Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Umkm Sehat Melalui Metode Design Thinking dan Digitalisasi Keuangan Untuk Meningkatkan Omset Penjualan UMKM Warga Muhammadiyah Juwana Kabupaten Pati Aman, Syahrial; Wijayanti, Sukma; Lestari, Diana Tri; Hindriyastuti, Sri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i1.515

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang dengan cepat dan terus meningkat jumlahnya setiap tahun. ]. Dalam proses perkembangan UMKM tersebut seringkali menghadapi permasalahan yang umum dialami diantaranya: terbatasnya jumlah modal, proses urusan perizinan, proses pembayaran pajak, banyaknya pelaku UMKM masih gagap teknologi serta kurangnya inovasi dalam pengembangan usaha yang tidak terelakkan Melalui program Pengabdian Masyarakat (PKM) hibah riset Muhammadiyah ini, tim PKM berfokus pada peningkatan omset penjualan Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah warga Muhammadiyah Juwana dengan pendekatan design Thinking  dan digitalisasi keuangan dalam rangka meningkatkan omset penjualan UMKM tersebut. Melalui Metode wawancara dan kualitatif, setelah menemukan masalah yang dihadapi oleh UMKM Muhamamdiyah Juwana, kegiatan PKM  ini terbagi dalam empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pemberian materi (workshop), tahap pendampingan dan tahap pelaporan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan hamper seluruh UMKM (80-90%) mampu memahami segmen market sesuai dengan kebutuhan keinginan konsumen, mampu membuat produk yang inovatif dan kreatif, mampu memasarkan produk melalui digitalisasi pemasaran, mampu melayani konsumen dengan baik, serta mampu membuat pencatatan keuangan melalui aplikasi keuangan dompetku.
Hubungan Glukosa Darah dan Depresi dengan Fatigue pada Diabetesi Tipe 2 Sholahudin, Mohammad; Lestari, Diana Tri; Rahmawati, Ashri Maulida
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i1.4007

Abstract

Fatigue in people with Diabetes Mellitus (DM) is a serious problem that can affect the patient's quality of life. Poor management of blood glucose levels often contributes to the emergence of physical and psychological complications, including depression and fatique. Depression in patients with type 2 diabetes not only worsens blood glucose control, but also increases the risk of continued fatigue, thereby lowering the patient's functional ability and motivation to undergo therapy. A deep understanding of the relationship between blood glucose levels, depression, and fatique is essential in nursing practice as a cornerstone in designing comprehensive management. This study aims to analyze the relationship between blood sugar levels, depression, and fatigue in patients with type 2 diabetes at the Juwana Health Center. This study is a quantitative research with a cross-sectional design. The sample size was 65 respondents, using the Total Sampling technique with criteria, patients with type 2 DM, willing to participate in the study by signing an informed consent, active in prolific activities, not experiencing severe mental disorders, cooperative, and able to communicate well. The research instrument used the Fatigue Assessment Scale (FAS) questionnaire and the Beck Depression Inventory II (BDI II), and glucometer (GCU). Data analysis using the Pearson test. The results showed that the average blood sugar level in the respondents was 210.75 mg/dL, but there was no significant relationship between blood sugar levels and fatigue (p = 0.683; r = 0.052). In contrast, a significant association was found between depression and fatigue levels (p = 0.000; r = 0.566), with an average depression score of 22.05 and a fatigue score of 24.63. These findings indicate that fatigue in type 2 DM patients is more influenced by psychological factors such as depression than by blood sugar levels themselves. Abstrak Fatigue pada orang dengan diabetes mellitus (DM) merupakan masalah serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Pengelolaan kadar glukosa darah yang tidak optimal seringkali berkontribusi pada munculnya komplikasi fisik maupun psikologis, termasuk depresi dan fatique. Depresi pada pasien DM tipe 2 tidak hanya memperburuk kontrol glukosa darah, tetapi juga meningkatkan risiko fatique yang berkelanjutan, sehingga menurunkan kemampuan fungsional dan motivasi pasien dalam menjalani terapi. Pemahaman yang mendalam mengenai hubungan antara kadar glukosa darah, depresi, dan fatique sangat penting dalam praktik keperawatan sebagai landasan dalam merancang penatalaksanaan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar glukosa darah, depresi, dan fatigue pada penderita DM tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 65 responden, menggunakan teknik Total Sampling dengan kriteria, pasien DM tipe 2, bersedia mengikuti penelitian dengan menandatangani informed consent, aktif dalam kegiatan prolanis, tidak mengalami gangguan mental yang berat, kooperatif, serta dapat berkomunikasi dengan baik. Instrumen penelitian ini menggunakan  kuesioner Fatigue Assesment Scale (FAS) dan Beck Depression Inventory II (BDI II), dan glucometer (GCU). Analisis data menggunakan uji pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah sewaktu responden adalah 210,75 mg/dL, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah dengan fatigue (p = 0,683; r = 0,052). Sebaliknya, ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dan fatigue (p = 0,000; r = 0,566), dengan rata-rata skor depresi sebesar 22,05 dan skor fatigue 24,63. Temuan ini mengindikasikan bahwa kelelahan pada diabetesi tipe 2 lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti depresi dibandingkan dengan kadar glukosa darah itu sendiri.
Upaya Guru Rumpun Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di MAN 2 Kutai Kartanegara Lestari, Diana Tri; Kadir, Marniati; Adawiyah, Rabiatul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan antara usia dan kewajiban belajar, khususnya pada masa remaja yang rentan mengalami krisis perkembangan. Ketidakmampuan menghadapi krisis ini dapat memicu perilaku prokrastinasi atau penundaan dalam menyelesaikan tugas akademik. Di MAN 2 Kutai Kartanegara, prokrastinasi akademik banyak ditemukan pada siswa kelas XI. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis prokrastinasi yang terjadi, serta faktor penghambat dan pendukung guru dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan dari guru rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta diuji validitasnya dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa kelas XI mengalami dysfunctional procrastination, khususnya jenis avoidance dan behavioral procrastination, yang ditandai dengan penundaan tanpa tujuan yang jelas. Guru PAI mengatasi hal ini dengan pendekatan personal, kolaborasi lintas pihak, pemberian tenggat tambahan, serta bimbingan moral dan spiritual. Faktor pendukung upaya ini meliputi dukungan orangtua, kerjasama dengan wakil kepala sekolah kurikulum, dan komunikasi yang efektif. Namun, upaya guru juga menghadapi hambatan seperti kurangnya pengawasan orangtua, rendahnya motivasi intrinsik siswa, keterbatasan waktu mengajar, serta kejenuhan guru. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif dan personal sebagai strategi efektif dalam menanggulangi prokrastinasi akademik siswa.
Upskilling and Reskilling Non-Communicable Disease Cadres for Increasing Chronic Disease Management Lestari, Diana Tri; Retnowati, Eko; Aman, Syahrial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i1.2336

Abstract

Purpose: Non-communicable diseases (NCDs) are often chronic diseases, with the incidence rate increasing every year. All elements are involved in the prevention and management of NCDs. Likewise, NCDs posbindu cadres are the spearhead in the community. This community service aims to improve the knowledge and skills of NCDs posbindu cadres in efforts to prevent, early detect, manage and report NCDs. Method: The method used in community service uses a knowledge transfer approach, science and technology diffusion, asset-based community development and participatory action programs. All cadres of NCDs and Puskesmas were involved in this activity. The program implementation procedure is preceded by socialization, implementation, monitoring and evaluation. Practical Application: The implementation of upskilling and reskilling cadre activities is carried out in 2 stages. There are improving cognitive knowledge with structured education, then the next stage is skill improvement with early detection demonstrations using medical devices. Conclusion: This Upskilling and rekskilling activity for posbindu cadres can improve the knowledge and skills of NCDs posbindu cadres.
PENGARUH PEMBERIAN D10% 20 TPM SELAMA 15 MENIT TERHADAP PENINGKATAN NILAI GULA DARAH PASIEN HIPOGLIKEMIA DI IGD RSUD KI AGENG GETAS PENDOWO GUBUG Yusuf Ilham Romadhoni; Lestari, Diana Tri; Kartikasari, Fitriana
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.2027

Abstract

Hipoglikemia merupakan kondisi yang mengancam jiwa dan harus segera ditangani. Salah satu metode penanganan yang sering digunakan adalah pemberian Dextrose 10% (D10%) secara intravena. Namun, masih sedikit penelitian yang menganalisis efektivitas pemberian D10% dengan laju 20 tetes per menit (TPM) selama 15 menit.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian D10% dengan laju 20 TPM selama 15 menit terhadap peningkatan kadar gula darah pasien hipoglikemia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 18 pasien hipoglikemia yang dirawat di IGD RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Paired t-test. Hasil: Rata-rata kadar gula darah meningkat dari 59,50 mg/dL menjadi 106,5 mg/dL setelah pemberian. Hasil uji Paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Pemberian D10% dengan laju 20 TPM selama 15 menit efektif meningkatkan kadar gula darah pasien hipoglikemia.
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pasien dengan Post OP Radiculopathy Lumbal di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Ajeng, Putri Allena Ade; Lestari, Diana Tri; Jauhar, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikulopati lumbal salah satu diantara banyak penyebab utama kecacatan yang berdampak signifikan terhadap status fungsional pasien, seringkali memerlukan intervensi pembedahan seperti stabilisasi posterior. Menurut WHO radikulopati lumbal masuk ke dalam salah satu dari sepuluh gangguan kesehatan utama yang menurunkan kualitas hidup secara global , dengan prevalensi 23% pada dewasa, kekambuhan 24-80% per tahun, dan beban finansial signifikan akibat biaya perawatan dan penurunan produktivitas, di mana 10% kasus berkembang menjadi kronis hingga menyebabkan kecacatan. Data epidemiologi spesifik tentang radikulopati lumbal di masih terbatas di Indonesia, meskipun studi lokal menunjukkan prevalensi 3-5% dengan faktor risiko utama berupa pekerjaan berat dan degeneratif, serta risiko disabilitas permanen mencapai 28% dalam lima tahun terakhir jika tanpa penanganan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah guna melakukan analisis dari asuhan keperawatan pada post-operasi radikulopati lumbal di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Dalam penelitian ini juga digunakan metode studi kasus yang datanya dikumpulkan melalui proses observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta studi pustaka. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi Nyeri Akut, Risiko Infeksi, dan Gangguan Mobilitas Fisik. Intervensi yang diberikan mencakup manajemen nyeri dengan teknik farmakologis serta non-farmakologis (seperti relaksasi Benson), pencegahan infeksi, serta dukungan mobilitas melalui latihan ROM pasif. Evaluasi selama tiga hari menunjukkan penurunan intensitas nyeri, berkurangnya tanda-tanda inflamasi, serta peningkatan kekuatan otot dan pergerakan ekstremitas bawah. Studi ini menekankan pentingnya asuhan keperawatan holistik dan individual pada pasien post-operasi radikulopati lumbal, khususnya melalui penerapan intervensi non-farmakologis yang terintegrasi.
Prediktor Nyeri Post Litotripsi pada Fase 24 Jam Paska Tindakan di RS Tk III Dr. Soetarto Yogyakarta Surastuti, Putri; Lestari, Diana Tri; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu saluran kemih (BSK) membutuhkan tindakan pembedahan salah satunya lithotripsi, namun dapat menyebabkan nyeri akibat pembedahan. Angka kejadian nyeri akut sering dijumpai paska operasi pada fase 24 jam paska tindakan sehingga penting untuk mengidentifikasi prediktornya. Tujuan penelitian untuk mengetahui prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan. Prediktor nyeri post litotripsi yang diteliti meliputi faktor demografi (usia, jenis kelamin, IMT), nyeri pre operasi, lokasi batu, lama insersi uteroskop, dan ukuran batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan di Rumah Sakit dr. Soetarto (DKT). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampel sebanyak 23 orang pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) digunakan mengukur nyeri pre dan post operasi litotripsi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor demografi usia (P=0,041), indeks massa tubuh (P=0,047), nyeri pra operasi (P=0,040), lokasi batu (P=0,016), lama insersi uteroskop (P=0,047) dengan nyeri post litotripsi. Tidak ada hubungan jenis kelamin dengan nyeri post litotripsi (P=0,327). Faktor paling dominan prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan adalah ukuran batu (OR=9,024 dan; Cl = 0,412-197,406). Kesimpulan penelitian yaitu prediktor nyeri post litotripsi pada fase 24 jam paska tindakan di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta meliputi faktor demografi (usia dan IMT), nyeri pre operasi, lokasi batu, lama insersi uteroskop, dan ukuran batu.
Pengaruh Periode Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Tingkat Saturasi Oksigen pada Pasien Asma Di Rumah Sakit "X" Sunarya, Dian Fitriani; Lestari, Diana Tri; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya prevalensi asma baik secara global maupun nasional berkontribusi signifikan terhadap angka kesakitan dan kematian. Sesak napas sebagai keluhan utama penderita asma sering kali menyebabkan penurunan saturasi oksigen. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis seperti pengaturan posisi tubuh menjadi aspek penting dalam perawatan. Penempatan pasien asma dalam posisi semi-Fowler terbukti efektif dalam mengurangi sesak napas dan meningkatkan kadar saturasi oksigen, sehingga mendukung stabilitas pernapasan dan kenyamanan pasien. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui pengaruh periode pemberian posisi semi fowler terhadap tingkat saturasi oksigen pada pasien asma di Rumah Sakit "X". Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental dengan rancangan pretest posttest with control design. Populasi penelitian adalah semua pasien asma yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit "X". Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan pemberian posisi semi fowler dan 10 orang kelompok kontrol. Saturasi oksigen diukur menggunakan pulse oxymeter dengan satuan hasil adalah persen. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan standar operasional prosedur (SOP). Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan independent t-test/mann withney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata saturasi oksigen sebelum sesudah diberikan posisi semi fowler periode 15 menit pada kelompok intervensi dengan p value 0,005. Terdapat perbedaan rata-rata saturasi oksigen sebelum dan sesudah diberikan posisi semi fowler periode 15 menit pada kelompok intervensi dengan p value 0,005. Terdapat perbedaan yang signifikan kenaikan saturasi oksigen antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p value 0,000. Ada pengaruh pemberian intervensi terhadap tingkat saturasi oksigen.
Pengaruh Durasi Pengaturan Posisi Lateral terhadap Hemodinamika Pasien Penurunan Kesadaran di Ruang Intensive Care Unit RS TK III Dr Soetarto Yogyakarta Wulandari, Fifi Faryanti; Lestari, Diana Tri; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penyakit kritis dirawat di ruang ICU menunjukkan peningkatan baik dunia maupun nasional. Pasien kritis di ICU dapat mengalami penurunan kesadaran akibat trauma maupun non trauma yang tetap menjadi perhatian utama. Untuk menjaga sirkulasi sistemik yang efektif, pengaturan posisi sangat penting karena dapat berdampak pada sistem hemodinamik. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui pengaruh durasi pengaturan posisi lateral terhadap hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang Intensive Care Unit RS Dr Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian quasy experiment, desain penelitian times series. Populasi penelitian yaitu pasien penurunan kesadaran di ICU RS Dr Soetarto Yogyakarta (DKT). Teknik pengambilan sampel mempergunakan teknik total sampling sebanyak 20 orang pasien terdiri dari 10 orang kelompok intervensi dan 10 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji paired t-test atau wilcoxon dan independent t-test atau mann withney. Hasil penelitian menunjukkan Ada pengaruh hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok intervensi. Peningkatan heart rate (P=0,016), peningatan respiratory rate (P=0,021), penurunan tekanan darah sistolik (P=0,040), penurunan tekanan darah diastolik (p=0,010) dan penurunan MAP (P=0,005) Tidak ada pengaruh hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok kontrol (P>0,05). Ada perbedaan hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU sebelum dan sesudah dilakukan pengaturan posisi lateral 30 menit/jam pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tekanan darah sistolik (P=0,019), tekanan darah diastolik (P=0,033) dan MAP (P=0,029). Ada pengaruh durasi pengaturan posisi lateral terhadap hemodinamika pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RS Dr Soetarto Yogyakarta.
Efektifitas antara Streching Exercise Intradialisis dan Leg Exercise terhadap Kram Otot pada Pasien CKD Stage V yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta Istyanti, Gabriella Sekar; Lestari, Diana Tri; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi Chronic Kidney Disease (CKD) telah dilaporkan dalam peningkatan jumlah studi di seluruh dunia dan juga di tingkat nasional sehingga membutuhkan terapi dialisis. Kejadian penyulit selama intradialisis yang paling banyak terjadi adalah kram otot. Angka kejadian kram otot yang sering terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis dilaporkan 33% hingga 86% pasien hemodialysis. Pemberian exercise dapat menurunkan kram oto pada pasien hemodialisis. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui efektifitas antara streching exercise intradialisis dan leg exercise terhadap kram otot pada pasien CKD stage v yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien CKD stage V yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta sebanyak 20 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan streching exercise intradialisis dan 10 orang kelompok eksperimen yang diberikan leg exercise. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrument Cramp Questionnaire Chart dan lembar Satuan Operasional Prosedur (SOP). Analisis data menggunakan uji wilcoxon test dan mann withney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah stretching exercise intradialisis terhadap kram otot dengan nilai signifikan sebesar 0,005. Ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah leg exercise terhadap kram otot dengan nilai signifikan sebesar 0,007. Tidak ada perbedaan kejadian kram otot sebelum dan sesudah stretching exercise terhadap kram otot nilai signifikan sebesar 0,313. Kesimpulan penelitian bahwa streching exercise intradialisis dan leg exercise efektif menurunkan kram otot pada pasien CKD stage V yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Biyanti Dwi Winarsih Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Efendi Efendi Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Faridha Alfiatur Rohmaniah Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Hindriyastuti, Sri Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Mukaromah, Isna Aulia Muslimah, Aulya Choirul Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Pusparatri, Edita Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Maulida Rahmawati, Ashri Mualida Retno Dewi Wulandari Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Sholahudin, Mohammad Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto SUKARMIN Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Tiara, Novi Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni