacy significantly improved only in the intervention group (p <0.01). No significant changes in motivation were observed over time in either group (p >0.05). Significant between-group differences were found at the first evaluation for self-care (p = 0.005; d = 0.58), self-efficacy (p = 0.011; d = 0.52), motivation (p = 0.026; d = 0.44), systolic pressure (p = 0.039; d = 0.42), and diastolic pressure (p = 0.009; d = 0.54), and at the second evaluation for self-care (p = 0.024; d = 0.46). Conclusions: MaRiTensi may effectively improve self-care, self-efficacy, and blood pressure control among patients with hypertension, although it showed limited impact on knowledge and motivation. The application shows promise as a nursing intervention, but further research is needed to assess its long-term effectiveness and sustainability. Trial Registry Number: NCT06049862 [ClinicalTrials.gov]
Kebutuhan Data dan Teknologi Dalam Adaptasi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit pada Masa Pandemi Covid- 19: Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri Tyas, Reni Trianing; Lazuardi, Lutfan
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Divisi SIMKES, HPM, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jisph.99378

Abstract

Latar Belakang : Kejadian kasus Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari sehingga petugas rumah sakit sebagai garis depan semakin tertekan karena meningkatnya beban kerja. Upaya pemerintah dalam pemanfaatan sistem informasi adalah mengembangkan aplikasi digital yang mampu melakukan pelacakan pengguna untuk menghentikan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dengan Melonjaknya kasus Covid-19 di RSUD Gambiran Kota Kediri penting bagi manajemen rumah sakit untuk mengelola sumber daya rumah sakit dengan pendekatan termasuk penggunaan teknologi informasi.Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana rumah sakit beradaptasi dengan kondisi wabah pada masa pandemi covid- 19, terutama bagaimana peran teknologi informasi dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit.Hasil : Penelitian ini dilakukan di RSUD. Gambiran Kota kediri. Jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkaan secara kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam.Kesimpulan : Selama pandemi, rumah sakit harus mengelola data, logistik, dan pelaporan dengan lebih baik, menyesuaikan SOP, menambah kapasitas darurat, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan layanan.
Pentingnya Analisis Cluster Berbasis Spasial dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Lazuardi, Lutfan; Kusnanto, Hari
Kesmas Vol. 8, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian tuberkulosis telah meningkatkan angka kesembuhan dan menyelamatkan banyak jiwa, tetapi kurang berhasil menurunkan insiden tuberkulosis. Oleh karena itu, pengendalian tuberkulosis menekankan pada kebijakan determinan sosial karena determinan sosial secara langsung dan melalui faktor risiko tuberkulosis berpengaruh terhadap tuberkulosis. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa stratifikasi determinan sosial menyebabkan clustering tuberkulosis, berupa pengelompokkan penderita tuberkulosis menurut lokasi geografis yang secara statistik signifikan. Pengetahuan tentang clustering sangat bermanfaat dalam pengendalian tuberkulosis, khususnya untuk menurunkan insiden tuberkulosis karena dapat memberikan informasi tentang lokasi populasi yang berisiko. Selain itu, telaah literatur menunjukkan bahwa implementasi analisis spasial memerlukan dukungan sumber daya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sebelum analisis cluster berbasis spasial dapat diterapkan, perlu didukung oleh penelitian yang menunjukkan kesiapan sumber daya dan efektivitas biaya. Tuberculosis control has increased cure rate and saved million people, but has less success in reducing tuberculosis incidence. Therefore, tuberculosis control needs to put more emphasis on social determinants policy, since social determinants directly or through tuberculosis-risk factors affect tuberculosis. Literature reviews show that stratification of social determinants will cause tuberculosis clustering, a grouping of tuberculosis patients according geographical area that is statistically significant. Knowledge on the clustering is very useful to support tuberculosis-control program, especially for reducing tuberculosis incidence through highlighting the area of vulnerable population. On the other hand, literature reviews also show that implementation of spatial analysis requires adequate resources. Therefore, before tuberculosis cluster analysis can be implemented routinely, it shouldbe supported by researches that indicate resources readiness and cost effectiveness.
Evaluation of Completeness of Cancer Data Variables on Data Quality in Hospital-Based Cancer Registration Activities at Dharmais Cancer Hospital Shalmont, Grace; Rahayu, Pradnya Sri; Hutajulu, Susanna Hilda; Lazuardi, Lutfan
Academic Hospital Journal Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ahj.v5i1.80443

Abstract

Background: Cancer is a major burden of disease worldwide, including in Indonesia. As an effort to control the burden of cancer, WHO established National Cancer Control Programs (NCCP) where cancer registration is one of the key points. Dharmais Cancer Center Hospital, appointed as the national cancer center, has the responsibility to conduct a cancer registry in Indonesia. The good quality data of cancer registry according to international standards is beneficial to describe the cancer burden in the country. In Dharmais Cancer Center Hospital, microscopic verification is one of the variables that has not been qualified. Therefore, it is important to evaluate the completeness of cancer data variables toward data cancer quality on hospital-based cancer registry of Dharmais Cancer Center Hospital. To assess the quality of cancer data based on microscopic verification, to evaluate the completeness of hospital-based cancer registry variables and the quality of data based on microscopic verification between complete and incomplete variable groups. Materials and Methods: This quantitative research is an observational study (non-experimental) with cross-sectional study design. It utilizes secondary data from hospital-based cancer registry of Dharmais Cancer Center Hospital for incidence year 2013-2017.Results: Data quality of microscopic verification that assessed on a complete data group is 87,8% and for overall cancer cases is 62%. Among social variables, identity numbers are the most incomplete variable, which is 39%. While among tumor data variables, stage is also the most incomplete variable with 82% data. There are differences between the quality of data based on microscopic verification with the completeness of data, especially among social data variables and tumor data variables. Conclusion: The quality data based on microscopic verification that is assessed on a complete variable group is better than microscopic verification on overall cancer cases. The incomplete variables among social variables are identity number, date of birth, address, and district/province. Whereas on tumor variables, the incomplete variables are stage, treatment, metastasis, and laterality. The completeness of cancer data has an importantrole on data quality based on microscopic verification mainly on social and tumor variables. Improvement and strengthening particularly on management and technical aspects of cancer registration are indispensable
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Adi Wibowo Agus Kharmayana Rubaya Agustina, Luthfi Ahmad Zacky Anwary Ahmed, Ashir Amalia, Ichlasul Anai, Akane Andaru Dahesihdewi Andri Gustiadi Anindya Wirasatriya Anis Fuad Anna Wahyuni Widayanti Apriyanto, R. Hendri ARIEF KURNIAWAN NUR PRASETYO Aris Setyawan Arjuna, Tony Astutiany, Denny Auliyah, Fitratun Bagian PKMK, Fakultas Kedokteran UGM Bagian Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM UNISKA Bagian Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM Bekti Sukoco Buti Azfiani Azhali Chairun Wiedyaningsih Chatarina Setya Widyastuti Chin, Wei Hong Citra Indriani Doko, Karmelia Intany Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Edy Purwanto Eni Susanti Faisal Mansur Faizah, Noor Faradiba Faradiba Fathur Rahman Filirida, Meidina Fitri Haryanti GRACE SHALMONT, GRACE Guardian Y. Sanjaya Guardian Yoki Sanjaya Hanifah, Nimah Happy Indah Kusumawati Hari Kusnanto Hari Kusnanto Harry, Sunandar Hartono Hartono Heri Priyatmoko Heryawan, Lukman Hidayah . Hidayati, Ani Hizriansyah I Ketut Agung Enriko Ignasius Luti Ikeda, Subaru Iswarno Iswarno Ivanawati, Anselma Katrina Feby Lestari Khudazi Aulawi Kikuchi, Kimiyo Kubota, Naoyuki Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kusnanto, Hari Kusnanto, Hari Latifa, Ken Inayati Lucia Kris Dinarti M. Yogi Riyantama Isjoni Maruf, Rafiqul Islam Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Thesa Ghozali Muhammad Zaini Nakashima, Naoki Nastiti Anggraini Ni&#039;mah Ning Rintiswati Ning Rintiswati Nishikitani, Mariko Nugroho, Tri Adi Nurholis Majid, Nurholis Oktaviani, Zakiyah Pawa, Ira Deseilla PRADNYA SRI RAHAYU, PRADNYA SRI Prakosa, Hendri K. Prasetyawati, Dini Prastowo, Muhammad Yogie Pratama, Rio Aditya Purnama, Mia Raharjo, Untoro Dwi Rahmadewi, Pama Ratmasari, Dewi Resna, Riksa Wibawa Riris Andono Ahmad Rochady Setianto Rosady, Dony Septriana saeni, muhriati - Sari, Permata Satibi Satibi Satibi Satibi Sato, Yoko Satrisno, Hary Setiawan, Mohammad Yusuf Shinta Prawitasari Siswanto Sastrowijoto Sri Werdati, Sri Sudarta Yabesman Harefa Sugiyanto, Nida Alhusna Sumarni Sumarni Sumunar, Dimas Sunardi, Paul Supriati, Titi Suriadi, Widyastuti Susi Ari Kristina Sutaryana, Beni Mulyadi Sutriana, Vivi Ninda T. Satoto, Tri Baskoro T. Satoto, Tri Baskoro T. Satoto, Tri Baskoro Tita Bariah Siddiq Tjahjono Kuntjoro Tri Baskoro Tunggul Satoto Tyas, Reni Trianing Wasilah Rochmah Widyandana Widyandana Wiwin Lismidiati Wulandari, Hanifah Yodi Mahendradhata Yohanes Yohanes Yokota, Fumihiko Zhu, Ningxin