Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Putri, Sheryl Nisrina Aulia; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak di negara berkembang. Demam atau hipertermi pada pasien DHF merupakan masalah utama yang sering kali muncul pada fase awal penyakit. Peningkatan suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C dan berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah. Akibatnya, terjadi kebocoran plasma darah ke ruang interstitial, yang dikenal sebagai plasma leakage, yang dapat berujung pada syok dengue jika tidak segera ditangani. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan dengue haemorrhagic fever (DHF). Metode penelitian adalah deskriptif yaitu melakukan dengan pendekatan proses keperawatan dengan cara mengumpulkan data langsung dari pasien dan keluarga serta dengan kolaborasi dengan tim medis,serta menggambarkan obyek yang sedang berlangsung menggunakan sampel pasien An.M dengan populasi ditujukan kepada Anak-Anak sampai dewasa. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan pada kasus dengue haemorrhagic fever masalah yang muncul didapatkan 3 diagnosa keperawatan yaitu Hipertermi , defisit nutrisi, dan intoleransi aktivitas, Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan sesuai intervensi yaitu kompres hangat dengan baik dari suhu pasien yang bermula 38,1ºC mengalami penurunan di hari ke 3 yaitu 36,5º maka dari itu sebagian masalah dapat teratasi sepenuhnya. Kesimpulan, dalam melakukan asuhan keperawatan ini kerja sama yang baik dengan pasien dan tenaga medis diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan. Asuhan Keperawatan dilakukan sesuai intervensi dengan baik akan mengatasi masalah yang muncul.
Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Kompres Hangat pada Pasien Kolik Abdomen di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Lismawati, Dini; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolik abdomen adalah nyeri perut akut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk obstruksi usus. Di Indonesia, keluhan nyeri perut termasuk kolik abdomen menjadi salah satu alasan utama pasien mencari pertolongan medis, dengan angka kejadian mencapai 69,1%. Hal ini menunjukkan bahwa kolik abdomen merupakan masalah kesehatan yang cukup signifikan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisia asuhan keperawatan dengan kompres hangat pada pasien kolik abdomen. Penelitian ini mendokumentasikan asuhan keperawatan dan mengevaluasi efektivitas kompres hangat dalam mengurangi nyeri. Dengan metode deskriptif studi kasus di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami nyeri akut, gangguan tidur, dan ansietas. Setelah intervensi kompres hangat selama 3x24 jam, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4-5, pola tidur membaik, dan kecemasan berkurang. Kesimpulannya, kompres hangat efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien kolik abdomen.
Hubungan Fungsi Sosial, Kualitas Tidur, Distres Diabetes dengan Fatigue pada DM Tipe 2 di Puskesmas Juwana Widiastari, Yunita; Lestari, Diana Tri; Rahmawati, Ashri Mualida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik. Gula darah yang tinggi terjadi karena tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau insulin yang dihasilkan tidak bekerja dengan baik. Diabetes mellitus (DM) dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, termasuk fungsi sosial, kualitas tidur, distres diabetes dan tingkat fatigue (kelelahan). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi sosial, kualitas tidur, distres diabetes dengan fatigue pada DM tipe 2 di Puskesmas Juwana. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 65 responden DM tipe 2 menggunakan metode total sampling. Kriteria inklusi: pasien DM tipe 2 di Puskesmas Juwana yang tergabung dalam Prolanis, compos mentis, dan bersedia menjadi responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner SSQ, PSQI, DDS, dan FAS. Analisis data menggunakan univariat (persentase) dan bivariat (uji Rank Spearman). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki fungsi sosial buruk (84,6%), kualitas tidur buruk (76,4%), distres diabetes berat (64,6%), dan fatigue sedang (63,1%). Tidak ada hubungan signifikan antara fungsi sosial dengan fatigue (p=0,821) dan kualitas tidur dengan fatigue (p=0,094). Namun, ada hubungan signifikan antara distres diabetes dengan fatigue (p=0,001, koefisien korelasi 0,511).Kesimpulan: Perlu intervensi untuk meningkatkan fungsi sosial dan kualitas tidur, serta pengelolaan distres diabetes efektif untuk mengurangi fatigue pada DM tipe 2.
Faktor Dominan Hambatan Manajemen Mandiri Diet DM pada Diabetes Tipe 2 di Rumah Sakit Tk III 04.06.03 Dr. Soetarto Widyastuti, Anik; Lestari, Diana Tri; Wibowo, Edi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) menjadi penyakit menahun dimana jumlah prevalensi cenderung meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini diikuti juga dengan peningkatan komplikasi DM. Hal tersebut terjadi karena ketidakmampuan diabeetsi untuk melakukan manajemen mandiri termasuk didalamnya adalah diet. Tujuan umum penelitian mengetahui faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM pada diabetesi tipe 2 di Rumah Sakit TK III 04.06.03 Dr. Soetarto. Faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM yang diteliti meliputi faktor demografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan), faktor lama menderita DM, faktor stress, dan faktor komunikasi petugas kesehatan. Jenis penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua pasien Diabetes Melitus di RS TK III 04.06.03 dr. Soetarto 72 pasien rawat jalan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 42 orang pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner The Self-Management Dietary Behaviors Questionnaire (SMDB), kuesioner tingkat stres menjalani diet dan kuesioner komunikasi petugas kesehatan. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Gambaran hambatan manajemen mandiri diet DM mayoritas kategori sedang (76,2%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor demografi usia (P=0,038), tingkat pendidikan (P=0,010), pekerjaan (P=0,046), stres (P=0,021), dan komunikasi petugas kesehatan (P=0,026) dengan manajemen mandiri diet DM. Tidak ada hubungan jenis kelamin (P=0,720) dan lama menderita DM (P=0,477) dengan manajemen mandiri diet DM. Faktor paling dominan hambatan manajemen mandiri diet DM adalah stress (P=0,051 dan OR= 100,240, Cl = 0,983-10221,070). Kesimpulan penelitian yaitu faktor dominan hambatan manajemen mandiri diet DM pada diabetesi tipe 2 di RS TK III 04.06.03 Dr. Soetarto meliputi faktor demografi (usia, tingkat pendidikan, pekerjaan), stress, dan komunikasi petugas kesehatan.
Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Evans Syndrome di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Fitriana, Ida; Lestari, Diana Tri; Sukarmin, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom Evans adalah kondisi autoimun yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita. Tanda dan gejala yang muncul bisa meliputi anemia hemolitik, immune thrombocytopenia (ITP) yang merupakan gangguan autoimun dengan ciri-ciri jumlah trombosit yang rendah, purpura, serta kejadian perdarahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asuhan Keperawatan pada pasien dengan diagnosa medis Evans Syndrome. Di ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis menghasilkan dua diagnosa keperawatan yang teridentifikasi, yaitu intoleransi terhadap aktivitas dan nyeri yang berlangsung lama. Diperlukan penerapan manajemen nyeri kronis baik secara farmakologis maupun non-farmakologis untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pengendalian nyeri dan meningkatkan fungsi pada pasien Evans Sindrom. Hasil evaluasi pasien menunjukkan bahwa nyeri mereka berkurang dan mereka merasa lebih nyaman. Edukasi untuk pasien mencakup mengikuti jadwal kontrol untuk pemeriksaan darah sesuai rekomendasi dokter, mengonsumsi obat sesuai petunjuk tanpa menghentikan pengobatan tanpa konsultasi, dan menerapkan gaya hidup sehat dengan makan makanan kaya zat besi dan vitamin.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Tn. D dengan Post Laringektomi Parsial di RSUP Dr. Hasan Sadikin Yanti, Vivin Amei; Sukarmin, S; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karsinoma laring merupakan salah satu jenis kanker yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan dapat menyebabkan berbagai gangguan fisiologis dan psikologis, terutama setelah prosedur laringektomi parsial. Pasien pasca laringektomi mengalami perubahan signifikan pada fungsi pernapasan, kemampuan bicara, serta kondisi psikis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan secara komprehensif terhadap pasien dengan post laringektomi parsial, dengan fokus pada permasalahan utama yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan gangguan komunikasi verbal. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif, dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 4-6 November 2024 di Ruang Kemuning 2 RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung dengan subjek asuhan keperawatan adalah Tn. D, satu pasien laki-laki usia 69 tahun dengan diagnosa medis Ca laring dengan keluhan utama sesak nafas disertai batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Pengambilan data berfokus pada asuhan keperawatan yang dilakukan. Proses keperawatan dilakukan selama tiga hari, meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan (Senin, 4/11/2020) pasien masih menunjukan masalah terkait bersihan jalan nafas, pola nafas tidak efektif sehingga intervensi diberikan berupa latihan batuk efektif, pemantauan pola napas dan pemberian dukungan komunikasi, hasil dari intervensi yang dilakukan menunjukan efek pada Selasa dan rabu (5 dan 6/11/2024) yang ditandai dengan keluhan yang teratasi. Asuhan keperawatan komprehensif yang diberikan terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan utama pasien post laringektomi parsial, terutama dalam hal menjaga kebersihan jalan napas, mendukung pernapasan yang efektif, dan memfasilitasi komunikasi. Adapun saran untuk RSUP Dr Hasan Sadikin ialah kerjasama antara perawat ruangan dengan perawat praktikan sangat dibutuhkan dalam melakukan asuhan keperawatan sehingga tercapai atau terpenuhi tujuan keperawatan yang sesuai kriteria hasil.
Hubungan Periode Sakit, Spiritualitas, dan Efikasi Diri dengan Fatigue Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di UPTD Puskesmas Juwana Kabupaten Pati Fatmawati, Diah; Lestari, Diana Tri; Hartinah, Dewi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/.v7i2.384

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis akibat gangguan produksi insulin yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Salah satu masalah yang sering dialami penderita adalah fatigue dimana penderita merasa cepat lelah. Fatigue disebabkan oleh perubahan metabolisme energi yang dapat menurunkan produksi ATP sehingga menyebabkan beberapa faktor seperti periode sakit, spiritualitas dan efikasi diri. Periode sakit yang lama dapat menyebabkan gula darah tidak stabil, gangguan tidur dan penurunan energi. Spiritualitas membantu penderita menerima penyakitnya, mengurangi stres dan meningkatkan motivasi diri. Sedangkan efikasi diri dapat membantu penderita lebih percaya diri dalam mengelola penyakitnya sehingga dapat mengurangi fatigue. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara periode sakit, spiritualitas.dan efikasi diri dengan fatigue pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di bulan Mei 2025 menggunakan rumus slovin didapatkan sampel berjumlah 67 responden teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Kriteria inklusi adalah penderita diabetes melitus tipe 2 ≥18 tahun sedangkan kriteria eksklusi adalah penderita yang dengan komplikasi akut dan mengalami gangguan kognitif yang memengaruhi kemampuan memberikan jawaban kuesioner secara mandiri. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang periode sakit, spiritualitas menggunakan Spiritual-Self CarePractice Scale (SSCPS) dan efikasi diri menggunakan The Diabetes Management Self Efficacy Scale for tipe 2 DM (DMSES) dengan fatigue menggunakan Fatigue Severity Scale (FSS) pada variabel dependen yaitu fatigue dan variabel independent yaitu periode sakit, spiritualitas dan efikasi diri. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji spearman untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil penelitian memiliki hubungan yang signifikan dengan fatigue, periode sakit memiliki hubungan yang lemah (r= -0,355, p= 0,003), sedangkan spiritualitas (r= -0,277, p= 0,023), kemudian efikasi diri (r= -0,292, p= 0,016). Puskesmas dapat memperhatikan aspek spiritualitas, dan efikasi diri dalam penanganan fatigue pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Effectiveness Of Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) - Murrotal Therapy On Blood Pressure Of Hypertension Patients At Juwana Public Health Center Vera Fahreza; Sukarmin; Diana Tri Lestari
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i3.433

Abstract

Scabies is a significant public health issue in densely populated environments like Islamic boarding schools, where high transmission rates are linked to poor hygiene and limited awareness. This study aimed to describe the levels of knowledge, attitudes, and behaviors of students regarding scabies at the Al-Firdaus Dormitory, Buntet Islamic Boarding School, Cirebon Regency. A quantitative descriptive design with a cross-sectional approach was used. The study population consisted of 130 students, from which a sample of 98 was selected using simple random sampling. Data were collected using a validated questionnaire and physical examinations, and were analyzed using univariate analysis. The findings revealed that a majority of students had good knowledge (73.5%), a good attitude (56.1%), and good behavior (53.1%) toward scabies. Despite these positive indicators, 16.3% of the students were found to have scabies, suggesting a gap between awareness and consistent practice. The study concludes that while most students possess a high level of knowledge and a positive attitude, behavioral and environmental factors remain crucial challenges. Targeted interventions focused on practical hygiene training and improved living conditions are essential to effectively reduce scabies prevalence.
EDUKASI KESEHATAN BERBASIS VIDEO MOTION KONSUMSI REALFOOD MENINGKATKAN KEYAKINAN DIRI REMAJA OVERWEIGHT Sinta Novia Dewi; Diana Tri Lestari; Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1623

Abstract

Self-confidence is one of the most important aspects of a person's personality, lack of self-confidence causes many problems for that person. Self-confidence among adolescents is related to external factors such as body weight. The tendency to gain weight can reduce adolescent self-confidence, especially when adolescents compare themselves to a good body image. In 2022, the problem of low self-confidence among adolescents in Indonesia was quite high, with the results of 15.5 million (34.9%) adolescents experiencing low self-confidence and 2.45 million (5.5%) adolescents experiencing mental disorders. Efforts that can be made to reduce the number of overweight in Indonesia include detecting cases of obesity as early as possible. The purpose of this study was to analyze the effect of education using motion video media on real food consumption on the self-confidence of the control group and the intervention group of overweight adolescents. The research design in this study used a Quasi-experiment. The time approach in this study used a cross-sectional approach. The independent variable in this study was the motion video of real food, while the dependent variable was the self-confidence of overweight adolescents. The location of the study was MA Sabilul Ulum Mayong. Based on the difference test of 2 unpaired groups using the Mann Whitney test, there was a P-value of 0.00, which means <0.05. So Ho is rejected and Ha is accepted, it can be concluded that there is a significant difference in changes in answers between the intervention group and the control group.
PENGARUH LATIHAN FISIK DAN VIRTUAL REALITY BERBASIS GAMES TERHADAP EFIKASI DIRI PASIEN STROKE DI RSUD BLORA Ika Puji Eviyanti; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1643

Abstract

Stroke is a leading cause of disability and death worldwide, including in Indonesia, impacting motor function decline and low patient self-efficacy. Conventional physical exercise is physically beneficial but is often considered monotonous, while game-based Virtual Reality (VR) offers interactive, fun, and motivating exercises. This study aims to determine the effect of a combination of physical exercise and VR on the self-efficacy of stroke patients. Self-efficacy, according to Bandura, is the belief in one's ability to complete a task. The combination of physical exercise and game-based VR is expected to provide a synergistic effect, increasing patient motivation and engagement. The research method used a quantitative quasi-experimental design with two groups: intervention (physical exercise + VR) and control (physical exercise only). The sample consisted of 35 stroke patients at Blora Regional Hospital, drawn by total sampling. The intervention was carried out for 7 days, 6 times a day, for 10 minutes per session. Self-efficacy was measured before and after the intervention using a questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon and Mann-Whitney tests because the data were not normally distributed. The results showed that the intervention group experienced a significant increase in self-efficacy from moderate to high (p=0.001), while the control group showed no significant increase (p=0.076). Comparison between groups showed a significant difference (p=0.001), with higher scores in the intervention group. Game-based VR effectively increased self-efficacy through gradual success experiences, intrinsic motivation, and immediate feedback. Conventional physical exercise helped maintain motor function but had less impact on psychological aspects without the support of motivational stimulation. These results support the integration of VR in stroke rehabilitation programs. The combination of physical exercise and game-based VR effectively increased self-efficacy in stroke patients significantly compared to physical exercise alone. Recommendations provided include the implementation of game-based VR in nursing practice, further research with a larger sample size and intervention duration, and family support in implementing exercises to accelerate patient recovery.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Biyanti Dwi Winarsih Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Efendi Efendi Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Faridha Alfiatur Rohmaniah Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Hindriyastuti, Sri Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Mukaromah, Isna Aulia Muslimah, Aulya Choirul Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Pusparatri, Edita Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Maulida Rahmawati, Ashri Mualida Retno Dewi Wulandari Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Sari, Sri Wulan Sholahudin, Mohammad Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto SUKARMIN Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Tiara, Novi Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni